Heat Stroke: Definisi, Gejala dan Cara Penanganannya

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Heat stroke adalah sebuah kondisi meningkatnya suhu tubuh hingga mencapai tingkat bahaya akibat cuaca yang terlalu panas.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Bagi kamu yang sering melakukan aktivitas outdoor di siang hari atau merupakan pekerja lapangan, harus waspada akan bahaya dari sengatan panas ini.

Menurut BMKG, fenomena “heat wave” atau gelombang panas dalam ilmu cuaca dan iklim didefinisikan sebagai periode cuaca dengan kenaikan suhu panas yang tidak biasa yang berlangsung setidaknya lima hari berturut-turut atau lebih. 

Yuk, kenali lebih lanjut mengenai heat stroke melalui informasi yang sudah kami rangkum untukmu.

Apa Itu Heat Stroke?

Melansir Harvard Health, heat stroke adalah bentuk penyakit dari serangan panas yang serius dan berpotensi mengancam nyawa. 

Hal ini biasa terjadi akibat dari aktivitas fisik dalam suhu tinggi dengan durasi terlalu lama.

Saat mengalami heat stroke, suhu tubuhmu akan meningkat hingga 40,5 derajat celcius atau bisa lebih tinggi. 

Suhu tinggi ini dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara mental dan fisik hingga menyebabkan kematian.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Demam saat Puasa Biar Lebih Cepat Sembuh

Gejala Heat Stroke

Tanda-tanda seseorang terkena heat stroke menurut WebMD biasanya mengalami gejala seperti:

  • kejang
  • pingsan
  • sakit kepala
  • mual dan muntah
  • napas memendek
  • kelemahan otot dan kram
  • kulit memerah dan kering
  • jantung berdebar kencang
  • tidak berkeringat walau suhu tubuh sedang tinggi
  • peningkatan suhu tubuh hingga suhu 40 derajat Celcius atau lebih.
  • perubahan perilaku seperti kebingungan, disorientasi, atau mengejutkan

Jika kamu atau mengetahui seseorang yang mengalami beberapa gejala heat stroke, segera berikan pertolongan pertama.

Baca Juga :  Oralit untuk Puasa, Benarkah Aman untuk Bantu Menahan Haus?

Baca Juga: Kerja di Dalam Ruangan, Tetap Pakai Sunscreen atau Tidak, Ya?

Cara Mencegah Heat Stroke

Dikutip dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, heat stroke dapat memperberat kondisi orang yang sedang sakit dan menyebabkan kematian.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui langkah-langkah untuk mencegah dampak buruk dari heat stroke.

Saat indeks panas tinggi, sebaiknya hindari untuk pergi keluar rumah dan tetap berada di tempat sejuk. 

Jika kamu tetap harus beraktivitas di luar ruangan, lakukan langkah dibawah ini untuk mencegah heat stroke dilansir dari Mayo Clinic:

1. Gunakan pakaian yang tepat

Kenakan pakaian yang longgar dan berwarna terang. Pasalnya, pakaian yang berwarna gelap cenderung lebih banyak menyerap cahaya dan panas. 

Gunakan pula masker serta topi dengan tepian lebar. Jenis topi ini dapat membantu menutupi bagian wajahmu sehingga dapat terlindungi dari panas. 

2. Sunscreen

Gunakan tabir surya pada seluruh bagian kulitmu 15 hingga 30 menit sebelum meninggalkan rumah. 

Pilihlah tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk mendapat perlindungan maksimal.

Sunscreen adalah produk perawatan yang bisa melindungi kulit dari sinar UVA maupun UVB.

Sinar UVA dan UVB sendiri dapat merusak DNA di sel-sel kulit hingga menimbulkan risiko penyakit kanker.

3. Jaga hidrasi tubuh

Cukupi asupan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi sering kali dianggap sebagai seperti haus biasa. 

Padahal, ketika kita kehilangan cairan tubuh secara berlebih, dehidrasi dapat menyebabkan tubuh kita tidak berfungsi secara normal.

Minum setidaknya delapan gelas air putih sesuai anjuran.  Selain itu kamu juga dapat mengkonsumsi jus buah, atau jus sayuran setiap hari untuk menjaga hidrasi dan kesehatan tubuh. 

Baca Juga :  Ini Dia Cara untuk Mengganti Nama di Gmail, Outlook, dan Yahoo

4. Jadwalkan ulang aktivitasmu

Sesuaikanlah jadwal yang mengharuskan kamu berada di luar ruangan ke waktu yang paling sejuk, baik di pagi hari atau sore hari.

Pantau selalu informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebagai salah satu pertimbangan sebelum menjadwalkan aktivitas terutama di luar ruangan. 

Jika memungkinkan, tunda aktivitas berat di luar ruangan saat cuaca sedang panas terik.

Baca Juga: Dehidrasi Bisa Memengaruhi Kerjamu di Kantor, Lho! Ini Penjelasannya

Jika kamu atau mengetahui seseorang yang mengalami serangan heat stroke, segera lakukan pertolongan pertama dengan menurunkan suhu tubuh. 

Jika perlu segera hubungi layanan darurat fasilitas kesehatan terdekat atau nomor telepon ambulans di Jakarta, yaitu 118 dan 119.

Demikian sajian informasi mengenai heat stroke dari pengertian hingga cara pencegahan.

Kamu ingin tahu informasi lainnya mengenai kesehatan? 

Kamu dapat menemukannya dengan mudah di Glints Blog.

Mulai dari cara menjaga kesehatan, seputar gaya hidup sehat hingga beragam tips untuk mendukung produktivitas kerjamu, semuanya ada di kategori Kesehatan Kerja.

Yuk, klik di sini untuk mengunjungi artikel kesehatan kerja lainnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon