Mengenal Kecerdasan Buatan, Teknologi Mutakhir untuk Marketing

Diperbarui 14 Jan 2021 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia

Dunia pemasaran terus berkembang seiring dengan teknologi. Saat ini, telah dikenal kecerdasan buatan untuk menjalankan strategi digital marketing.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kamu mungkin pernah mendengar istilah kecerdasan buatan dari film-film bertema teknologi. Nah, ternyata hal tersebut memiliki manfaat untuk dunia pemasaran.

Penasaran maksud dari hal itu? Yuk, baca lebih lanjut untuk mengetahui tentang kecerdasan buatan dan kegunaannya untuk dunia marketing.

Baca Juga: Kecerdasan Buatan, Inovasi Teknologi untuk Kerja jadi Lebih Mudah

Apa Itu Kecerdasan Buatan?

apa itu artificial intelligence

© Shutterstock

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) adalah cabang dari ilmu komputer yang mempelajari dan mengembangkan inteligensi atau kecerdasan mesin.

Biasanya, kecerdasan buatan merujuk pada kemampuan mesin untuk meniru kemampuan kognitif manusia.

Pertama kali dikembangkan pada tahun 1960-an, kini kecerdasan buatan telah mampu meniru kemampuan manusia seperti belajar, menyelesaikan masalah, mengenali suara, mengenali wajah, dan lain-lain.

Tenang, kecerdasan buatan yang digunakan sekarang tidak seperti robot yang kita lihat di film-film fiksi ilmiah.

Kecerdasan buatan kini tanpa kita sadari telah hadir di banyak aspek dalam kehidupan kita.

Saat ini, kecerdasan buatan paling banyak digunakan di industri teknologi dan bisnis. 

Namun, tak jarang pula kecerdasan buatan digunakan di industri lain seperti kesehatan, pendidikan, keuangan, manufaktur, dan masih banyak lagi.

Salah satu terobosan kecerdasan buatan yang paling kita kenal saat ini adalah Siri atau Alexa.

Bahkan kecerdasan buatan pun bisa kamu temui di Netflix yang membuat ia mampu memberikan rekomendasi film sesuai dengan preferensi tontonan kita.

Baca Juga: Yuk, Intip 6 Tren Digital Marketing di Tahun 2020

Pentingnya Kecerdasan Buatan

pentingnya kecerdasan buatan

© Cryptohero8.com

Kecerdasan buatan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Baca Juga :  Yuk, Kenali Jenis-Jenis Diskon yang Bikin Jualan Laris Manis!

Dengan mesin yang mampu belajar dan menyelesaikan masalah, banyak hal dapat dituntaskan lebih cepat dengan mesin dibanding dengan menggunakan pikiran manusia sendiri.

Kecerdasan buatan mampu memproses lebih banyak data dalam waktu yang singkat, sehingga suatu tugas dapat diselesaikan tidak hanya lebih singkat, tetapi juga tanpa kesalahan.

Meskipun belajar dari manusia dan memperoleh ilmu berbasis pengetahuan pakar, kecerdasan buatan mampu belajar jauh lebih cepat dan mengolah data dalam jumlah besar.

Hal ini sangat membantu kapasitas otak kita yang terbatas untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Kegunaan Kecerdasan Buatan untuk Marketing

buzz marketing

© Freepik.com

Bidang marketing dalam bisnis dapat menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat pekerjaan semakin mudah dan meningkatkan keberhasilan pemasaran.

Berikut merupakan keuntungan dari menggunakan kecerdasan buatan untuk marketing:

1. Pay per click advertising

Menurut Content Marketing Institute, Google mengendalikan kurang lebih 40,7% pasar digital, disusul oleh Facebook sebesar 19,7%.

Kecerdasan buatan dapat membantumu dalam menemukan kanal pemasaran baru yang mungkin tidak digunakan oleh kompetitormu.

Sistem yang menggunakan kecerdasan buatan dapat melakukan uji coba terhadap platform dan mengoptimalkan pemasaran yang ditargetkan.

Kecerdasan buatan mampu menganalisis, mengatur, dan mengoptimalkan usaha pemasaran dengan iklan berbayar.

Dengan begitu, kamu bisa tahu apakah pemasaran melalui kanal baru tersebut merupakan keputusan yang tepat atau tidak sebelum benar-benar melakukannya.

Tentu dengan ini kamu bisa berhemat banyak uang dan menghindari kerugian dari usaha pemasaran yang gagal di kanal percobaan tersebut.

2. Prediksi pola pembelian

Dengan kecerdasan buatan, kamu bisa menggunakan analitik prediktif.

Analitik prediktif menggunakan jumlah data yang besar untuk memperkirakan hasil atau penjualan di masa yang akan datang.

Pengolahan data ini sulit dilakukan oleh manusia biasa, meskipun tidak mustahil.

Baca Juga :  Prediksi 9 Tren Desain Grafis 2021: Ternyata Dipengaruhi Pandemi Juga, lho!

Oleh karena itu, kemampuan kecerdasan buatan sangat dibutuhkan untuk hal ini.

Informasi penjualan di masa yang akan datang bisa membuat pemenuhan permintaan lebih tepat dan efisien.

3. Deep learning

Menggunakan deep learning, kamu bisa membuat sebuah komputer atau mesin untuk mempelajari pola sebuah foto, teks, suara, atau bentuk data lainnya untuk memperoleh informasi berharga.

Deep learning oleh kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk marketing juga.

Dengan data yang tepat, prediksi perilaku konsumen akan dapat diperoleh dengan metode deep learning.

Dengan informasi ini, departemen marketing suatu perusahaan bisa meningkatkan peluang untuk meraup untung yang lebih setelah mengetahui perkiraan perilaku konsumen di waktu mendatang.

4. Bot untuk pelayanan yang lebih baik

Kecerdasan buatan dapat berperan besar di sektor peningkatan layanan dan retensi pelanggan. Bot kecerdasan buatan akan mampu melayani konsumen secara langsung di bidang marketing.

Dengan ini perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya untuk mempekerjakan karyawan.

Selain itu, bot kecerdasan buatan mampu mengakses seluruh data yang ada di internet, informasi, riwayat pencarian, dan lain-lain.

Hal ini bisa membuat pelayanan yang diberikan jauh lebih efisien dibanding manusia.

5. Pengiklanan yang lebih tepat

Kecerdasan buatan mampu mengumpulkan informasi relevan dari pelanggan dan melakukan analisis untuk mencari bentuk kebutuhan yang diinginkan pelanggan. 

Dengan informasi ini, kecerdasan buatan mampu memilih iklan yang sesuai dengan profil pelanggan.

Dengan bantuan kecerdasan buatan, proses pengambilan data dan penargetan konsumen dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.

Analisis konsumen dengan kecerdasan buatan dapat membantu pemasar untuk memahami konsumen secara individual.

Pemasar yang menggunakan kecerdasan buatan akan bisa mengetahui klien atau pembeli yang potensial dan menyalurkan konten yang paling sesuai bagi mereka tanpa harus memilih secara manual.

Baca Juga :  B2C (Business to Consumer), Model Penjualan Langsung Tanpa Perantara

Kecerdasan buatan akan secara otomatis melakukannya.

6. Pencarian yang lebih cerdas

Tidak hanya teknologi yang terus berkembang.

Tentu, pelanggan juga menjadi semakin pintar dan teknologi semakin dimanfaatkan oleh banyak orang.

Media sosial dan mesin pencarian seperti Google menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis hasil pencarian dan pola pencarian dari konsumen potensial.

Informasi ini dapat digunakan bidang marketing untuk mengidentifikasi area penting yang harusnya menjadi fokus penting dalam usaha pemasaran yang dilakukan terhadap sasaran pasar tertentu.

Baca Juga: Apa itu Internet Marketing dan Bagaimana Memulai Kariernya

Begitulah serba-serbi tentang kecerdasan buatan dan manfaatnya untuk bidang marketing.

Menurut Search Engine Journal, teknologi itu akan mengubah perilaku konsumen sehingga penting bagimu untuk menguasainya.

Selain penjelasan ini, kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi di bidang marketing dengan berlangganan newsletter Glints.

Hanya dengan mendaftarkan emailmu, kamu akan mendapatkan banyak informasi bermanfaat langsung di inbox-mu.

Tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon