Kerja di Malaysia: Prospek, Gaji, dan Syarat, dan Jenis Visa

Diperbarui 27 Apr 2025 - Dibaca 14 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Sebelum cari kerja di Malaysia, penting untuk mempelajari informasi dasarnya, seperti prospek yang tersedia hingga jenis-jenis visa kerjanya.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Dengan begitu, kamu lebih mudah memutuskan langkah selanjutnya dan membuat rencana yang matang.

Semua informasi tersebut sudah dirangkum oleh Glints di bawah ini. Yuk, simak sampai akhir!

Prospek Kerja di Malaysia

Menurut Prospects, perekonomian Malaysia terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir dan telah berubah dari produsen bahan mentah menjadi kekuatan ekonomi yang luas dan beragam.

Kondisi inilah yang akhirnya membuka peluang bagi pekerja asing di beberapa sektor yang baru, untuk memenuhi kebutuhan pekerja di sana.

Dilansir dari BP2MI, peluang kerja di Malaysia kini didominasi oleh industri sebagai berikut:

  • hospitality
  • agrikultur
  • transportasi
  • jasa
  • konstruksi
  • manufaktur
  • marketing
  • finansial

Pekerja asing diizinkan bekerja di Malaysia maksimal selama 10 tahun, sesuai aturan yang dikutip dari Malaysian Immigration Department.

Pekerja asal Indonesia sendiri diizinkan untuk bekerja di sektor mana pun, baik untuk pekerja laki-laki maupun perempuan.

Buat memberikan sedikit gambaran mengenai prospek kerja apa saja yang tersedia di Malaysia, berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang sudah Glints rangkum:

1. Digital marketing specialist

seorang wanita yang berprofesi sebagai konsultan digital marketing sedang memberi masukan bagi kliennya

© Freepik

Salah satu prospek kerja di Malaysia yang bisa dilakoni warga negara Indonesia adalah digital marketing specialist.

Menurut Indeed, iklim investasi Malaysia yang mendukung membuat banyak startup baru bermunculan di negeri Jiran ini.

Ditambah lagi, bidang digital marketing itu sendiri sangat luas, sehingga dari sini saja ada banyak prospek karier yang bisa kamu pertimbangkan, seperti:

  • SEO specialist
  • social media specialist
  • CRM specialist

2. Software developer

Masih berhubungan dengan suburnya investasi bisnis di Malaysia, software developer juga jadi salah satu pekerjaan yang bisa kamu lamar jika ingin bekerja di Malaysia.

Seorang software developer bertugas untuk mendesain, melakukan coding, dan menguji software, baik untuk mobile ataupun desktop.

Kalau kamu lulusan ilmu komputer, apalagi punya pengalaman yang mumpuni sebagai software developer, ini bisa jadi peluang yang bagus.

3. Perawat

Industri kesehatan juga jadi salah satu yang paling berkembang dalam beberapa tahun ini. Tentu kamu sudah banyak dengar orang Indonesia yang memutuskan berobat ke sana, bukan?

Ini jadi salah satu prospek yang bisa coba kamu gali ketika hendak bekerja di Malaysia. 

Sebab, kalau industrinya berkembang pesat, permintaan akan naik. Itu juga akan membuat permintaan tenaga kerja meningkat.

4.  Desainer grafis

Selanjutnya, ada desainer grafis sebagai salah satu prospek kerja yang bisa kamu pilih di Malaysia. 

Di dalam perusahaan, tugas seorang desainer grafis bisa beragam tergantung perjanjian kerja awal, seperti mendesain:

  • logo
  • website perusahaan
  • kemasan 
  • cover dan layout buku
  • iklan

5. Customer service officer 

Customer service officer jadi salah satu prospek kerja yang banyak dibutuhkan di Malaysia.

Apalagi, ada sangat banyak perusahaan dari berbagai macam industri yang membutuhkan customer service. Itu sebabnya, peluang kerja untuk profesi ini juga terbuka lebar.

Baca Juga :  Tips Kerja di Korea dan Jenis Pekerjaan yang Dibutuhkan

6. Caregiver

Prospek kerja di Malaysia yang bahkan bisa diambil oleh lulusan SMA/SMK adalah menjadi seorang caregiver.

Bahkan, keuntungan bekerja sebagai caregiver di Malaysia dibandingkan dalam negeri adalah standar gaji yang lebih besar.

Kalau kamu memiliki dasar-dasar dalam mengasuh, kamu bisa mempertimbangkan pekerjaan ini. 

7. Pegawai pabrik

Industri manufaktur di Malaysia juga berkembang cukup pesat. Itu sebabnya, pegawai pabrik banyak dibutuhkan di sana, termasuk tenaga kerja dari Indonesia.

Prospek kariernya pun cukup beragam, mulai dari operator pabrik hingga kepala pabrik.

Baca Juga: 7 Cara Kerja di Luar Negeri bagi Lulusan SMA & Contoh Profesinya

Gaji Bekerja di Malaysia

Menurut Malaysia Employment Act yang dilansir dari National Human Resource Centre, upah minimum di Malaysia yang paling terbaru adalah RM1.500 per bulan.

Angka tersebut ditetapkan sejak tahun 2022 dan masih berlaku secara nasonal hingga kini.

Jika dirupiahkan, upah minimum yang berlaku di Malaysia adalah sekitar Rp5.489.550 per bulan.

Upah minimum tersebut berarti setara dengan:

  • RM7,21 per jam (sekitar Rp26.386)
  • RM57,69 per hari untuk enam hari kerja seminggu (sekitar Rp211.128)
  • RM69,23 per hari untuk lima hari kerja seminggu (sekitar Rp253.361)

Angka di atas bisa kamu jadikan sebagai acuan awal.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa besaran gaji kerja di Malaysia akan sangat berbeda-beda, tergantung pada industri, job description pekerjaan, dan lainnya.

Baca Juga: Lulusan SMA Bisa Kerja Apa? Cek 16 Daftar Profesinya di Sini!

Syarat Umum Kerja di Malaysia

cara membuat visa

© Freepik.com

Secara garis besar, berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipenuhi untuk kerja di Malaysia, termasuk visa kerja.

Perlu diketahui bahwa posisi atau perusahaan yang kamu lamar mungkin saja meminta dokumen atau syarat tambahan selain di bawah ini.

1. Usia

Syarat usia kemungkinan besar akan bervariasi di tiap jenis pekerjaan dan perusahaan.

Namun, berdasarkan informasi pada Malaysian Immigration Department, pelamar harus berusia antara 18 – 45 tahun saat melamar kerja di Malaysia.

2. Sehat jasmani dan rohani

Pekerja harus memperoleh surat keterangan sehat di fasilitas kesehatan negara asal masing-masing.

Sayangnya, kamu tidak bisa memilih rumah sakit atau fasilitas pemeriksaan secara bebas.

Departemen imigrasi Malaysia sudah menunjuk fasilitas resmi untuk para pekerja yang akan masuk ke negaranya.

Untuk melihat daftar lengkapnya, kamu bisa cek melalui website Foreign Workers Centralized Management System.

3. Tidak memiliki catatan kriminal

Umumnya, calon pekerja akan dimintai dokumen atau surat keterangan yang menunjukkan bahwa mereka tidak pernah melakukan perbuatan melanggar hukum.

Selain diminta oleh perusahaan, dokumen ini juga akan diperlukan ketika kamu mengajukan visa kerja di Malaysia.

Baca Juga: Ketahui 5 Hal Ini jika Ingin Kerja di Luar Negeri

4. Penguasaan bahasa asing

Bahasa resmi Malaysia adalah bahasa Melayu.

Meski bahasa Inggris banyak digunakan di tempat kerja, kemampuan berbicara bahasa Melayu tetap sangat penting untuk membantumu bersosialisasi dengan baik.

Bahasa Melayu kemungkinan akan dibutuhkan di beberapa sektor, seperti pendidikan, manufaktur, perawatan kesehatan, dan layanan pelanggan yang biasanya melibatkan banyak komunikasi dengan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Staff Bandara: Pengertian, Tugas, dan Jenis Pekerjaannya

Jika kamu melamar ke sektor-sektor tersebut, pertimbangkanlah untuk mulai belajar Bahasa Melayu.

5. Paspor

Dokumen yang tentunya akan dibutuhkan ketika kerja di luar negeri adalah paspor.

Jenis paspor umumnya tidak terlalu berpengaruh, selama paspormu masih memiliki masa berlaku yang cukup sesuai ketentuan yang berlaku.

6. Visa kerja

Nah, ini mungkin salah satu dokumen persyaratan paling penting yang harus disiapkan.

Jika tidak ada visa, kamu berisiko dianggap sebagai pekerja ilegal.

Selain menyiapkan biaya pengajuan, kamu juga harus tahu jenis visa kerja mana yang paling cocok dengan kebutuhanmu.

7. Pendidikan

Terkadang, beberapa orang merasa minder duluan terkait prasyarat pendidikan yang ditetapkan perusahaan, apalagi untuk bekerja ke luar negeri.

Faktanya, untuk kerja di Malaysia, syarat pendidikan yang dibutuhkan cukup beragam, tidak melulu minimal sarjana atau D3.

Lulusan SMA/SMK bisa kerja di Malaysia. Ini terbukti dari tersedianya lowongan kerja dengan kualifikasi yang mensyaratkan ijazah SMA/SMK/Sederajat.

8. Ijazah

Ijazah diperlukan untuk mengonfirmasi kualifikasi pendidikan yang ditetapkan oleh perusahaan.

Dokumen ini juga mungkin akan diperiksa ketika kamu mengajukan visa kerja.

9. Pengalaman kerja

Mempunyai pengalaman kerja relevan pasti akan menjadi poin plus ketika seleksi.

Sebab, pengalaman kerja bisa menjadi bukti bahwa kamu punya pengetahuan atau keterampilan di bidang tertentu.

Bagi kamu yang ingin mengumpulkan pengalaman sebelum kerja ke Malaysia, coba cek lowongan kerja di Glints!

Kamu bisa temukan peluang kerja dari berbagai sektor dan industri yang sejalan dengan rencana karier kamu di Malaysia nanti.

Gunakan fitur yang dapat menyaring lowongan kerja berdasarkan kualifikasi pendidikan atau kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Yuk, segera cari dan lamar lowongannya sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA

Jenis-Jenis Visa Kerja di Malaysia

Dikutip dari Visa Guide, berikut adalah jenis-jenis visa kerja di Malaysia yang perlu kamu pelajari agar tidak salah menyiapkan dokumen.

1. Employment Pass

Employment Pass diberikan kepada warga negara asing yang akan bekerja di perusahaan Malaysia dalam posisi yang membutuhkan keterampilan tertentu, seperti posisi teknis atau manajerial.

Sebelum kamu menerima visa ini, pemberi kerja di Malaysia harus mendapatkan persetujuan dari Expatriate Committee terlebih dahulu untuk mempekerjakanmu.

Jenis visa Malaysia ini dapat diberikan selama 1-5 tahun, tergantung pada kasus atau durasi kerja tertentu, dan dapat diperbarui.

2. Temporary Employment Pass

Temporary Employment Pass adalah visa kerja Malaysia untuk jangka waktu kerja hingga dua tahun.

Visa ini dikeluarkan untuk dua kategori pekerja berikut:

  • Pekerja di sektor manufaktur, konstruksi, perkebunan, pertanian, dan jasa.
  • Pekerja perempuan yang akan bekerja di rumah atasannya sebagai pekerja domestik atau asisten rumah tangga.

3. Professional Visit Pass

Professional Visit Pass adalah visa yang diberikan kepada warga negara asing yang ingin bekerja di Malaysia untuk sementara waktu.

Biasanya, periode kerja mereka paling lama berdurasi hingga 12 bulan.

Visa ini umumnya dibutuhkan oleh pekerja yang sebenarnya masih aktif bekerja di perusahaan asing, lalu datang ke Malaysia untuk bekerja secara sementara.

Baca Juga :  Ketahui 5 Hal Ini jika Ingin Kerja di Luar Negeri

Tips dan Cara Melamar Kerja di Malaysia

Kamu bisa menempuh cara yang berbeda-beda untuk bisa menjadi pekerja resmi di Malaysia.

Di antaranya adalah melalui program resmi pemerintah atau melamar secara mandiri ke perusahaan-perusahaan di Malaysia lewat portal lowongan kerja yang tersedia. 

Beberapa cara yang bisa kamu pilih untuk melamar kerja di Malaysia, yaitu:

1. Lewat program pemerintah

Pemerintah sendiri, lewat Kementerian Tenaga Kerja, sebenarnya sudah menciptakan kesempatan bekerja di luar negeri. Nama programnya adalah G to G, alias Government to Government.

Untuk mengikuti ini, kamu perlu mendaftar sebagai Pekerja Migran Indonesia. Kamu bisa membaca informasi lebih lengkapnya di situs Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

2. Lewat agen swasta

Selain dari program pemerintah, di Indonesia sendiri ada perusahaan swasta yang bertindak sebagai penyalur tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di luar negeri.

Biasanya, agen penyalur tenaga kerja ini akan menyediakan berbagai informasi lowongan kerja dari berbagai sektor, juga jenis pekerjaan, seperti magang, freelance, part-time, atau full time.

Pilihlah agen penyalur kerja yang tepercaya dan memiliki izin resmi dari Kementerian Tenaga Kerja RI ataupun BP2M sudah terdaftar di pemerintah, ya. 

3. Bekerja di perusahaan multinasional

Selain mendaftarkan diri sebagai calon pekerja migran, salah satu kalur lain yang bisa kamu pilih jika hendak kerja di Malaysia adalah lewat bekerja di perusahaan multinasional. 

Dengan bekerja di perusahaan multinasional, khususnya yang memiliki kantor cabang di Malaysia, peluang kerja kamu jadi lebih besar.

Mutasi ke kantor cabang Malaysia adalah salah satu cara kamu dapat bekerja di Malaysia.

4. Kuliah di Malaysia

Kerja di Malaysia lewat jalur pendidikan juga bisa jadi salah satu yang kamu coba. Ini bisa kamu lakukan sejak kuliah tingkat sarjana atau master.

Dengan jalur ini, kamu memiliki keuntungan lebih karena kamu sudah tahu iklim bekerja dan hidup di Malaysia.

Ditambah lagi, sekolah di Malaysia akan membuka peluang untuk kamu mendapatkan informasi terkait lowongan pekerjaan di Malaysia yang lebih banyak.

5. Situs pencari kerja internasional

Saat ini sudah banyak perusahaan asing yang juga meletakkan iklan lowongan pekerjaan dari seluruh dunia. Beberapa di antaranya dapat difilter berdasarkan negaranya.

Opsi lain, kamu bisa membuat akun di situs pencari kerja di Malaysia secara langsung atau bahkan situs perusahaan yang kamu incar.

6. Membangun koneksi di LinkedIn

LinkedIn sudah jadi salah satu sosial media untuk kalangan profesional yang dapat membuka kesempatan kamu kerja di Malaysia jadi lebih luas.

Apalagi, di LinkedIn juga banyak tersebar lowongan pekerjaan skala internasional, baik dari pihak HRD perusahaan terkait ataupun user langsung.

Cobalah untuk membangun  koneksi di atas sehingga kesempatan kerja di Malaysia jadi lebih luas.

Demikian rangkuman tentang serba-serbi kerja di Malaysia hingga tipe visa kerja yang harus kamu ketahui.

Kalau kamu ingin cari pengalaman kerja di Indonesia dulu, ayo cek lowongan kerja terbaru di Glints!

Kamu bisa cari info loker berdasarkan tipe pekerjaan, seperti:

  • magang
  • full time
  • part time
  • freelance

Jangan sampai melewatkan peluang, segera cari dan lamar lowongannya sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon