Sakit Tumit Kaki: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Penggunaan sepatu yang tidak pas jadi salah satu penyebab keseleo hingga sakit pada tumit kaki.
Meski biasanya akan membaik dengan sendirinya, rasa nyeri yang ditimbulkan bisa cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Contohnya, sakit saat berdiri dan berjalan yang dapat menghambat mobilitas ke kantor, bahkan memecah konsentrasi saat bekerja.
Artikel ini memang tidak bisa langsung memberi diagnosis penyebab rasa sakit yang kamu alami, tetapi untuk membantumu mengenali kondisimu lebih baik lagi.
Jadi, kamu bisa lebih berhati-hati dan tahu apa langkah tepat yang harus diambil.
Yuk, simak pembahasan lengkapnya dari Glints berikut ini!
Isi Artikel
Penyebab Sakit Tumit Kaki
Beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab sakit tumit, seperti dilansir oleh Healthline, antara lain:
1. Plantar fasciitis
Plantar fasciitis yang paling umum terjadi dan disebabkan oleh aktivitas seperti berlari atau melompat yang berlebihan, sehingga menyebabkan peradangan pada ligamen di telapak kaki.
2. Memar
Penyebab lain sakit pada tumit kaki adalah timbulnya memar, yang dapat terjadi karena beberapa aktivitas seperti:
- penggunaan sepatu yang terlalu sempit
- bantalan sepatu yang tidak pas
- terlalu sering berlari
- kaki yang menapak dengan kuat dan tiba-tiba, seperti saat sedang melompat atau menari
- berlari di atas permukaan keras dan kasar, yang menyebabkan bantalan lemak di bawah tumit menjadi memar.
3. Pengapuran tumit
Plantar fasciitis yang berkepanjangan dapat menyebabkan pengapuran pada ligamen, atau yang juga dikenal sebagai taji tumit.
4. Achilles tendinitis
Peradangan pada area kaki yang disebut tendon achilles, yang menghubungkan tulang tumit dan otot betis. Kondisi ini umumnya terjadi karena aktivitas olahraga.
5. Pembentukan osteofit
Osteofit adalah pertumbuhan tulang baru yang menonjol dan menekan jaringan tumit, menyebabkan nyeri.
6. Bursitis
Peradangan pada kantong sendi di sekitar tumit dapat menyebabkan bursitis.
7. Artritis reaktif
Jenis artritis ini dipicu oleh infeksi dalam tubuh.
8. Ankylosing spondylitis
Bentuk artritis ini menyebabkan nyeri pada tulang belakang yang merambat ke bagian belakang tumit kaki.
Gejala Sakit Tumit Kaki
Dikutip dari Cleveland Clinic, gejala nyeri tumit bervariasi, tergantung pada penyebabnya.
Namun, gejala yang umum dirasakan meliputi:
- pembengkakan tumit
- rasa kaku pada tumit
- memar atau kemerahan
- sulit berdiri atau berjalan, terutama ketika bangkit dari posis duduk atau baring
Cara Mengobati Sakit Tumit Kaki
Mount Sinai menyebut, di bawah ini merupakan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meringankan sakit tumit kaki:
- Istirahat minimal satu minggu.
- Kompres bagian yang nyeri menggunakan es, setidaknya dua kali sehari selama 10 hingga 15 menit.
- Minum obat pereda rasa nyeri seperti ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit, jika diperlukan.
- Balut area sekitar tumit dan pergelangan kaki dengan perban saat malam hari untuk membantu menyangga dan melindung kaki.
Menambahkan dari Alodok, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan jika nyeri atau sakit pada tumit tak kunjung mereda:
- Fisioterapi yang berguna untuk memperkuat otot dan jaringan seperti ligamen dan tendon, serta mencegah cedera kaki.
- Dokter mungkin akan memberikan obat suntik untuk meredakan tanda-tanda peradangan, khususnya ketika nyeri tumit menjadi semakin parah dan tak tertahankan.
- Meski jarang terjadi, operasi mungkin diperlukan untuk menangani gangguan pada tumit. Namun, operasi ini biasanya memerlukan waktu pemulihan yang lama dan tidak selalu menjamin hilangnya rasa sakit pada tumit.
Mencegah Sakit Tumit Kaki
Berikut cara-cara menghindari timbulnya rasa sakit pada tumit kaki yang dikutip dari Medical News Today:
- Selalu gunakan sepatu khususnya saat berada di permukaan yang keras.
- Jaga berat badan yang ideal untuk mengurangi tekanan pada tumit.
- Pilih alas kaki dengan bagian tumit yang terbuat dari bahan yang dapat menahan tekanan.
- Ganti sepatu dengan ukuran yang pas dan bahan yang tidak terlalu kaku atau kasar.
- Lakukan pemanasan dengan benar sebelum melakukan olahraga dan aktivitas yang dapat memberikan banyak tekanan pada tumit.
- Segera istirahatkan kaki apabila mulai terasa lelah dan nyeri.
Kapan Harus ke Dokter?
Masih dari sumber Healthline, kamu disarankan untuk segera mengunjungi dokter jika pengobatan yang dilakukan dari rumah tak meredakan rasa sakit atau tumit tak kunjung membaik dalam waktu 2 hingga 3 minggu.
Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan tentang gejala yang kamu rasakan dan kapan gejala tersebut mulai muncul.
Dokter mungkin juga akan menyarankan rontgen untuk mengetahui dengan pasti penyebab sakit tumit, sehingga kamu bisa diberikan perawatan yang sesuai.
Demikian informasi seputar sakit tumit kaki.
Untuk mempertahankan pola hidup sehat, masih ada banyak upaya yang harus dilakukan.
Nah, di Glints Blog, kamu bisa belajar lebih banyak hal terkait kesehatan, terutama yang berkaitan dengan keseharian seorang pekerja.
Mulai dari tips menjaga pola makan hingga cara mengatasi berbagai keluhan kesehatan, semuanya tersedia untukmu.
Yuk, jaga kesehatan fisik dan mentalmu dengan membaca lebih banyak artikel kesehatan kerja dari Glints.
