Kenali Freemium, Model Bisnis Kekinian yang Bisa Tingkatkan Retensi Pelanggan

Diperbarui 11 Des 2020 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Seiring berkembangnya zaman, banyak perusahaan yang kini mengalihkan model bisnis mereka dengan strategi produk freemium.

    Strategi ini menjadi solusi atas kebutuhan pelanggan, di mana sebagian besar dari mereka ingin mencicipi kualitas produk perusahaan sebelum sepakat untuk membelinya.

    Nah, sebenarnya, apa yang dimaksud dengan produk freemium? Lalu, apa saja yang membuat strategi bisnis tersebut begitu populer dewasa ini?

    Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel Glints berikut ini!

    Baca Juga: Mengenal Digital Transformation, Penerapan Teknologi untuk Strategi Bisnis Masa Kini

    Apa Itu Freemium?

    freemium adalah

    © Unsplash.com

    Menyadur Investopedia, freemium adalah jenis model bisnis di mana perusahaan akan menawarkan layanan pelengkap dengan biaya tambahan kepada pelanggan. 

    Umumnya, perusahaan akan menyediakan layanan yang dapat dicoba secara gratis oleh pengguna. 

    Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, perusahaan akan menawarkan layanan yang jauh lebih canggih ditemani dengan fitur-fitur tambahan. Layanan ini disebut juga sebagai layanan premium.

    Nah, untuk mendapatkan akses kepada layanan premium, pelanggan harus membayar sejumlah biaya tetap setiap bulannya.

    Model bisnis ini cenderung lebih efektif bagi perusahaan yang berbasis di internet dengan biaya akuisisi pelanggan kecil, tetapi memiliki nilai umur yang panjang.

    Model bisnis freemium memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan fitur-fitur dasar dari sebuah software, permainan, atau layanan secara gratis.

    Kemudian, perusahaan akan mengenakan biaya agar pelanggan bisa upgrade ke paket layanan yang lebih baik. 

    Taktik ini cukup populer bagi perusahaan baru yang sedang mencoba memikat pengguna kepada layanan mereka.

    Istilah freemium kerap dikaitkan dengan Jarid Lukin, seorang penyedia informasi perusahaan dan alat alur kerja dari Alacra, yang menciptakannya pada tahun 2006. 

    Kendati demikian, diketahui bahwa praktik model bisnis ini sudah dimulai pada tahun 1980-an, dan menjadi praktik umum di banyak perusahaan software komputer. 

    Perusahaan-perusahaan ini menawarkan program dasar kepada konsumen yang dapat mencobanya secara gratis.

    Akan tetapi, kemampuan dalam program terbatas, dan untuk mendapatkan paket lengkapnya, pelanggan harus melakukan upgrade dan membayar biaya tambahan. 

    Model bisnis seperti ini juga populer untuk perusahaan game. Semua orang dipersilakan untuk memainkan game secara gratis. Namun, fitur khusus yang lebih canggih hanya akan terbuka jika pelanggan membayar biaya ekstra.

    Cara Kerja Model Bisnis Freemium

    freemium

    © Freepik.com

    Sejatinya, freemium adalah sebuah model bisnis yang dapat menawarkan kesempatan kepada pengguna untuk mencicipi kualitas layanan perusahaan.

    Setelah merasakan kualitas produk perusahaan, pengguna layanan gratis pada akhirnya akan memutuskan mengeluarkan biaya supaya bisa menikmati akses ke rangkaian fitur yang lebih lengkap.

    Nah, agar dapat menerapkan model bisnis ini dengan sukses, perusahaan harus membatasi aspek-aspek terbaik dari produk mereka. 

    Sebenarnya, perusahaan dapat melakukannya dengan beberapa cara lain. Akan tetapi, melansir Hubspot, inilah cara terbaik agar perusahaan dapat menggunakan model bisnis freemium:

    Baca Juga: Seluk-beluk Customer Acquisition dan Cara Meningkatkannya untuk Kemajuan Bisnismu

    1. Membatasi fitur-fitur utama

    Pertama-tama, yang bisa dilakukan perusahaan adalah dengan membatasi fitur-fitur utama dari layanan mereka.

    Mereka perlu menutup akses pada bagian layanan yang sekiranya dapat melengkapi pengalaman pengguna.

    Dengan taktik seperti ini, perusahaan nantinya dapat menawarkan fitur tambahan, peningkatan fungs dari fitur yang tersedia, atau upgrade berbayar kepada pengguna.

    2. Kuota penggunaan

    Cara terbaik berikutnya untuk meluncurkan model bisnis freemium yang efektif adalah untuk membatasi kuota penggunaan.

    Perusahaan dapat memberikan batas pada jumlah penyimpanan, kredit bulanan, hingga kuota pemrosesan data pada layanan mereka.

    Nantinya, hal seperti ini akan menimbulkan rasa ingin lebih di benak para pengguna.

    3. Kurangi bantuan

    Terakhir, perusahaan dapat mengurangi layanan bantuan kepada pengguna.

    Batasi interaksi tim customer service dan technical support pada pengguna yang hanya menggunakan layanan gratis.

    Perusahaan juga dapat menyediakan layanan self service sebagai pengganti dari minimnya bantuan kepada pengguna layanan gratis.

    Kelebihan Model Bisnis Freemium

    freemium adalah

    © Freepik.com

    Setelah melihat definisi serta cara kerjanya, model bisnis freemium terlihat seperti strategi yang menggiurkan, khususnya bagi startup yang sedang menyaring segmen pasar mereka.

    Nah, selain menjadi sarana bagi customer untuk merasakan kualitas layanan perusahaan, apa lagi yang menjadi kelebihan model bisnis satu ini? Menurut Charge Bee, berikut penjelasannya:

    • hemat biaya
    • perusahaan dapat menyediakan daftar harga yang lebih variatif
    • layanan mengacu pada kebutuhan pengguna
    • perusahaan dapat menyediakan layanan tanpa batas pengguna
    • layanan yang lebih mengutamakan kualitas
    • mampu meningkatkan retensi pelanggan

    Baca Juga: Mengenal Model Bisnis C2C, Bisnis yang Untungkan Sesama Customer

    Itu dia serba-serbi model bisnis freemium yang telah Glints rangkum khusus untukmu.

    Intinya, freemium adalah sebuah model bisnis yang lebih ramah akan kebutuhan pengguna dan cocok untuk digunakan perusahaan kecil.

    Sebenarnya, masih ada banyak bentuk model bisnis yang ramah bagi pelanggan dan startup yang sedang berkembang.

    Informasi mengenai hal tersebut bisa kamu dapatkan dengan berlangganan newsletter blog Glints.

    Nanti, setelah berlangganan, berita dan tips terbaru seputar business dan career development akan langsung dikirim ke inbox emailmu.

    Menarik bukan? Jangan sampai ketinggalan, ya. Yuk, sign up di Glints sekarang. Gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait