Brand Awareness: Arti, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya

Diperbarui 08 Feb 2023 - Dibaca 11 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Brand awareness adalah sesuatu yang sangat penting bagi sebuah bisnis atau perusahaan, khususnya bagi mereka yang bekerja di lingkungan kerja yang berorientasi brand.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Apakah kamu pernah menyebut sebuah merek air mineral dengan sebutan “Aqua” padahal itu bukan merek sebenarnya?

Atau mungkin kamu pernah menyebut sebuah merek pasta gigi dengan sebutan “Odol” padahal itu juga bukan mereka sebenarnya?

Secara singkat, itulah yang disebut dengan brand awareness. 

Aqua dan Odol berhasil membangun brand awareness yang kuat sehingga air mineral dan pasta gigi apa pun itu sering disebut masyarakat dengan nama mereka. Menarik, bukan?

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu brand awareness dan cara meningkatkannya, yuk, simak penjelasan Glints berikut ini!

Baca Juga: Tahapan dan Strategi Branding yang Berhasil Dilakukan

Apa Itu Brand Awareness?

Dikutip dari Investopedia, brand awareness adalah sebuah istilah pemasaran yang menggambarkan tingkat pengakuan konsumen terhadap suatu produk atau jasa dari nama brand tersebut.

Sehingga mengutip Alexabrand awareness bisa menjadi sebuah tolok ukur tentang sejauh mana pelanggan dapat mengingat dan mengenali sebuah brand.

Mengapa Brand Awareness Penting?

Lalu, mengapa brand awareness penting bagi sebuah perusahaan?

Jika pelanggan bisa mengenali atau mengingat suatu brand dengan baik, hal tersebut akan berdampak pada keputusan pembelian. Pelanggan pasti lebih memilih brand yang mereka kenal, bukan?

Sebagai contoh, bayangkan jika kamu pergi ke supermarket. Kamu ingin membeli sabun untuk kebutuhan sehari-harimu.

Sekilas kamu melewati rak berisi banyak pilihan sabun. Tanpa pikir panjang, kamu akan memilih brand sabun yang sudah kamu kenal, ‘kan?

Baca Juga :  3 Pertimbangan Menentukan Sasaran CSR yang Tepat bagi Perusahaan

Nah, begitulah brand awareness bekerja. Kesadaran merek mendorong masyarakat untuk memilih dan melakukan pembelian pada brand yang lebih dikenalnya.

Sekilas, brand awareness tampak seperti sesuatu yang abstrak. Namun, meski tidak dapat diukur dengan angka pasti, bukan berarti brand awareness tidak penting.

Brand awareness merupakan kunci keberhasilan sebuah brand.

Manfaat Brand Awareness

Tentunya, brand awareness yang baik juga dapat membawa banyak manfaat bagi merekmu sendiri.

Nah, mengutip Magestore dan Taboola, berikut adalah beberapa manfaat yang bisa perusahaan dapatkan dari brand awareness.

  • meningkatkan pangsa pasar dan penjualan
  • loyalitas konsumen yang meningkat
  • membuat konsumen secara otomatis memikirkan brand-mu ketika akan melakukan pembelian suatu produk atau layanan
  • meningkatkan brand perception
  • memberi fondasi jika brand-mu ingin melakukan ekspansi
  • dapat membantu ketika akan mengenalkan produk atau layanan baru ke audiens
  • membangun brand equity 

Tolok Ukur Brand Awareness

marketing analyst

© Freepik.com

Brand awareness merupakan sesuatu yang tidak bisa diukur dengan angka yang pasti.

Meski demikian, ada beberapa tolok ukur yang bisa menandakan keberhasilan kesadaran merek ini. Berikut beberapa tolok ukurnya.

1. Traffic

Tolok ukur pertama brand awareness adalah traffic.

Traffic adalah angka yang menunjukkan seberapa banyak dan seberapa sering orang mengunjungi situs perusahaanmu.

Mereka bisa mengetik URL situsmu secara langsung maupun mengkliknya dari sumber lain, seperti media sosial.

Tentunya traffic menjadi tolok ukur yang penting, sebab banyak brand memasarkan produknya di sana. Ada penjelasan yang lebih lengkap juga soal brand di sebuah web daripada media sosial.

Semakin tinggi traffic situs perusahaanmu, maka semakin tinggi pula brand awareness yang mendorong mereka mencari tahu lebih banyak tentang merekmu.

Baca Juga :  Sering Dianggap Sama, Ini Dia Letak Perbedaan antara Brand dan Branding

2. Social engagement

Social engagement dapat dilihat sebagai seberapa banyak engagement yang muncul di media sosial brand-mu.

Tentu brand-mu menggunakan media sosial, bukan? Baik sebagai alat pemasaran atau sekadar membangun brand engagement.

Social engagement bisa diukur dari banyaknya like, followers, komentar, dan angka-angka lainnya di media sosial.

3. Social listening

Social listening merupakan lanjutan dari social engagement. 

Tolok ukur yang satu ini melihat seberapa banyak orang melibatkan brand-mu dalam media sosialnya.

Sebagai contoh, seberapa banyak mereka tag akun brand-mu, menggunakan hashtag yang sama dengan perusahaanmu, dan tag akun brand-mu dalam sebuah komentar.

4. Pencarian di Google

Hal lain yang bisa kamu lihat dari brand awareness adalah pencarian di Google.

Kamu bisa melacak seberapa banyak orang yang mencari tahu dan membicarakan brand-mu di internet.

Baca Juga: Pahami Apa Itu Brand Activation dan Bagaimana Manfaatnya

Cara Meningkatkan Brand Awareness

1. Buat konten menarik

DI era digital seperti sekarang ini, konten menjadi hal penting untuk diproduksi setiap perusahaan. Konten dapat berupa tulisan, foto, infografik, video, hingga audio atau podcast.

Konten juga bisa menjadi media yang sangat baik untuk meningkatkan brand awareness perusahaan.

Kamu bisa menulis pandangan, menampilkan kepribadian dan karakteristik brand, hingga menjelaskan produk-produk dari brand-mu. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan influencer untuk menambah brand awareness pada pengikut mereka.

Dikutip dari HubSpot, sebuah konten memungkinkan brand untuk memiliki koneksi otentik dengan pelanggannya sambil meningkatkan brand awareness.

2. Kerja sama sponsor

Apakah kamu pernah melihat sebuah acara yang dipenuhi oleh daftar sponsor? Sebagai contoh, ada logo sebuah brand yang muncul di layar televisi kala kita menonton Indonesia Open.

Baca Juga :  Gunakan Data Sandbox untuk Kolaborasi dan Uji Data yang Efisien

Itulah salah satu taktik brand untuk meningkatkan brand awareness.

Perusahaan memilih sebuah acara yang sesuai dengan target market mereka.

Kemudian, perusahaan menjadi sponsor untuk acara tersebut dengan timbal balik berupa pembukaan stand, pemasangan logo, penyebutan brand, dan sebagainya.

3. Event marketing

Cara meningkatkan brand awareness yang lain adalah dengan menyelenggarakan event marketing

Sebagai contoh, brand-mu bisa mengadakan pameran, kompetisi, atau konser khusus yang mengatasnamakan brand-mu.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin memahami kehadiran brand-mu tersebut.

Baca Juga: Mengulik Strategi Event Marketing, Kunci Meningkatkan Brand Awareness

Demikian penjelasan Glints tentang brand awareness.

Kesadaran merek ini memang menjadi hal yang sangat penting bagi sebuah brand.

Oleh karena itu, perusahaan biasanya rela melakukan usaha besar demi mendapat brand awareness yang tinggi dari masyarakat.

Brand awareness adalah tanggung jawab dari seseorang yang bekerja di bidang brand.

Bagaimana, kamu tertarik bekerja di bidang ini dan membangun brand awareness yang kuat?

Jika iya, ada banyak lowongan kerja brand di Glints, lho. Kamu bisa buat akun profesionalmu sekarang dan melamar pekerjaan dengan mudah!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon