Sistem Informasi: Pahami Definisi, Komponen, dan Jenis-jenisnya di Sini

Diperbarui 26 Nov 2021 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Sekarang ini, sistem informasi (SI) adalah salah satu hal yang sejatinya perlu dipahami oleh semua pekerja dan bukan hanya karyawan bidang IT.

    Mengapa demikian? Sebab, seiring berkembangnya teknologi, perannya bagi kesuksesan perusahaan kini menjadi sangat penting.

    Menurut Masters in Data Science, komponen ini kerap dimanfaatkan untuk keperluan penyimpanan data hingga memudahkan proses penyaringan informasi.

    Bahkan, SI sendiri sudah diimplementasikan oleh banyak perusahaan dari seluruh sektor industri. Hasilnya pekerja dari macam-macam bidang dan divisi harus mulai menguasainya.

    Nah, memangnya, apa yang dimaksud dengan sistem informasi? Seperti apa jenis-jenis dan komponen yang terdapat di dalamnya?

    Agar lebih jelas, yuk, simak pemaparan lengkap Glints mengenai serba-serbi SI di bawah ini!

    Baca Juga: 6 Pilihan Karier untuk Calon Lulusan Sistem Informasi

    Apa Itu Sistem Informasi (SI)?

    sistem informasi adalah

    © Businessinsider.com

    Dilansir dari Britannica sistem informasi adalah serangkaian komponen yang terintegrasi untuk mengumpulkan, memproses, dan juga menyimpan data.

    Nantinya, komponen ini akan menghasilkan berbagai informasi, pengetahuan dan produk-produk digital yang bisa kita jumpai sehari-hari.

    Secara sederhana, SI digunakan oleh perusahaan-perusahaan dan organisasi lainnya untuk mengelola operasional mereka.

    Hal ini meliputi interaksi dengan pelanggan, pemasok barang serta bersaing di marketplace.

    Beberapa perusahaan besar dibangun di sekitar seputar sistem informasi seperti Ebay, Alibaba, bahkan Google.

    Sebagai contoh, e-commerce atau marketplace memiliki tampilan digital untuk menjual produknya dan informasi produk yang mereka miliki merupakan hasil dari SI.

    Bahkan, promo yang mereka buat untuk menarik perhatian para buyer juga hasil dari SI. Hal itu terjadi melalui pengumpulan data kebiasaan pelanggan dalam berbelanja.

    Selanjutnya, barang-barang yang tadinya hanya bisa kita lihat secara digital dikirim ke alamat pembeli yang berhasil didapatkan dari SI.

    Tidak hanya perusahaan saja yang menggunakan SI, banyak orang awam yang juga menggunakan SI dalam kehidupan sehari-hari.

    Biasanya, SI digunakan untuk encari informasi lewat Google, belanja online, belajar, membaca e-book, dan memiliki sosial media.

    Komponen Sistem Informasi

    sistem informasi

    © edugeneral

    Sistem informasi ternyata tidak berdiri sendiri untuk membantu kegiatan manusia. Ia memiliki komponen-komponen khusus agar bisa bekerja secara maksimal.

    Nah, apa saja komponen yang terdapat di dalam dalam sistem informasi? Berikut adalah penjelasannya, dikutip dari Study.

    1. Hardware

    Hardware merupakan salah satu komponen paling penting dalam SI. Tanpa adanya komponen ini, kemungkinan SI tidak akan berjalan dengan lancar.

    Hardware yang dimaksud di sini adalah komputer yang seiring berkembangnya zaman bisa berbentuk smartphone, tablet, ipad bahkan laptop.

    Dengan adanya hardware, pengumpulan serta penyebaran informasi semakin kuat dan cepat.

    2. Software

    Software atau perangkat lunak terbagi menjadi 2 kelas, yaitu system software dan application software.

    System software merupakan operating system yang mendukung hardware menjadi perangkat yang berguna.

    Bayangkan saja bagaimana jadinya komputer atau smartphone tanpa operating system? Pasti tidak bisa dipakai dan menjadi komponen yang tak berguna.

    Application software merupakan sistem operasi yang biasanya kita jumpai dalam smartphone. Contohnya aplikasi email atau Excel yang dapat kamu gunakan di smartphone.

    Dengan adanya aplikasi ini, kamu semakin mudah dalam bertukar atau mengumpulkan informasi.

    Baca Juga: Teknologi Informasi Menunjang Pekerjaanmu dengan 6 Cara Ini

    3. Telekomunikasi

    Komponen berikutnya yang terdapat di dalam sistem informasi adalah telekomunikasi.

    Aspek satu ini sering digunakan untuk menghubungkan perangkat portabel.

    Istilah sederhananya bisa dikatakan sebagai jaringan nirkabel yang menghubungkan laptop atau smartphone untuk mencari dan mengumpulkan informasi alias sinyal.

    Tanpa adanya sinyal ini, pastinya pekerjaan manusia jadi terhambat. Pernahkah kamu mengalami kejadian internet mati seharian di kantor?

    Pasti semuanya jadi kacau dan terhambat. Produktivitas berkurang, kerjaan tidak selesai-selesai, bahkan semua sistem jadi kacau.

    Namun, jaringan ini juga ternyata banyak macamnya seperti salah satunya adalah VPN (virtual private networks).

    VPN ini termasuk dalam komponen jaringan untuk membantu manusia dalam mengumpulkan informasi di seluruh dunia.

    VPN juga bisa digunakan untuk menjaga kerahasiaan datamu saat mengakses internet.

    4. Database dan data warehouse

    Semua informasi yang kita kumpulkan akan disimpan dalam database. Contohnya, kamu mengumpulkan foto-foto dalam 1 folder agar lebih terorganisir.

    Contoh lainnya, seorang penjual pakaian membuat katalog agar informasinya mudah dibaca oleh para pelanggannya.

    Nah, tempat dikumpulkannya berbagai informasi tersebut dapat dikatakan database.

    Sementara itu, data warehouse adalah sebuah tempat yang berisi kumpulan informasi yang tak terorganisir dan sewaktu-waktu dapat dibuka kembali.

    Contohnya adalah kumpulan data dari pelanggan yang telah melakukan pembelian menggunakan kartu kredit, alamat pelanggan, email, dan lain-lain.

    Kumpulan data yang tersimpan di data warehouse ini bisa digunakan untuk pengembangan bisnis selanjutnya, seperti promosi dan mencari prospek pelanggan di masa mendatang.

    5. Sumber daya manusia

    Ya, sumber daya manusia juga menjadi komponen dalam sebuah sistem informasi.

    Namun, tidak semua orang dapat menjadi komponen dalam SI. Hanya orang-orang yang memenuhi kualifikasi bisa mengembangkan SI secara terus menerus.

    Contohnya adalah business analyst, system analyst and designer, database administrator, programmer, computer security specialist, dan computer operator.

    Dengan adanya orang-orang yang memiliki ilmu khusus ini, mereka bisa mengembangkan SI jauh lebih canggih dan lebih mudah digunakan.

    Tidak hanya itu, mereka juga berjasa untuk memperbaiki sistem yang error atau menambah sistem yang lebih baru.

    Tipe-Tipe Sistem Informasi

    sistem informasi

    © onlineclassnotes.com

    Selain komponen, ternyata sistem informasi juga memiliki berbagai macam tipe. Seperti apa jenis-jenisnya? Berikut pemaparannya:

    1. Transaction processing system (TPS)

    Salah satu jenis sistem informasi yang sering dimanfaatkan perusahaan merupakan transaction processing system atau TPS.

    Melansir Alta Metrics, ia biasanya digunakan untuk merekam hal-hal yang bersangkutan dengan transaksi di suatu perusahaan.

    Contoh penggunaannya adalah dokumentasi file dari riwayat pemesanan barang, gaji, alamat customer, dan lainnya.

    TPS merupakan informasi yang digunakan untuk membuat report harian, bulanan, bahkan tahunan.

    2. Decision support system (DSS)

    Digunakan oleh bagian manajemen sebuah perusahaan. DSS memiliki tools untuk menganalisis data yang akan mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan.

    Tools ini biasanya digunakan jika ada masalah kompleks yang terjadi dan manajemen tidak bisa mengambil keputusan sendiri. DSS tidak mengambil keputusan seseorang dalam melakukan sesuatu, namun hanya membantu.

    3. Executive information system (EIS)

    Tipe SI yang ketiga adalah EIS. EIS juga bisa disebut sebagai Executive Support System di mana tidak semua dapat menggunakannya. Biasanya, hanya seorang manajer atau kedudukannya yang lebih tinggi dapat menggunakan EIS.

    EIS juga memiliki tools yang dapat menganilisis secara internal dan external. Bahkan, EIS dapat menganalisis tren saat ini untuk kebutuhan sebuah perusahaan.

    Data yang ditampilkan oleh EIS biasanya berbentuk grafik yang dapat diinterpretasikan kembali.

    4. Management information system (MIS)

    Jenis sistem informasi selanjutnya yang sering digunakan perusahaan adalah management information system atau MIS.

    Menurut laman Indeed, biasanya ia digunakan untuk menyajikan ringkasan rutinitas manajemen dalam operasi dasar di sebuah perusahaan.

    MIS juga bisa mendukung tugas-tugas organisasional yang lebih luas daripada TPS, termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan.

    Tidak hanya itu, MIS juga menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan serta dapat menyatukan beberapa fungsi informasi yang tersimpan di dalam database.

    5. Workflow system

    Memiliki fungsi untuk memantau dan mengatur sistem atas proses bisnis. Workflow system juga mengeksekusi tindakan yang ada di dalam sebuah organisasi atau perusahaan.

    Workflow system bisa berbasis internet dan kombinasi dengan email atau server yang menggunakan database untuk menyimpan file.

    6. Enterprise resource planning (ERP)

    ERP adalah manajemen proses dalam sebuah bisnis yang berbentuk software.

    Software ini mengizinkan sebuah organisasi menggunakan sistem yang sudah terintegrasi dengan operasi bisnis perusahaan yang vital.

    7. Expert system

    Expert system atau sistem ahli dapat dikatakan adalah sebuah kecerdasan buatan atau yang biasa disebut dengan Artificial Intelligent (AI).

    Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan sistem informasi menjadi lebih luas dan cerdas. Expert system menggunakan AI untuk menyelesaikan masalah lewat pebisnis atau perusahaan.

    Berbeda dengan DSS, expert system menghasilkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan.

    Baca Juga: Apa Sih Bedanya Ilmu Komputer dan Teknik Informatika? Simak Yuk!

    Itu dia beberapa penjelasan mengenai sistem informasi dan kaitannya dengan bisnis.

    Intinya, sistem informasi (SI) adalah sebuah hal yang perlu dikuasai oleh semua pekerja.

    Ia kini semakin dibutuhkan untuk kesuksesan perusahaan. Maka dari itu, pahami SI dan fungsinya sebaik mungkin sebelum terjun ke dunia kerja.

    Nah, selain sistem informasi, masih ada beberapa teknologi lainnya yang wajib kamu kuasai saat masuk dunia profesional.

    Penasaran apa saja? Tenang, kamu bisa pelajari semuanya di kanal IT Glints Blog.

    Di sana, tersedia banyak pembahasan seputar istilah dan perangkat terbaru dalam teknologi dan informasi yang sudah Glints rangkum untukmu.

    Menarik bukan? Yuk, langsung baca kumpulan artikelnya sekarang juga!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 4

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait