20 Pertanyaan Interview Sebagai Waiter dan Contoh Jawabannya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Ingin berkarier sebagai waiter? Kamu harus tahu pertanyaan interview melamar waiter yang sering ditanyakan dan contoh jawabannya, baik dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Tak perlu mencari ke mana-mana, sebab Glints sudah menyiapkan pertanyaannya untukmu.
Glints harap kamu bisa mempersiapkan diri menghadapi wawancara sebaik mungkin dengan pertanyaan dan jawaban yang diberikan.
Nah, kalau kamu sedang mencari peluang kerja sebagai waiter, yuk, cek lowongan terbarunya di aplikasi Glints!
Setiap lowongan yang kamu cari di aplikasi Glints sudah dilengkapi dengan informasi kisaran gaji, lho.
Misalnya, untuk posisi waiter, kamu bisa temukan berbagai lowongan dengan gaji mulai dari Rp2.000.000 – Rp4.000.000.
Ada juga fitur pencarian untuk menemukan loker yang paling sesuai dengan tingkat pendidikan dan lokasi tempat tinggalmu.
Tunggu apalagi? Yuk, klik tombol di bawah untuk download aplikasi Glints sekarang!
Untuk mempelajari 20 contoh pertanyaan yang umum ditanyakan dalam interview waiter, simak artikel Glints di bawah ini, ya!
Pertanyaan Interview Waiter dan Contoh Jawabannya
1. Apa alasan kamu memilih menjadi seorang waiter?
Pertanyaan ini biasanya diajukan untuk mengetahui alasan spesifik mengapa kamu tertarik dengan profesi ini.
Rekruter juga ingin memahami apa yang membuatmu nyaman dan termotivasi dalam menjalani pekerjaan sebagai waiter.
Untuk menjawabnya, jelaskan alasanmu dengan jujur dan fokus pada hal positif yang membuatmu tertarik pada posisi ini. Sampaikan pula apa yang kamu harapkan dari pekerjaan tersebut.
Berikut contoh jawaban yang bisa kamu sesuaikan.
Bahasa Indonesia:
“Dari dulu, saya memiliki ketertarikan pada industri kuliner dan dunia pelayanan. Saya percaya menjadi seorang waiter adalah peluang yang baik untuk mengasah keterampilan komunikasi dan pelayanan saya. Bertemu pelanggan dari berbagai latar belakang juga menjadi hal yang menarik dan memberikan pengalaman baru setiap harinya.”
Bahasa Inggris:
“I have always been interested in the culinary industry and the world of service. I believe that working as a waiter is a great opportunity to improve my communication and service skills. Meeting customers from diverse backgrounds is also an exciting experience that brings something new every day.“
2. Apa pengalaman kamu dengan layanan pelanggan dan bagaimana hubungannya dengan posisi ini?
Pertanyaan khusus pertama yang mungkin dilontarkan rekruter adalah menanyakan pengalamanmu yang berhubungan dengan industri pelayanan.
Saat menjawab pertanyaan ini, sebaiknya siapkan jawaban yang tidak tertera di CV-mu.
Pasalnya, rekruter pasti sudah melihat deskripsi pengalamanmu sebelum mengajak berdiskusi via wawancara.
Contoh jawaban yang bisa kamu gunakan misalnya seperti:
Bahasa Indonesia:
“Seperti yang tertera dalam CV saya, saya memiliki pengalaman dalam customer service dalam sebuah perusahaan teknologi. Di sana, saya harus merespons panggilan seperti pertanyaan dan keluhan pelanggan. Saya percaya pengalaman tersebut melatih saya untuk berkomunikasi secara efektif dan sopan dengan setiap orang yang saya temui.”
Bahasa Inggris:
“As stated in my CV, I have experience as a customer service in a technology company. There, I have to respond to calls such as questions and customer complaints. I believe that the experience has trained me to communicate effectively and politely with everyone I meet.“
3. Apakah kamu bisa membuat kopi menggunakan mesin kopi?
Dilansir dari Shoes for Crews Europe, biasanya tugas barista untuk membuat minuman, sebagai waiter atau waitress, kamu mungkin juga diminta untuk membantu membuat kopi atau teh.
Tak perlu ragu jika kamu belum memiliki pengalaman apapun. Kamu bisa memberikan kesan positif dengan menonjolkan antusiasme dan kemauan belajar.
Sebagai contoh, berikut jawaban yang bisa kamu berikan.
Bahasa Indonesia:
“Saya belum memiliki pengalaman bekerja sebagai barista, tetapi saya sangat tertarik untuk belajar dan siap mengikuti pelatihan untuk menguasai cara menggunakan mesin kopi dengan benar.”
Bahasa Inggris:
“I may not personally have experience working as a barista, but I’m really eager to learn and am open to training to master how to use the coffee machine properly.”
4. Saat kamu menangani keluhan pelanggan yang tidak puas atau marah, bagaimana situasinya dan apa yang kamu lakukan?
Salah satu hal yang akan menjadi tanggung jawab waiter dan waitress adalah menangani pelanggan yang tidak puas atau bahkan marah karena satu atau dua hal.
Untuk pertanyaan satu ini, menurut Indeed, harus ditunjukkan bahwa kamu bisa tetap tenang dan mengelola emosi walau mungkin kamu tidak berbuat salah.
Rekruter tentu akan mencari kandidat yang bersedia membantu orang walaupun ia terlihat kurang ramah.
Jadi, kamu bisa menjawab pertanyaan ini seperti:
Bahasa Indonesia:
“Saat berhadapan dengan keluhan pelanggan, saya akan tetap tenang, mengesampingkan emosi pribadi, dan coba memecahkan masalah sesuai prosedur. Saya pernah berhadapan dengan klien yang marah karena pesanannya tidak sampai.
Waktu itu, saya dengan tenang dan sesuai prosedur membantu dengan mencari informasi langsung ke kurir ekspedisi. Akhirnya, saya berhasil menemukan kurir yang bertanggung jawab dan segera mengantarkan pesanan tersebut.”
Bahasa Inggris:
“When dealing with customer complaints, I will stay calm, put aside personal emotions, and try to solve problems according to the procedure.
I once faced an angry client because his order didn’t arrive on time. I followed the procedure by seeking information directly from the shipper. In the end I managed to find the responsible courier to immediately delivered the order.”
5. Bagaimana caramu memastikan pelanggan merasa diterima dan diperhatikan saat masuk ke restoran?
Pertanyaan ini biasanya diajukan untuk melihat kemampuanmu dalam menciptakan kesan pertama yang baik.
Di sini, rekruter ingin tahu bagaimana kamu menyambut dan melayani pelanggan dengan penuh perhatian sejak awal.
Untuk menjawab pertanyaan interview waiter ini, lihat contoh jawabannya dalam bahasa Indonesia dan Inggris di bawah ini.
Bahasa Indonesia:
6. Bagaimana cara kamu menghadapi kritik atau feedback negatif dari pelanggan?
Selain keluhan pelanggan, kamu mungkin juga akan mendapatkan pertanyaan mengenai kritik dan feedback negatif.
Umumnya, pertanyaan ini muncul dalam interview untuk menilai bagaimana sikapmu ketika menghadapi situasi sulit.
Rekruter ingin memastikan bahwa kamu adalah orang yang terbuka terhadap kritik, dapat mengelola emosi, dan mau terus belajar dari pengalaman.
“Saya melihat kritik dan feedback negatif sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas diri. Saya akan mendengarkan masukan tersebut dengan sikap terbuka dan belajar dari pengalaman tersebut.
Jika diperlukan, saya juga siap meminta maaf dan segera mengambil langkah untuk memperbaiki kekurangan yang ada.”
Bahasa Inggris:
“I see criticism and negative feedback as opportunities to improve myself. I will listen to the input with an open mind and learn from the experience. If necessary, I am also willing to apologize and take immediate steps to address any shortcomings.”
7. Bagaimana kamu tetap teratur saat menerima banyak pesanan sekaligus?
Situasi lain yang pasti akan dihadapi waiter adalah menerima banyak pesanan dalam waktu singkat.
Rekruter biasanya ingin melihat apakah kandidat memiliki kemampuan manajemen dan multitasking yang baik saat berada di situasi ramai pelanggan.
Menurut Fliptable, jawaban yang baik adalah menjelaskan pengalaman spesifik dalam situasi serupa, misalnya:
Bahasa Indonesia:
“Saya dapat mengelola pesanan dalam jumlah banyak sekaligus. Saya akan tetap tenang dan menulis secara spesifik setiap pesanan dan preferensi yang dimiliki pelanggan.
Untuk mempersingkat waktu, biasanya saya menulis dengan kode singkat saya tersendiri untuk masing-masing pesanan.”
Bahasa Inggris:
“I can manage a large number of orders at once. I’ll stay calm and write down the specifics of each order and the customer’s preferences. To save time, I usually write my own short codes for each type of order.”
9. Mengapa kamu ingin bekerja di tempat ini?
Pertanyaan mengenai tempat kerja memang sudah menjadi pertanyaan interview andalan saat melamar sebagai waiter atau waitress.
Tentu, untuk bisa menjawab pertanyaan ini dengan baik, kamu harus melakukan riset sebelum wawancara.
Kamu bisa sebutkan keunggulan dari restoran atau tempat kerja yang kamu lamar, misalnya reputasi, makanan yang enak atau mungkin manajemen yang baik.
Bahasa Indonesia:
“Saya sangat menyukai pelayanan yang diberikan oleh restoran ini. Saya juga mendengar banyak respon positif dari orang terdekat saya bahwa perusahaan ini memiliki pelayanan yang baik. Oleh karena itu, saya sangat tertarik untuk bekerja di sini.”
Bahasa Inggris:
“I really like the service provided by this restaurant. I also heard a lot of positive responses from people closest to me that this company has good service. Therefore, I am very interested in working here.“
Sambil mempersiapkan jawaban interview yang tepat, yuk, temukan pekerjaan impian melalui aplikasi Glints!
Di aplikasi Glints, tersedia berbagai filter pencarian yang bisa kamu sesuaikan dengan kriteriamu.
Kamu bisa langsung cari lowongan di kota yang kamu inginkan dan berdasarkan tingkat pendidikan yang kamu miliki.
Mudah, kan? Segera mulai perjalananmu, yuk!
Ada berbagai posisi waiter menantimu dengan peluang gaji menarik, mulai dari Rp2.000.000 hingga Rp4.000.000.
Klik tombol di bawah untuk download aplikasinya sekarang!
10. Adakah cara khusus yang kamu gunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan agar mereka merasa puas dan berkesan?
11. Strategi dan pola pikir seperti apa yang dibutuhkan untuk peran ini?
Pertanyaan interview waiter satu ini cukup unik dan merangkai jawabannya dalam bahasa Inggris akan sedikit lebih sulit.
Jawaban yang paling baik untuk pertanyaan ini adalah pola pikir yang mengutamakan pelanggan saat bekerja atau customer-centric.
Tentu kamu pernah mendengar kata-kata seperti “pembeli atau pelanggan adalah raja”. Di tempat makan, hal tersebut juga berlaku.
Dilansir Project Pratical kamu bisa memberi jawaban seperti contoh berikut:
Bahasa Indonesia:
“Saya percaya pola pikir yang paling penting dimiliki adalah mengutamakan pelanggan atau pengunjung. Sebagai pelayan, kita bekerja melayani orang lain yang memiliki latar belakang beragam. Kita harus memastikan bahwa setiap pelanggan bisa mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa dihargai.”
Bahasa Inggris:
“I believe the most important mindset to have is to put customers or visitors first. As waiters, we work to serve people from diverse backgrounds. We have to make sure that every customer can get the best service and feel respected.”
12. Bagaimana kamu menggunakan upselling dan suggestive selling untuk membuat pelanggan lebih puas dan meningkatkan penjualan?
Dilansir dari Oyster Link, umumnya pertanyaan ini diajukan jika kamu sudah berpengalaman.
Di sini, rekruter ingin menilai kemampuanmu dalam meningkatkan penjualan sambil memastikan pengalaman pelanggan tetap menyenangkan.
Teknik upselling dan suggestive selling bisa membantu meningkatkan pendapatan dan kepuasan pelanggan jika diterapkan dengan tepat.
Untuk menjawab pertanyaan ini, jelaskan bagaimana kamu menawarkan produk tambahan yang sesuai dengan selera pelanggan untuk membuat mereka merasa lebih puas.
Bahasa Indonesia:
13. Bagaimana kamu tetap termotivasi dalam pekerjaan kamu?
Motivasi kerja juga menjadi hal yang bisa ditanyakan rekruter. Ia ingin tahu mengapa kamu tertarik dan memutuskan untuk terjun ke bidang pelayanan.
Tipsnya untuk pertanyaan ini, cukup jawab saja sejujurnya apa yang kamu sukai dari pekerjaan ini.
Misalnya, kamu bisa menggunakan kalimat:
Bahasa Indonesia:
“Saya sangat senang belajar hal baru dan saya merasa bisa belajar dan meningkatkan skill lain di tempat ini. Saya juga mendapatkan kesenangan tersendiri saat melihat orang lain tersenyum puas jika berhasil melayani mereka dengan baik.”
Bahasa Inggris:
“I really enjoy learning new things and I feel I can learn and improve other skills in this place. I also get my own pleasure when I see other people smile with satisfaction when I succeed in serving them well.“
15. Mengapa kamu merasa bisa menjadi tambahan anggota yang baik untuk tim kami?
Di sini, rekruter ingin tahu apakah kamu dapat bekerja dengan baik dalam tim dan bisa berkontribusi besar.
Gunakanlah kesempatan ini untuk menceritakan apa kelebihanmu sehingga kamu merupakan kandidat yang cocok.
Jawablah pertanyaan ini dengan percaya diri dan gunakanlah kalimat yang pasti seperti:
Bahasa Indonesia:
“Saya memiliki pengalaman customer service yang cukup banyak sehingga bisa berkontribusi besar dan mungkin mengajarkan satu atau dua hal untuk anggota lain. Saya juga sangat percaya diri dengan kemampuan kepemimpinan saya. Oleh karena itu, saya percaya saya bisa memimpin tim atau menggantikan posisi pemimpin jika diperlukan.”
Bahasa Inggris:
“I have quite a lot of customer service experience so I can contribute and maybe teach a thing or two to the other members. I am also very confident in my leadership abilities. Therefore, I believe I can lead the team or replace the leader position if needed“
16. Apa yang kamu sukai dan tidak sukai saat menjadi waiter atau waitress?
Pertanyaan satu ini mungkin terlihat menjebak dan tidak diduga oleh kandidat.
SFC Europe menyarankan agar kamu menjawab sejujur mungkin dan tunjukkan bahwa kamu tertarik di bidang pelayanan.
Jawaban yang baik untuk pertanyaan ini adalah:
Bahasa Indonesia:
“Bidang pelayanan mengajari saya untuk belajar mengenal orang yang berbeda latar belakang dan memberikan kesempatan untuk mandiri. Oleh karena itu, saya sangat suka bekerja sebagai waiter.
Hal yang mungkin tidak saya sukai saat bekerja adalah saat harus melayani pelanggan yang tidak menghargai orang lain. Walaupun begitu, saya harus tetap profesional dan mengesampingkan emosi pribadi.”
Bahasa Inggris:
“The field of service taught me to learn to get to know people from different backgrounds and gave me the opportunity to be independent.
Therefore, I really like working as a waiter. What I might not like at work is when I have to serve customers who don’t respect other people. Even so, I have to stay professional and put aside my personal emotions.“
17. Pernahkah kamu mengalami konflik dengan rekan kerja dan bagaimana cara kamu menyelesaikannya?
Pertanyaan ini menguji kemampuan kamu dalam menyelesaikan konflik dan bekerja dalam tim.
Kemampuan komunikasi yang baik dan pendekatan yang kolaboratif sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini.
Bahasa Indonesia:
“Ya, saya pernah mengalami konflik kecil dengan rekan kerja terkait pembagian tugas. Kami menyelesaikannya dengan membicarakan masalah tersebut secara terbuka, saling memaafkan, dan menemukan solusi yang menguntungkan keduanya.”
Demikian informasi dari Glints mengenai pertanyaan interview waiter dan jawabannya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kamu yang ingin memulai karier sebagai waiter.
