10 Cara Menjawab Pertanyaan Interview tentang Bos yang Ideal
Ditulis oleh : Humaira Aliya
Kesulitan menjawab pertanyaan interview tentang kriteria bos yang ideal untukmu?
Pihak HRD bisa saja menanyakan topik ini dalam beragam variasi pertanyaan, seperti, “Apa yang kamu cari dari seorang atasan? Bagaimana kamu ingin diatur oleh atasan? Gambarkan bagaimana bos yang ideal menurutmu”, dan sebagainya.
Kalau diberi pertanyaan ini, tidak perlu bingung.
Glints sudah menyiapkan cara menjawab agar wawancara kerjamu jadi lebih lancar.
Yuk, simak lebih lanjut untuk mengetahui apa saja caranya!
1. Cari tahu tentang struktur perusahaan
Sebelum menjawab pertanyaan mengenai kriteria bos ideal, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah riset dan cari tahu bagaimana relasi antara bos dan karyawan di perusahaan tersebut.
Telusuri seperti apakah company culture perusahaan tersebut, bagaimana strukturnya, apakah posisi yang kamu lamar membutuhkanmu untuk bekerja sendiri atau tidak, dan lainnya.
Posisi yang dilamar mengharuskanmu untuk kerja secara mandiri? Coba jawab bahwa kriteria bos ideal menurutmu adalah yang tidak me-micromanage setiap pekerjaan karyawannya.
Kalau memang pekerjaannya membutuhkan kerja sama tim, kamu bisa menjawab kriteria bos yang ideal adalah yang memiliki kemampuan leadership, komunikasi, dan organisasi yang baik.
Kedua jawaban ini cukup aman, karena memang sesuai dengan ketentuan posisi yang kamu lamar.
2. Jawab dengan singkat, padat, dan jelas
Cara menjawab pertanyaan interview mengenai kriteria bos ideal, usahakan untuk menjawab dengan singkat, padat, dan jelas.
Misalnya, kriteria bos ideal menurutmu adalah orang yang selalu memperhatikan kerja 24/7, bisa dihubungi setiap saat, dan memberikan perhatian penuh pada semua karyawannya.
Kriteria ini cukup tidak realistis, karena bos juga memiliki job desc lain selain mengurus bawahannya saja.
Intinya, coba jawab sepadat mungkin agar kamu tidak jadi meracau.
3. Beri jawaban yang seimbang
Apa maksud jawaban yang seimbang?
Untuk menjawab pertanyaan interview seputar kriteria bos ideal, kamu harus menyeimbangkan antara kemampuanmu bekerja sendiri dan juga di bawah pengawasan atasan.
Dilansir dari The Balance Careers, tentu kamu tidak ingin terlihat seperti butuh terlalu banyak perhatian atau tidak butuh atasan sama sekali.
Kamu bisa coba menjawab seperti ini;
Bahasa Indonesia
Saya bisa bekerja secara mandiri dan tidak membutuhkan pengawasan ekstra. Meskipun begitu, saya tetap membutuhkan atasan yang komunikatif agar pekerjaan jadi lebih lancar.
Bahasa Inggris
I can work independently and I don’t need extra supervision. However, I still need a communicative supervisor so I can work smoothly.
Jawaban ini menunjukkan bahwa kamu adalah karyawan yang mandiri, tetapi tetap nyaman mendapatkan arahan dari atasan.
Intinya, sesuaikan dengan kemampuanmu dan kira-kira bos seperti apa yang dibutuhkan untuk posisi yang sedang kamu lamar.
4. Tunjukkan fleksibilitas
Melansir The Muse, beri contoh mengenai pengalamanmu dengan bos di kantor sebelumnya.
Gambarkan bagaimana gaya kepemimpinan mereka, apa yang kamu suka, dan bagaimana kamu bekerja dengan bos tersebut.
Coba jawab dengan contoh sebagai berikut.
Bahasa Indonesia
Saya pernah bekerja di bawah bos dengan gaya kepemimpinan berbeda. Ada yang hands on memberikan instruksi langsung, ada yang hanya mengawasi saja. Saya bisa bekerja dengan baik di bawah dua tipe kepemimpinan tersebut.
Bahasa Inggris
I have worked with bosses who have different leadership styles. Some use hands-on approach to give instruction directly, some only supervise. I can work well under those two leadership styles.
Dengan menjawab seperti itu, kamu menunjukkan kemampuanmu beradaptasi dengan berbagai macam tipe bos.
HRD yang mewawancaraimu juga akan melihat bahwa kamu cukup fleksibel untuk bekerja di bawah bos dengan tipe kepemimpinan yang berbeda.
5. Berkaca pada pengalaman sebelumnya
Cara lain untuk menjawab pertanyaan interview ini adalah dengan berkaca pada pengalamanmu sebelumnya.
Lakukan evaluasi diri untuk mencari tahu apakah gaya kepemimpinan dan manajemen mereka berperan efektif terhadap kesuksesanmu.
Beri tahu hal-hal positif dari atasanmu sebelumnya dan apa saja yang bisa ditingkatkan darinya.
6. Fokus pada satu atau dua orang atasan saja
Ketika kamu sedang berkaca pada pengalamanmu sebelumnya, pastikan juga untuk fokus hanya pada satu atau dua orang atasan saja.
Jika kamu terlalu banyak menyebutkan mantan atasan dalam jawabanmu, hal tersebut membuatmu terlihat seperti “kutu loncat”.
Tentunya, hal tersebut membuat pihak pewawancara memiliki pandangan negatif terhadapmu.
7. Tetap jawab serealistis mungkin
Indeed mengatakan bahwa salah satu cara menjawab pertanyaan interview tentang bos ideal adalah menjawabnya serealistis mungkin.
Sehingga, beri tahu pihak pewawancara ekspektasimu yang masuk akal seputar bos idealmu. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna.
Ketika menjawab pertanyaan ini, ada baiknya untuk mengingat beberapa hal berikut;
- bahwa kamu paham atasanmu memiliki banyak hal yang harus dikerjakan
- bahwa kamu paham atasanmu mencoba menyeimbangkan pekerjaannya dengan tugas kepemimpinannya
8. Jawab dengan jujur
Jawablah pertanyaan wawancara tentang bos ideal secara jujur.
Karena, rekruter atau interviewer bisa tahu apakah kamu menjawab pertanyaan mereka dengan jujur atau tidak.
Tentu, ketika mereka mengetahui bahwa dirimu berbohong, bukan tidak mungkin kamu akan dicoret dan tidak lolos ke tahap selanjutnya.
9. Jangan berlebihan ketika menjawabnya
Cara lain untuk menjawab pertanyaan interview tentang bos ideal adalah dengan tidak berlebihan ketika menjawabnya.
Sehingga, hindari menjawab pertanyaan ini secara bertele-tele. Karena, hal tersebut mengurangi risiko kamu menyebutkan hal yang tidak-tidak.
Di sisi lain, ada baiknya kamu juga tidak menjawab pertanyaan ini dengan singkat, seperti sepatah atau dua patah kata saja.
Karena, hal tersebut memberi kesan bahwa kamu tidak tertarik mengikuti interview kerja. Tentu, kamu pun akan langsung dicoret dari calon karyawan mereka.
10. Jangan kritisi atasan sebelumnya
Menjawab pertanyaan tentang bos ideal terkadang membuatmu secara tidak langsung ingin mengkritik atasan-atasan sebelumnya. Namun, hal tersebut bukanlah hal yang bijak.
Jika kamu memberi kritikan seputar atasan ketika menjawab pertanyaan ini, hal tersebut membuatmu terlihat sebagai seorang pekerja yang bermasalah.
Sehingga pastikan jawabanmu fokus pada bagaimana kamu bisa mencapai kesuksesan di lingkungan kerja yang sulit atau saat bekerja di bawah gaya kepemimpinan yang berbeda-beda.
Tekankan juga jawabanmu pada kualitas yang kamu cari dari seorang bos ideal, bukan hal-hal yang tidak disukai olehmu.
Itu dia berbagai macam tips yang bisa diikuti jika mendapat pertanyaan interview tentang kriteria bos ideal menurutmu. Semoga berguna untuk interview-mu di masa depan, ya!
Tips tersebut sangat berguna saat kamu sedang interview kerja. Nah, tentu, pertanyaan ini hanyalah satu dari sekian banyak yang harus kamu jawab saat sedang wawancara kerja.
Untuk bisa menjawabnya dengan lancar, kamu bisa menyiapkan diri terlebih dulu dengan baca kumpulan artikel seputar pertanyaan interview di Glints Blog.
Kamu cukup klik di sini untuk menyiapkan dirimu menghadapi wawancara kerja, lho. Yuk, klik sekarang!
