Hierarki Produk: Arti, Manfaat, dan Tingkatannya

Diperbarui 18 Jul 2023 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Apabila bisnismu memiliki banyak produk dan layanan yang ditawarkan ke konsumen, maka membentuk hierarki produk atau product hierarchy adalah hal yang perlu dilakukan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Hierarki ini dapat membantumu mengategorikan barang yang dijual ke konsumen. Sehingga, hal ini membuat barang tersebut lebih mudah untuk diakses, dilacak, dan dijual.

Memahami konsep ini tentu dapat membantumu dalam mengimplementasikan metode hierarki secara efektif.

Nah, di artikel ini Glints akan memberi penjelasan lengkap seputar product hierarchy. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Hierarki Produk?

Menurut Constant Content, hierarki produk adalah metode mengklasifikasikan atau mengategorikan produk dan layanan perusahaan berdasarkan komponen utamanya menjadi susunan yang logis.

Sebagai contoh, sebuah toko elektronik dapat mengategorikan produk printer-nya menjadi seperti ini:

Elektronik – Hardware Komputer – Printer dan Scanner – Laser Printer – Nomor Model

Suatu perusahaan dapat menggunakan product hierarchy untuk beragam produk dan layanan yang ditawarkan bisnisnya.

Namun, apabila suatu perusahaan memiliki produk atau layanan tunggal yang menjadi inti dari bisnisnya, menggunakan hierarki ini pun tidak apa-apa.

Product hierarchy dapat membantu konsumen dan perusahaan untuk memahami struktur produk dan layanannya lebih baik lagi.

Tentu, hal tersebut dapat membantu perusahaan dalam mengorganisasikan setiap produk dan layanannya.

Tidak hanya itu, perusahaan juga akan terbantu dalam melakukan promosi produk dan penjualannya.

Mengapa Hierarki Ini Begitu Penting?

Menurut Chisel Blog, hal yang membuat hierarki produk begitu penting adalah karena perusahaan akan terbantu dalam proses pengorganisasian produk yang ditawarkannya.

Pengorganisasian produk yang baik dapat membantu perusahaan dalam mengontrol inventarisnya.

Baca Juga :  Apa, ya, Perbedaan Posisi Associate dan Assistant? Ini Dia Jawabannya

Tidak hanya itu, organisasi produk yang baik memungkinkan terjadinya pengalaman pembelian yang bagus bagi konsumen.

Mereka bisa menemukan produk yang mereka butuhkan sesuai dengan fitur yang dicari dan harga yang terjangkau.

Product hierarchy juga dapat membantu perusahaan ketika melakukan audit internal. Di mana perusahaan bisa memastikan setiap produknya tersedia dengan jumlah yang sesuai.

Baca Juga: Total Cost: Definisi, Manfaat, Langkah Menghitungnya

Manfaat Hierarki Produk

Melakukan product hierarchy dapat memberi manfaat bagi bisnis yang melakukannya.

Ada pun beberapa manfaat dari hierarki produk menurut Indeed adalah sebagai berikut.

  • memberi user experience yang lebih baik ke konsumen
  • sistem pengorganisasian produk dan layanan yang turut berkembang seiring pertumbuhan bisnis perusahaan
  • mengoptimalkan SEO untuk bisnis yang bergerak di bidang e-commerce
  • memudahkan perusahaan mengorganisir barang-barangya dan mengidentifikasi fitur penting dari setiap produk serta layanannya
  • meningkatkan kualitas arsitektur website, organisasinya, dan traffic-nya
  • meningkatkan kualitas marketing campaign dan memudahkan konsumen mengenali produk atau layanan perusahaan
  • meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan terhadap kompetitornya
Baca Juga: Manajemen Produksi: Arti, Manfaat, dan Prosesnya

Tingkatan Hierarki Produk

Product hierarchy terbagi menjadi beberapa tingkatan yang dapat membantu perusahaan dalam mengategorikan produk atau layanannya.

Nah, beragam tingkatan dari hierarki produk tersebut adalah sebagai berikut, menurut Cleverism.

1. Product need

Tingkatan ini mengacu pada tujuan utama adanya sebuah produk.

Product need adalah kategori pertama dalam pengorganisasian produk dan biasanya mencakup beberapa kelas atau jenis produk.

Sebagai contoh, barang elektronik adalah produk yang hampir dibutuhkan oleh semua orang.

Meski produk di dalamnya memiliki berbagai macam opsi, namun semuanya bisa disatukan dalam kategori “elektronik” untuk memudahkan pengorganisasiannya.

Dengan begitu, konsumen pun dapat mengenal produk perusahaan lebih mudah.

Baca Juga :  Product Insights: Kumpulan Data yang Tingkatkan Nilai dan Kualitas Produk

2. Product family

Product family adalah tingkatan lain dalam hierarki produk. Tingkat ini mengacu pada kebutuhan inti konsumen yang dipenuhi oleh produk.

Tingkat product family memiliki berbagai variasi dari produk atau layanan yang akan memenuhi kebutuhan konsumen.

Sebagai contoh, kategori “komputer dan smartphone” tergolong sebagai product family karena memenuhi kebutuhan berkomunikasi konsumen.

3. Product class

Product class adalah kategori untuk layanan atau produk milik perusahaan tersebut.

Sebagai contoh, produsen kendaraan bermotor memproduksi kendaraan pribadi untuk memenuhi kebutuhan bepergian konsumennya. Nah, setiap kendaraan dikategorikan menjadi berbagai kelas.

Misalkan, kelas tersebut dapat dibagikan menjadi SUV, sedan, dan sebagainya.

Kategori ini membantu konsumen memilih antara spesifikasi suatu produk tertentu.

Dalam contoh ini, setiap kendaraan dapat membantu konsumen untuk bepergian.

Namun, mereka mungkin mempertimbangkan aspek keamanan atau fitur mekanik yang hanya bisa didapatkan di kelas tertentu saja.

4. Product line

Tingkatan lain dalam hierarki produk adalah product line. Setiap produk yang terdapat dalam tingkatan ini biasanya memiliki fitur dan harga yang serupa.

Produk-produk ini tersedia dalam berbagai kelas dan menawarkan opsi berbeda ke konsumen.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat memproduksi product line laptop yang memiliki fitur dan harga serupa namun dengan nama berbeda.

Product line memberi konsumen opsi tambahan ketika membeli suatu produk.

Sehingga, konsumen dapat menyesuaikan pembeliannya untuk mendapatkan produk yang memang diinginkan oleh mereka.

5. Product type

Product type adalah sebuah produk yang termasuk dalam product line. Kategori ini membantu membedakan produk yang serupa untuk konsumen tertentu.

Sebagai contoh, laptop adalah lini produk dari komputer atau PC.

Namun, produk yang terdapat dalam lini tersebut memiliki beberapa tipe seperti tablet two-in-onenotebook, dan sebagainya.

Baca Juga :  Strategi Branding: Arti, Elemen, Manfaat, Cara Melakukan, Contohnya

Setiap tipe produk memiliki fitur unik yang berdampak pada harga barangnya.

6. Product unit

Unit adalah sebuah produk tunggal yang tidak tergolong pada jenis produk lainnya. Perusahaan biasa menyebutnya sebagai stock-keeping unit (SKU).

Sebuah unit produk membantu perusahaan melacak stok setiap jenis produk di kelasnya. Karena, unit juga yang akan dibawa konsumen ketika mereka membelinya.

Setiap produk SKU memiliki fitur dan harga yang sama dengan SKU lain dalam tipe produknya.

Baca Juga: Packaging: Apa Itu, Mengapa Penting, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Itu adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui seputar hierarki produk.

Intinya, product hierarchy dapat membantu perusahaan dalam mengorganisir produk dan layanannya supaya memberi pengalaman konsumen yang baik.

Hal ini membuatnya menjadi salah satu komponen penting dalam product management.

Selain hierarki produk, Glints punya ragam artikel tips, kiat, hingga trik-trik manajemen produk yang bisa kamu terapkan.

Tertarik? Yuk, klik di sini sekarang untuk dapatkan dan baca kumpulan artikelnya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon