CV Social Media Specialist: Tips Membuat, Contoh, Plus Template Gratis

Diperbarui 23 Des 2023 - Dibaca 11 mnt

Isi Artikel

    Profesi social media specialist kini semakin banyak peminatnya. Nah, kalau tertarik menjadi social media specialist, kamu harus mulai mempersiapkan CV sebaik mungkin.

    Rekruter akan memanggil kandidat terbaik untuk melakukan interview. Makanya, supaya bisa lolos ke tahap tersebut, tentu kamu harus membuat CV yang menarik perhatian dari rekruter.

    Karena saat ini profesi social media specialist menjadi incaran banyak orang, berarti sainganmu juga tak sedikit.

    Bagaimana caranya? Jangan khawatir, Glints sudah menyiapkan rangkuman mengenai cara membuat dan contoh CV social media specialist buatmu di artikel ini. Simak terus, ya!

    Hal yang Perlu Dicantumkan di CV Social Media Specialist

    Supaya CV-mu lebih mudah dibaca dan dipahami oleh rekruter, ketahui dulu apa saja yang perlu dicantumkan berikut ini:

    Header

    Sesuai dengan namanya, header letaknya ada di bagian paling atas CV. Informasi ini sangat penting karena menjadi bagian yang pertama dibaca oleh rekruter.

    Pada bagian header, tuliskan secara jelas mengenai informasi kontakmu, seperti:

    • nama lengkap
    • nomor telepon
    • kota tempat tinggal
    • email
    • situs portofolio
    • akun LinkedIn (opsional)

    Tuliskan informasi di atas dengan jelas agar rekruter bisa menghubungimu dengan mudah.

    Ringkasan

    Ringkasan atau summary berisikan deskripsi dirimu. Pada bagian ini kamu bisa menggambarkan pengalaman kerja atau penghargaan yang pernah didapatkan.

    Saat menuliskan deskripsi diri hendaknya dibuat pendek dan jelas. Gunakan dua atau tiga kalimat pendek untuk mendeskripsikan dirimu.

    Menurut Enhancv, kamu bisa mengkombinasikan informasi mengenai penjelasan siapa dirimu, pencapaian yang dimiliki, dan alasan mengapa tertarik bekerja sebagai social media specialist.

    Baca Juga: Berbagai Pertanyaan Interview Social Media Specialist dan Tips Menjawabnya

    Pengalaman kerja

    Bisa dibilang jika bagian pengalaman kerja adalah fokus utama dalam sebuah CV. Rekruter umumnya juga akan sangat memperhatikan bagian pengalaman kerja.

    Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah kamu memiliki pengalaman kerja yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan.

    Selain itu, pada bagian pengalaman kerja juga bisa dicantumkan mengenai apa saja yang kamu lakukan selama bekerja.

    Hasil kerjamu juga bisa dijelaskan agar lebih bisa meyakinkan rekruter.

    Baca Juga: Bagaimana Cara Menulis Pengalaman Kerja di Dalam CV?

    Pendidikan

    Informasi mengenai pendidikan juga tetap penting untuk dijelaskan dalam CV. Rekruter masih membutuhkan informasi mengenai status pendidikan terakhirmu.

    Karena itu, pada bagian pendidikan tuliskan gelar terakhirmu lengkap dengan jurusan kuliah serta nama universitas. Informasi mengenai IPK juga tak boleh dilewatkan, ya!

    Tak hanya itu, durasi kamu belajar di universitas juga perlu dituliskan dengan jelas.

    Nah, jika kamu pernah mengikuti pendidikan non formal seperti bootcamp atau kursus yang relevan dengan posisi social media specialist, bisa juga ikut dicantumkan.

    Pastinya hal tersebut bisa menjadi nilai plus dan membuatmu lebih menonjol dari kandidat lainnya.

    Skill

    CV tak akan lengkap tanpa informasi mengenai skill atau kemampuan yang dimiliki. Namun, dalam penulisannya, kamu tak perlu menjelaskan secara berlebihan.

    Cukup sebutkan apa saja soft skill atau hard skill yang dimiliki. Pastikan pula jika skill tersebut memang relevan dengan jenis pekerjaan yang sedang kamu lamar.

    Nantinya kamu bisa menjelaskan soal skill dan hasil kerja lebih lengkap lewat portofolio. Karena itu, di dalam CV sebaiknya sebutkan apa saja skillskill yang paling kamu kuasai.

    Baca Juga: Social Media Manager dan Social Media Strategist, Tampak Sama Namun Tak Serupa

    Tips Menulis CV Social Media Specialist

    wanita di depan laptop dan sedang mengetik

    © Freepik.com

    Menurut Indeed, penting untuk menulis informasi di CV sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh rekruter dalam deskripsi pekerjaan.

    Selain memperhatikan hal tersebut, ketahui juga tips-tips lainnya di bawah ini:

    1. Pilih font yang jelas

    Hal pertama yang harus diperhatikan saat menulis CV adalah font yang akan digunakan.

    Tujuan dari membuat CV adalah memberikan informasi kepada rekruter mengenai pengalaman kerja hingga skill-mu.

    Karena itu, jangan sampai memilih font yang sulit dibaca karena bisa membuat rekruter sulit memahami informasi yang ingin kamu berikan.

    Gunakan font yang formal seperti Arial, Helvetica, Times New Roman, atau Tahoma.

    2. Tuliskan riwayat pekerjaan dan skill yang relevan

    Disebutkan di atas bahwa penting untuk mencantumkan riwayat pekerjaan atau skill yang relevan dengan pekerjaan yang sedang dilamar.

    Karena saat ini kamu ingin menjadi seorang social media specialist, sebaiknya tuliskan riwayat pekerjaan yang masih relevan.

    Misalnya, kamu pernah bergelut di bidang content marketing, copywriting, atau digital marketing.

    Tak perlu menambahkan skill lain yang tak ada kaitannya dengan posisi social media specialist.

    3. Gunakan tata bahasa yang benar

    Saat CV yang kamu buat penuh dengan kesalahan tata bahasa, tentu akan membuatnya terlihat kurang profesional.

    Rekruter pun akan meragukan kemampuanmu karena CV yang berantakan.

    Untuk menghindari kesalahan tata bahasa saat membuat CV, kamu bisa meminta bantuan orang lain mengecek hasil CV-mu.

    Saat CV dibaca oleh orang lain, biasanya juga akan lebih mudah menemukan adanya typo atau kesalahan ejaan.

    Selain ketiga hal di atas, kamu juga bisa mengetahui tips menulis CV agar lebih menarik dengan membaca artikel pilihan Glints.

    Yuk, klik tombolnya untuk membaca penjelasan selengkapnya.

    BACA ARTIKELNYA

    Contoh CV Social Media Specialist

    Nah, setelah tahu apa saja hal yang harus ditulis dan tips menulis CV social media specialist, kini ketahui juga contohnya.

    Contoh CV kreatif

    Kamu bisa menggunakan CV yang menggunakan desain dan warna yang menarik. Namun, pastikan untuk tetap membuatnya mudah dibaca.

    Berikut ini contoh CV dengan desain yang bisa menjadi inspirasimu:

    Namun, perlu kamu ketahui saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan sistem ATS untuk menyaring karyawannya.

    Contoh CV ATS

    Karena itu, perlu dipersiapkan juga CV yang ATS-friendly, contohnya seperti di bawah ini:

    Penggunaan CV yang sederhana dan ATS-friendly saat ini sangat dianjurkan. Alasannya, rekruter akan lebih mudah membaca dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

    Nah, jika kamu ingin membuat CV social media specialist yang sederhana dan bisa lolos mesin ATS, Glints sudah menyiapkan template-nya untukmu, lho! Jadi kamu tak perlu membuatnya dari awal.

    Yuk, klik tombol di bawah ini untuk download template-nya secara gratis!

    DOWNLOAD TEMPLATE

    Berikut cara dapat dan edit template CV social media specialist gratis dari Glints:

    1. Setelah tombol di atas diklik, file .rar akan otomatis ter-download.
    2. Kemudian, cek folder Downloads di laptop/komputermu, lalu klik kanan pada file-nya dan klik Extract to Template-CV-Social-Media-Specialist.
    3. Pilih dan buka salah satu template dengan Microsoft Word.
    4. Isi template berdasarkan arahan dan modifikasi juga sesuai kebutuhanmu.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara membuat CV social media specialist lengkap dengan contoh dan template-nya. Semoga informasi di atas bermanfaat bagimu, ya!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.7 / 5. Jumlah vote: 15

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait