×

10 Pertanyaan Menjebak Saat Interview

April 24, 2019 | No Comments

Interview merupakan salah satu tahap yang sangat menentukan kamu untuk masuk ke dalam perusahaan impianmu.

Salah-salah menjawab, malah kamu gagal dan bisa tidak dipanggil lagi untuk melanjutkan tahap selanjutnya.

Baca Juga: Menjawab Pertanyaan “Apa yang Kamu Lakukan?” dalam Karier

Pernahkah kamu merasa jika sering melakukan interview tapi tidak ada satupun yang ‘nyangkut’?

Mungkin kamu belum menemukan loophole akan pertanyaan-pertanyaan interview yang ternyata menjebak dan membuatmu gagal di tengah jalan.

Sebenarnya, apa saja sih pertanyaan menjebak dalam interview?

Baca Juga: Pertanyaan Untuk Diri Sendiri Sebelum Kamu Menerima Pekerjaan

Pertanyaan menjebak #1: “Bisakah kamu ceritakan tentang dirimu?”

Nah pertanyaan ini biasanya muncul mungkin pertama kali saat kamu duduk.

Biasanya kamu akan menjawab apa sih? Menceritakan dirimu mulai dari sekolah sampai tinggal di mana? Kegiatan yang kamu lakukan saat ini? Big no!

Jika kamu mendapat pertanyaan ini lagi coba jangan terlalu fokus dengan kehidupan pribadimu, karena sang interviewer sebenarnya ingin mendengar highlight dari pencapaian yang sudah kamu raih dalam dunia karir.

Ingat, jaga jawabanmu tetap profesional ya.

Pertanyaan menjebak #2: “Bagaimana kamu mendeskripsikan dirimu dalam 1 kata?”

Pasti di antara kalian pernah bingung kan jika ditanya hal ini?

Jika kamu mendpapat pertanyaan ini kamu jangan panik, jawablah dengan tenang dan sesuaikan dengan posisi yang kamu lamar serta budaya dari perusahaan.

Lynn Taylor, seorang career expert menjelaskan bahawa pertanyaan ini bertujuan untuk mengenal personality dari para kandidat dan mereka ingin melihat berapa besar kepercayaan diri para kandidat.

Apakah mereka cocok untuk fit in dalam budaya perusahaan?

Apakah mereka cocok dalam posisi yang akan diisi? So, jawablah dengan attitude yang positif, percaya diri namun tidak sombong.

Pertanyaan menjebak #3: “Mengapa kamu ingin meninggalkan pekerjaan lamamu?”

Ketika datang dalam pembahasan pekerjaanmu saat ini, jangan sampai kamu mengeluarkan statement negatif.

Jangan sampai kamu menjelek-jelekkan kantor yang di mana kamu bekerja, karena sudah pasti kamu akan langsung gagal untuk bekerja di perusahaan impianmu.

Jawablah pertanyaan ini dengan jawaban yang fokus terhadap dirimu berkembang di perusahaan yang kamu lamar, seperti: bagaimana kamu akan berkembang di sana, bagaimana keinginanmu untuk mengisi posisi yang kamu lamar, dan jawaban-jawaban yang bermanfaat bagi perkembangan perusahaan yang kamu lamar.

Pertanyaan menjebak #4: “Bisakah kamu menyebutkan kekurangan dan kelebihanmu?”

Pertanyaan klasik seperti ini pasti selalu ditanyakan dalam tiap interview dan kamu pasti juga tidak asing kan dengan pertanyaan ini.

Jawaban “kelemahan saya dapat menjadikan kekuatan saya” sudah so-last-year banget dan malah akan membuatmu dicoret dari list karena tidak memberikan point dari pertanyaan tersebut.

Jika kamu menerima jawaban ini, lebih baik kamu menjawabnya dengan jujur dan fokus menjawab kekuranganmu, namun tetap jelaskan bahwa kamu memiliki solusi untuk mengatasinya.

Jelaskan juga langkah-langkah apa saja yang kamu ambil untuk berkembang di dunia karir.

Pertanyaan menjebak #5: “Mengapa kamu ingin bekerja di sini?”

Jika pertanyaan jebakan ini dilontarkan, inilah kesempatan kamu untuk menunjukkan betapa niatnya kamu mencari informasi mengenai perusahaan yang kamu lamar.

Jelaskan juga alasan-alasan mengapa dirimu menjadi kandidat yang paling cocok dengan kebutuhan perusahaan.

Mengapa sih para interviewee melontarkan pertanyaan ini?

Mereka ingin tahu seberapa besar keinginan kamu mendapatkan pekerjaan ini, attitude kamu, adakah kontribusi spesifik yang dapat kamu berikan kepada perusahaan, dan yang paling terpenting apakah kamu paham dengan visi-misi yang dimiliki oleh perusahaan yang kamu lamar.

pertanyaan menjebak

Sumber: medium.com

Pertanyaan menjebak #6: “Bagaimana cara kamu mengatasi stress?”

Sebenarnya, apa sih hubungan pertanyaan ini dengan lamaran pekerjaan?

Untuk menjawabnya fokuskan taktikmu dalam mengatasi stress yang akan kamu lakukan di dalam kantor.

Seperti contohnya jika kamu stress akan deadline yang tiada habisnya dan pada akhirnya bingung untuk menyelesaikan yang mana terlebih dahulu, kamu akan mencatatnya dengan sticky notes secara berurutan sehingga jika satu pekerjaan selesai, kamu dapat mencabutnya secara begantian.

Dengan begitu kamu akan lebih mudah untuk mengerjakan urutan pekerjaan yang akan diselesaikan.

Nah, dari contoh tersebut, kamu bisa menjelaskannya dengan caramu sendiri karena masing-masing orang memiliki keunikannya tersendiri dalam mengatasi stress.

Pertanyaan menjebak #7: “Apa yang paling kamu banggakan dalam karirmu?”

Sebenarnya, perekrut sudah bisa membacanya semua prestasimu dalam CV yang sudah kamu edit sedemikian rupa.

Namun, perekrut ingin melihat juga apakah kamu benar-benar meraih prestasi tesebut?

Apakah kamu hanya menuliskannya demi kepentingan CV yang menarik?

Untuk membuktikannya, jawablah pertanyaan ini dengan percaya diri dan penuh semangat.

Cara penyampaian ceritamu ini yang akan dinilai eberapa besar sih dedikasi dan passionmu di pekerjaan yang sedang kamu jalankan.

Jangan malu-malu juga untuk memperlihatkan ekspresimu karena kamu memang layak untuk memakerkan hasil kerja kerasmu!

Pertanyaan menjebak #8: “Bagaimana caramu memprioritaskan sebuah pekerjaan”

Dalam dunia rekrut-merekrut, pastinya perusahaan akan lebih tertarik dengan kandidat yang dapat melakukan multitasking demi produktivitas.

Banyak pekerjaan yang harus dikerjakan secara bersamaan apalagi jika memiliki deadline yang sama.

Nah, biasanya pertanyaan ini akan dilontarkan para perekrut untuk mengetahui bagaimana kamu menyelesaikan permasalahan seperti ini, manakah yang kamu prioritaskan terlebih dahulu?

Jawablah dengan respon yang positif dan juga jelaskan secara perlahan dan logis dari pertanyaan ini.

Jelaskan bahwa kedua pekerjaan ini sama-sama penting sekaligus jelaskan alasanmu mengapa ada salah satu yang harus dipriorotaskan.

Pertanyaan menjebak #9: “Bagaimana cara perusahaan membuatmu bertahan?”

Pertanyaan ini mungkin mirip dengan pertanyaan “mengapa kamu ingin meninggalkan pekerjaanmu?”.

Selain pertanyaannya yang mirip, cara menjawabnya pun juga mirip-mirip, lho!

Fokuslah menjawab pertanyaan ini dengan harapan-harapan di posisi yang kamu lamar dibandingkan dengan membicarakan kekuranganmu di perusahaan tempatmu sedang bekerja.

Dengan begitu, kamu akan dinilai sebagai seseorang yang driven and goal-oriented.

Pertanyaan menjebak #10: “Rekan kerja dan atasan seperti apa yang dapat membantu kesuksesan dirimu?”

Pertanyaan menjebak terakhir yang bisa kamu dapatkan saat interview adalah pertanyaan yang mempertanyakan seputar rekan kerja dan atasan.

Jika kamu mendapatkan pertanyaan ini, jawablah dengan santai dan tenang. Jangan sampai kamu menjawab dengan menjelekkan rekan kerja atau bahkan atasan.

Pertanyaan ini bertujuan untuk menilai kandidat apakah mereka dapat bekerja sama dengan tim?

Apakah mereka pernah memiliki konflik dengan rekan kerja?

Bagaimana karakter mu saat bekerjasama dengan tim?

Jadi, arahkanlah jawabanmu tetap positif tanpa menjelek-jelekkan orang lain.

Nah itu dia 10 pertanyaan menjebak saat interview yang sangat sering dilontarkan.

Baca Juga: Belum Punya Tujuan Bekerja? Yuk Jawab Pertanyaan Berikut Ini!

Nah, sekarang kamu setuju dong jika proses interview ini sebenarnya tidak menyeramkan jika kamu sudah memiliki taktik dalam menjawab pertanyaan?

Selain diharsukan mempersiapkan jawaban sebaik-baiknya, apalagi sih yang harus dipersiapkan dalam proses interview kerja?

Baca Juga: 8 Pertanyaan Wawancara Kerja untuk Menilai Kepribadianmu  

Yuk, cari jawabannya di blog Glints dan juga cari tahu perusahaan apa saja yang sedang membuka kesempatan bagi kamu yang sedang mencari kerja dengan sign up di sini.

Scroll Up