Lembur saat Puasa: Kenapa Harus Dihindari dan Cara Menjalaninya

Diperbarui 28 2020 - dibaca 6 mnt
Khairina F. Hidayati editor

Isi Artikel

    Di kala bulan Ramadan, kewajiban untuk berpuasa tentu kamu jalankan bersamaan dengan kewajiban lain untuk bekerja. Kadang, pekerjaan juga menuntutmu untuk bekerja lembur saat puasa.

    Melakukan kerja lembur di tengah Ramadan bukan tanpa risiko, lho. Glints sudah merangkum efek buruk lembur saat puasa, serta trik yang bisa kamu terapkan apabila kamu terpaksa melakukannya.

    Risiko Lembur saat Puasa

    bahaya lembur saat puasa

    © Freepik

    Ada berbagai dampak buruk kerja lembur, terutama saat puasa, di antaranya:

    1. Diintai berbagai penyakit

    Kata Alodokter, kerja lembur bisa menjadi pemicu berbagai macam penyakit. Mulai dari penyakit jantung, diabetes, hingga kanker.

    Hal ini terjadi karena tubuh mengalami stres fisik dan kurang istirahat. Apalagi, kalau kamu lembur saat puasa, kamu masih harus bangun pagi untuk sahur, dan tidur malam karena beribadah, lalu dilanjutkan dengan bekerja lagi.

    Selain itu, kata Halodoc, kamu juga bisa mengalami gangguan tidur, karena ketika lembur, tidak hanya kuantitas tidurmu yang akan turun, tetapi juga kualitasnya.

    2. Produktivitas kerja menurun

    Beberapa orang dituntut untuk bekerja lembur saat puasa dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Banyak juga yang memilih bekerja lembur karena bisa mendapatkan perhitungan upah lembur.

    Sayangnya, saat bekerja lembur, kamu akan kurang istirahat. Nah, kurang istirahat inilah yang membuatmu sulit untuk fokus, sehingga produktivitas kerjamu menurun.

    Alih-alih mencapai tujuan awal dari kerja lembur untuk mengoptimalkan kinerja, yang terjadi malah sebaliknya.

    3. Dilanda stres

    Dilansir dari SehatQ, kurang istirahat akan membuatmu merasa murung dan stres.

    Tak hanya itu, kelelahan juga akan memicu friksi dan konflik dengan orang lain, termasuk dengan rekan kerja. Padahal, salah satu hal yang identik dengan berpuasa adalah menahan emosi.

    Oleh karena itu, jika memungkinkan hindari lembur, terutama lembur saat puasa, ya!

    Baca Juga: 4 Aplikasi untuk Menemani Kamu Bekerja di Bulan Puasa

    Tips Lembur Apabila Harus Dilakukan

    tips lembur saat puasa

    © Freepik

    Apabila kamu terpaksa melakukan lembur saat puasa, ada berbagai trik yang bisa kamu terapkan untuk menjalaninya. Di antaranya adalah:

    1. Sahur dan berbuka dengan menu dan waktu yang tepat

    Untuk mencegah dampak buruk dari lembur saat puasa, kamu bisa menjaga pola makan yang sehat, bahkan selama berpuasa.

    Dilansir dari Hellosehat, kamu bisa menjaga kesehatan dan kebugaran meski lembur dengan cara makan tepat waktu.

    Jangan menunda berbuka untuk bekerja atau melakukan hal lainnya, dan jangan melewatkan sahur untuk menjaga kesehatanmu.

    Porsi makan juga sebaiknya kamu atur. Jangan makan berlebihan, karena malah akan memicu berbagai penyakit seperti diabetes.

    Selain itu, hindari makanan manis, berlemak, pedas, dan mengandung terlalu banyak garam yang juga memicu berbagai masalah kesehatan. 

    Baca Juga: Jam Kerja Puasa WFH yang Bisa Kamu Ikuti

    2. Bayar utang tidur

    Seperti kata Healthline, tidur adalah kegiatan yang bersifat “menyembuhkan”. Saat tidur, otak dapat rileks sehingga kamu siap melakukan berbagai kegiatan keesokan hari. 

    Jadi, jangan heran kalau kurang tidur karena lembur saat puasa dapat mengganggu kesehatanmu.

    Kamu butuh 7-8 jam tidur dalam sehari. Sebagai kompensasi dari kurangnya tidur karena lembur saat puasa, kamu bisa “mencicil” pembayarannya dengan menambah waktu tidur keesokan harinya, atau tidur lebih lama di akhir pekan.

    3. Sempatkan olahraga

    Olahraga merupakan salah satu kunci dari hidup sehat.

    Kata KlikDokter, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan olahraga selama 150 menit dalam seminggu. Kamu bisa memecahnya menjadi sekitar 20 menit per hari.

    Apabila tuntutan kerja lembur saat puasa mengurangi kesempatanmu untuk melakukan olahraga, gunakan waktu akhir pekan untuk “membayar utang” olahragamu.

    Selain dapat mengontrol berat badan, olahraga dapat membuat rasa murung karena lemburmu hilang, dan menjaga agar kamu terhindar dari berbagai penyakit karena lembur.

    Pilih waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa, seperti menjelang berbuka, agar energi yang hilang karena olahraga bisa segera terisi kembali saat berbuka.

    Baca Juga: 5 Kegiatan Setelah Sahur yang Membuat Kamu Siap Menjalani Hari

    Nah, itu dia alasan kenapa kamu harus menghindari lembur, lengkap dengan tips-tips apabila kamu terpaksa menjalaninya.

    Kalau kamu ingin mendapat lebih banyak tips seputar pengembangan karier, kamu bisa bergabung dengan Glints. Daftar sekarang, yuk!


      lembur lembur saat puasa ramadan

      Artikel Terkait

      Lembur saat Puasa: Kenapa Harus Dihindari dan Cara Menjalaninya

      Diperbarui 28 2020 - dibaca 6 mnt
      Khairina F. Hidayati editor

      Isi Artikel

        Di kala bulan Ramadan, kewajiban untuk berpuasa tentu kamu jalankan bersamaan dengan kewajiban lain untuk bekerja. Kadang, pekerjaan juga menuntutmu untuk bekerja lembur saat puasa.

        Melakukan kerja lembur di tengah Ramadan bukan tanpa risiko, lho. Glints sudah merangkum efek buruk lembur saat puasa, serta trik yang bisa kamu terapkan apabila kamu terpaksa melakukannya.

        Risiko Lembur saat Puasa

        bahaya lembur saat puasa

        © Freepik

        Ada berbagai dampak buruk kerja lembur, terutama saat puasa, di antaranya:

        1. Diintai berbagai penyakit

        Kata Alodokter, kerja lembur bisa menjadi pemicu berbagai macam penyakit. Mulai dari penyakit jantung, diabetes, hingga kanker.

        Hal ini terjadi karena tubuh mengalami stres fisik dan kurang istirahat. Apalagi, kalau kamu lembur saat puasa, kamu masih harus bangun pagi untuk sahur, dan tidur malam karena beribadah, lalu dilanjutkan dengan bekerja lagi.

        Selain itu, kata Halodoc, kamu juga bisa mengalami gangguan tidur, karena ketika lembur, tidak hanya kuantitas tidurmu yang akan turun, tetapi juga kualitasnya.

        2. Produktivitas kerja menurun

        Beberapa orang dituntut untuk bekerja lembur saat puasa dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Banyak juga yang memilih bekerja lembur karena bisa mendapatkan perhitungan upah lembur.

        Sayangnya, saat bekerja lembur, kamu akan kurang istirahat. Nah, kurang istirahat inilah yang membuatmu sulit untuk fokus, sehingga produktivitas kerjamu menurun.

        Alih-alih mencapai tujuan awal dari kerja lembur untuk mengoptimalkan kinerja, yang terjadi malah sebaliknya.

        3. Dilanda stres

        Dilansir dari SehatQ, kurang istirahat akan membuatmu merasa murung dan stres.

        Tak hanya itu, kelelahan juga akan memicu friksi dan konflik dengan orang lain, termasuk dengan rekan kerja. Padahal, salah satu hal yang identik dengan berpuasa adalah menahan emosi.

        Oleh karena itu, jika memungkinkan hindari lembur, terutama lembur saat puasa, ya!

        Baca Juga: 4 Aplikasi untuk Menemani Kamu Bekerja di Bulan Puasa

        Tips Lembur Apabila Harus Dilakukan

        tips lembur saat puasa

        © Freepik

        Apabila kamu terpaksa melakukan lembur saat puasa, ada berbagai trik yang bisa kamu terapkan untuk menjalaninya. Di antaranya adalah:

        1. Sahur dan berbuka dengan menu dan waktu yang tepat

        Untuk mencegah dampak buruk dari lembur saat puasa, kamu bisa menjaga pola makan yang sehat, bahkan selama berpuasa.

        Dilansir dari Hellosehat, kamu bisa menjaga kesehatan dan kebugaran meski lembur dengan cara makan tepat waktu.

        Jangan menunda berbuka untuk bekerja atau melakukan hal lainnya, dan jangan melewatkan sahur untuk menjaga kesehatanmu.

        Porsi makan juga sebaiknya kamu atur. Jangan makan berlebihan, karena malah akan memicu berbagai penyakit seperti diabetes.

        Selain itu, hindari makanan manis, berlemak, pedas, dan mengandung terlalu banyak garam yang juga memicu berbagai masalah kesehatan. 

        Baca Juga: Jam Kerja Puasa WFH yang Bisa Kamu Ikuti

        2. Bayar utang tidur

        Seperti kata Healthline, tidur adalah kegiatan yang bersifat “menyembuhkan”. Saat tidur, otak dapat rileks sehingga kamu siap melakukan berbagai kegiatan keesokan hari. 

        Jadi, jangan heran kalau kurang tidur karena lembur saat puasa dapat mengganggu kesehatanmu.

        Kamu butuh 7-8 jam tidur dalam sehari. Sebagai kompensasi dari kurangnya tidur karena lembur saat puasa, kamu bisa “mencicil” pembayarannya dengan menambah waktu tidur keesokan harinya, atau tidur lebih lama di akhir pekan.

        3. Sempatkan olahraga

        Olahraga merupakan salah satu kunci dari hidup sehat.

        Kata KlikDokter, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan olahraga selama 150 menit dalam seminggu. Kamu bisa memecahnya menjadi sekitar 20 menit per hari.

        Apabila tuntutan kerja lembur saat puasa mengurangi kesempatanmu untuk melakukan olahraga, gunakan waktu akhir pekan untuk “membayar utang” olahragamu.

        Selain dapat mengontrol berat badan, olahraga dapat membuat rasa murung karena lemburmu hilang, dan menjaga agar kamu terhindar dari berbagai penyakit karena lembur.

        Pilih waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa, seperti menjelang berbuka, agar energi yang hilang karena olahraga bisa segera terisi kembali saat berbuka.

        Baca Juga: 5 Kegiatan Setelah Sahur yang Membuat Kamu Siap Menjalani Hari

        Nah, itu dia alasan kenapa kamu harus menghindari lembur, lengkap dengan tips-tips apabila kamu terpaksa menjalaninya.

        Kalau kamu ingin mendapat lebih banyak tips seputar pengembangan karier, kamu bisa bergabung dengan Glints. Daftar sekarang, yuk!


          lembur lembur saat puasa ramadan

          Artikel Terkait

          Scroll Up