Perusahaan Sekuritas: Definisi, Jenis, Contoh, dan Tips Memilih

Diperbarui 14 Jul 2023 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Bagi investor pemula, memahami seluk-beluk perusahaan sekuritas adalah langkah awal yang baik untuk mulai berinvestasi dengan aman.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sebelum memilih aplikasi investasi, kamu harus memahami dulu apa saja jenis-jenis perusahaan yang ada.

Melalui cara ini, kamu dapat menemukan aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasimu.

Simak pembahasan di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Definisi Perusahaan Sekuritas

Menurut OJK, perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin usaha dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai perantara jual beli ekuitas di pasar modal.

Perusahaan sekuritas juga biasa dikenal dengan sebutan perusahaan efek.

Beberapa produk investasi yang dapat ditemui di pasar modal ialah saham, reksa dana, obligasi, dan sukuk.

Dalam istilah lain, perusahaan sekuritas dapat disebut sebagai anggota bursa. Mereka bisa beroperasi karena diberikan izin akses terhadap sarana bursa efek.

Untuk melihat perusahaan mana saja yang sudah terdaftar sebagai anggota bursa beserta profilnya, kamu dapat melihatnya di laman resmi Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: Kupas Tuntas 6 Mitos yang Membuatmu Ragu Investasi Saham

Jenis Perusahaan Sekuritas

Ada 3 golongan kegiatan usaha yang bisa dipilih perusahaan sekuritas. Namun, ada juga perusahaan yang memilih untuk melakukan ketiganya.

Seperti apa golongan yang dimaksud? Simak penjelasan berikut.

1. Perantara pedagang efek (broker-dealer)

Perantara pedagang efek (PPE) atau yang biasa disebut sebagai broker dealer adalah pihak yang melakukan jual beli produk investasi untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

Apakah kamu pernah mendengar pialang saham? Nah, perusahaan tersebut adalah salah satu contoh perantara pedagang efek.

Baca Juga :  Audit Manajemen: Arti, Manfaat, dan Hal yang Ditelitinya

Jadi, merekalah yang akan membeli produk investasi atas nama klien, atau dalam hal ini adalah investor dan trader.

Selain mengeksekusi transaksi jual beli, broker juga akan mengedukasi serta memberikan analisis seputar kondisi saham.

2. Penjamin emisi efek (underwriter)

Seperti yang telah diketahui, perusahaan hanya dapat memperjualbelikan ekuitasnya di bursa efek setelah melakukan initial public offering (IPO).

Setelah itu, barulah mereka dapat disebut sebagai emiten, yaitu perusahaan swasta atau BUMN yang telah mendapatkan izin menerbitkan efek untuk mendapatkan modal.

Nah, perusahaan sekuritas yang berperan sebagai penjamin emisi efek (PEE) inilah yang akan membuat kontrak dengan calon emiten untuk memulai IPO.

Kontrak tersebut disusun dengan atau tanpa kewajiban perusahaan penjamin emisi efek untuk membeli sisa efek yang tidak terjual.

3. Manajer investasi

Jenis kegiatan usaha perusahaan sekuritas selanjutnya adalah manajer investasi (MI) atau bisa juga disebut fund manager atau investment company.

Dilansir dari OJK, peran mereka adalah membantu klien mengelola portofolio investasinya.

Produk investasi yang biasanya menggunakan manajer investasi adalah reksa dana dan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA).

Jika investasi di reksa dana, misalnya, otomatis kamu akan menyetorkan sejumlah uang pada manajer investasi.

Uang tersebut akan mereka kelola, seperti digunakan untuk membeli berbagai instrumen investasi sesuai dengan instruksi para nasabah. Mereka kemudian akan memberikan laporan secara rutin.

Contoh Perusahaan Sekuritas

Setelah mempelajari jenis-jenisnya, berikut beberapa contoh perusahaan sekuritas yang bisa kamu pelajari.

1. Ajaib

PT Ajaib Sekuritas Asia adalah salah satu perusahaan sekuritas yang memiliki izin PPE.

Jika kamu memang tidak ingin membeli saham yang baru IPO, Ajaib sudah cukup menjadi pilihan untuk membeli berbagai produk investasi.

Baca Juga :  Yuk, Ketahui Apa Itu Upah Minimum Provinsi (UMP) yang Jadi Landasan Gajimu!

Sebaliknya, bila ingin membeli saham-saham IPO, kamu perlu mencari perusahaan yang telah mengantongi izin PEE.

Perusahaan ini terbagi menjadi dua bisnis utama, yaitu Ajaib Sekuritas dan Ajaib Reksadana.

2. Sinarmas Sekuritas

Berbeda dengan Ajaib, Sinarmas Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas yang memiliki izin PPE dan juga PEE.

Melalui aplikasinya, SimInvest memungkinkan kamu untuk melakukan investasi saham hingga reksa dana.

Biaya transaksi yang dikenakan Sinarmas Sekuritas juga cukup rendah, yaitu sekitar 0,010% untuk transaksi beli dan 0,2% untuk transaksi jual.

3. Manulife Aset Manajemen Indonesia

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) merupakan salah satu manajer investasi terbesar di industri reksa dana dan pengelolaan dana di Indonesia.

Selain memiliki izin MI, MAMI juga telah mendapatkan izin sebagai penasihat investasi.

Beberapa produk investasi yang dapat kamu temui di MAMI di antaranya adalah:

  • reksa dana saham
  • reksa dana pasar uang
  • reksa dana campuran
  • reksa dana pendapatan tetap
Baca Juga: 12 Sekuritas Terbaik dan Tepercaya untuk Dukung Investasimu

Tips Memilih Perusahaan Sekuritas

Nah, sebagai investor pemula, penting bagimu untuk mengetahui kiat-kiat memilih perusahaan sekuritas yang tentunya aman. Berikut beberapa tipsnya untukmu.

1. Cari tahu izin usaha

Langkah pertama memilih perusahaan sekuritas yang aman adalah dengan memeriksa izin usaha mereka.

Pastikan perusahaan sudah mengantongi izin usaha dari OJK dan BEI.

Kamu dapat mengeceknya melalui laman BEI yang berisi daftar anggota bursa.

Selain itu, perusahaan juga biasanya mencantumkan nomor surat keputusan izin usaha mereka di website masing-masing. Kamu dapat langsung memeriksa kebenaran informasinya.

2. Ketahui modal kerja bersih perusahaan

Tak hanya perusahaan berizin, kamu juga pasti ingin melakukan investasi melalui perusahaan sekuritas yang punya kondisi finansial yang baik.

Baca Juga :  Itinerary: Definisi, Manfaat, Contoh, dan Langkah Membuatnya

Salah satu indikatornya adalah besaran modal kerja bersih yang dimiliki. Semakin tinggi, maka umumnya semakin sehat pula keadaan finansial mereka.

Informasi ini juga dapat kamu temukan di website BEI.

Poin ini bukanlah indikator utama, namun bisa jadi salah satu pertimbangan penting supaya kamu bisa mempercayakan uangmu dengan lebih tenang.

3. Baca ulasan konsumen

Upaya selanjutnya untuk menemukan perusahaan efek terbaik adalah membaca ulasan para konsumen dari berbagai sumber.

Mulai dari ulasan di Google Play Store, App Store, bahkan media sosial.

Cari tahu juga bagaimana cara brand merespons keluhan para penggunanya.

4. Bandingkan fee yang berlaku

Jika kamu ingin berinvestasi dengan biaya yang tidak terlalu mahal, cari perusahaan sekuritas yang menerapkan fee terjangkau.

Informasi biaya ini bisa kamu temukan di website dan aplikasi perusahaan.

Selain itu, pastikan juga untuk menggunakan aplikasi yang menurutmu paling mudah digunakan.

Baca Juga: Ikuti 6 Pertimbangan Memilih Perusahaan Sekuritas Ini agar Investasi Bisa Sukses

Intinya, perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang dapat memfasilitasi jual beli efek serta dapat membantu nasabah mengatur portofolionya.

Selain penjelasan di atas, ada banyak topik menarik lain seputar investasi yang bisa kamu baca.

Mulai dari pengertian investasi aktif dan pasif, value stock, hingga pertimbangan antara mulai investasi atau melunasi utang terlebih dahulu.

Dengan begitu, kamu bisa semakin perkaya pengetahuan terkait dunia investasi.

Tunggu apa lagi? Klik link ini sekarang juga untuk temukan kumpulan artikelnya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon