×

Ketahui Lebih Mendalam Program Jaminan Pensiun BPJS

November 20, 2018 | No Comments

Program jaminan pensiun yang ditelurkan oleh BPJS Ketenagakerjaan menjadi program yang wajib kamu ketahui sebelum masuk ke dunia kerja. Hal ini disebabkan karena program jaminan pensiun merupakan program BPJS Ketenagakerjaan yang wajib diadakan oleh perusahaan dengan skala besar dan menengah.  Yuk kita simak bersama detil-detil program jaminan pensiun yang telah dirangkum dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan berikut ini!

Baca Juga: BPJS Kesehatan: Fungsi dan Manfaatnya Bagi Karyawan

Kepesertaan

Yang termasuk dalam peserta jaminan pensiun ialah pekerja yang telah terdaftar dan membayar iuran. Peserta jaminan pensiun merupakan pekerja yang bekerja kepada pemberi kerja selain penyelenggara negara, yaitu peserta penerima upah yang terdiri dari pekerja pada perusahaan dan pekerja pada orang perseorangan. Pekerja yang dapat terdaftar dalam program jaminan pensiun harus memiliki usia paling banyak 1 (satu) bulan sebelum memasuki usia pensiun. Awalnya usia jaminan pensiun ditetapkan pada usia 56 tahun. Kemudian pada 1 Januari 2019, usia pensiun menjadi 57 tahun dan selanjutnya akan bertambah 1 (satu) untuk setiap 3 (tiga) tahun berikutnya hingga mencapai usia pensiun 65 tahun.

Biasanya pekerja didaftarkan secara langsung oleh pemberi kerja saat penerima kerja telah diterima di perusahaan tersebut, namun jika belum terdaftar dalam program jaminan pensiun, peserta dapat mendaftarkan diri secara langsung kepada BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kasus pindah kerja, pekerja wajib memberikan informasi kepesertaan program jaminan pensiun kepada pemberi kerja dengan memperlihatkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya, pemberi kerja yang akan meneruskan kepesertaan tersebut.

Manfaat Program Jaminan Pensiun

Uang tunai yang diberikan atau dibayarkan setiap bulan dalam bahasa program jaminan pensiun disebut sebagai manfaat. Adapun yang berhak menjadi penerima manfaat dalam program jaminan pensiun adalah sebagai berikut:

#1 Manfaat Pensiun Hari Tua (MPHT)

MPHT dalam program jaminan pensiun berupa uang yang diberikan kepada peserta (yang memenuhi iuran minimun 15 tahun yang setara dengan 180 bulan) saat menyentuh usia pensiun hingga meninggal dunia.

#2 Manfaat Pensiun Cacat (MPC)

MPC berupa uang tunai bulanan yang diberikan kepada peserta program jaminan pensiun (kejadian yang menyebabkan cacat total tetap terjadi paling sedikit 1 bulan menjadi peserta dan density rate minimal 80%) yang mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan tidak dapat bekerja kembali atau akibat penyakit sampai meninggal dunia. Manfaat pensiun cacat ini diberikan sampai dengan meninggal dunia atau peserta bekerja kembali.

#3 Manfaat Pensiun Janda/Duda (MPJD)

MPJD dalam program jaminan pensiun yaitu dengan uang tunai bulanan yang diberikan kepada janda/duda. Peserta program jaminan pensiun yang menjadi ahli waris (terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan) sampai meninggal dunia atau menikah lagi dengan kondisi peserta sebagai berikut:

  • Meninggal dunia bila masa iur kurang dari 15 tahun, dimana masa iur yang digunakan dalam menghitung manfaat adalah 15 tahun dengan ketentuan memenuhi minimal 1 tahun kepesertaan dan density rate 80% atau
  • Meninggal dunia pada saat memperoleh manfaat pensiun MPHT.

#4 Manfaat Pensiun Anak (MPA)

MPA pada program jaminan pensiun adalah uang tunai bulanan yang diberikan kepada anak yang menjadi ahli waris peserta (maksimal 2 orang anak yang didaftarkan pada program pensiun) sampai dengan usia anak mencapai usia 23 (dua puluh tiga) tahun, atau bekerja, atau menikah dengan kondisi peserta:

  • Meninggal dunia sebelum masa usia pensiun bila masa iur kurang dari 15 tahun, masa iur yang digunakan dalam menghitung manfaat adalah 15 tahun dengan ketentuan minimal kepesertaan 1 tahun dan memenuhi density rate 80% dan tidak memiliki ahli waris janda/duda atau
  • Meninggal dunia pada saat memperoleh manfaat pensiun MPHT dan tidak memiliki ahli waris janda/duda atau
  • Janda/duda yang memperoleh manfaat pensiun MPHT meninggal dunia.

#5 Manfaat Pensiun Orang Tua (MPOT)

MPOT dalam program jaminan pensiun yang diberikan kepada orang tua (bapak / ibu) yang menjadi ahli waris peserta lajang, bila masa iur peserta lajang kurang dari 15 tahun. Masa iur yang digunakan dalam menghitung manfaat adalah 15 tahun dengan ketentuan memenuhi minimal kepesertaan 1 tahun dan memenuhi density rate 80%.

#6 Manfaat Lumpsum

Peserta program jaminan pensiun dalam manfaat ini tidak berhak atas manfaat pensiun bulanan, akan tetapi berhak mendapatkan manfaat dari program jaminan pensiun berupa akumulasi iurannya ditambah hasil pengembangannya apabila:

  • Peserta memasuki Usia Pensiun dan tidak memenuhi masa iur minimum 15 tahun
  • Mengalami cacat total tetap dan tidak memenuhi kejadian cacat setelah minimal 1 bulan menjadi peserta dan minimal density rate 80%.
  • Peserta meninggal dunia dan tidak memenuhi masa kepesertaan minimal 1 tahun menjadi peserta dan minimal density rate 80%.

#7 Manfaat Pensiun

Manfaat ini diberikan berupa manfaat pasti yang ditetapkan sebagai berikut:

  • Untuk 1 (satu) tahun pertama, Manfaat Pensiun dihitung berdasarkan formula Manfaat Pensiun; dan
  • Untuk setiap 1 (satu) tahun selanjutnya, Manfaat Pensiun dihitung sebesar Manfaat Pensiun dihitung sebesar Manfaat Pensiun tahun sebelumnya dikali faktor indeksasi.

#8 Formula manfaat pensiun

Formula dari manfaat pensiun adalah 1% (satu persen) dikali Masa iur dibagi 12 (dua belas) bulan dikali rata-rata upah tahunan tertimbang selama Masa Iur dibagi 12 (dua belas).

#9 Pembayaran manfaat pensiun

Pembayaran ini dibayarkan untuk pertama kali setelah dokumen pendukung secara lengkap dan pembayaran Manfaat Pensiun bulan berikutnya setiap tanggal 1 bulan berjalan dan apabila tanggal 1 jatuh pada hari libur, pembayaran dilaksanakan pada hari kerja berikutnya.

#10 Pemilihan manfaat saat pensiun

Dalam hal peserta telah memasuki Usia Pensiun tetapi yang bersangkutan diperkerjakan, Peserta dapat memilih untuk menerima Manfaat Pensiun pada saat mencapai Usia Pensiun atau pada saat berhenti bekerja dengan ketentuan paling lama 3 (tiga) tahun setelah Usia Pensiun.

#11 Penerima manfaat pensiun

Penerima manfaat pensiun dalam program jaminan pensiun adalah peserta atau ahli waris peserta yang berhak menerima manfaat pensiun.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan: Fungsi dan Manfaatnya Bagi Karyawan

Sampai di situ beberapa informasi mengenai program jaminan pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan yang dapat disampaikan untuk memberikan gambaran kepada kamu. Diharapkan dengan artikel ini, paling tidak kamu sudah tidak akan bingung lagi jika kelak kamu perlu mengurus program jaminan pensiun. Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, kamu dapat membuka laman resmi BPJS Ketenagakerjaan di sini. Pastikan kamu telah mendaftarkan diri kamu di Glints dan temukan info seputar tips kerja lainnya di blog Glints .

Scroll Up