Sosok Serba Bisa, Inilah Tanggung Jawab dan Skill Penting Content Coordinator

Diperbarui 27 Nov 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Rena Widyawinata

Di era digital ini, hampir semua perusahaan membutuhkan sosok untuk membuat, mengelola, hingga mempublikasikan konten. Oleh karena itu, saat ini banyak lowongan sebagai content coordinator (koordinator konten)

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Tak hanya mengelola, ada beragam tanggung jawab yang harus dapat kamu lakukan jika melamar di posisi content coordinator.

Glints sudah merangkum tanggung jawab, kemampuan yang harus dimiliki, hingga prospek kerja dari posisi ini.

Apa Itu Profesi Content Coordinator?

cara menjadi content writer

© Pexels.com

Content coordinator adalah sebuah profesi yang bertanggung jawab dalam mengelola konten di semua platform yang dimiliki perusahaan.

Dari konten dalam situs hingga akun media sosial adalah bagian dari tanggung jawab seorang content coordinator.

Seorang koordinator konten juga harus memastikan bahwa semua konten yang dibuat oleh tim, baik copywriter atau content writer harus sesuai dengan SOP yang berlaku.

Umumnya, profesi ini akan berada di bawah seorang content manager dan mengepalai tim konten, yang beranggotakan penulis dan editor

Menurut Zippia, dari hasil survei yang dilakukan tahun 2020 lalu, orang yang berprofesi sebagai content coordinator umumnya berasal dari jurusan:

  • Komunikasi: 20%
  • Jurnalistik: 12%
  • Sastra Bahasa Inggris: 12%
  • Bisnis: 9%
  • Lainnya: 47%

Baca Juga: Ini Dia 5 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Meningkatkan Strategi Content Marketing

Tanggung Jawab Profesi Content Coordinator

interactive content

© Rawpixel.com

Sebelum memantapkan hati untuk melamar di posisi ini, sebaiknya pahami dulu apa saja tanggung jawab sebagai content coordinator

  • mengelola dan memodifikasi kode HTML
  • mengelola konten di semua platform
  • mengelola dan memantau campaign yang sedang berlangsung di semua platform
  • membuat beragam jenis konten, mengedit, hingga memerika apakah kualitasnya sudah sesuai standar atau belum
  • membuat newsletter sebagai bahan promosi
  • membuat strategi content marketing untuk semua platform
  • mengelola kalender editorial
  • evaluasi dan supervisi penulis serta editor.
Baca Juga :  On The Job Training dan Magang, Apa Bedanya?

Baca Juga: Begini Bedanya Peran Content Marketing dan Social Media Marketing

Skill yang Harus Dimiliki Content Coordinator

belajar branded content

© Freepik.com

Jika dilihat dari tanggung jawabnya, ada beberapa hard skill yang harus kamu miliki sebagai content coordinator.

Masih mengutip Zippia, seorang yang berprofesi sebagai koordinator konten harus bisa beragam skill berikut ini: 

1. Content marketing

Jika kamu ingin menjadi koordinator konten, skill utama yang harus dikuasai saat ini adalah content marketing.

Di sini kamu dituntut untuk bisa membuat strategi marketing content semua platform, mempromosikan produk dengan konten, hingga meningkatkan brand awareness.

Tak hanya sekadar memikirkan proses produksi sebuah konten, tapi kamu juga harus mempersiapkan cara untuk mendistribusikannya ke media sosial maupun situs perusahaan. 

2. Web content

Bila ingin menjadi content coordinator, pastikan kamu mengerti cara menggunakan Content Management System (CMS). Biasanya profesi ini harus bisa mengelola konten di dalam sebuah situs. 

Lebih baik lagi, jika kamu paham soal cara mengedit HTML dan CSS, sehingga memudahkan ketika meng-update konten dalam situs.

3. Social media content

Setiap platform media sosial memiliki karakteristik pengguna yang berbeda-beda. Di sini kamu diharuskan untuk memerhatikan, menganalisis, dan memprediksi, jenis konten apa saja yang cocok untuk setiap pengguna di platform itu.

Selain  jenis konten yang berbeda, seorang dengan profesi ini juga harus memikirkan cara dan waktu publikasi yang tepat untuk setiap platform

4. Kemampuan mengelola waktu

Oleh karena daftar pekerjaannya yang cukup banyak, soft skill yang harus dikuasai seorang koordinator konten adalah time management yang baik.

Kamu harus bisa membuat skala prioritas dari sederet pekerjaan yang mesti dituntaskan. 

Baca Juga :  Kenalan Yuk dengan Penulis Artikel di Era Digital

5. Kemampuan komunikasi

Soft skill lainnya untuk profesi ini adalah kemampuan komunikasi. Seorang content coordinator biasanya akan menjadi jembatan antara tim konten dengan tim lainnya di dalam perusahaan. 

Kemampuan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dibutuhkan dalam hal ini.

Pasalnya, untuk mendistribusikan sebuah konten, kamu butuh bantuan profesi lain, misalnya seorang graphic designer untuk memvisualkan konten. 

Baca Juga: Interactive Content, Jenis Konten yang Ampuh Tingkatkan Traffic

Itulah serba-serbi profesi content coordinator yang harus kamu tahu.

Bila kamu tertarik menjadi seorang content coordinator, pastikan untuk mengecek lowongan pekerjaan ini di Glints.

Tunggu apa lagi, ayo, cari lowongan pekerjaan idamanmu di Glints sekarang juga


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon