Mengenal Aset Pribadi: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya
Ditulis oleh : Nika Audina
Menurut Investopedia, objek yang dapat menghasilkan dan menguntungkan pemiliknya di masa depan adalah bentuk dari aset pribadi.
Terlepas dari bentuk aset yang ada, aset adalah sesuatu yang memiliki nilai di masa depan.
Memahami apa itu aset pribadi dan mengapa hal tersebut penting akan membantu dalam mengelola keuangan dan barang yang kamu miliki.
Yuk, cek rangkuman Glints tentang aset pribadi selengkapnya di bawah ini!
Isi Artikel
Pengertian Aset Pribadi
Aset adalah sumber nilai berwujud atau tidak berwujud yang dimiliki oleh pribadi, perusahaan, atau pemerintah dengan harapan akan memberikan manfaat ekonomi pemiliknya, mengutip The Balance Money.
Sedangkan dalam akuntansi, aset adalah kemungkinan pemberi manfaat ekonomi di masa depan yang dikendalikan oleh entitas tertentu sebagai hasil dari transaksi.
Investopedia mengatakan, aset pribadi adalah hal-hal yang memiliki nilai baik masa sekarang atau yang akan datang dan dimiliki oleh seorang individu atau rumah tangga.
Aset pribadi digunakan untuk mengukur kekayaan seseorang. Dalam menghitung kekayaan bersih, kamu bisa mengurangi hutang atau kewajiban dari total aset pribadi yang kamu miliki.
Upcounsel menyebutkan aset pribadi juga menjadi pertimbangan saat kamu ingin mengajukan pinjaman ke bank maupun lembaga lain, hal ini karena aset pribadi menjadi dasar nilai kekayaan.
Jika setelah dihitung nilai aset masih lebih besar dari kewajiban, maka kamu memiliki kekayaan bersih yang positif.
dmore link=”https://glints.com/id/lowongan/apakah-deposito-pilihan-yang-tepat/” name=”Deposito: Definisi, Plus Minus, dan Alternatifnya”][/readmore]
Jenis Aset Pribadi dan Contohnya
Saat berbicara tentang aset pribadi, maka yang biasanya dipikirkan adalah uang atau properti.
Selain dua hal tersebut, berikut adalah beberapa jenis aset pribadi menurut Nerdwallet:
1. Cash dan akun bank
Uang tunai atau dana yang ada dalam akun bank kamu adalah salah satu jenis aset pribadi.
Biasanya seseorang memiliki lebih dari satu akun bank dengan tujuan dan kegunaan yang berbeda-beda.
Menyimpan uang di bank juga memberimu banyak manfaat.
2. Aset fisik
Aset fisik juga dikenal dengan properti. Aset ini berupa barang berwujud seperti rumah, mobil, vila, koleksi lukisan, hingga perhiasan.
Dikutip dari Sapling, aset fisik ini biasanya dianggap aset besar dan memiliki nilai yang tinggi, baik saat ini maupun di masa depan.
3. Aset tidak berwujud
Kategori aset tidak berwujud dalam aset pribadi adalah saham, obligasi, sertifikat investasi terjamin, atau jenis investasi lainnya.
Ada berbagai jenis investasi yang bisa kamu simpan dan jadikan aset untuk masa depan.
Ingin tahu lebih banyak tentang jenis-jenis investasi? Klik tombol di bawah ini untuk baca artikel selengkapnya!
4. Aset digital
Aset digital adalah segala sesuatu yang memiliki money value (bernilai) dan ada dalam bentuk digital.
Contohnya, media sosial yang kamu miliki, poin dari loyalty program, hingga cryptocurrency.
Aset digital ini akan lebih bernilai saat hanya kamu memiliki akses pengelolaannya.
5. Kepemilikan bisnis
Jika kamu seorang entrepreneur dan memiliki bisnis tertentu, maka bisnis ini juga masuk ke dalam perhitungan aset pribadi.
Pendaftaran aset berupa kepemilikan bisnis biasanya akan dibedakan dan disertakan sesuai dengan jenis bisnis yang kamu jalankan.
6. Polis asuransi
Salah satu hal yang penting dan krusial untuk direncanakan adalah asuransi jiwa.
Asuransi jiwa dibutuhkan untuk menjamin kesejahteraan di masa depan.
7. Peralatan rumah tangga
Apa yang kamu miliki di dalam rumah adalah aset pribadi.
Objek-objek mencakup pakaian, perabotan mulai dari kursi, meja, hiasan, hingga barang elektronik adalah aset pribadi yang bisa dikelompokkan dan diperhitungkan.
Pentingnya Memahami dan Mendata Aset Pribadi
Menyimpan dan mendata daftar aset pribadi yang kamu miliki penting untuk membuat perencanaan keuangan.
Melalui pendataan, kamu bisa mengetahui dengan pasti apa yang harus kamu persiapkan dan yang saat ini kamu miliki serta manfaatnya di masa depan.
Contohnya, saat kamu punya kendaraan seperti motor dan mobil, maka kamu bisa melakukan klaim jika suatu saat objek dicuri atau rusak.
Tujuan paling penting dari pendataan aset pribadi adalah untuk mengetahui berapa kekayaan bersih yang kamu miliki.
Investopedia menjelaskan kekayaan bersih dari waktu ke waktu penting untuk diketahui karena akan membantumu dalam:
- posisi keuangan kamu secara keseluruhan
- bagaimana mencapai tujuan yang kamu inginkan
- memberikan dorongan untuk meningkatkan aset
- membantu memahami kondisi keuangan dan membuat rencana mengatasi utang
- memberikan peringatan apakah perencanaan keuangan dan aset sudah berada pada jalur yang benar
Itu dia informasi tentang aset pribadi yang telah Glints rangkum untuk kamu.
Dalam kebutuhan finansial, adanya aset ini penting dipahami untuk memudahkan pengelolaan keuangan dan manajemen aset.
Selain aset, masih ada ragam informasi menarik lainnya seputar finansial yang sudah Glints persiapkan untuk kamu.
Yuk, klik di sini untuk dapatkan dan baca ragam artikelnya!
