Sesak Napas: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Tayang 05 Agu 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Sesak dapat terjadi di saat yang tak terduga seperti ketika naik tangga, berlari, mengangkat barang, bahkan saat duduk di kantor. Makanya, ketahui ragam cara mengatasi sesak napas.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Tak hanya untuk diri sendiri, dengan informasi ini kamu dapat membantu rekan kerja yang alami sesak napas ringan.

Yuk, baca secara lengkap paparan seputar sesak napas berikut ini!

Apa Itu Sesak Napas?

Mengutip Mayo Clinic, sesak napas adalah kondisi seseorang mengalami kesulitan untuk bernapas dan dibarengi sensasi terikat pada dada.

Sesak napas dapat terjadi secara tiba-tiba dan dalam durasi singkat.

Namun, dalam kasus yang kronis, sesak napas bisa terjadi dalam durasi panjang dan terus berulang.

Kebanyakan kondisi sesak napas dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat, melakukan teknik pernapasan, hingga olahraga.

Namun jika ada rasa sakit atau tekanan di bagian dada, pingsan, hingga mual yang  jadi gejala sesak napas, pastikan kamu mendapatkan penanganan medis sesegera mungkin.

Baca Juga: 7 Teknik Pernapasan untuk Tidur yang Berkualitas

Penyebab Sesak Napas

Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang bisa mengalami sesak napas meski orang tersebut tergolong sehat.

Kata American Lung Association, berikut adalah beberapa penyebab kondisi sesak napas.

  • tekanan darah yang rendah
  • asap rokok atau menjadi seorang perokok
  • perubahan suhu yang drastis
  • kualitas udara yang buruk
  • olahraga berat
  • infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
  • serangan asma
  • radang paru-paru
  • stres atau serangan panik
  • obesitas
  • keracunan karbon monoksida
  • serangan jantung
  • pembekuan darah di paru-paru

Gejala Sesak Napas

Seperti yang disinggung di atas, sesak napas memiliki beragam jenis penyebab. Sehingga, gejala yang terjadi pun dapat bervariasi.

Baca Juga :  Burnout: Apa Itu, Tanda-Tanda, Fase, dan Cara Mengatasinya

Mengutip Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa gejala yang umum dialami ketika seseorang mengalami sesak napas.

  • kesulitan menarik napas dalam-dalam
  • merasa nyeri di bagian dada
  • napas terasa lebih pendek
  • menghirup serta menghembuskan napas dengan cepat
  • ada rasa tercekik di bagian tenggorokan
  • merasa mual dan muntah
Baca Juga: 10 Penyebab Alergi Paling Umum, yuk, Kenali Apa Saja!

Cara Mengatasi Sesak Napas

Saat mengalami sesak napas terutama sedang di kantor, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan mengutip Healthline.

1. Pursed lip breathing

Pursed lip breathing adalah cara bernapas di mana kamu menarik napas dari hidung lalu mengeluarkannya melalui bibir yang disempitkan.

Teknik pernapasan ini membantu melambatkan laju pernapasan sehingga kamu lebih mudah menarik napas dengan lebih dalam dan efektif.

Kamu bisa menggunakannya setiap merasa sesak, terutama ketika melakukan aktivitas seperti mengangkat barang atau menaiki tangga.

Cara melakukan teknik pernapasan ini adalah sebagai berikut;

  • buat otot leher dan pundak rileks
  • bernapas pelan-pelan melalui hidung selama dua hitungan, pastikan mulut tertutup
  • buat bentuk bibir seakan bersiul
  • keluarkan napas secara perlahan melalui mulut dalam empat hitungan

2. Duduk dengan badan dicondongkan ke depan

salah satu cara menghilangkan sesak napas

© Healthline

Beristirahat sambil duduk adalah cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sesak napas.

Cara ini memungkinkan tubuh menjadi lebih rileks dan membuat bernapas jadi lebih mudah.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut;

  • duduk di kursi dengan kaki memijak lantai, condongkan dada sedikit ke depan
  • taruh siku di lutut atau tahan dagu menggunakan tangan, pastikan otot leher dan pundak sudah rileks
Baca Juga :  6 Perbedaan Segmentasi Pasar dan Target Pasar, Jangan Tertukar!

Teknik ini bertujuan untuk membuat lebih banyak ruang di rongga dada untuk paru-paru.

Namun, seseorang dengan tingkat obesitas yang tinggi tidak disarankan untuk melakukan teknik ini.

3. Duduk sambil menyandarkan kepala ke meja

cara mengatasi sesak napas dengan duduk sambil menyenderkan kepala di meja

© Healthline

Cara lain untuk mengatasi sesak napas adalah dengan duduk sambil menyandarkan kepala ke meja.

Teknik ini mirip dengan poin sebelumnya, di mana kamu membuat lebih banyak ruang di rongga dada untuk paru-parumu ketika sesak napas.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut;

  • duduk di kursi dengan kaki memijak lantai dan menghadap ke meja
  • condongkan dada sedikit ke depan lalu letakkan tangan di atas meja
  • taruh kepala di atas lengan, lebih baik lagi jika ditambah bantal

4. Berdiri dan bersender pada dinding

teknik menghilangkan sesak napas sambil berdiri menyender ke dinding

© Healthline

Berdiri juga bisa menjadi cara lain untuk mengatasi sesak napas sambil membuat tubuh serta sistem pernapasanmu rileks.

Caranya adalah sebagai berikut;

  • bersandarlah pada dinding, lalu pastikan punggung dan pinggulmu juga ikut bersandar
  • pisahkan kaki seluas bahu dan tempatkan kedua tangan di paha
  • rilekskan bahu lalu condongkan tubuh ke depan sedikit sambil menggantungkan lengan

5. Berdiri condong ke depan dengan bantuan lengan

teknik saat sulit bernapas

© Healthline

Kamu juga bisa melakukan teknik ini untuk mengatasi sesak napas. Cara melakukannya adalah:

  • berdiri di dekat meja, tiang, atau perabot datar apapun yang tingginya di bawah bahu
  • istirahatkan siku dan tanganmu ke meja, tiang, atau perabot datar, pastikan leher dalam posisi rileks
  • istirahatkan kepala di lengan dan rilekskan bahu

6. Melakukan pernapasan diafragma

Cara melakukan pernapasan diafragma untuk mengatasi sesak napas adalah sebagai berikut;

  • duduk di kursi dengan lutut ditekuk serta bahu, kepala, dan leher yang rileks
  • taruh tangan di atas perut
  • tarik napas secara perlahan melalui hidung, pastikan tangan di bagian perut bergerak ketika menarik napas
  • keluarkan napas melalui mulut yang dijulurkan dan pastikan tangan di bagian perut bergerak turun
  • lakukan proses selama 5 menit
Baca Juga :  6 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Urat

Saat melakukannya, pastikan kamu mengeluarkan napas lebih lama ketimbang menariknya.

Kapan Harus ke Dokter?

Kondisi sesak napas yang parah tentu harus ditangani dengan segera dan oleh profesional medis.

Mengutip NHS, tanda-tanda sesak napas yang serius dan harus mendapatkan penanganan dokter antara lain;

  • rasa nyeri yang hebat di bagian dada
  • mengalami rasa sakit yang menyebar ke tangan, punggung, leher, dan rahang
  • mengalami rasa sakit atau pembengkakan di salah satu kaki
  • ada kebiruan di bagian bibir dan kuku
  • muncul suara mengi ketika sedang menarik atau menghembuskan napas
  • kehilangan kesadaran
  • batuk yang mengeluarkan darah

Tak hanya itu, NHS juga mengatakan ada baiknya kamu mengunjungi dokter jika;

  • sesak napas dialami secara rutin
  • sesak napas semakin memburuk ketika melakukan aktivitas normal sehari-hari atau saat sedang berbaring
  • kamu merasa sesak napas dan bagian pergelangan kaki bengkak
  • kamu telah batuk selama 3 minggu atau lebih
Baca Juga: Angin Duduk: Arti, Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi & Mencegah

Itu adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sesak napas.

Ingat, jika kondisimu makin parah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya.

Selain paparan di atas, ada beragam informasi lain seputar kesehatan kerja yang bisa kamu dapatkan secara gratis, lho.

Glints sudah siapkan artikel-artikel seperti:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon