Seminar Proposal (Sempro): Pengertian dan Tips Persiapannya

Tayang 17 Jun 2024 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Sempro merupakan sebuah singkatan yang artinya seminar proposal. Sempro sendiri adalah suatu tahapan penting bagi mahasiswa akhir di perkuliahan.

    Sama seperti sidang skripsi, sempro juga banyak ditakuti oleh mahasiswa.

    Padahal, ini merupakan tahapan yang menandakan kalau skripsimu sudah setengah jalan, lho.

    Supaya kamu lebih paham apa itu sempro serta seperti apa persiapannya, yuk, simak pembahasan Glints di bawah ini!

    Apa Itu Seminar Proposal (Sempro)?

    Seminar proposal atau sempro adalah tahapan mempresentasikan hasil proposal penelitian di hadapan para dosen penguji dan pembimbing.

    Sebelum lanjut melakukan penelitian skripsi, kamu terlebih dahulu harus menyusun proposal penelitian yang umumnya berisi bab 1-3.

    Nah, jika sudah selesai dan memperoleh persetujuan dosen pembimbing, proposal tersebut harus dipaparkan melalui seminar ini.

    Nantinya, dosen penguji dan pembimbing akan memberi masukan supaya prosedur atau metodologi penelitian skripsimu lebih tepat dan valid.

    Di akhir seminar, dosen penguji juga akan mengambil keputusan terkait kelanjutan skripsimu.

    Dikutip dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, umumnya keputusan tim penguji seminar proposal akan menghasilkan tiga alternatif keputusan, yaitu:

    • Penelitian dapat dilaksanakan tanpa perbaikan.
    • Penelitian dapat dilaksanakan setelah proposal diperbaiki.
    • Seminar ulang karena belum layak untuk meneliti.
    Baca Juga: 8 Syarat Kuliah di Luar Negeri yang Harus Kamu Siapkan

    Perbedaan Seminar Proposal dan Sidang Skripsi

    Perbedaan utama antara sempro dan sidang skripsi adalah sebagai berikut.

    1. Isi presentasi

    Perbedaan pertama tentu dari isi materi yang akan mahasiswa presentasikan.

    Pada sempro, kamu akan mempresentasikan bab 1-3 saja.

    Sementara itu, sidang skripsi akan membahas keseluruhan penelitianmu, dari bab 1 hingga akhir.

    2. Dosen penguji

    Tidak ada perbedaan pada jumlah penguji yang akan hadir pada seminar proposal dan sidang skripsi.

    Hanya saja, kemungkinan akan ada perubahan pada komposisi dosen penguji.

    Selain itu, dosen biasanya akan lebih banyak memberi masukan saat sempro, sedangkan saat sidang skripsi, mereka akan lebih proaktif menanyakan argumenmu untuk mempertanggung jawabkan penelitian.

    3. Hasil akhir

    Sebelumnya telah disebutkan bahwa ada 3 hasil akhir seminar proposal, yaitu penelitian dapat dilanjutkan tanpa revisi, penelitian dapat dilanjutkan dengan revisi, atau harus melakukan sempro ulang.

    Sementara itu, hasil akhir sidang skripsi di antaranya adalah:

    • lulus dengan perbaikan
    • lulus
    • tidak lulus (sidang skripsi ulang)

    Prosedur Seminar Proposal

    Setelah memahami apa itu sempro dan bedanya dengan sidang skripsi, ayo kita pelajari lebih lanjut mengenai gambaran teknis pelaksanaannya.

    Sebenarnya, seminar proposal berjalan seperti presentasi di kelas pada umumnya.

    Namun, kali ini kamu perlu menyiapkan banyak dokumen persyaratan dan hadir menggunakan seragam yang memenuhi ketentuan program studi.

    Sebagai gambaran, berikut adalah urutan prosedur sidang sempro yang biasanya dilakukan di perguruan tinggi:

    1. Mahasiswa datang ke ruang sidang yang telah ditentukan membawa dokumen dan perlengkapan yang diperlukan.
    2. Sesuai jadwal yang telah ditentukan, mahasiswa memulai seminar proposal di hadapan para dosen penguji, pembimbing, dan rekan mahasiswa lain yang mungkin hadir.
    3. Setelah selesai presentasi, dosen penguji dan mahasiswa memasuki sesi tanya jawab terkait proposal penelitian.
    4. Jika sudah tidak ada lagi pertanyaan dan masukan, mahasiswa atau dosen penguji dapat menutup sesi seminar.
    5. Mahasiswa menunggu hasil penilaian dan keputusan dosen penguji yang dapat diumumkan pada hari yang sama atau jadwal lain yang ditetapkan oleh program studi.
    Baca Juga: 10 Perbedaan Skripsi dan Tesis yang Bisa Kamu Pelajari

    Persiapan Seminar Proposal (Sempro)

    Sebelum hari H, siapkan beberapa keperluan di bawah ini supaya makin siap menghadapi sempro.

    1. Dokumen pendaftaran sempro

    Pertama-tama, kamu perlu mendaftarkaan diri terlebih dahulu sebelum mengikuti seminar proposal.

    Pihak program studi akan menentukan jadwal seminarmu berdasarkan ketersediaan waktu dan kuota yang ada.

    Jangan lupa untuk siapkan copy proposal penelitianmu untuk dibagikan pada dosen penguji saat hari H.

    2. Slide presentasi

    Sebaiknya kamu siapkan slide presentasi dari jauh hari sebelum hari H, supaya persiapanmu makin matang.

    Pastikan jangan gunakan template slide yang warna dan desainnya terlalu ramai.

    Pilih desain profesional, formal, dan yang terpenting, mudah dibaca.

    Hindari copy paste semua teks ke dalam slide presentasi. Manfaatkan tabel, kotak, gambar, atau shape supaya kamu tidak hanya membaca slide.

    3. Latihan presentasi

    Ini juga persiapan yang tidak kalah penting.

    Latihan presentasi bisa membantumu mengatur waktu agar tidak terlalu lama atau terlalu singkat menjelaskan isi proposal penelitian.

    Selain itu, latihan ini juga tentunya bisa melatih mental terutama jika kamu meminta bantuan teman-teman untuk role play sebagai penonton atau dosen.

    4. Kuasai isi proposal penelitian

    Sebetulnya, latihan presentasi juga bisa membantumu menguasai proposal penelitian.

    Namun, tidak ada salahnya untuk membaca proposal penelitianmu secara berulang supaya semakin ingat dan paham.

    Biasanya, yang membuat grogi dan takut berlebihan adalah karena tidak menguasai tulisan sendiri. Jadi, pastikan kamu paham apa yang ditulis dalam proposal, ya.

    5. Latihan tanya jawab

    Terakhir, jangan lupa latihan menjawab pertanyaan dari dosen penguji.

    Tentu saja kita tidak bisa memprediksi apa yang akan ditanyakan para dosen.

    Nah, kamu bisa menonton video-video tips dari YouTube yang dibuat oleh dosen yang memang punya channel sendiri. Contohnya channel Buiramira Official atau Wiwi Fauziah.

    Mereka biasanya memberi ‘bocoran’ mengenai pertanyaan yang paling sering diajukan dosen saat sempro serta tips-tips menjawabnya.

    Baca Juga: Kelas Karyawan: Definisi, Keuntungan, dan Daftar Universitasnya

    Demikian pembahasan mengenai arti sempro, bedanya dengan sidang skripsi, hingga tips persiapannya. Semoga seminarmu berjalan lancar, ya.

    Selain sempro, Glints masih punya banyak artikel bermanfaat tentang tips seputar dunia perkuliahan.

    Kamu bisa temukan pembahasan lain yang tak kalah menarik, terutama yang berkaitan dengan istilah-istilah akademik atau tugas kuliah.

    Jadi, kamu akan lebih familier dengan proses pembelajaran di perkuliahan.

    Tertarik? Klik link ini untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait