Superintendent: Definisi, Tugas, Gaji, dan Kualifikasinya

Tayang 27 Sep 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Superintendent adalah seseorang yang memimpin sebuah tim di bidang konstruksi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Jabatan ini cocok bagi pekerja yang sudah punya pengalaman beberapa tahun di bidang serupa, serta siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Memangnya, apa sajakah tugas superintendent yang dimaksud? Seperti apa kualifikasi yang dibutuhkan profesi ini?

Yuk, pelajari lebih lanjut lewat artikel Glints berikut ini!

Apa Itu Superintendent?

Dilansir dari Indeed, superintendent adalah seorang pengawas konstruksi yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengoordinasikan semua kegiatan di lokasi konstruksi sesuai dengan perencanaan proyek.

Tugas mereka meliputi mengoordinasikan subkontraktor dan melakukan quality control.

Mereka juga yang biasanya akan melakukan pemeriksaan keselamatan serta memberikan arahan di lokasi konstruksi.

Intinya, jabatan superintendent serupa dengan supervisor pada umumnya, tetapi mereka bekerja di bidang konstruksi.

Itulah mengapa mereka juga sering disebut sebagai construction superintendent. Sementara itu di Indonesia, mereka terkadang dikenal dengan sebutan kepala konstruksi.

Baca Juga: 4 Risiko Fatal Berbohong di CV dan Tips agar Kamu Tak Perlu Bohong

Tugas Superintendent

Kepala konstruksi pada dasarnya bertugas menyelesaikan tanggung jawab organisasi dan manajemen proyek sebagai pemimpin tim.

Lebih lengkapnya lagi, berikut adalah tugas superintendent dikutip dari Indeed dan Better Team:

  • Mengelola operasional tim, termasuk jadwal kerja, kemajuan proyek, dan alokasi sumber daya.
  • Melakukan pengawasan terhadap seluruh staf dan anggota tim serta memberi feedback yang membangun.
  • Membuat estimasi biaya untuk tenaga kerja, persediaan, material, dan biaya proyek lainnya.
  • Berkolaborasi dengan klien, manajer proyek, dan manajemen konstruksi lainnya untuk menentukan anggaran dan jadwal.
  • Mengoordinasikan pengiriman material dan peralatan dengan vendor dan supplier.
  • Membuat jadwal untuk pekerja dan subkontraktor.
  • Mempekerjakan subkontraktor tambahan dan menugaskan pekerjaan yang sesuai.
  • Menyimpan catatan harian proyek lalu melaporkannya kepada manajemen jika perlu.
  • Melakukan perubahan dalam operasional sehari-hari jika perlu untuk memenuhi tenggat waktu konstruksi dengan sebaik-baiknya.
  • Memastikan kepatuhan tim terhadap standar keselamatan, kesehatan, dan kualitas.
Baca Juga :  Dispatcher: Apa Itu, Tugas, Skill Penting, dan Gaji

Gaji Superintendent

Gaji superintendent atau kepala proyek di Indonesia cukup bervariasi. Kisaran gajinya dimulai dari Rp2.500.000 sampai dengan Rp8.000.000.

Besaran gaji tersebut sangat dipengaruhi oleh tipe proyek dan bidang konstruksi.

Selain itu, kualifikasi kandidat, lokasi proyek, dan permintaan klien juga mungkin berkontribusi pada penetapan gaji superintendent.

Untuk mempelajari tugas dan kisaran gaji pengawas proyek yang sesungguhnya di dunia kerja, ayo cek di Glints!

Kamu bisa mempelajari job desc hingga kisaran gajinya lewat lowongan-lowongan kepala proyek atau supervisor proyek yang ada di Glints.

Untuk temukan lowongan terbarunya, klik tombol di bawah ini!

CEK LOWONGAN KERJA

Kualifikasi Superintendent

Bagi kamu yang ingin berkarier sebagai superintendent atau supervisor proyek, berikut adalah kualifikasi superintendent yang harus diperhatikan.

1. Pendidikan

Kebanyakan superintendent memiliki gelar sarjana, terutama dalam bidang-bidang seperti:

  • teknik sipil
  • manajemen konstruksi
  • arsitektur

Selain ketiga jurusan atau bidang ilmu di atas, tak menutup kemungkinan perusahaan mencari lulusan jurusan lain yang berhubungan dengan proyek terkait.

Untuk pekerjaan superintendent di sektor atau proyek dengan ukuran yang lebih besar, gelar magister mungkin akan menjadi poin tambah.

Baca Juga: CV Quality Assurance: Tips Menulis, Contoh, & Template Gratis

2. Pengalaman atau sertifikasi

Biasanya, seseorang membutuhkan pengalaman 5-10 tahun di bidang manajemen proyek sebelum bisa menjadi kepala proyek.

Kembali lagi, kebutuhan dan ukuran proyek konstruksi sangat bervariasi. Jadi, pengalaman yang diperlukan oleh seseorang untuk menjadi kepala proyek juga akan sangat berbeda-beda.

Di samping pengalaman kerja, sertifikasi profesional juga mungkin akan membantumu memulai karier sebagai superintendent.

Sertifikasi yang umumnya relevan dengan pekerjaan ini di antaranya:

  • Certified Construction Manager (CCM)
  • Project Management Professional (PMP)
  • Building Superintendent Certification
Baca Juga :  7 Rekomendasi Kursus Komputer untuk Tingkatkan Skill-mu

Skill yang Dibutuhkan Superintendent

Berikut adalah keterampilan yang biasanya perusahaan cari ketika merekrut superintendent.

1. Pengetahuan teknis

Keterampilan utama yang diperlukan tentunya berkaitan dengan pemahaman mendalam sebuah proses teknis di industri terkait.

Baik itu industri konstruksi, pendidikan, atau lainnya.

Keterampilan tersebut sangat penting untuk memastikan operasional proyek berjalan lancar.

Misalnya, apabila kamu melamar di industri konstruksi sipil, keterampilan atau pengetahuan teknis terkait teknik sipil mungkin akan diperlukan.

2. Kepemimpinan

Superintendent harus mampu mengelola tim besar dan memimpin proyek.

Tanpa adanya kemampuan sebagai pemimpin, anggota tim atau subkontraktor lainnya akan sulit digerakkan untuk menyelesaikan proyek dengan baik dan benar.

Sementara itu, tugas utama mereka adalah memastikan bahwa tujuan proyek tercapai tepat waktu.

3. Manajemen waktu

Mengelola proyek memerlukan perencanaan yang cukup detail.

Terutama proyek dengan skala yang besar.

Jadi, kepala proyek harus tahu cara pengelolaan sumber daya yang baik, mulai dari sumber daya manusia, waktu, hingga biaya.

Termasuk juga memiliki kemampuan untuk menangani banyak tugas sekaligus.

4. Komunikasi

Dalam keseharian tugas sebagai pengawas proyek, kamu pasti akan banyak berkomunikasi dengan klien, kontraktor, tim, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kamu harus bisa menjelaskan progres atau kebutuhan proyek dengan jelas ke berbagai pihak yang mungkin punya level pengetahuan yang berbeda-beda.

Klien, misalnya, kemungkinan tidak punya pengetahuan teknis yang terlalu mendalam.

Oleh karena itu, kamu perlu melatih cara menjelaskan persoalan kompleks dan teknis secara sederhana dan mudah dimengerti.

5. Penyelesaian masalah

Terakhir, skill yang harus dimiliki superintendent adalah penyelesaian masalah.

Superintendent sering menghadapi tantangan teknis atau operasional, sehingga harus memiliki kemampuan analitis dan cepat dalam mengambil keputusan.

Baca Juga :  Psikiater: Definisi, Tugas, hingga Cara Menjadi

Demikian pembahasan mengenai arti superintendent, tugas, hingga skill yang dibutuhkan.

Tertarik untuk bekerja sebagai kepala proyek atau profesi lainnya yang masih serupa?

Yuk, cari lowongannya di Glints! Kamu bisa temukan lowongan kerja di bidang konstruksi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Glints juga menyediakan fitur yang membantumu menyaring lowongan berdasarkan syarat pendidikan atau pengalaman kerja.

Tunggu apa lagi? Segera cari lowongan terbarunya sekarang juga!

CEK LOWONGAN LAINNYA


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon