×

Mengenal Brand Evangelist dan Mengapa Setiap Perusahaan Harus Memilikinya

September 22, 2020 | No Comments

Brand evangelist adalah satu dari banyak faktor penting yang bisa membuat sebuah brand bisa lebih dikenal dan memiliki citra yang positif.

Pasti kini kamu cukup bertanya-tanya mengapa brand evangelist sepenting itu dan memang apa dampaknya bagi sebuah brand, kan?

Istilah brand evangelist memang bukanlah suatu hal baru lagi di dunia marketing.

Banyak brand besar berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya agar mereka bisa menjadi brand evangelist-nya.

Jadi apa sebenarnya brand evangelist itu? Untuk menjawab rasa keingintahuanmu, berikut ini Glints persiapkan rangkumannya. Yuk, simak terus!

Baca Juga: 5 Hal Penting dalam Manajemen Pemasaran Beserta Strateginya

Apa Itu Brand Evangelist?

brand evangelist adalah

© Freepik.com

Brand evangelist adalah dedikasi dan antusiasme konsumen terhadap suatu brand, dilansir dari Boast.

Jadi, sederhananya brand evangelist adalah pelanggan setia yang memiliki hubungan emosional dengan suatu brand dan rela melakukan apa pun untuknya.

Hal itu membuatnya berdedikasi untuk mengajak orang lain ikut menggunakan brand yang disukainya.

Brand evangelist bisa disebut sebagai pelanggan yang paling berharga karena mereka akan dengan senang hati mempromosikan produk dengan cuma-cuma.

Tentunya, hal ini akan sangat bermanfaat bagi sebuah brand karena saat mereka memiliki banyak brand evangelist, pasti tingkat kepercayaannya lebih tinggi.

Setiap brand pasti memiliki strategi tertentu untuk meningkatkan customer loyalty. Namun, seorang pelanggan yang loyal masih belum bisa dikatakan bahwa mereka seorang brand evangelist.

Pasalnya, pelanggan yang loyal biasanya hanya ingin membeli dan menggunakan barang dari suatu brand secara terus-menerus saja.

Namun, dedikasi untuk untuk brand tersebut masih belum terlalu besar. Jadi, saat brand tersebut mengeluarkan suatu produk baru biasanya mereka masih enggan untuk mencobanya.

Seorang brand evangelist bisa diibaratkan sebagai fans fanatik dari sebuah produk. Contoh nyata dari hal yang satu ini misalnya adalah brand evangelist dari Apple.

Setiap ada iPhone varian terbaru yang akan dirilis, ada banyak sekali penggemar yang rela antre di depan toko selama berjam-jam.

Kemudian, mereka akan dengan senang hati membeli produk-produk baru yang dirilis oleh Apple.

Baca Juga: Ketahui 5 Cara Membangun Hubungan Baik dengan Customer di Sini

Apa yang Dilakukan oleh Brand Evangelist?

© Freepik.com

Brand evangelist adalah mereka yang mau melakukan apa pun demi brand yang disukainya. Jika brand-mu memiliki banyak brand evangelist, bisa bayangkan seperti apa dampaknya?

Forbes menjelaskan ada beberapa hal yang rela dilakukan oleh brand evangelist untuk mendukung brand favoritnya, berikut ini contohnya:

1. Membentuk komunitas

Mereka tidak akan ragu untuk membuat komunitas dengan orang lain yang memiliki dedikasi yang sama untuk sebuah brand.

Komunitas ini bisa mereka jadikan sarana untuk tanya jawab serta berbagai kegiatan lain untuk mendukung brand yang disukainya.

2. Menggunakan media sosial pribadinya untuk memasarkan brand

Selain membentuk komunitas, brand evangelist juga akan dengan senang hati menggunakan media sosial pribadinya untuk memasarkan brand favoritnya.

Baik itu di Facebook, Instagram, atau Twitter, mereka tidak akan berhenti untuk memberikan dukungan penuh kepada brand tersebut.

3. Rela menggunakan berbagai metode pemasaran

Pemasaran sebuah brand menjadi tanggung jawab dari tim marketing perusahaan. Mereka akan mencari tahu strategi marketing yang paling tepat digunakan untuk memasarkan produknya.

Hal itu berbeda dengan brand evangelist yang bisa melakukan berbagai macam metode pemasaran sesuka hati mereka.

Tidak hanya memasarkannya dari media sosial saja, brand evangelist juga rela melakukan pendekatan langsung dengan melakukan word of mouth marketing.

Dari beberapa hal yang dilakukan oleh brand evangelist di atas, bisa dilihat bahwa usaha mereka untuk memasarkan produk adalah hal yang bukan main-main.

Mereka serius mau melakukannya dengan senang hati sebagai bentuk dukungan untuk brand yang disukainya. Itulah mengapa brand bisa sangat diuntungkan jika memiliki banyak brand evangelist.

Setelah membaca mengenai brand evangelist di atas, pastinya kamu sudah sedikit tahu bagaimana dampak positif yang diberikannya untuk sebuah perusahaan.

Hal yang tidak boleh kamu lupakan bahwa brand evangelist adalah pelanggan yang memiliki hubungan emosional yang dalam dengan sebuah brand.

Itulah mengapa perusahaan juga harus mencari cara agar bisa membuat hubungan yang baik dengan para pelanggannya.

Hal itu misalnya dengan meningkatkan customer engagement atau membuat brand identity untuk membentuk citra yang positif bagi pelanggannya.

Baca Juga: Perhatikan, Customer Retention Rate Adalah Hal Penting untuk Bisnis

Kalau kamu tertarik dengan brand evangelist atau dengan dunia marketing secara keseluruhan, kamu bisa menambah pengetahuan dengan mengikuti Glints ExpertClass.

Di kelas online ini kamu bisa secara langsung mendapatkan materi dan pengetahuan baru dari para ahli yang sudah profesional di bidangnya.

Yuk, segera cari kelas yang menarik buatmu hanya di Glints ExpertClass.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up