×

Kamu Pekerja? Baca 11 Panduan Menghadapi New Normal Untukmu

May 28, 2020 | No Comments

Wabah corona mungkin akan berakhir suatu saat. Akan tetapi, sebelum itu terjadi, kamu mungkin harus bekerja di tengah new normal sebagai karyawan.

New normal atau kelaziman baru adalah skenario penyesuaian hidup di tengah pandemi corona.

Dalam skenario ini, penyebaran virus sudah bisa dikendalikan.

Skenario ini harus ada, karena kita tak mungkin bisa hidup layaknya sebelum wabah sebelum vaksin berhasil diciptakan.

Vaksin sendiri tidak akan siap disebarkan dalam waktu dekat. Tanggal pasti tersedianya juga tidak bisa ditentukan.

Hal ini dikonfirmasi oleh pernyataan Catherine Smallwood dari WHO yang dikutip oleh Huffington Post.

Apabila harus menunggu vaksin, mengapa kita tidak terus-menerus melakukan physical distancing saja?

Physical distancing yang terlalu lama memiliki dampak yang besar pada ekonomi.

Krisis ekonomi bisa terjadi karena kita tidak melakukan aktivitas di luar rumah dengan durasi yang terlalu lama. Itulah mengapa, new normal harus ada.

Skenario ini menjaga agar kita terhindar dari virus corona, sambil menjaga agar ekonomi setelah corona tak runtuh.

Pada skenario ini, kamu boleh melakukan kegiatan (termasuk bekerja) di luar rumah, dengan tetap memperhatikan banyak hal.

Nah, sebelum saat itu tiba, ada baiknya kamu melakukan persiapan new normal agar kamu tak kebingungan ketika tiba-tiba harus bekerja di tengah kelaziman baru.

Glints sudah merangkum berbagai panduan new normal bagi karyawan.

1. Sediakan Masker

sediakan masker untuk new normal karyawan

© Pexels.com

Hal pertama yang wajib kamu siapkan dalam menghadapi new normal adalah masker.

Masker akan menjagamu dari berbagai virus dan bakteri yang ada di udara agar tak masuk melalui hidung dan mulut.

Meski bermasker, kamu tetap dianjurkan menjaga jarak.

Pasalnya, masker tidak menutup bagian mata, sehingga masih ada risiko patogen masuk ke tubuh melalui organ ini.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Georges Benjamin dari American Public Health Association pada Kaiser Health News.

2. Jaga Kebersihan Tangan

jaga kebersihan tangan untuk menghadapi new normal

© Freepik.com

Jangan lupa, kamu juga wajib menjaga kebersihan kedua tangan saat new normal.

Dikutip dari Healthline, mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Cuci tanganmu dengan sabun selama minimal 20 detik, lalu bilas dengan air bersih yang mengalir.

Apabila kamu kesulitan mencari sabun dan air bersih yang mengalir, kamu bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen.

3. Jaga Kebersihan Kantor

jaga kebersihan kantor saat new normal

© Freepik.com

Sebagai karyawan, menghadapi new normal akan menuntutmu lebih disiplin menjaga kebersihan kantor.

Hal ini dapat mencegah penularan corona di kantor. Kata Inc, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  • mengelap suatu permukaan (meja, gagang pintu, komputer) dengan cairan disinfektan secara searah, alih-alih bolak-balik
  • menjaga agar kain lap tidak tercampur, misalnya satu lap untuk dapur kantor, satu lap untuk tangan bersih di wastafel, dan lain-lain
  • membersihkan HP atau gadget lainnya dari patogen
  • tempel petunjuk di tempat cuci tangan atau wastafel mengenai cara cuci tangan yang baik
  • dan lain-lain

Baca Juga: Orang Kantor Sakit? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

4. Hindari Bersalaman

hindari bersalaman untuk menghadapi new normal karyawan

© Freepik.com

Salah satu hal yang tetap wajib kamu hindari saat new normal adalah bersalaman.

Sebelum wabah, kamu bisa dengan leluasa menyentuh tangan orang lain saat bersalaman.

Demi menghindari penularan virus lebih jauh, ada baiknya bersalaman ini diganti dengan cara lain. Misalnya, dengan membungkukkan badan, atau cari cara lainnya.

5. Hindari Menyentuh Wajah

hindari menyentuh wajah saat new normal

© Freepik.com

Kamu juga tetap dianjurkan untuk menghindari menyentuh wajah meski di dalam fase new normal.

Kata WebMD, virus bisa masuk ke tubuh melalui lubang yang ada di wajah, baik di mata, hidung, maupun mulut.

Untuk menghindarinya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  • gunakan hand cream atau parfum di tangan, apabila baunya tercium, kamu akan segera sadar bahwa menyentuh wajah tak boleh dilakukan
  • sibukkan tangan dengan memegang sesuatu, misalnya stress ball atau benda lainnya
  • siapkan tisu untuk mengelap hidung atau mata yang basah
  • dan lain-lain

6. Jaga Kesehatan

jaga imun tubuh untuk menghadapi new normal karyawan

© Freepik.com

Jangan lupa, untuk mencegah virus corona datang, kamu tetap wajib menjaga kesehatan tubuh. Hal ini juga dapat membantumu bekerja dan menjalani new normal sebagai karyawan.

Kesehatan yang harus kamu perhatikan bukan hanya fisik, melainkan juga kesehatan mental.

Kata The Conversation, ada tiga hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  • konsumsi makanan yang kaya vitamin C, D, dan zink, serta banyak sayur dan buah, kacang-kacangan, hingga ikan
  • tetap rutin berolahraga
  • kelola stres dengan berbagai cara, seperti yoga, meditasi, dan mengurangi informasi corona
  • dan lain-lain

Baca Juga: Bagaimana Kondisi Industri Pariwisata usai Wabah Corona?

7. Perhatikan Keamanan Digital

© Pexels.com

Wabah corona juga membawa dampak ekonomi. Hal ini membuat orang lebih rentan melakukan tindak kejahatan, termasuk kejahatan cyber.

Kata Europol, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan information security di tengah corona, yaitu:

  • gunakan aplikasi penunjang kerja yang aman
  • pakai kata sandi yang rumit
  • hindari promo atau hadiah yang mencurigakan (misalnya, terlalu menggiurkan)
  • jangan menyebarkan informasi yang kurang akurat
  • dan lain-lain

8. Hindari Aktivitas Berisiko

© Freepik.com

Karena adanya anjuran untuk menjaga jarak di tengah wabah, kamu juga wajib menghindari beberapa aktivitas berisiko di tengah new normal.

Dilansir dari Vox, berdasarkan risiko penularan corona, ada empat jenis aktivitas, yaitu aktivitas dengan risiko rendah, risiko sedang, risiko tinggi, serta risiko sangat tinggi.

Berbagai jenis aktivitas dan hal-hal yang perlu kamu perhatikan di antaranya:

  • risiko rendah, yaitu di rumah saja
    • lakukan sesering mungkin
    • hindari kedatangan nonpenghuni rumah
    • selalu cuci tangan
    • apabila sakit, lakukan isolasi mandiri
  • risiko sedang, yaitu aktivitas di luar rumah seperti bersepeda di taman, jogging di luar rumah, dan lain-lain
    • hindari kegiatan ini
    • selalu cuci tangan, hindari menyentuh wajah
    • jaga jarak dengan orang lain
    • gunakan masker
    • hindari benda-benda yang digunakan secara umum, seperti tempat duduk atau ayunan
  • risiko tinggi, yaitu pertemuan di luar ruangan seperti piknik dengan teman di taman, dan lain-lain
    • lakukan semua saran untuk risiko sedang
    • jangan berbagi makanan atau benda-benda untuk menghindari penularan corona
  • risiko sangat tinggi, yaitu pertemuan di dalam ruangan tertutup
    • lakukan semua saran untuk risiko tinggi
    • buka jendela untuk membantu sirkulasi udara

9. Pertimbangkan Kerja di Rumah

© Freepik.com

Meski sudah diperbolehkan pergi keluar dari rumah, ada baiknya karyawan sepertimu memilih kerja di rumah saat new normal.

Tentu saja, kamu harus berdiskusi dengan atasan dan divisi sumber daya manusia sebelum melakukan hal ini.

Beberapa pekerjaan ternyata memang bisa dikerjakan dari jarak jauh.

Ditambah lagi, kata CNN, beberapa perusahaan besar mempertimbangkan karyawannya untuk kerja di rumah meski wabah telah berakhir.

Perusahaan itu di antaranya Facebook, Twitter, dan lain-lain. Tentu kamu perlu menimbang kelebihan dan kekurangan kerja di kantor serta kerja di rumah sebelum memutuskan, ya!

Baca Juga: Perhatikan 4 Cara Ini untuk Mengembalikan Rutinitas Kerja Setelah WFH

10. Perhatikan Sirkulasi Udara di Kantor

perhatikan sirkulasi udara di kantor

© Freepik.com

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, ada berbagai bukti yang menunjukkan kecenderungan Covid-19 bisa menular melalui udara.

Jika seseorang yang memiliki virus corona dalam tubuh berbicara, batuk, atau bersin, akan ada sedikit cairan yang keluar dari mulut dan hidungnya.

Ada cairan yang langsung jatuh ke lantai atau permukaan. Akan tetapi, ada pula yang berterbangan di udara. Nah, cairan ini bisa saja mengandung virus.

Apabila seseorang menghirupnya, ada peluang virus tersebut masuk ke dalam tubuhnya.

Kondisi yang disebut airborne ini, seperti dikutip oleh The Guardian, tengah diperhitungkan oleh WHO.

Apabila virus corona ternyata memang bisa menyebar lewat udara, ada tempat yang sangat spesifik yang memiliki risiko penyebaran terbesar.

Ciri ruangan itu adalah ramai, tertutup, dan tidak memiliki ventilasi yang baik.

Oleh karena itu, buka pintu atau jendela saat bekerja untuk menjaga sirkulasi udara di kantor tetap lancar.

Jangan lupa, batasi juga jumlah orang yang ada di dalam ruangan agar tidak terlalu ramai.

11. Kontrol Penggunaan Pendingin Ruangan

kontrol penggunaan pendingin ruangan new normal karyawan

© Freepik.com

Saat menggunakan pendingin ruangan, kamu tentu harus menutup ruangan tersebut. Melansir WebMD, hanya sedikit udara yang keluar dan masuk melalui sistem pendingin ruangan itu sendiri.

Ini bisa meningkatkan risiko virus corona tidak segera keluar dari ruangan, tetapi hanya berputar-putar di dalam dan bisa terhirup.

Selain itu, pendingin ruangan tentu memiliki hembusan angin yang bisa mengakibatkan berputarnya udara dalam ruangan.

Apabila ada virus corona dalam udara tersebut, kemungkinan orang menghirupnya menjadi semakin besar.

Oleh karena itu, dalam situasi new normal, karyawan juga wajib mengatur penggunaan pendingin ruangan di kantor.

Baca Juga: Jangan Panik, Ini yang Harus Kamu Lakukan jika Terkena Corona

Itulah berbagai panduan menghadapi new normal untuk karyawan. Glints berharap, kita semua bisa melewati ini semua bersama-sama.

Selalu tunggu wajah baru dunia kerja setelah pandemi corona ini berakhir.

Bagaimana dengan kantormu? Apakah ada aturan atau langkah-langkah pencegahan spesifik saat fase kelaziman baru ini?

Kamu bisa berbagi dan berdiskusi soal hal ini di Glints Komunitas. Wadah ini adalah media tanya-jawab sesama pengguna Glints soal karier, pekerjaan, dan lain-lain.

Kamu juga bisa mengobrol soal pekerjaan di fase new normal. Ikut diskusi sekarang, ya!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up