5 Penyebab Mengantuk tapi Susah Tidur dan Cara Mengatasinya

Tayang 14 Okt 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Saat siang hari kamu merasa lelah dan mengantuk, bahkan kopi pun tak bisa menolong, tapi pada malam hari, kamu malah susah tidur. Pernah mengalaminya?

    Hal ini menjadi keluhan banyak pekerja yang WFH, lho. Padahal ada banyak deadline dan pekerjaan yang harus diselesaikan di siang hari.

    Alhasil, produktivitas juga terganggu dan pekerjaan harus digeser ke hari berikutnya.

    Nah, Glints sudah rangkum apa saja yang menyebabkan kamu susah tidur walaupun mengantuk dan cara mengatasinya di bawah ini.

    Baca Juga: 7 Bahaya Tidur di Bawah 6 Jam pada Kesehatan dan Produktivitas

    5 Faktor Penyebab Mengantuk Tapi Susah Tidur

    Waktu tidur yang kamu miliki dipengaruhi oleh sebuah sistem bernama circadian rhythm. 

    Sistem circadian rhythm ini menggunakan cahaya, kegelapan, dan jam biologis untuk mengelola suhu tubuh, metabolisme, hormon, hingga waktu tidur.  

    Berikut adalah beberapa penyebab kamu mengantuk tapi susah tidur:

    1. Kecemasan dan depresi

    Pikiran yang penuh akan membuat kamu tidak bisa tidur dengan tenang. Gangguan tidur seperti sulit terlelap meskipun lelah adalah gejala diagnostik gangguan kecemasan.

    Jika terjadi dalam terus-menerus akan menyebabkan insomnia. Kecemasan juga akan membuat kamu lebih terjaga sehingga menunda waktu tidur.

    Selain kecemasan, sebuah riset di 2019, mengutip Healthline, juga menyebutkan bahwa 90% orang yang mengalami depresi juga memiliki gejala sulit tidur.

    Kelelahan dan mengantuk saat siang hari yang dialami tidak semerta memudahkan seseorang untuk tidur di malam hari, tapi justru sebaliknya.

    Kecemasan dan depresi mengganggu sistem circadian rhythms sehingga mengubah kebiasaan dan waktu tidur.

    2. Konsumsi kafein

    Sebagai pekerja, mengonsumsi kafein di siang hari sudah jadi kebiasaan. 

    Namun, ada kalanya konsumsi kafein ini tidak lagi berpengaruh untuk meningkatkan energi dan tidak mengantuk pada siang hari. 

    Maka, coba perhatikan konsumsi kafein harian.

    Pengaruh kafein biasanya bertahan 5 jam dan menurut riset PubMed Central, yang dikutip dari Healthline, rata-rata konsumsi harian kafein adalah 200mg atau setara 16oz (hampir 500 mililiter) kopi.

    Healthline merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi kafein minimal 4-6 jam sebelum waktu tidur ideal.

    3. Screen time

    Saat mengantuk, tapi susah tidur, apa yang akan kamu lakukan? Sebagian orang akan malah mengakses media sosial, kamu juga?

    Hal ini justru akan membuat kamu lebih sulit tertidur. 

    Blue light yang datang dari hp, tablet, laptop, dan TV akan mengurangi kantuk sehingga bukannya tertidur, kamu akan semakin sulit untuk merasakan kantuk. 

    Jika ingin mengetahui tentang bahaya menggunakan smartphone sebelum tidur, simak artikel selengkapnya dengan klik tombol di bawah ini!

    BACA ARTIKELNYA

    4. Tidur siang

    Tidur siang bukanlah hal yang buruk, bahkan memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan.

    Namun, perlu dicatat bahwa strategi yang salah saat kamu tidur siang akan membuat kualitas tidurmu memburuk. 

    Tidur siang yang terlalu lama pada jam-jam mendekati sore akan membuat kamu mengantuk tapi susah tidur. Tidur siang yang baik hanya dianjurkan selama 20-30 menit.

    5. Hormon yang tidak seimbang

    Nature Best UK, menjelaskan bahwa perempuan sering mengalami ketidakseimbangan hormon sehingga walaupun mengantuk tetap susah untuk tidur.

    Naik turunnya hormon terjadi sebelum datangnya menstruasi dan bisa mengurangi REM sleep (tidur nyenyak saat mimpi terjadi), produksi melatonin, serta menyebabkan perubahan mood.

    Saat gejala-gejala tersebut terjadi, perempuan cenderung akan lebih sulit tertidur walaupun sudah mengantuk. 

    Baca Juga: Serba-serbi Cuti Haid untuk Pekerja Perempuan

    Cara Atasi Kondisi Mengantuk Tapi Susah Tidur

    Untuk mengatasi kebiasaan tidur yang tidak sehat ini, kamu bisa melakukan beberapa cara yaitu:

    1. Buat jadwal tidur dan bangun secara reguler 

    The Wellness Corner menyebutkan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur adalah dengan membuat jadwal tidur dan bangun yang konsisten.

    Masih melansir Healthline, disarankan untuk bersiap tidur saat kamu sudah benar-benar lelah dan merasa ingin tidur.

    Seperti makan saat lapar, jangan dulu ke tempat tidur jika belum ingin tidur. Hal sederhana ini bisa membantu kamu cepat terlelap. 

    2. Buat suasana yang nyaman

    Kondisi kamar juga akan memengaruhi waktu tidur kamu. Jika kamu sudah lelah dan mengantuk, tapi tetap susah tidur, buat suasana kamar jadi senyaman mungkin.

    Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, disarankan untuk membuat suhu kamar dingin dan jangan lupa untuk mematikan lampu kamar.

    Agar lebih fokus, kamu bisa menambahkan white noise maupun menggunakan penutup telinga.

    3. Lakukan kebiasaan yang menenangkan

    Journaling, membaca, atau meditasi adalah beberapa kegiatan menenangkan yang bisa kamu lakukan sebelum tidur. 

    Jika kamu sering overthinking sebelum tidur, coba membiasakan aturan worry time. 

    Worry time adalah limit waktu 20-30 menit untuk membiarkan diri merasakan emosi khawatir dan kecemasan, setidaknya 2 jam sebelum tidur.

    Baca Juga: 7 Manfaat Tidur Cepat dan Bangun Awal untuk Produktivitas Kerja

    Itu dia rangkuman tentang faktor penyebab hingga cara mengatasi kondisi mengantuk, tapi susah tidur untuk kamu.

    Agar masalah tidur bisa teratasi, penting untuk tahu penyebabnya. Langkah selanjutnya, kamu bisa mulai ubah kebiasaan secara perlahan. 

    Jika kamu punya masalah kesehatan kerja lain seperti sering memikirkan pekerjaan selama liburan hingga mudah stres, Glints punya tips dan cara menghadapinya untukmu.

    Yuk, temukan dan baca ragam artikelnya dengan klik di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.8 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait