4 Obat Demam yang Bisa Jadi Pertolongan Pertama

Tayang 19 Okt 2023 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Jika kamu sedang bekerja di kantor dan mengalami demam secara tiba-tiba, obat penurun demam di bawah ini dapat jadi pertolongan pertama.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Demam adalah suatu kondisi dimana tubuh berada di suhu yang tidak normal, yaitu lebih dari 36,5 sampai 37,2 derajat Celcius, menurut laman Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes

Peningkatan suhu tubuh ini diakibatkan karena tubuh sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi yang menyerang ke dalam tubuh.

Kira-kira apa saja obat yang dapat dikonsumsi sebagai pertolongan pertama?

Dilansir dari Medical News Today, simak ulasan dari 4 obat di bawah ini!

Baca Juga: 6 Obat untuk Mengatasi Masuk Angin sesuai Gejala

1. Parasetamol

Parasetamol adalah salah satu obat yang memiliki kemampuan untuk menurunkan demam dan nyeri. 

Lantas, bagaimana cara kerja dari obat ini?

Dilansir dari Healthdirect, parasetamol mulai bekerja dalam meredakan rasa nyeri dan menurunkan suhu tinggi 30 menit setelah dikonsumsi.

Healthdirect juga menyebutkan, efek yang diberikan oleh parasetamol biasanya berlangsung selama sekitar 4 hingga 6 jam.

Parasetamol adalah obat demam yang mudah ditemukan di apotek.

Beberapa merek yang bisa kamu temukan di apotek di antaranya adalah:

  1. Panadol biru
  2. Sanmol
  3. Sumagesic
  4. Bodrex
  5. Paramex

Pastikan untuk selalu membaca label dosis dan aturan pakai pada kemasan sebelum minum obat, ya.

2. Ibuprofen

Ibuprofen juga merupakan obat demam yang mampu meredakan peradangan dan nyeri dalam tubuh.

Obat demam yang satu ini bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan juga anak-anak.

Namun, perlu diperhatikan bahwa bagi ibu hamil pada trimester ketiga tidak boleh mengkonsumsi ibuprofen, menurut Medical News Today.

Beberapa merek yang bisa kamu temukan di apotek di antaranya adalah:

  1. Proris Ibuprofen
  2. Hufagripp TMP
  3. Farsifen
Baca Juga :  Dehidrasi saat Puasa: Ketahui Dampak dan Cara Menghindarinya

Medical News Today juga mengatakan obat demam ini memiliki efek samping yakni bisa menimbulkan sakit perut pada penggunanya.

Jangan lupa untuk membaca label dosis serta aturan pakai pada kemasan obat, ya.

Baca Juga: Heat Stroke: Definisi, Gejala dan Cara Penanganannya

3. Naproxen

Rekomendasi obat demam selanjutnya adalah Naproxen. 

Naproxen termasuk dalam jenis obat antiradang nonsteroid yang memiliki kemampuan dalam mengobati demam.

Sama seperti ibuprofen, naproxen juga mampu meredakan gejala selain demam seperti peradangan dan nyeri di dalam tubuh, menurut Medical News Today

Salah satu obat demam Naproxen yang bisa kamu temukan di apotek adalah Naproxen 500 mg yang berbentuk tablet. 

Pastikan untuk membaca bungkus kemasan obat serta berkonsultasi dahulu sebelum minum obat ini.

4. Aspirin

Rekomendasi terakhir obat penurun demam dari Glints adalah Aspirin.

Dibandingkan dengan obat-obatan sebelumnya, Aspirin adalah obat yang tergolong lebih keras.

Disadur dari Alcohol and Drug Foundation, Aspirin tergolong dalam obat antiradang nonsteroid (NSAID) yang bisa membantu meredakan peradangan dan mengurangi rasa nyeri.

Medical News Today menyebutkan efek samping yang dimiliki oleh obat ini adalah mual serta rasa nyeri pada perut.

Beberapa merek yang bisa kamu temukan di apotek di antaranya adalah:

  1. Ascardia 
  2. Cardio aspirin
  3. Bodrexin
  4. Farmasal

Perhatikan petunjuk aturan pakai serta dosis yang tertera pada bungkus kemasan obat.

Baca Juga: 5 Vitamin dan Suplemen untuk Atasi Migrain di Tempat Kerja

Jangan lupa sebelum kamu mengonsumsi obat demam di atas, lakukan konsultasi dahulu dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Demikian ulasan Glints mengenai macam-macam obat demam yang bisa kamu sebagai pertolongan pertama. 

Jika kamu sedang merasa tidak enak badan, ada baiknya kamu beristirahat saja di rumah dan mengambil cuti dari pekerjaan harianmu.

Baca Juga :  4 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Menurunkan Demam saat di Kantor

Beri kesempatan tubuhmu untuk beristirahat dengan cukup dan jangan lupa konsumsi makanan bergizi. 

Cuti sakit ini merupakan bagian dari hakmu sebagai pekerja, lho.

Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.

Ingin tahu informasi lanjut mengenai cuti sakit dan kapan sebaiknya kamu bisa ajukan?

Kamu bisa baca artikelnya secara gratis di sini!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon