Cost Control: Apa Itu, Mengapa Penting, dan Faktor yang Memengaruhi
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina
Bagi setiap perusahaan, memahami apa itu cost control adalah salah satu aspek penting yang perlu dilakukan.
Hal ini karena cost control dapat membuat keuangan perusahaan semakin sehat dan terhindar dari defisit.
Selain itu, dengan memahami cost control pun kamu dapat menjaga budget agar tidak berlebihan dan meningkatkan potensi keuntungan yang bisa didapatkan.
Nah, di artikel ini, Glints akan memberikan penjelasan seputar apa itu cost control untukmu. Yuk, simak!
Isi Artikel
Apa Itu Cost Control?
Mengutip dari Investopedia, cost control adalah sebuah upaya untuk mengidentifikasi dan mengurangi pengeluaran bisnis supaya meningkatkan profit.
Sehingga, hal ini biasanya dilakukan setelah melakukan proses budgeting.
Selain itu, perlu kamu ketahui bahwa cost control merupakan faktor penting dalam menjaga dan meningkatkan profitabilitas sebuah perusahaan.
Ketika melakukan cost control, perusahaan akan membandingkan kondisi keuangan aktualnya dengan ekspektasi budget yang sudah dibuat.
Lalu, jika biaya aktual yang dikeluarkan lebih tinggi dari rencana, perusahaan dapat membuat keputusan bagaimana cara mengatasinya.
Mengapa Cost Control Penting?
Salah satu manfaat dari adanya cost control bagi perusahaan yaitu menjaga budget dengan ketat.
Sehingga, hal ini dapat menjaga keuangan perusahaan tetap stabil dan terhindar dari mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan.
Seperti melansir dari Indeed dan Approve, berikut beberapa alasan lain mengapa cost control sangat penting bagi sebuah bisnis.
1. Menjaga budget tetap teratur
Metode cost control menerapkan budget ketat yang perlu diikuti oleh seluruh komponen perusahaan.
Cost control pun memastikan suatu proyek bisa diselesaikan tepat pada waktunya supaya tidak melebihi batasan budget yang telah dibuat.
Sehingga, hal ini mendorong perusahaan dan setiap karyawan yang terlibat dalam proyek untuk membereskannya sesuai dengan tenggat waktu.
2. Mencegah biaya sebuah proyek membengkak
Melakukan cost control pun dapat mencegah biaya proyek menjadi semakin besar seiring proyek berjalan.
Sehingga, hal ini meminimalisir terjadinya pengeluaran yang tidak diperlukan dan tak terkait dengan keberlangsungan suatu proyek.
Di sisi lain, karyawan yang terlibat dalam proyek pun dapat berdiskusi ke departemen keuangan perusahaan jika merasa budget yang ada tidak sesuai kebutuhan.
3. Memastikan profitabilitas proyek tetap tinggi
Manfaat lain cost control adalah memungkinkan pendapatan dalam sebuah proyek menjadi lebih tinggi dari biaya yang dikeluarkan.
Sehingga, hal ini memastikan profitabilitas proyek tetap tinggi dan meningkatkan kesehatan finanisal perusahaan.
4. Membantu membuat keputusan penting
Manfaat lain dari cost control yaitu membantu perusahaan membuat keputusan penting, melacak progress pekerjaan, dan membuat KPI.
Selain itu, cost control pun memungkinkan perusahaan untuk mengambil tindakan korektif jika biaya yang perlu dikeluarkan naik terlalu tinggi.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Cost Control
Ketika melakukan cost control, ada beberapa hal yang harus dilibatkan sebelum menghitungnya.
Seperti melansir dari Indeed, berikut adalah beberapa faktor yang memengaruhi pembuatan cost control.
1. Harga tenaga kerja
Jumlah gaji yang dibayarkan ke karyawan, termasuk benefit dan pajak, adalah harga tenaga kerja.
Ketika melakukan budgeting, faktor ini harus selalu diperhitungkan karena sebuah proyek dapat melibatkan sejumlah karyawan yang bekerja dalam satu waktu.
Sehingga, jika kamu sedang membuat budget, pastikan untuk mencantumkan jumlah dan jangka waktu seorang karyawan bekerja untuk bisa mendapatkan estimasi biaya yang tepat.
2. Harga bahan baku
Jumlah biaya dari seluruh perlengkapan dan peralatan yang diperlukan dalam proyek disebut sebagai harga bahan baku.
Selain itu, bahan-bahan yang dipesan sebelum proyek berlangsung, ketika proyek berjalan, dan setelah proyek selesai pun perlu dimasukkan ke dalam perhitungan ini.
3. Total biaya sebenarnya
Dalam cost control, total biaya adalah jumlah keseluruhan pengeluaran yang dikeluarkan dari awal sebuah proyek hingga selesai.
Sehingga, hal-hal seperti harga tenaga kerja, harga bahan baku, serta pengeluaran lain yang terkait dengan proyek perlu diperhitungkan dalam cost control.
4. Perbedaan biaya
Maksud dari perbedaan biaya dalam cost control adalah pada biaya asli dengan budget yang sudah dibuat.
Sebagai contoh, kamu sudah menentukan budget untuk suatu proyek sebesar Rp35 juta.
Namun, biaya asli yang perlu dikeluarkan untuk proyek tersebut ternyata sebesar Rp45 juta.
Terdapat perbedaan Rp10 juta yang menjadi tanggung jawabmu dan tim untuk mengatasi perbedaan tersebut.
5. Return of investment
Return of investment menunjukkan seberapa besar profit yang bisa didapatkan perusahaan dari proyek yang dikerjakan setelah investasi.
Jika proyek yang kamu kerjakan memiliki ROI tinggi, hal ini berarti suatu proyek dapat mendatangkan uang lebih banyak dari biaya yang telah dikeluarkan untuk proyek tersebut.
Nah, itu adalah serba-serbi seputar cost control yang perlu kamu ketahui. Dengan mengontrol pengeluaran biaya, maka keuangan perusahaan pun dijamin akan selalu sehat.
Selain cost control, kamu bisa mengetahui lebih banyak seputar business development di Glints Blog, lho.
Terdapat beragam artikel yang bisa kamu pilih dan baca untuk menambah wawasanmu di bidang pengembangan bisnis.
Menarik bukan? Yuk, tambah wawasanmu di bidang business development sekarang dengan klik di sini!
