10 Minute Rule: Arti, Contoh Penggunaan, dan Manfaatnya
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Masih suka menunda tugas? 10 minute rule adalah salah satu pilihan solusinya.
Memangnya, seperti apa penerapan teknik tersebut? Mengapa ia bisa mencegahmu menunda tugas?
Simak selengkapnya dalam artikel ini, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu 10 Minute Rule?
Kita mulai pembahasan dari definisi. Melansir The Muse, 10 minute rule adalah strategi merancang to-do list. Uniknya, durasi maksimal pekerjaan-pekerjaan di to-do list itu adalah 10 menit.
Kalau sebuah tugas memakan waktu lebih dari 10 menit, kamu bisa memecahnya menjadi lebih kecil. Ada juga alternatif untuk mendelegasikan tugas tersebut.
Contoh Penggunaan 10 Minute Rule
Misalnya, kamu harus memasak sup. Tugas itu kamu pecah menjadi langkah-langkah yang hanya membutuhkan waktu 10 menit, seperti:
- mengupas wortel
- mengupas kentang
- memotong wortel
- memotong kentang
- mendidihkan air
- meracik air mendidih menjadi kaldu
- merebus wortel dan kentang
Masing-masing tugas itu terasa lebih ringan daripada “memasak sup”. Kamu jadi lebih termotivasi untuk menyelesaikannya.
Manfaat 10 Minute Rule
Beberapa manfaat dari penggunaan 10 minute rule adalah:
1. Mengurangi sifat menunda
Mengutip Time, kita sering kali menunda-nunda pekerjaan yang besar. Sebab, pekerjaan besar itu terasa mengintimidasi. Kamu jadi takut melakukan kesalahan dan hasilnya jadi kurang maksimal.
Untuk menghindari intimidasi itu, kamu bisa menggunakan 10 minute rule. Pecah saja tugas besarmu menjadi beberapa bagian hingga 1 tugas bisa selesai dalam 10 menit.
2. Lebih puas melihat pencapaian
Seperti apa perasaanmu saat berhasil menjalani hari yang produktif? Tentu kamu puas dan bangga karena berhasil memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.
Nah, to-do list bisa meningkatkan rasa puas dan banggamu itu. Sebab, seperti dituliskan The Guardian, to-do list bisa menjadi bukti pencapaian kita dalam sehari, seminggu, atau bahkan sebulan.
Lantas, apa hubungan 10 minute rule dengan semua itu?
Ingat, dengan 10 minute rule, tugas-tugas di to-do list-mu akan jadi lebih banyak. Akan tetapi, satu tugas bisa diselesaikan dalam waktu 10 menit saja.
Ketika bisa menyelesaikan banyak tugas, kamu jadi merasa lebih puas.
Alternatif 10 Minute Rule
Selain 10 minute rule, apa lagi strategi produktivitas yang bisa kamu pakai? Berikut daftarnya:
1. 5 seconds rule
Kamu sering menunda-nunda? Coba teknik produktivitas 5 seconds rule, yuk!
Teknis penerapannya cukup sederhana. Melansir Inc, tiap ada keinginan atau dorongan untuk melakukan sesuatu yang produktif, kamu harus mengambil tindakan dalam waktu kurang dari 5 detik.
Durasi 5 detik itu dihitung mundur dari 5 sampai 1. Dengan begitu, ada “deadline” untukmu bergerak dan menyelesaikan suatu pekerjaan.
Tertarik menggunakan teknik produktivitas yang satu ini? Supaya makin efektif, pakai tips-tips dari Glints, yuk! Klik tombol di bawah ini, ya:
2. Time blocking
Alternatif 10 minute rule selanjutnya adalah time blocking. Tak tanggung-tanggung, mengutip The Ladders, metode yang satu ini dipakai oleh CEO Tesla, Elon Musk.
Semua orang punya 24 jam dalam sehari. Nah, dengan teknik time blocking, 24 jam itu dibagi menjadi beberapa bagian.
Misalnya, setelah bangun tidur, kamu akan merapikan kasur selama 5 menit. Setelahnya, kamu mandi selama 30 menit. Kegiatan dilanjutkan dengan sarapan selama 15 menit.
Akan ada rencana di tiap menit dan jam dalam hidupmu. Dengan begitu, tak ada waktu yang terbuang sia-sia.
Time blocking punya banyak manfaat lainnya, lho. Kira-kira, apa saja, ya? Baca selengkapnya dengan klik tombol di bawah:
3. Pomodoro
Terakhir, ada Pomodoro. Alternatif 10 minute rule yang satu ini cocok untukmu yang mudah terdistraksi.
Teknis penerapannya cukup mudah. Kamu hanya perlu memasang dua timer. Satu timer berdurasi 5 menit, sementara satunya lagi berdurasi 25 menit.
Saat memulai sebuah kegiatan, nyalakan timer 25 menit. Meski ada distraksi, coba fokus untuk menyelesaikan pekerjaanmu.
Setelah waktu 25 menit itu habis, nyalakan timer 5 menitmu. Lakukan kegiatan yang mendistraksimu selama waktu produktif tadi.
Timer 5 menitmu sudah habis? Nyalakan kembali timer 25 menit dan kembali lakukan kegiatan produktif. Lanjutkanlah siklus itu sampai semua aktivitasmu selesai.
Supaya makin maksimal, teknik Pomodoro bisa kamu modifikasi, lho. Kira-kira, apa saja modifikasi yang bisa kamu lakukan?
Temukan jawabannya dalam artikel di bawah ini. Yuk, klik tombol di bawah!
Demikian penjelasan Glints seputar 10 minute rule. Cobalah teknik yang satu ini agar produktivitas kerjamu meningkat.
