Sakit Perut: Tipe-Tipe, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Diperbarui 31 Okt 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Cara menghilangkan sakit perut yang efektif sangatlah bergantung pada sumber nyeri itu sendiri.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Nah, sayangnya, sering kali kita bahkan tidak tahu apa tipe hingga penyebabnya. Padahal, nyeri di bagian perut adalah keluhan yang tak bisa dihiraukan.

Selain cukup mengganggu konsentrasi saat bekerja, kondisi ini juga bisa mengindikasikan suatu penyakit.

Artikel ini memang tidak bisa langsung memberi diagnosis penyebab nyeri yang kamu rasakan, tetapi akan membantumu mengenali kondisimu lebih baik lagi.

Jadi, kamu bisa lebih berhati-hati dan tahu apa langkah tepat yang harus diambil.

Yuk, langsung saja simak pembahasan lengkapnya dari Glints berikut ini!

Definisi Sakit Perut

Menurut Healthline, sakit perut atau abdominal pain adalah nyeri yang terjadi di antara daerah dada dan panggul.

Rasa nyeri ini bisa berupa kram, pegal, atau rasa sakit yang tajam. Seringkali, kondisi ini disebabkan oleh masalah pada organ tertentu, seperti:

  • lambung
  • hati
  • kantung empedu
  • pankreas
  • usus kecil
  • usus besar

Penyebab paling umum dari nyeri di bagian perut tertentu adalah diare, sembelit, atau kembung.

Infeksi virus, bakteri, atau parasit yang mempengaruhi lambung dan usus juga dapat menyebabkan sakit perut yang parah.

Karena ada banyak kondisi yang bisa menimbulkan nyeri di perut, kamu mungkin perlu bantuan dokter untuk mencari tahu akar masalah sebenarnya.

Baca Juga: 4 Cara Efisien dan Mudah untuk Menjaga Badan Tetap Fit saat Bekerja

Tipe Sakit Perut dan Kemungkinan Penyebabnya

Banyak orang yang mengalami nyeri hanya di bagian-bagian tertentu saja, seperti perut bagian kiri, kanan, atau atas.

Baca Juga :  7 Tips Memilih Tempat Buka Puasa Bersama Rekan Kantor

Organ-organ tubuh yang berada di dalam perut terletak di posisi yang berbeda-beda.

Itulah mengapa tenaga medis biasanya mengelompokkan keluhan abdominal pain berdasarkan kuadran atau area perut untuk mencari penyebabnya.

Kendati demikian, informasi tersebut tidak bisa menjadi satu-satunya faktor untuk memutuskan diagnosis.

Bisa saja rasa nyeri tidak disebabkan oleh gangguan fungsi organ, tetapi kulit atau otot-otot di perut.

Ingat, jangan diagnosis diri sendiri, ya! Tentu diperlukan prosedur pemeriksaan lengkap untuk benar-benar mengetahui kondisi sebenarnya.

Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa tipe abdominal pain berdasarkan kuadran tersebut dan kemungkinan penyebabnya.

1. Sakit perut bagian bawah

Nyeri yang terfokus di perut bagian bawah mungkin mengindikasikan:

  • radang usus buntu
  • obstruksi usus
  • kehamilan ektopik (kehamilan yang terjadi di luar rahim)
  • nyeri haid
  • keguguran
  • endometriosis
  • radang panggul

2. Sakit perut bagian kiri bawah

Sakit perut sebelah kiri bawah kemungkinan disebabkan oleh:

  • chron disease
  • infeksi ginjal
  • kista ovarium
  • radang usus buntu

3. Sakit perut bagian kanan bawah

Penyebab nyeri di bagian perut kanan bawah antara lain:

  • radang usus buntu
  • hernia (ketika organ menonjol melalui titik lemah di otot perut)
  • infeksi ginjal
  • flu

4. Sakit perut bagian atas

Sakit perut bagian atas mungkin disebabkan oleh:

  • batu empedu
  • serangan jantung
  • hepatitis (radang hati)
  • radang paru-paru

5. Sakit perut bagian kanan atas

Nyeri di bagian perut atas lebih cenderung terasa di sebelah kanan? Berikut kemungkinan penyebabnya:

  • hepatitis
  • cedera
  • radang paru-paru
  • radang usus buntu

6. Sakit perut bagian kiri atas

Terkadang, nyeri di perut bagian kiri atas disebabkan oleh:

  • limpa yang membesar
  • sembelit
  • cedera
  • infeksi ginjal
  • serangan jantung
Baca Juga: Sebaiknya Lakukan Yoga Sebelum atau Setelah Kerja, ya?

Cara Menghilangkan Sakit Perut

Jika intensitas nyerinya belum terlalu parah, ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi abdominal pain. Yuk, dicatat!

Baca Juga :  UMP Jawa Timur 2024 Naik 6,1% dari Sebelumnya, Jadi Segini

1. Minum obat pereda nyeri

Kamu bisa beli obat pereda nyeri yang tersedia di apotek tanpa resep.

Menurut Web MD, sebaiknya hindari membeli obat pereda nyeri jenis aspirin, ibuprofen, atau naproxen karena berpotensi mengiritasi perut.

Coba konsumsi parasetamol sesuai anjuran pakai.

Apabila kamu yakin bahwa nyeri disebabkan oleh penyakit tertentu seperti diare atau GERD, minta apoteker untuk memberi obat pereda nyeri lainnya.

2. Minum air putih yang cukup

Air sangat membantu sistem pencernaan untuk menyerap nutrisi ke dalam organ-organ tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

Jadi, jangan sampai kamu dehidrasi terutama ketika mengalami sakit perut.

3. Kompres hangat

Cara menghilangkan rasa sakit di perut selanjutnya adalah dengan mengompres perut menggunakan kompres hangat.

Sensasi hangat yang terasa akan sedikit memberi rasa nyaman dan membantu mengurangi intensitas nyeri.

4. Makan sedikit demi sedikit

Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang berpotensi menyebabkan nyeri di perut, seperti makanan pedas.

Selain itu, hindari juga makan dengan porsi besar sekaligus.

Kamu bisa membagi porsi makan menjadi lebih kecil agar lebih mudah untuk dicerna.

5. Minum air jahe

Dilansir dari Healthline, jahe mengandung zat antiradang dan antioksidan yang cukup banyak.

Karena kandungannya inilah jahe sudah lama dikenal sebagai bahan pengobatan untuk berbagai penyakit.

Air rebusan jahe atau teh jahe dinilai mampu meredakan nyeri di perut, terutama jika terdapat peradangan pada organ tertentu.

Kapan Harus ke Dokter saat Sakit Perut?

Jangan tunda lagi, sebaiknya kamu segera ke instalasi darurat jika mengalami salah satu atau beberapa tanda-tanda berikut:

  • pendarahan ketika buang air besar
  • demam tinggi (di atas 38,33°C)
  • muntah darah
  • mual atau muntah terus-menerus
  • kulit atau mata mulai menguning
  • pembengkakan di perut
  • sulit bernapas
Baca Juga :  15 Etika dalam Mengirim Email Bisnis agar Terlihat Profesional

Di sisi lain, buatlah janji dengan dokter jika kamu mengalami salah satu gejala berikut:

  • sakit berlangsung lebih dari 24 jam
  • sembelit yang berkepanjangan
  • muntah
  • sensasi terbakar saat buang air kecil
  • demam
  • kehilangan selera makan
  • penurunan berat badan

Demikian penjelasan mengenai penyebab hingga cara menghilangkan sakit perut.

Semoga kamu lekas sembuh dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan, ya.

Baca Juga: 8 Gerakan Menyembuhkan Sakit Pinggang Akibat Kelamaan Duduk

Untuk mempertahankan pola hidup sehat, masih ada banyak upaya yang harus dilakukan.

Nah, di Glints Blog, kamu bisa belajar lebih banyak hal terkait kesehatan, terutama yang berkaitan dengan keseharian seorang pekerja.

Mulai dari tips menjaga pola makan hingga cara mengatasi berbagai keluhan kesehatan, semuanya tersedia untukmu.

Yuk, jaga kesehatan fisik dan mentalmu dengan membaca lebih banyak artikelnya di sini!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon