Brand Affinity: Cara Ampuh untuk Dapatkan Kesetiaan para Pelanggan
Ditulis oleh : Andre Oliver
Jika perusahaan ingin membangun hubungan yang baik dengan customer, mereka wajib membentuk brand affinity.
Mengapa demikian? Sebab, istilah satu ini dapat memengaruhi sisi emosional customer dan secara tidak langsung membentuk brand loyalty, sesuai kata Brandwatch.
Dengan mendapatkan hati para customer, dijamin perusahaan akan lebih mudah untuk menuai sukses di era yang serba modern ini.
Nah, supaya lebih jelas, di bawah ini Glints paparkan serba-serbi brand affinity, mulai dari definisi hingga tips membentuknya khusus untuk kamu!
Isi Artikel
Apa Itu Brand Affinity?
Sebelum mengulas tips membentuk dan beragam manfaatnya, kita harus membahas terlebih dahulu definisi dari istilah ini.
Menyadur laman ebrandvalue, brand affinity adalah preferensi tiap individu terhadap sebuah brand.
Hal tersebut menggambarkan customer yang percaya bahwa brand tertentu memegang nilai-nilai yang sama dengan mereka.
Nilai-nilai ini nantinya akan menjadi fondasi hubungan antara brand dengan customer yang tahan lama dan saling menguntungkan.
Namun, sejatinya, yang akan merasakan keuntungan besar adalah perusahaan. Sebab, semua pembelian customer nantinya akan terjadi berdasarkan keputusan emosional.
Ketika customer sudah merasakan kedekatan dengan suatu brand, aspek emosional lebih mungkin berperan dalam keputusan tersebut.
3 Tips Membentuk Brand Affinity
Meskipun aspek branding satu ini sangat bermanfaat, perusahaan tidak dapat membentuknya dalam waktu sekejap.
Menurut Latana, umumnya perusahaan perlu meluangkan waktu yang lama agar setiap customer dapat merasa diutamakan oleh brand.
Selain itu, brand affinity bukanlah sebuah hal yang dapat dipaksakan. Untuk membentuknya, dibutuhkan waktu dan sumber daya yang memadai.
Nah, agar kamu bisa meringkas waktu dan rancang strateginya dengan mudah, yuk, belajar lebih banyak mengenai serba-serbi branding di Glints ExpertClass.
Di sana, kelas akan dipandu oleh para profesional pemasaran, sehingga kamu bisa ajukan secara langsung pertanyaan seputar brand affinity.
Pilih kelasnya sekarang juga dengan klik banner di bawah ini!![]()
Akan tetapi, kamu tak perlu khawatir. Sebab, ada beberapa cara ampuh untuk membentuk brand affinity yang baik.
Berikut tiga tips dan triknya yang sudah Glints rangkum untukmu:
1. Kirimkan email yang sudah dipersonalisasi
Trik pertama dalam membentuk brand affinity adalah dengan mengirimkan email marketing yang sudah dipersonalisasi.
Meskipun konten email hanyalah informasi pembaruan produk atau kupon promosi, penting sifatnya untuk tetap berhubungan dengan customer agar mereka tetap memikirkan nilai-nilai yang brand berikan.
Untuk membuat email personalisasi yang baik, marketer bisa menyaring data melalui cara pelanggan berinteraksi dengan produk dan situs web perusahaan, sesuai ujaran The Balances MB.
2. Layanan customer service yang selalu siap
Pada dasarnya, customer akan setia pada sebuah produk dengan layanan customer service yang baik.
Menurut hasil riset Hubspot, 90% customer di Amerika Serikat menggunakan kualitas customer service sebagai faktor penentu saat hendak memilih brand.
Oleh karena itu, pastikan customer service perusahaan memiliki kualitas yang baik. Bila dirasa masih kurang memadai, segera bentuk rencana untuk memperbaikinya.
3. Berikan update pada customer
Tips terakhir untuk membangun brand affinity yang ampuh adalah dengan selalu memberikan update pada customer.
Mau perusahaan sedang meluncurkan program baru atau dalam tahap restrukturisasi dewan pimpinan, semua hal tersebut perlu diberitakan pada customer.
Bersikap transparan pada semua aktivitas dan rencana perusahaan dapat membangun kepercayaan para customer.
Untuk melakukannya juga tidak sulit, kok. Melansir laman Alexa, inisiatif tersebut dapat dilaksanakan melalui media sosial perusahaan.
Manfaat Brand Affinity
Dewasa ini, kebanyakan brand memiliki kesan yang formal dan berorientasi pada bisnis.
Hasilnya, para customer banyak yang menganggap bahwa brand tak lagi mementingkan kebutuhan mereka.
Hal ini sangat berbahaya, sebab customer lebih suka menggunakan brand yang tak malu untuk menunjukkan rasa kepedulian mereka.
Nah, salah satu manfaat brand affinity adalah sebagai cara perusahaan untuk menyatakan loyalitas mereka terhadap customer.
Selain itu, masih ada lagi manfaat penting yang ditawarkan oleh brand affinity. Berikut penjelasannya menurut Latana:
- membentuk brand personality yang baik
- membangun kepercayaan antara customer dan perusahaan
- meningkatkan pengalaman customer
- meningkatkan kualitas layanan perusahaan
Demikianlah penjelasan Glints mengenai serba-serbi brand affinity yang perlu kamu pahami.
Sederhananya, istilah tersebut merupakan sebuah istilah yang dapat menggambarkan preferensi customer terhadap brand.
Perusahaan yang mampu memanfaatkannya dijamin bisa mendapatkan kesetiaan dan keuntungan besar dari para customer.
