fbpx Database Administrator: Tugas Utama dan Prospek Kariernya di Indonesia
×

Tertarik Jadi Database Administrator? Kenali Dulu Tugas dan Prospek Kerjanya

February 16, 2020 | No Comments

database administrator

Jika kamu punya minat dan keahlian di bidang IT, khususnya manajemen database, ada baiknya untuk mempertimbangkan karier sebagai database administrator (DBA).

Terlebih di zaman serba digital seperti sekarang, permintaan talenta di bidang ini makin tinggi. Di Amerika Serikat, misalnya, permintaan database administrator diprediksi akan meningkat sekitar 9 persen dari tahun 2018-2028.

Bahkan, USNews.com menobatkan database administrator sebagai karier IT terbaik dengan nilai gaji yang cukup fantastis.

Hal yang sama juga dapat terjadi di Indonesia yang tengah menyongsong Revolusi Industri 4.0.

Ruang lingkup profesi ini pun cukup beragam. Industri dan bidang pekerjaan yang sudah go-digital tentu membutuhkan admin database untuk memastikan informasi data perusahaan dapat diakses dan dikelola secara profesional.

Tak hanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan basis data, admin database juga kerap ditugaskan untuk merancang sistem keamanan mumpuni untuk melindungi data dari risiko peretasan.

Baca Juga: Training Kerja yang Dibutuhkan Oleh Karyawan Millennials

Untuk memahami tugas database administrator, simak penjabaran di bawah ini.

Tugas dan Tanggung Jawab Database Administrator

© online.champlain.edu

Database administrator memegang kendali atas basis data perusahaan yang hanya dapat diakses oleh pihak yang memegang otoritas.

Admin database bekerja bersama system manager untuk menyesuaikan kapasitas database dengan kebutuhan perusahaan.

Di lapangan, database administrator terbagi ke dalam dua kategori:

System Database Adminstrator

Secara umum, ruang lingkup system database administrator meliputi aspek teknis pengelolaan database, termasuk memperbarui software dan debug kode.

Kasarnya, system database administrator bertugas di bidang operasional database. Mulai dari instalasi, patching, dan pengelolaan.

Tak jarang, mereka juga dipercaya untuk merekomendasikan software maupun hardware yang dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan.

System DBA juga memiliki satu tugas yang tak kalah penting, yakni merancang sistem keamanan untuk melindungi database.

Application Database Administrator

Application database administrator bertanggung jawab terhadap kegiatan penggunaan database.

Tugasnya bisa dibilang cukup rumit, mulai dari merancang arsitektur data, model data, hingga menunjang penggunaan database untuk aplikasi tertentu.

Pemahaman tentang desain dan implementasi keamanan database juga diperlukan untuk menduduki posisi ini.

Di samping tanggung jawab khusus di atas, baik system maupun application DBA memiliki tugas harian yang sama.

Database administrator bertanggung jawab dalam melindungi data dengan sistem yang terstruktur, mengembalikan data yang hilang, membuat izin pengguna baru, menggabungkan database lama, menguji modifikasi, serta memonitor sistem database untuk menjamin efektivitasnya.

Jenjang Karier dan Prospek Kerjanya

pertanyaan interview desain grafis

Rata-rata perusahaan di Indonesia menginginkan sarjana IT untuk menduduki posisi database administrator.

Untuk fresh graduates, karier sebagai DBA biasanya diawali di jenjang entry-level sebagai data analyst atau software developer.

Jenjang karier DBA dapat berkembang sampai posisi manajemen, terutama jika kamu sudah menempuh pendidikan Master.

Untuk entry-level, prediksi gaji DBA berkisar di angka lima juta rupiah. Jika kamu memiliki sertifikat keahlian dari Google atau IBM, bukan tidak mungkin kamu dapat memperoleh gaji yang lebih besar.

Baa Juga: 7 Sertifikat Online untuk Upgrade Karirmu

Keahlian yang Harus Dimiliki Database Administrator

sales executive

© Pexels.com

Selain memenuhi kualifikasi pendidikan, seorang DBA juga wajib memiliki pengetahuan bahasa pemrograman database.

Misalnya OQL, SQL, SQL/XML, dan XQuery. Kamu dapat mengikuti program sertifikasi dari Microsoft Certified Database Administrator untuk meningkatkan nilai jual serta mempercepat laju karier.

Kamu pun perlu membekali diri dengan serangkaian soft skill seperti:

  • Berorientasi pada pola pikir logis dan metodis.
  • Mampu memperhatikan detail.
  • Memiliki kemampuan organisasi yang efektif dan dapat memecahkan masalah.
  • Mampu menganalisis data dengan akurat.
  • Dapat bekerja sama dengan tim.

Baca Juga: 7 Soft Skill yang Perlu Dimiliki oleh Programmer

Bagaimana, tertarik menekuni karier sebagai database administrator? Buat yang masih duduk di bangku kuliah, kalian dapat membekali diri dengan mempelajari sistem database serta bahasa pemrograman yang dipakai dalam pekerjaan sebagai database administrator.

Selain itu, jangan sign up di Glints untuk mendapatkan informasi terbaru seputar karier dan lowongan kerja di bidang IT.

YOU MAY ALSO LIKE

Temukan pekerjaan yang cocok untukmu!

Lihat Lowongan
X myStickymenu
Scroll Up