×

Ingin Jadi HRD? Apa Saja Sih Tugas HRD?

October 8, 2018 | No Comments

tugas HRD

Tugas HRD Apa saja sih yang harus dipenuhi agar kamu bisa di-cap sebagai HRD yang memiliki performa baik? apakah kamu sedang berfikir bagaimana caranya untuk menjadi seorang HRD tersebut? Atau mungkin kamu juga merasa kebingungan apa saja sih tanggung jawab dan tugas HRD itu?

Dalam artikel ini, kamu akan mendapatkan informasi lengkap mengenai apa saja tugas HRD yang perlu kamu ketahui, mulai dari rekrutmen, hingga pengembangan karyawan. Namun, Sebelum kamu mengetahui tentang pertanyaan-pertanyaan di atas ada baiknya simak dulu pembahasan berikut ini.

HRD merupakan singkatan dari (Human Resources Development), yang diartikan sebagai manajemen sumber daya manusia, sumber daya manusia (karyawan) adalah salah satu aset yang sangat penting dalam sebuah perusahaan, sehingga dibutuhkan seseorang atau devisi yang bertugas untuk mengatur karyawan tersebut, yang mengatur dalam hal ini adalah dibutuhkan seorang HRD.

Terkadang HRD disebut juga dengan personalia namun ada juga perusahaan yang personalianya tidak sama dengan HRD dalam hal tanggung jawab dalam pekerjaannya, biasanya ruang lingkup personalia lebih sedikit dibanding dengan HRD, personalia lebih kepada pengelolaan SDM yang bersifat administratif, contoh database seorang karyawan, payroll, Absensi, filling dokumen, rekrutmen karyawan dan sebagainya,

Sedangkan HRD memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibanding dengan personalia, contohnya Training, General Affair, Rekruitment dan seleksi, HR Planning, Career Development, SOP dan lain sebagainya.

Baca Juga: 5 Kemampuan Soft Skill dan Teknis yang Akan Mengesankan HRD

Ingin Jadi HRD? Apa Saja Sih Tugas HRD?

Lalu yang menjadi pertanyaan; Siapa yang pantas atau bisa menjadi seorang HRD?

Jika melihat dari kriteria pada berbagai lowongan kerja, HRD setidaknya adalah lulusan D3 manajemen atau psikologi, namun rata-rata perusahaan yang menerima seorang HRD adalah S1 atau S2 dari jurusan Psikologi, karena dalam proses psikotes rekruitmen hanya bisa dilakukan oleh mahasiswa jurusan psikologi.

Namun beberapa perusahaan saat ini mulai menggunakan kriteria penerimaan HRD dari semua jurusan, bahkan juga menerima untuk lulusan SMA, oleh sebab itu standar seperti apa yang ditetapkan perusahaan dalama menerima HRD ini?

Apakah semua bisa jadi HRD?

HRD adalah salah satu posisi yang sentral dalam sebuah perusahaan, karena tugasnya adalah menerapkan kebijakan, peraturan, dan strategi perusahaan untuk karyawan, dan menjaga hubungan yang baik antara karyawan dengan perusahaan. Hal ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar bagi seorang HRD,

Lulusan SMA bisa saja menjadi seorang HRD jika sudah memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola karyawan, tentunya bukan menjadi masalah ketika lulusan SMA diangkat menjadi HRD atau Personalia jika memang mampu untuk melakukan seluruh tanggung jawab yang diberikan, namun masalahnya adalah ketika ada proses psikotes akan sangat kesulitan dalam proses rekruitmen,

Namun, jangan khawatir masalah ini bisa diatasi dengan biro Psikologi, biasanya HRD yang bukan dari jurusan psikologi akan meminta bantuan dari biro psikologi ini. Jadi mudah bukan jalan kamu menuju cita-cita menjadi seorang HRD.

4 Tugas HRD yang Penting Kamu Ketahui

Sebelum kamu bercita-cita menjadi HRD alangkah baiknya ketahui dulu tanggung jawab dan tugas HRD, berikut ini adalah tugas pokok HRD dan penjelasannya:

Tugas HRD #1: Rekrutmen karyawan baru

Rekrutmen merupakan proses mencari dan memilih karyawan potensial yang sesuai kualifikasi kebutuhan akan posisi tertentu dalam perusahaan, tujuan dari proses ini adalah untuk mencari kadidat yang potensial, sebelum memulai proses ini, perusahaan harus memiliki perencanaan karyawan yang baik dan mengkategorikan karyawan yang dibutuhkan perusahaan, memprediksi kebutuhan tergantung pada budget tahunan perusahaan dan juga tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Proses seleksi ini sangat penting untuk perusahaan.

Proses rekrutmen karyawan akan menjadi sangat berkualitas jika sebelum kamu sudah mengetahui dengan baik apa visi misi perusahaan. Sehingga, calon karyawan yang akan direkrut akan selalu kamu prioritaskan yang sesuai dengan visi misi perusahaan.

Lalu, bagaimana tips untuk membuat proses rekrutmen karyawan agar mendapatkan talenta yang baik? Berikut jawabannya:

  1. Pahami kebutuhan perusahaan
  2. Jelaskan secara rinci job description-nya
  3. Pahami kebutuhan talenta yang diinginkan, skill praktek atau komunikasi
  4. Lakukan wawancara
  5. Jalin komunikasi yang baik dengan kandidat
  6. Tentukan indikator kesuksesannya
  7. Berikan pengalaman kandidat yang positif
  8. Pilih kandidat yang memiliki pengalaman positif

Tentu, ini bukanlah langkah-langkah yang mutlak harus dilakukan oleh seorang HRD. Setidaknya, bisa digunakan sebagai acuan untuk kamu belajar.

Tugas HRD #2: Orientasi

Kebanyakan perusahaan tidak menyediakan orientasi yang lengkap bagi karyawannya, ini adalah langkah dasar dalam membantu karyawan baru menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaannya, memberikan pengenalan yang intensif pada karyawan adalah salah satu tugas HRD, Tugas ini untuk membantu karyawan baru untuk mengenal tugas dan tanggungjawab pekerjaannya, fungsi departemen dan hubungan antar posisi dengan posisi lainnya dalam sebuah perusahaan, karyawan baru harus mendapat kejelasan yang dapat membuatnya berperan aktif di perusahaan.

Terlihat tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan sebagai seorang HRD. Akan tetapi, inilah kenyataan yang harus ditanggung ketika kamu benar bercita-cita untuk meraihnya. Entah kamu pria ataupun wanita. Karena, kualitas kualitas wanita karier tidak menutup kemungkinan mampu mengejar kualitas karier seorang pria.

Tugas HRD #3: Menciptakan kondisi kerja yang aman dan kondusif

Menciptakan dan membuat kondisi kerja yang kondusif sehingga karyawan menyukai lingkungan tempat kerja mereka adalah tanggungjawab HRD, memotivasi karyawan yang tidak berkontribusi dalam pencapaian tujuan perusahaan adalah juga termasuk tugas HRD. HRD harus memiliki sistem untuk menyediakan manfaat finansial mau pun non finansial bagi karyawan perusahaan, kesejahteraan karyawan akan sangat mendukung kepuasan dalam bekerja.

Oleh sebab itu, pekerjaan HRD menuntut seseorang untuk mampu mengerjakan analisis laporan keuangan perusahaan sekecil apapun itu.

Kondisi kerja yang kondusif sebenarnya dapat ditempuh melalui peraturan perusahaan. Tentunya, peraturan yang saling menguntungkan, atau kata lainnya kebijakan yang bijak. Dimana, setiap peraturan tersebut akan memberikan nilai positif bagi karyawan, dan bagi perusahaan.

Tugas HRD #4: Pengembangan dan Training Karyawan

Proses pengembangan dan training merupakan tugas pokok yang tidak bisa diabaikan atau dianggap enteng oleh HRD, dalam HRD terdapat huruf D yang berarti Development atau pengembangan, ini berarti HRD berfungsi tidak hannya secara langsung dalam perusahaan, mengelola karyawan secara tidak langsung dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah peran seorang HRD, harus memberikan edukasi dan training untuk meningkatkan keahlian karyawan baru.

Baca Juga: Apa Itu Perencanaan SDM dan Bagaimana Sistemnya?

Demikian artikel tentang pengertian HRD dan tanggungjawab atau tugas HRD, semoga memberikan wawasan baru untuk kamu yang bercita-cita untuk menjadi HRD. Jangan pernah lupa untuk selalu memotivasi diri kamu untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik, mulai dari kebiasaan bangun pagi dengan semangat,

mengatur waktu sebaik mungkin untuk belajar sambil mencari lowongan pekerjaan HRD yang tepat. Sudah tidak sabar untuk menjadi HRD? Temukan berbagi informasi lowongan pekerjaan sebagai HRD dengan gaji yang menarik melalui Glints. Sign up disini sekarang juga, Gratis!

YOU MAY ALSO LIKE

Temukan pekerjaan yang cocok untukmu!

Lihat Lowongan
X myStickymenu
Scroll Up