8 Cara Menghilangkan Memar Biru dengan Lebih Cepat
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Ada memar yang muncul di tubuhmu? Tenang, kamu bisa mencoba beberapa cara mudah untuk menghilangkan memar biru tersebut.
Memar yang ada di bagian tubuh tertentu bisa saja mengganggu pekerjaan sehari-hari.
Apalagi jika muncul di area yang tidak bisa tertutupi oleh pakaian kerja.
Bagi kamu yang punya tuntutan pekerjaan harus menjaga penampilan terutama kesehatan kulit, memar ini pastinya menjadi kendala tersendiri.
Glints sudah menyiapkan rangkuman mengenai cara menghilangkannya dengan lebih cepat. Yuk, disimak!
1. Kompres dengan air es
Cara yang pertama adalah dengan mengompres bagian memar menggunakan kompres es.
Ingat, jangan langsung menempelkan es pada kulit karena dapat menyebabkan sensasi terbakar dan justru kurang efektif untuk memudarkan memar.
Dilansir dari Web MD, suhu dingin dari kompres tersebut akan membantu memperlambat aliran darah sehingga mengurangi kebocoran yang merupakan penyebab munculnya memar tersebut.
Kompres selama 10 menit lalu lakukan beberapa kali sehari jika perlu.
2. Kompres dengan air hangat
Cara selanjutnya untuk mengilangkan memar biru ialah dengan mengompresnya dengan air hangat.
Jika kompres dingin dianjurkan untuk diberi tepat setelah cedera terjadi, kompres hangat sebaiknya dilakukan 48 jam setelah memar mulai muncul.
Kebalikan dari kompres es, kompres air hangat akan membantu memperlancar aliran darah yang sudah terlanjur terkumpul di area memar.
Dari sumber yang sama, Web MD menyebutkan bahwa hal ini akan membantu memar perlahan hilang.
Untuk manfaat yang lebih optimal, kamu juga bisa merendam bagian tubuh yang memar ke dalam air hangat agar dapat membantu otot-otot di sekitarnya lebih rileks.
3. Posisikan lebih tinggi dari jantung
Di mana pun lokasi memar itu muncul, usahakan untuk memposisikannya lebih tinggi dari letak jantung.
Dikutip dari Healthline, posisi ini biasanya disebut dengan elevation. Dengan mempraktikkan posisi ini, gravitasi akan membantu aliran darah yang terjebak di area memar untuk mengalir kembali ke jantung.
Jika diposisikan lebih rendah dari jantung, darah justru akan kembali terkumpul di area memar sehingga memperlambat proses pemulihan.
Apabila memar menimbulkan rasa sakit, elevation juga dinilai mampu mengurangi intensitas rasa sakitnya.
4. Mengoleskan krim vitamin K
Cara menghilangkan memar biru selanjutnya adalah dengan mengoleskan krim vitamin K ke bagian tubuh yang memar.
Healthline juga menyebutkan vitamin K merupakan sumber nutrisi penting yang dapat membantu memudarkan memar.
Cara yang dianjurkan adalah dengan mengoleskannya sebanyak 2x saja sehari.
Namun, kamu tetap perlu berhati-hati dan sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar lebih aman.
5. Mengoleskan lidah buaya
Selain vitamin K, lidah buaya juga memiliki manfaat yang besar bagi luka memar, di antaranya adalah membantu mengurangi nyeri dan menghentikan peradangan.
Sama seperti krim vitamin K, kamu tinggal mengoleskannya pada kulit yang memar.
Sangat dianjurkan untuk membeli gel dengan kandungan lidah buaya murni untuk hasil yang lebih maksimal.
6. Konsumsi nanas
Dilansir dari Healthline, nanas mengandung enzim yang disebut dengan bromelain.
Enzim ini dapat membantu mengurangi keparahan kondisi memar dan peradangan.
Kamu dapat langsung mengonsumsinya dan menyimpan enzim tersebut di dalam tubuh lalu memulai proses pemulihan.
Jika kamu kurang suka nanas, silakan mencari suplemen bromelain di apotek terdekat sebagai penggantinya.
7. Membalutnya dengan perban
Cara yang satu ini juga bisa membantumu menghilangkan memar biru, bahkan mencegahnya agar tidak muncul terlalu lebar.
Namun, cara ini harus dilakukan sebagai langkah pertolongan pertama ketika cedera baru saja terjadi.
Tujuannya adalah untuk menekan jaringan yang terluka agar darahnya tidak terlalu melebar. Selain itu, perban juga bisa mencegah area tersebut agar tidak terlalu membengkak.
Kuncinya adalah dengan membalutnya dengan tekanan yang pas. Jangan terlalu kencang tetapi jangan terlalu kendur juga.
8. Konsultasikan ke dokter
Dilansir dari Mayo Clinic, sebaiknya kamu segera berobat ke dokter apabila:
- Mengalami pembengkakan yang sangat menyakitkan di area yang memar.
- Diduga memar disebabkan oleh kekerasan yang mungkin pernah dialami.
- Masih mengalami rasa sakit tiga hari setelah cedera yang tampaknya kecil.
- Memiliki memar yang muncul tiba-tiba atau tanpa alasan.
- Memiliki riwayat pribadi atau keluarga yang mudah memar atau berdarah.
- Mengalami pendarahan yang tidak biasa, seperti dari hidung atau gusi.
Selain itu, kamu juga perlu perhatikan bentuk benjolan di atas memar, yang mungkin merupakan tanda pengumpulan darah, juga disebut hematoma.
Semoga memar yang kamu alami bisa segera pudar dan bukan merupakan gejala masalah kesehatan serius, ya.
Demikian beberapa cara menghilangkan memar biru yang bisa kamu coba. Tetap berhati-hati dan jangan biarkan hal ini mengganggu fokus saat bekerja.
Mau tahu tips menarik lainnya seputar kesehatan? Ayo baca artikel serupa yang tersedia gratis di Glints Blog!
Ada kategori khusus yang membahas topik kesehatan, khususnya bagi para kaum pekerja.
Tak hanya topik mengenai rekomendasi makanan bergizi, kamu juga dapat menemukan tips menjaga kesehatan fisik dan mental di dunia kerja.
Tertarik? Klik link ini sekarang juga untuk temukan artikel yang kamu butuhkan!
