16 Contoh Deskripsi Diri dalam CV yang Bisa Gaet Perhatian Rekruter

Diperbarui 30 Mar 2024 - Dibaca 17 mnt

Isi Artikel

    Menulis deskripsi diri di dalam CV sangatlah penting, lalu seperti apa contoh deskripsi diri yang menarik perhatiaan rekruter? Bagi seorang pelamar kerja, CV adalah senjata utama yang digunakan untuk menarik perhatian rekruter.

    Sayangnya, masih banyak yang kurang paham cara membuat CV yang benar. Bahkan, untuk di bagian penting seperti deskripsi diri. Menyusun kata pada bagian deskripsi diri memang perlu diperhatikan baik-baik. Pasalnya, bagian ini akan menjelaskan apa saja keterampilan dan pengalaman kerjamu.

    Tidak perlu khawatir jika kamu masih belum terbayang membuat deskripsi diri yang baik. Glints telah menyediakan tips dan contohnya dalam artikel ini. Di sini, Glints berkesempatan bertanya langsung dengan Hinggista Carolin, Recruitment & Training Supervisor di PT Kenari Djaja Prima, terkait pengalamannya saat menulis deskripsi diri di CV.

    Berikut Glints berikan tips dan contoh menulis deskripsi diri agar CV kamu bisa lebih menarik. 

    Baca Juga: Panduan Membuat CV Programmer Beserta Contohnya

    Apa Itu Deskripsi Diri?

    Sebelum membahas tips dan contoh-contohnya, kita pertama-tama perlu mengulas definisi dari deskripsi diri. Menurut laman CV Plaza, deskripsi diri adalah profil diri sendiri yang terdiri dari satu hingga dua kalimat singkat dalam CV.

    Sependapat dengan hal itu, Hinggista mengatakan bahwa deskripsi diri sebaiknya berisi 1-3 kalimat singkat saja. Pasalnya, bagian ini menjadi langkah cepat untuk screening apakah kandidat yang melamar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. expert quote deskripsi diri hinggista 1 Sebagai contoh, kamu bisa menuliskan keterampilan dan pengalaman kerja yang relevan dengan profesi yang dilamar. Intinya, di sini kamu harus bisa menarik perhatian para rekruter untuk membaca keseluruhan CV-mu dan melihat apa yang kamu tawarkan kepada perusahaan.

    Tips Menulis Deskripsi Diri

    1. Fokus pada keterampilan dan prestasi yang dimiliki

    Ada hal pertama yang tidak boleh dilupakan saat membuat deskripsi diri yaitu mencantumkan keterampilan dan prestasi. Menurut The Balance Career, pernyataan yang dibuat dalam deskripsi diri harus memberikan dampak, tapi juga tetap dibuat singkat.

    Agar tetap ringkas, kamu tidak perlu menuliskan semua keterampilan atau prestasi yang dimiliki. Cukup pilih keterampilan yang paling dikuasai dan prestasi yang paling membanggakan. Usahakan membuat deskripsi diri yang singkat dan padat akan informasi. Pasalnya, dalam CV masih ada bagian lain yang juga perlu dicantumkan.

    Jangan lupa juga untuk membuat kalimat dengan kata yang bermakna positif untuk menggambarkan dirimu, ya.

    2. Lebih selektif dalam memberikan informasi

    Dalam menulis CV kamu tidak perlu menuliskan semua riwayat pekerjaan yang pernah dilalui, apalagi menuliskan semua job description tiap jabatan.

    Dalam deskripsi diri, kamu bisa menuliskan apa saja informasi yang relevan sesuai info pekerjaan yang sedang dilamar. Jadi, mengetahui lebih dahulu apa saja keterampilan yang sesuai dengan lamaran akan sangat menguntungkan.

    Hindari juga menjelaskan dengan kata-kata yang kaku. Misalnya, “Menanggapi email pelanggan” atau “Menjawab telepon pelanggan” bisa diganti menjadi “Menyelesaikan masalah yang dialami oleh pelanggan melalui telepon dan email.”

    3. Gunakan angka dan simbol

    Salah satu tips yang perlu kamu perhatikan untuk menulis deskripsi diri yaitu mencantumkan angka dan simbol. Penggunaan angka atau simbol seperti akan lebih mudah dibaca oleh rekruter.

    Hal ini untuk membuat deskripsi dirimu lebih menarik, detail, dan menjelaskan. Misalnya kalimat seperti, “Berhasil menaikkan traffic setiap bulan” bisa menjadi “Berhasil menaikkan traffic hingga 35% setiap bulan”.

    Bahkan, untuk pekerjaan pramusaji pun kamu bisa menuliskannya dengan angka agar lebih terlihat mengagumkan. Jadi, saat menulis contoh deskripsi diri dalam CV cobalah menuliskannya dengan menggunakan angka untuk menjelaskan pencapaianmu.

    Hal itu pasti akan membuat CV-mu lebih dilirik oleh rekruter.

    4. Tekankan pencapaian

    Dalam menulis deskripsi diri dalam CV, penjelasan mengenai tanggung jawab dalam pekerjaan sebelumnya memang diperlukan. Namun, rekruter akan lebih tertarik jika kamu menjelaskan mengenai apa saja pencapaian yang telah diraih di pekerjaan sebelumnya.

    Apalagi, jika pencapaian tersebut memang cukup relevan dengan posisi pekerjaan yang sedang dilamar. Dijamin CV-mu akan menjadi salah satu kandidat utama. Seperti yang disebutkan sebelumnya, sisipkan juga penggunaan angka dan data agar lebih menarik dibaca ya.

    Misalnya, “Mampu meningkatkan penjualan sebesar 5% dalam setahun” atau “Berhasil menambah followers hingga 30% dalam 12 bulan.” Pencapaian yang dijelaskan dengan angka akan lebih terlihat akurat dan menonjol. Jadi saat menuliskan deskripsi diri jangan lupa untuk menerapkannya ya.

    Baca Juga: Panduan dan Contoh Menulis Cover Letter untuk Magang

    tips menulis deskripsi diri di cv dan contohnya

    © Glints

    Contoh Deskripsi Diri dalam CV

    Setelah mengetahui beberapa tips untuk menuliskan deskripsi diri dalam CV di atas, tentu kamu sudah sedikit mengerti bukan? Agar lebih jelas berikut ini contoh penulisan deskripsi diri dalam CV yang bisa dijadikan referensi.

    Walaupun ada beberapa referensi, menurut Hinggista, harus diingat juga bahwa setiap orang memiliki gaya bahasanya masing-masing.

    Saat menulis deskripsi diri, sebaiknya gunakan gaya bahasa yang setiap hari kamu gunakan karena akan terlihat lebih menarik di mata rekruter.

    1. Contoh deskripsi diri content writer

    “Saya adalah orang yang kreatif dan terbiasa membuat konten seperti artikel, video, atau gambar untuk media sosial. Selama satu tahun bekerja saya berperan untuk meningkatkan traffic website sebesar 30%.

    Kreativitas yang saya miliki juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan leadership sehingga saya bisa mencari solusi saat ada kendala.”

    2. Contoh deskripsi diri digital marketer

    “Saya memiliki kemampuan bersosialisasi dengan mudah. Selama 6 bulan bekerja sebagai marketing, saya berhasil meningkatkan penjualan produk perusahaan hingga 5%.

    Kemampuan komunikasi yang saya miliki berperan penting dalam mencapai target yang dibebankan kepada saya.”

    3. Contoh deskripsi diri fresh graduate

    Mungkin ada beberapa fresh graduate yang mungkin belum memiliki pengalaman kerja yang bisa ditonjolkan. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

    Menurut Hinggista, dalam kasus ini, kamu bisa mencantumkan hal lain seperti IPK, pengalaman lomba atau organisasi, dan sertifikat kompetensi bahasa asing. Beberapa hal ini akan menjadi nilai tambahan oleh rekruter. expert quote deskripsi diri hinggista 2 Contoh deskripsi diri untuk fresh graduate adalah seperti: “Saya merupakan lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris dengan pengalaman mengikuti organisasi kemahasiswaan.

    Berkat hasil kerja keras saya, saya juga berhasil mendapat predikat cumlaude dengan IPK 3.62 Saya juga sudah mengikuti beberapa lomba menulis artikel ilmiah dan menjadi anggota aktif dalam BEM univeritas. 

    4. Contoh deskripsi diri accounting manager

    “Perkenalkan, saya adalah seorang accounting manager dengan pengalaman akuntasi di industri real estate dan marketing selama 5 tahun.

    Saya menguasai pengetahuan akuntansi umum, payroll, budgeting, dan pembukuan. Saya juga andal dalam menerapkan praktik dan prosedur auditing yang inovatif untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. “

    5. Deskripsi diri customer service

    “Saya adalah seorang customer service specialist dengan pengalaman kerja lebih dari 3 tahun. Seorang problem solver kreatif dengan kemampuan interpersonal yang kuat.

    Berhasil membangun program retensi pelanggan baru yang telah meningkatkan customer loyalty sebesar 20%. Saya kini mencari posisi sebagai sebagai customer service supervisor untuk melanjutkan perkembangan karier ke bidang manajemen.”

    6. Contoh deskripsi diri IT support

    “Saya adalah profesional IT dengan pengalaman 10 tahun sebagai software support specialist dan system/network technician. Seorang yang sangat teliti dan terampil mengoperasikan berbagai platform IT support.

    Memiliki kemampuan komunikasi lisan dan verbal yang baik, serta mampu memaparkan isu-isu software yang kompleks dalam istilah yang mudah dipahami.”

    7. Contoh deskripsi diri pindah jalur karier

    “Profesional marketing yang berpengalaman selama 4 tahun. Ingin membawa pengalaman kerjanya ke ranah sales. Saya memiliki keterampilan dalam layanan pelanggan yang baik serta dapat bekerja dengan klien untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

    Menguasai skill komunikasi dengan mumpuni dan mampu bekerja di bawah tekanan. Prestasi yang telah saya raih membuat rekam jejak saya unggul dalam bidang penjualan.”

    8. Contoh deskripsi diri manajemen bisnis

    “Saya adalah seorang profesional bisnis yang memiliki pengalaman kerja selama 4 tahun dalam bidang business development. Kini mencari peluang untuk terjun ke dunia manajemen bisnis.

    Saya merupakan seseorang yang berorientasi pada pertumbuhan bisnis dengan implementasi strategi penjualan dan pemasaran, analisis pasar, serta evaluasi pertumbuhan.

    Memiliki kemampuan problem solving dan leadership yang kuat. Mampu meningkatkan angka kepuasan klien dan partner hingga 60% pada perusahaan sebelumnya.”

    9. Contoh deskripsi diri lulusan S2

    “Lulusan S2 Ilmu Komputer Universitas Ternama dengan pengalaman internship di salah satu fintech terbaik di Indonesia. Memiliki beberapa proyek perancangan software bersama rekan-rekan di kampus untuk bisnis pengiriman uang dan identifikasi pemerima.

    Saya sendiri adalah seseorang yang dapat diandalkan, suka bekerja sama dengan tim dan selalu tepat waktu. Saya pun dapat menyumbang berbagai inovasi menarik.”

    10. Contoh deskripsi diri project manager

    Seorang project manager jr dengan 3 tahun pengalaman kerja di bidang produk. Telah mengajukan banyak proyek dan solusi baru yang meningkatkan 20% pendapatan tahunan untuk perusahaan X.

    Sekarang sedang mencari posisi project manager senior untuk meningkatkan karier dan keuntungan perusahaan.”

    11. Contoh deskripsi diri designer

    Lulusan S1 Desain Grafis dari Universitas Desain Ternama. Berpengalaman 2+ tahun dalam dunia graphic design. Menguasai beragam software seperti Adobe Illustrator, CorelDRAW, Adobe Photoshop.

    Berpengalaman dalam pembuatan storyboard, mock-up, dan visual untuk berbagai kebutuhan pemasaran. Seseorang yang sangat ambisius, teliti, dan terdorong untuk membuat inovasi menarik bagi perusahaan.”

    12. Contoh deskripsi diri sales

    “Profesional dalam bidang sales dengan pengalaman kerja selama 2 tahun. Memiliki spesialisasi dalam bidang manajemen penjualan dan marketing.

    Memiliki kelebihan dalam hal negosiasi, fokus dalam pencapaian target dan kemampuan leadership. Menguasai software-software penjualan terbaru.”

    13. Contoh deskripsi diri HRD

    “Seorang lulusan S1 Psikologi Universitas Terbaik yang sedang mencari kesempatan menjadi staf HRD. Memiliki pengalaman magang dan freelance selama 1 tahun.

    Andal dalam hal pemecahan masalah, penempatan karyawan, kolaborasi, dan kemampuan evaluasi yang mendetail. Punya kemampuan berkomunikasi. berpikir kritis, dan empati yang tinggi.”

    14. Contoh deskripsi diri internship

    “Mahasiswa bisnis tingkat akhir di Universitas Ternama yang energetik dan ambisius. Aktif dalam organisasi kampus dan sering menjadi tutor bagi mahasiswa baru FEB UT.

    Memiliki ketertarikan di bidang akuntansi dan investasi saham. Andal menjalankan software accounting. Mahir problem solving dan berpikir kritis. Kini sedang mencari pengalaman magang, khususnya di bidang finance untuk membuka gerbang karier di sektor accounting.

    15. Contoh deskripsi diri bahasa Inggris

    “I’am a highly creative, ambitious, and experienced content editor with more than 3 years of experience in managing marketing campaigns and projects by evaluating Instagram captions, blog posts, and more.

    Passionate about working in a digital marketing agency where I can be involved in a department and deliver the best results for clients, shareholders, and partners in all sectors.”

    16. Contoh deskripsi diri data analyst 

    “Saya adalah lulusan S1 Ilmu Perpustakaan yang selalu termotivasi dan dapat bekerja sama dalam tim. Memiliki pengalaman magang bidang data selama 6 bulan. Kini mencari posisi sebagai data analyst.

    Seorang yang teliti, terstruktur, dan cekatan saat mengerjakan tugas. Berambisi dan terdorong untuk selalu mengembangkan keterampilan.” CV-mu sudah siap? Langsung saja lamar ke perusahaan yang kamu mau. Cek berbagai lowongan kerja terbaru di Glints, yuk!

    CEK LOWONGAN LAINNYA

    Yang Perlu Dihindari saat Menulis Deskripsi Diri

    Dalam membuat contoh deskripsi diri juga terdapat beberapa hal yang perlu dihindari seperti poin-poin berikut ini.

    1. Menulis kebohongan

    Menurut The Guardian ada lebih dari sepertiga dari pencari kerja yang berbohong dalam CV yang dibuatnya. Umumnya mereka menuliskan prestasi palsu atau mengatakan memiliki keterampilan tertentu. Kebohongan seperti itu sebisa mungkin kamu hindari ya. Hal ini untuk menghindari kesulitan-kesulitan yang akan menanti.

    Setelah kamu berbohong, tentu kebohongan-kebohongan berikutnya akan diperlukan untuk menutupi kebohongan sebelumnya. Tidak sedikit rekruter yang melakukan riset dan menyelidiki apa yang kamu tulis di CV.

    Jika terbukti kamu menulis kebohongan, maka bisa langsung dicoret dari daftar kandidat, pastinya perusahaan tersebut juga akan memasukkan namamu dalam black list.

    2. Kesalahan penulisan

    Kesalahan penulisan juga masih sering terjadi dalam penulisan contoh deskripsi diri. Hal tersebut memang terlihat sepele, tapi sebenarnya bisa dijadikan penilaian oleh rekruter. Saat deskripsi diri yang kamu buat memiliki banyak typo, tentu hal itu bisa mengganggu dan bahkan bisa salah arti.

    Rekruter bisa menyimpulkan bahwa kamu termasuk orang yang kurang teliti. Jadi setelah menulis deskripsi diri selalu baca berulang-ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan penulisan. Selain itu, perhatikan juga tanda baca yang digunakan. Misalnya penggunaan tanda koma (,) atau titik (.) apakah sudah sesuai atau belum.

    3. Terlalu banyak informasi

    Bagi rekruter, CV yang menarik bukanlah yang panjang dan memuat banyak informasi. Itulah mengapa kamu harus membuat CV yang ringkas dan padat. Ada beberapa hal yang tidak perlu dituliskan dalam CV, seperti berbagai informasi pribadi yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.

    Bahkan menurut Independent, ada beberapa calon kandidat yang memberikan informasi mulai dari hobi, jumlah gaji, hingga alasan resign dari tempat kerja sebelumnya. Jadi jika ingin CV dilirik oleh perusahaan, sebaiknya sampaikan informasi yang memang relevan dengan posisi yang dilamar.

    4. Gunakan referensi di LinkedIn ketimbang Google

    Ada banyak referensi deskripsi diri yang bisa kamu cari di Google. Namun, contoh-contoh tersebut juga bisa ditiru oleh ratusan kandidat lain. Nah, dari pengalamannya, Hinggista lebih suka mencari dan meniru contoh dari platform LinkedIn karena ada banyak pekerja profesional yang berpengalaman di bidangnya. expert quote deskripsi diri hinggista 3 Kamu bisa coba cari profesional yang sejalan dengan bidang yang kamu minati dan tiru deskripsi diri yang mereka tulis dalam bagian profil.

    Baca Juga: 10 Kesalahan Membuat CV yang Sering Ditemukan Perekrut

    Setelah mengetahui beberapa informasi di atas, sekarang kamu bisa segera membuat contoh deskripsi diri dalam CV. Jangan lupa untuk memberikan informasi yang valid dan mudah dipahami, ya.

     

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 88

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait