10 Cara Menulis Welcome Email untuk Klien dan Konsumen

Tayang 06 Sep 2022 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Welcome email adalah korespondensi pertama yang marketer kirim ke klien yang baru melakukan pembelian. Sehingga, penting bagi marketer untuk tahu cara menulis welcome email.

    Sebuah welcome email dapat membantumu membangun hubungan baik dengan klien.

    Karena, di dalamnya kamu memberi informasi seputar fitur dari produk atau layanan yang dibeli.

    Sehingga, perusahaan bisa mendapat manfaat dari sebuah welcome email yang baik.

    Manfaat lainnya adalah meningkatkan penjualan hingga customer retention.

    Nah, di artikel ini Glints akan memberi tahu cara membuat sebuah welcome email yang bagus. Yuk, simak

    Cara Menulis Welcome Email

    1. Pastikan format email mudah dibaca

    Cara pertama untuk menulis welcome email adalah menggunakan format yang menarik dan mudah dibaca.

    Contohnya, kamu bisa menggunakan font dan elemen desain yang sesuai dengan tone dari brand perusahaan.

    Tidak hanya itu, pastikan konten utama email berisi maksimal 3 paragraf saja.

    Jangan lupa untuk menulis daftar dalam bullet point. Sehingga, klien atau konsumen dapat membaca email dengan mudah.

    2. Gunakan subjek email yang jelas dan menarik

    Melansir Campaign Monitor, sebuah welcome email yang baik mudah diidentifikasi oleh klien atau konsumen.

    Sehingga, pastikan untuk membuat subjek email yang menarik perhatian klien atau konsumen.

    Misalkan, kamu bisa menggunakan frasa seperti “Welcome” atau “Selamat Bergabung” di awal subjek.

    3. Ucapkan terima kasih

    Cara lain untuk menulis welcome email yang baik adalah dengan mengucapkan terima kasih ke klien atau konsumen.

    Pastikan untuk mengucapkan terima kasih di kalimat pertama dalam isi welcome emailmu.

    Tidak hanya itu, gunakan juga nama pertama mereka untuk mempersonalisasi interaksimu.

    Hal tersebut juga menunjukkan bahwa kamu menghargai partisipasi mereka.

    Baca Juga: Tips Menulis Email Partnership, Plus Contoh dan Template Gratis

    4. Beri tahu value proposition perusahaan

    Menurut Indeed, value proposition dalam welcome email adalah dua hingga tiga kalimat yang menjelaskan tujuan dari suatu produk atau layanan.

    Kalimat itu juga menjelaskan bagaimana produk atau layanan yang dibeli klien atau konsumen dapat memberi manfaat bagi mereka.

    Memasukkan value proposition dalam welcome email mengingatkan klien atau konsumen tentang alasan utama mereka membeli produk atau layananmu.

    Tidak hanya itu, kamu juga mengenalkan gaya customer service perusahaanmu dan memberi tahu protokol seperti apa yang bisa diekspektasikan.

    5. Gunakan tone of voice yang ramah

    seorang wanita sedang menulis welcome email untuk kliennya

    © Pexels.com

    Cara lain yang perlu diperhatikan ketika menulis welcome email adalah menggunakan tone of voice yang ramah dan mudah dimengerti.

    Cobalah untuk membatasi penggunaan bahasa dari sudut pandang pertama dan fokus membahas kebutuhan klien.

    Menggunakan bahasa yang ramah juga membuat konsumen atau klien yakin terhadap keputusannya membeli produk atau layananmu.

    6. Beri tahu hal apa saja yang bisa mereka ekspektasikan

    Jangan lupa untuk menjelaskan klien langkah yang bisa mereka lakukan ketika menggunakan produk atau layanan.

    Kamu bisa memberi tahu klien sumber daya dan fasilitas yang bisa mereka gunakan dari pembelian tersebut. Contohnya seperti layanan gratis selama 30 hari.

    Jika mereka membeli produk baru, kamu bisa memberi tahu layanan apa saja yang bisa dipakai ketika barang sudah sampai.

    7. Beri tahu langkah yang bisa dilakukan

    Cara lain yang perlu diperhatikan dalam menulis welcome email adalah memberi tahu langkah selanjutnya yang bisa dilakukan klien atau konsumen.

    Hal tersebut dapat berupa meminta informasi dan preferensi mereka, hingga mengajaknya untuk membuat akun di website-mu.

    Namun, pastikan untuk menghargai klien serta waktunya dengan menggunakan bahasa yang sopan.

    Baca Juga: 8 Tips Menulis CTA Email yang Hasilkan Banyak Klik

    8. Beri informasi tambahan

    Kamu juga bisa memberi informasi tambahan dalam welcome emailmu.

    Informasi tersebut diberikan supaya klien dapat mempelajari informasi tambahan tentang produk atau layanan yang dibelinya.

    Misalkan, kamu bisa memberi link ke video tutorial atau artikel di blog perusahaan yang akan menjawab pertanyaan yang umum ditanyakan.

    Pastikan untuk membatasi informasi tambahan yang diberikan dalam welcome email. Hal tersebut supaya kamu bisa memberi informasi yang relevan bagi klien atau konsumen.

    9. Beri tahu cara menghubungi perusahaan

    Terkadang, klien atau konsumen selalu memiliki pertanyaan tambahan yang membutuhkan pelayanan dari customer service.

    Sehingga, salah satu cara menulis welcome email yang baik adalah dengan memberi tahu berbagai cara menghubungi perusahaan.

    Hal tersebut dapat berupa alamat email, nomor telepon, layanan pesan singkat, hingga media sosial.

    10. Pertimbangkan untuk memberi konsumen atau klien hadiah

    Cara lain yang bisa dilakukan adalah mempertimbangkan untuk memberi klien atau konsumen hadiah.

    Hal tersebut sebagai bentuk perayaan mereka karena telah menjadi konsumenmu.

    Salah satu hadiah yang bisa kamu berikan seperti kode diskon untuk pembelian produk lain.

    Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan siap memenuhi dan memahami kebutuhan klien atau konsumennya.

    Baca Juga: Email Marketing vs Email Automation: Apa Bedanya?

    Itu adalah beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang cara menulis sebuah welcome email.

    Bisa dibilang bahwa welcome email adalah komponen penting dalam kegiatan digital marketing. Namun, itu hanya satu dari masih banyak hal yang perlu kamu pelajari.

    Nah, kamu bisa tahu lebih banyak seputar digital marketing dengan baca kumpulan artikelnya di Glints Blog.

    Yuk, klik di sini sekarang untuk baca ragam artikel digital marketing dan menambah wawasanmu.


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait