Jurnalis: Definisi, Bedanya dengan Reporter, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan

Tayang 28 Sep 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Menurut kamu, apakah reporter dan jurnalis adalah profesi yang sama?

    Bagi kamu yang bekerja di media berita, pasti sudah tahu apa perbedaan di antara keduanya.

    Nah, jika kamu belum tahu, kamu saat ini ada di artikel yang tepat.

    Selain membahas perbedaan antara keduanya, Glints akan jelaskan lebih dalam tentang apa itu jurnalis, tugas dan kualifikasinya, hingga skill yang harus dimiliki jika ingin meniti karier di bidang ini.

    Yuk, langsung saja kita simak informasi selengkapnya!

    Definisi Jurnalis

    Dilansir dari Career Explorer, journalist atau jurnalis adalah seseorang yang menginvestigasi, mengumpulkan, dan melaporkan sebuah berita melalui berbagai media, seperti majalah, koran, radio, televisi, hingga internet.

    Berita yang disajikan kepada publik dapat dibuat dalam bentuk teks, audio, dan audio visual.

    Journalist dapat merujuk pada beberapa profesi yang berbeda-beda dalam sebuah media, mulai dari reportereditor, fotografer, hingga pembaca berita.

    Semua jenis profesi tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda.

    Menurut Maryville University, seorang jurnalis bisa memilih spesialisasi di bidang yang mereka inginkan. Misalnya di bidang jurnalisme data, olahraga, ekonomi politik, pop culture, dan lain sebagainya.

    Bidang apa pun yang kamu pilih nantinya, yang terpenting adalah tulisan atau informasi yang kamu buat harus bernilai berita (news-worthy).

    Inilah yang membedakan jurnalis dengan penulis pada umumnya.

    Baca Juga: 6 Contoh Profesi Jurnalistik yang Mungkin Masih Asing di Telingamu

    Perbedaan Jurnalis dengan Reporter

    Kamu mungkin merasa bahwa definisi journalist di atas sangat mirip dengan definisi seorang reporter.

    Keduanya memang sering dianggap sama, tapi ternyata reporter dan jurnalis merupakan dua hal yang berbeda.

    Reporter secara langsung terlibat dalam proses pengumpulan fakta dan penyajian berita. Seperti mewawancarai narasumber di lapangan.

    Di sisi lain, tidak semua journalist dilibatkan secara langsung dalam proses tersebut. Contohnya adalah editor. Mereka tidak bertugas mewawancarai narasumber namun perannya masih masuk ke dalam ranah jurnalis.

    Jadi, reporter pada dasarnya adalah salah satu ranah profesi jurnalis. Reporter merupakan seorang jurnalis, namun tidak semua jurnalis adalah reporter.

    Job Description Jurnalis

    Meskipun tugas dan tanggung jawab profesi journalist sangat beragam, berikut adalah gambaran job description-nya secara umum sebagaimana dilansir dari Better Team.

    • Memberikan kontribusi ide tulisan atau berita kepada editor.
    • Meninjau dan mengedit pekerjaan untuk diberikan kepada editor.
    • Mengumpulkan, memverifikasi, dan menguraikan temuan data.
    • Mengolah seluruh fakta dan temuan informasi menjadi informasi yang ringkas, faktual, dan mudah dipahami.
    • Mematuhi kode etik profesi.
    • Mengarsip semua catatan, wawancara, dan file audio.
    • Memelihara hubungan yang baik dengan para saksi atau narasumber supaya bisa digunakan dalam penelitian di kemudian hari.
    • Tetap up-to-date pada perkembangan berita terbaru dengan cara mengikuti acara tertentu, mempelajari berbagai riset, opini, dan update media sosial.

    Baca Juga: Tips Memulai Karier sebagai Reporter

    Kualifikasi Jurnalis

    Dilansir dari Learn, kualifikasi untuk menjadi jurnalis setidaknya perlu memiliki gelar sarjana dari jurusan jurnalistik, ilmu komunikasi, atau sastra.

    Namun, tak perlu berkecil hati karena akan selalu ada kesempatan bagimu meskipun kamu tidak memiliki latar pendidikan yang telah disebutkan di atas.

    Ada beberapa perusahaan yang bahkan tidak menentukan jurusan kuliah sebagai persyaratan.

    Yang terpenting, kamu mempunyai skill, pengetahuan, dan pengalaman yang relevan. Kamu bisa mencari peluang magang atau aktif mengirim tulisan ke media-media agar bisa menjadi nilai tambah portofoliomu.

    Jangan lupa juga untuk mendalami pengetahuan di industri media incaranmu. Misalnya, kamu ingin fokus mengejar karier sebagai jurnalis di media pemberitaan cryptocurrency.

    Jika kamu menguasai dunia crypto dengan baik, tentu hal itu akan menjadi poin plus saat melamar nanti.

    Satu hal lagi yang tak bisa disepelekan, kamu juga harus memahami dan memegang teguh kode etik jurnalistik.

    Skill yang Dibutuhkan Seorang Jurnalis

    Perempuan memakai masker yang sedang melakukan wawancara

    © Freepik.com

    Untuk lebih jelas mengenai kualifikasi, skill yang biasanya diperlukan untuk menjadi jurnalis adalah sebagai berikut.

    1. Interview skill

    Supaya bisa menghasilkan story telling yang akurat namun tetap menarik, kamu harus memiliki interview skill yang memadai.

    Lebih dari sekedar melempar pertanyaan, journalist harus bisa melakukan riset dan mempertahankan active listening skill-nya selama wawancara agar bisa menggali informasi yang berkualitas.

    2. Menulis

    Keahlian dasar bagi seorang jurnalis ialah menulis. Meskipun pada akhirnya berita yang disampaikan berbentuk audio visual, kamu tetap perlu mengetahui cara membuat script yang ringkas, jelas, dan mudah diikuti.

    Skill yang satu ini juga mencakup pemahaman akan aturan-aturan menulis, seperti spelling, grammar, aturan Ejaan Yang Disempurnakan, dan lain-lain.

    3. Digital journalism skill

    Skill selanjutnya yang harus dikuasai jurnalis adalah digital journalism. Kamu harus mampu mengoptimalkan platform digital agar berita yang kamu buat mampu menjangkau seluruh audiensmu.

    Misalnya dengan memanfaatkan fitur live streaming, mengemas konten berita ke dalam berbagai format untuk dipublikasi di media sosial, dan lain-lain.

    Baca Juga: Kenalan dengan New Media: Inovasi yang Hadirkan Peluang Kerja Baru

    4. Investigasi

    Investigasi merupakan proses yang lebih dari sekadar mengumpulkan informasi. Jurnalis perlu menggali kasus lebih dalam agar berita yang dilaporkan benar-benar sesuai dengan fakta yang ada.

    Jurnalis yang baik mampu melakukan investigasi yang benar guna melindungi masyarakat dari ancaman hoax dan misinformasi.

    5. Mobile journalism

    Skill yang tak kalah penting di era modern saat ini adalah mobile journalism. Saat ini, banyak orang yang mengonsumsi berita melalui gawainya. Baik dengan cara mengakses aplikasi maupun situs berita.

    Jadi, sebagai journalist, kamu harus mampu menyiarkan berita terbaru menggunakan perangkat selulernyaseperti mengambil dan mengedit foto hingga mempublikasikan berita melalui ponsel.

    Selain itu, menurut St. Bonaventure Universityskill ini mencakup keahlian lainnya seperti:

    • Menentukan bentuk media yang paling cocok untuk menyebarkan berita di berbagai platform media sosial (foto, video, atau tulisan).
    • Merekam dan mengedit audio atau video untuk bahan pemberitaan.
    • Membangun koneksi dengan audiens di berbagai platform.

    6. Editing skill

    Bagi kamu yang ingin menjadi editor, tentu ini merupakan skill utama yang perlu kamu asah.

    Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat meninjau tulisan reporter di antaranya adalah sebagai berikut.

    • akurasi
    • kejelasan informasi
    • kesesuaian style penulisan dengan aturan perusahaan
    • ejaan atau typo
    • spelling & grammar
    • fairness (apakah sudah menjalankan prinsip cover both side atau belum)

    7. Video atau foto jurnalistik

    Nah, jika kamu ingin menjadi jurnalis dengan spesialisasi di fotografi maupun videografi, kamu harus mengasah skill videografi dan fotografi jurnalistik.

    Membuat foto dan video untuk keperluan journalism tentu memiliki beberapa prinsip yang berbeda dengan karya foto atau video pada umumnya.

    Oleh karena itu, kamu perlu mempelajari foto dan video seperti apakah yang dapat memberi dampak besar bagi publik yang mengonsumsi beritamu.

    Baca Juga: Untuk Calon Fotografer Profesional, Kenali Dulu 10 Jenis Fotografi Ini!

    Pada intinya, jurnalis adalah profesi yang cukup luas cakupannya dan tak hanya memiliki satu peran saja di media pemberitaan.

    Tertarik untuk mempelajari bidang journalism lebih dalam?

    Glints punya banyak artikel lainnya yang khusus membahas bidang profesi ini, lho.

    Kamu bisa pelajari ragam topik di sana, mulai dari jenis-jenis journalism, teknik menulis produk jurnalistik, dan masih banyak lagi.

    Jangan sampai ketinggalan insight terbaru. Yuk, baca kumpulan artikelnya di sini sekarang juga!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait