Penulisan Pendidikan di CV: Panduan Lengkap dan Contohnya

Diperbarui 28 Jan 2022 - Dibaca 11 mnt

Isi Artikel

    Sedang merancang curriculum vitae (CV)? Sebelumnya, yuk, ketahui langkah penulisan riwayat pendidikan di CV!

    Ternyata, bagian yang satu ini tak boleh asal dibuat. Ada strategi yang bisa kamu pakai agar makin maksimal.

    Kira-kira, seperti apa strategi itu? Glints akan menjelaskan semuanya dalam artikel ini. Akan tetapi, kita bahas dulu manfaat pencantuman riwayat pendidikan di CV.

    Apa Fungsi dari Bagian Pendidikan di CV?

    fungsi penulisan riwayat pendidikan di cv

    © Freepik.com

    Pertama-tama, kita bahas fungsi penulisan riwayat pendidikan di CV.

    1. Memenuhi syarat melamar kerja

    Beberapa pekerjaan hanya bisa dijalani oleh lulusan jurusan tertentu. Sebagai contoh, seorang dokter harus lulus dari program pendidikan profesi dokter dan punya surat tanda registrasi.

    Oleh karena itu, kalau karier incaranmu punya syarat pendidikan khusus, cantumkan saja. Ini merupakan salah satu syarat agar kamu bisa diterima kerja.

    2. Menunjukkan kualifikasimu

    Meski tak jadi syarat mutlak, pendidikan di jurusan tertentu bisa menjadi pertimbangan di mata rekruter.

    Misalnya, kamu melamar kerja sebagai desainer grafis. Para lulusan desain komunikasi visual tentu punya nilai plus untuk lowongan itu. Jadi, coba tuliskan informasi seputar kampusmu di CV.

    Walau begitu, melansir TopCV, pendidikan tak selalu berpengaruh besar pada penilaian rekruter. Kalau banyak dan berkualitas, pengalaman kerjamu akan menggeser bobot penilaian pendidikan.

    3. Sarana menampilkan pencapaian

    Kamu fresh graduate yang belum punya banyak pengalaman kerja? Penulisan pendidikan di CV akan jadi penting untukmu. Di sanalah kamu bisa menonjolkan pencapaian. 

    Kamu bisa menyebutkan IPK, penghargaan, beasiswa, hingga pengalaman kepanitiaan dan organisasi. Semua itu bisa menambah nilaimu di mata rekruter.

    Baca Juga: Apakah Prestasi Perlu Ditulis dalam CV? Yuk, Ketahui Jawabannya!

    4. Memenuhi ekspektasi rekruter

    Kickresume menuliskan, rekruter sudah biasa melihat riwayat pendidikan di CV.

    Otomatis, tiap kali melihat dokumen lamar kerja ini, mereka berekspektasi melihat di mana kamu bersekolah atau berkuliah. Itu juga bisa menjadi alasan penulisan riwayat pendidikan di CV.

    Apa yang Bisa Ditulis di Bagian Pendidikan CV?

    apa yang bisa ditulis di riwayat pendidikan cv

    © Freepik.com

    Kira-kira, apa saja informasi pendidikan yang bisa dituliskan di CV? Dirangkum dari Zety dan Novoresume, berikut daftarnya:

    • pengalaman pendidikanmu yang terbaru (atau yang sedang berjalan)
    • nama sekolah/kampus
    • lokasi sekolah/kampus
    • tingkat pendidikan (sarjana/magister)
    • tahun masuk sekolah/kampus
    • tahun lulus (atau rencana kelulusan) dari sekolah/kampus
    • jurusan/gelar yang akan didapat
    • IPK
    • penghargaan akademik (Cum Laude, Magna Cum Laude, dll.)
    • pencapaian
    • pengalaman organisasi/kepanitiaan/kegiatan ekstrakurikuler yang relevan

    Apa yang Harus Dihindari di Bagian Pendidikan CV?

    apa yang harus dihindari di penulisan riwayat pendidikan di cv

    © Tokyofreelance.jp

    Sekarang, kita bahas hal-hal yang harus dihindari saat menulis riwayat pendidikan di CV.

    1. Pengalaman bersekolah dari TK-SMP

    CV adalah dokumen yang menunjukkan kemampuan, kualifikasi, dan pencapaianmu. Ketiganya sering kali tak bisa tergambar oleh pengalaman sekolah dari TK hingga SMP.

    Jadi, coba hindari penulisan pendidikan di CV untuk jenjang tersebut. Untuk apa kamu menulis informasi yang tak dibutuhkan?

    Ketika jenjang sekolah dari TK sampai SMP dihapus, ada lebih banyak ruang di CV-mu. Ruang itu bisa kamu manfaatkan untuk informasi lain yang lebih relevan.

    Baca Juga: 10 Kesalahan Membuat CV yang Sering Ditemukan Perekrut

    2. Pendidikan yang membuatmu overqualified

    Melansir Jobscan, tak semua rekruter tertarik merekrut orang yang overqualified.

    Menurut rekruter tersebut, kalau diterima, orang yang overqualified berpeluang besar cepat resign dan mencari lowongan kerja yang lebih baik.

    Jadi, saat melamar kerja, kamu boleh-boleh saja tak mencantumkan gelar S2 di bagian riwayat pendidikan. Dengan begitu, kamu bisa menghindar dari penilaian overqualified.

    3. Menulis nilai yang kurang baik

    Nilai yang kurang baik sebaiknya tak dicantumkan di CV. Tenang saja, kamu tetap bisa menuliskan nama sekolah/kampus dan jurusanmu.

    Tips Menulis Bagian Pendidikan di CV

    tips merancang curriculum vitae

    © Freepik.com

    Supaya makin maksimal, berikut beberapa tips menulis riwayat pendidikan di CV:

    1. Tuliskan yang terbaru dulu

    Layaknya pengalaman kerja, lakukanlah penulisan riwayat pendidikan di CV dari yang terbaru. Setelah itu, cantumkan pendidikan sebelumnya di bawahnya.

    2. Jika perlu, pisahkan bagian penghargaan dan pencapaian

    Kadang kala, penghargaan dan pencapaian seseorang sangatlah banyak. Akhirnya, riwayat pendidikan di CV mereka sangat panjang.

    Kalau mengalami hal ini, seperti dituliskan The Balance Careers, pisahkan saja bagian penghargaan dan pencapaian.

    Dengan begitu, prestasimu bisa lebih menonjol. Sebab, ia tak menjadi satu dengan informasi pendidikanmu.

    Baca Juga: CV Bahasa Indonesia dan Inggris, Mana yang Lebih Baik, Ya?

    Contoh Penulisan Bagian Pendidikan di CV

    contoh penulisan riwayat pendidikan di cv

    © Freepik.com

    Berikut contoh penulisan riwayat pendidikan di CV yang bisa kamu amati, tiru, dan modifikasi:

    1. Sudah lulus

    a. Bahasa Indonesia

    Universitas Pencetak Harapan Bangsa (2016-2019)
    Tangerang Selatan, Banten
    Sarjana Ilmu Komunikasi, IPK 3,99

    • Predikat Magna Cum Laude
    • Mendapat Beasiswa Pencetak Harapan Bangsa
    • Menjadi Wakil Presiden BEM Universitas Harapan Bangsa 2018

    b. Bahasa Inggris

    Universitas Pencetak Harapan Bangsa (2016-2019)
    Tangerang Selatan, Banten
    Bachelor of Communication, GPA 3,99

    • Magna Cum Laude
    • Pencetak Harapan Bangsa Scholarship awardee
    • Vice President of BEM Universitas Harapan Bangsa 2018

    2. Belum lulus

    a. Bahasa Indonesia

    Universitas Juara Dunia (2020-2024)
    Jakarta Selatan, DKI Jakarta
    Sarjana Teknik, Teknik Industri, IPK saat ini 3,78

    • Mahasiswa Berprestasi 2021

    b. Bahasa Inggris

    Universitas Juara Dunia (2020-2024)
    Jakarta Selatan, DKI Jakarta
    Bachelor of Engineering, Industrial Engineer, Current GPA 3,78

    • Most Outstanding Student 2021

    Penulisan Kursus dan Pendidikan Informal di CV

    pencantuman kursus di curriculum vitae

    © Freepik.com

    Punya pengalaman pendidikan berupa kursus? Ingin melakukan penulisan pengalaman itu di CV, namun tak tahu caranya?

    Dirangkum dari Indeed, berikut tips yang bisa kamu ikuti:

    • Pilih kursus yang relevan dengan lowongan yang kamu lamar.
    • Cantumkan tanggal kursusnya.
    • Beri keterangan soal apa yang kamu pelajari di sana.

    Demikian penjelasan Glints seputar penulisan riwayat pendidikan di CV. Setelah memahaminya, kamu tentu bisa mencantumkan pendidikan dengan baik.

    Sekarang, saatnya maksimalkan bagian lainnya di CV. Dengan begitu, dokumen lamar kerjamu jadi makin berkualitas. Peluangmu diundang interview pun bisa membesar.

    Tak tahu bagaimana caranya? Tenang saja, Glints punya panduan lengkapnya. Klik linklink di bawah ini, ya:

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.5 / 5. Jumlah vote: 4

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait