×

Ketahui Kegunaan Manajemen Organisasi Dalam Suatu Perusahaan

November 16, 2018 | No Comments

Dalam suatu organisasi kerja yang baik, perlu adanya manajemen organisasi yang baik pula. Namun sebelum masuk kepada pembahasan mengenai manajemen organisasi, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu apa yang disebut sebagai organisasi.

Baca Juga: Mengenal Manajemen Risiko dan Kegunaan Untuk Perusahaan

Dilansir dari laman Management Study Guide, definisi organisasi adalah sekumpulan orang dari beragam latar belakang, perbedaan pendidikan, dan berbagai ketertarikan. Mereka bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan. Dalam organisasi, setiap orang harus berkoordinasi satu sama lain demi meraih tujuan organisasi.

Hal tersebut juga jelas berlaku dalam lingkup perusahaan. Setiap pekerja perlu untuk bekerjasama satu sama lain demi menghasilkan apa yang ingin perusahaan tuju. Untuk itu, perlu adanya manajemen organisasi agar dapat membantu mengeluarkan kemampuan terbaik setiap pekerja. Pertanyaan selanjutnya adalah, apa sebetulnya yang dimaksud dengan manajemen organisasi?

BusinessDictionary  menjelaskan manajemen organisasi adalah suatu proses mengorganisir, merencanakan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya. Tujuannya untuk mencapai suatu tujuan. Pembahasan manajemen organisasi mengacu kepada seni untuk mengumpulkan orang-orang dalam suatu wadah. Lalu mengoptimalisasi sumber daya melalui kontrol dan pembagian peran, serta memberikan arah tujuan kepada pekerja dalam suatu perusahaan.

Dengan manajemen organisasi, setiap pekerja memiliki rasa tanggung jawab dan memahami apa yang perlu dilakukan dalam suatu perusahaan sesuai dengan visi dan misi perusahaan tersebut.

Pembahasan berikutnya mengenai tentang fungsi yang diperoleh dalam manajemen organisasi. Terdapat sejumlah esensi penting dalam manajemen organisasi yang memiliki dampak langsung dalam ritme kerja Anda di suatu perusahaan. Beberapa kegunaannya adalah sebagai berikut.

Planning

Kegunaan manajemen organisasi dalam suatu perusahaan yang pertama adalah terkait dengan perencanaan bisnis yang efektif dan tepat sasaran. Aspek ini menjadi penting karena pada poin ini, perusahaan yang baik harus mampu untuk menentukan langkah ke depan, mengetahui cara untuk mencapai tujuan tersebut, dan menghindari kebingungan yang berpotensi merugikan.

Masa depan adalah kata kunci dalam aspek perencanaan pada manajemen organisasi. Segala sesuatu yang berkaitan tentang kelangsungan perusahaan di masa depan, besar kemungkinan ditentukan melalui perencanaan yang matang. Perencanaan dalam hal ini termasuk meliputi rencana kerja, rencana cadangan, anggaran, serta hal-hal teknis perencanaan lainnya.

Organizing

Dalam buku berjudul “Management 8th ed”, Schermerhorn menyatakan jika pengorganisasian (organizing) adalah proses mengatur manusia dan sumber daya lain untuk bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan. Kata kunci yang perlu diperhatikan dalam definisi tersebut adalah manusia dan sumber daya. Aspek pengorganisasian dalam manajemen organisasi mengacu kepada pemanfaatan sumber daya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari setiap pekerjanya.

Proses pengorganisasian juga mencakup di dalamnya mengenai penetapan direksi, jabatan, peran, serta cara pelaksanaan untuk mencapai suatu tujuan. Salah satu contoh yang lebih konkret yang bisa Anda temukan di dalam perusahaan Anda bernaung adalah mengenai penetapan job description, apakah sudah jelas dan sesuai dengan kemampuan Anda atau tidak.

Staffing

Poin kepegawaian dalam manajemen organisasi merujuk kepada perekrutan anggota, baik di dalam suatu organisasi ataupun perusahaan. Manajemen organisasi yang tepat tentu akan merekrut pekerja yang tepat untuk posisi yang tepat pula. Hal ini dilakukan untuk menghindari masalah yang berpotensi ditimbulkan oleh pekerja yang tidak berada pada posisi semestinya dan menjaga manajemen organisasi untuk tetap berjalan dengan baik.

Seleksi resume dan portofolio, psikotes, dan wawancara kerja adalah contoh-contoh proses seleksi kepegawaian yang biasa dilakukan untuk mendapatkan pekerja yang diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

Leading

Manajemen organisasi membutuhkan seorang pemimpin dalam pengelolaan pekerjaan. Manajer atau atasan harus mampu menetapkan target yang jelas bagi setiap pekerja. Manajemen organisasi yang tepat juga harus memastikan bahwa setiap pekerja berupaya untuk fokus dalam tujuan yang sama.

Selain itu, manajer juga menjadi pengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah ataupun kondisi tertentu. Oleh karena itu, maka pemimpin dengan pemikiran yang matang, jiwa yang tenang, serta kejernihan dalam melihat situasi amat diperlukan.

 

Sumber: Pexels.com

Control

Tanpa kontrol yang tepat dari pemegang kuasa di dalam perusahaan, maka manajemen organisasi tidak akan efektif. Untuk membangun manajemen organisasi yang positif, pemilik perusahaan perlu peka untuk memahami apa yang sebetulnya terjadi di dalam maupun di sekitar perusahaan. Atasan perlu melakukan peninjauan kepada performa perusahaan secara menyeluruh baik dari lingkup divisi, tim, bahkan hingga kepada individu-individu dalam manajemen organisasi.

Tidak terbatas kepada kinerja, bentuk tinjauan dalam manajemen organisasi pun juga harus mencakup segala aspek dalam organisasi seperti pengawasan, audit, supervisi, bahkan bila perlu melakukan inspeksi. Hal ini dilakukan agar manajemen organisasi berjalan dengan semestinya dan segenap pekerja dapat bekerja maksimal untuk mencapai target.

Time Management

Manfaat manajemen organisasi berikutnya terhadap perusahaan adalah pengaturan waktu. Pekerja dapat bekerja secara lebih efektif jika perusahaan menerapkan kerangka waktu dan manajemen organisasi yang tepat.

Sebagai ilustrasi, manajemen organisasi yang paham akan pegawainya pasti tidak akan memberikan tugas dengan kerangka waktu yang sama kepada setiap karyawannya. Pekerjaan yang dibatasi tenggat waktu yang pendek tentu akan lebih baik bila diserahkan kepada pekerja dengan kecenderungan kerja yang praktis. Sementara pekerjaan yang menuntut atensi lebih akan lebih baik jika dibebankan kepada pekerja yang teliti. Dengan begitu, seluruh pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu dan manajemen organisasi menjadi efektif.

Dengan pengaturan waktu yang baik, hasilnya akan terlihat dalam jangka waktu yang lebih panjang. Salah satu buah manis yang dapat dipetik dari manajemen organisasi dan waktu adalah bahwa pekerja akan lebih konsisten untuk mengerjakan pekerjaan sesuai dengan kerangka waktu yang telah ditetapkan.

Motivation

Manajemen organisasi juga berperan untuk menimbulkan lingkungan yang memotivasi pekerjanya. Suntikan motivasi membuat para pekerja betah untuk bekerja dan terus berupaya secara maksimal untuk memproduksi hasil kerja yang baik di tiap kesempatan.

Penghargaan, insentif, outing, dan fasilitas adalah beberapa bentuk yang membuat pekerja diapresiasi dalam pekerjaannya. Bentuk apresiasi tidak harus selalu mahal atau mengeluarkan biaya besar. Terkadang, pujian kecil atas hasil kerja yang baik kepada pekerja sudah lebih dari cukup untuk menumbuhkan loyalitas serta memantik semangat.

Hal yang paling perlu diingat pada konteks manajemen organisasi dalam poin motivasi adalah bahwa pekerja menyadari jika atasan memerhatikan mereka dengan saksama dan dapat memberikan apresiasi yang tepat bagi para pekerjanya jika para pekerja telah bekerja dengan baik.

Selain beberapa kegunaan manajemen organisasi di atas, mengetahui kebutuhan dan seberapa pentingnya manajemen organisasi bisa menjadi acuan dalam mengukur nilai dari kelangsungan kerja Anda di dalam suatu perusahaan. Setelah memahami fungsi dari manajemen organisasi, Anda lebih mudah untuk mengevaluasi manajemen organisasi di perusahaan Anda dengan sejumlah elemen di atas.

Baca Juga: Bagaimana Prosedur Audit dan Pentingnya Untuk Perusahaan

Jika Anda sedang mengatur manajemen organisasi di perusahaan Anda, mungkin Anda juga ingin mencari SDM berkualitas. Anda bisa masuk ke TalenHunt untuk menemukan SDM yang cocok untuk bisnis anda.

Scroll Up