Perbedaan Business Analyst vs Finance Analyst: Tugas hingga Skills-nya

Diperbarui 26 Jan 2023 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Meskipun kedua profesi ini menjalankan peran yang sama, perbedaan business analyst vs finance analyst ada pada industri yang menjadi spesialisasinya.

    Karena itu, penting bagimu untuk mempertimbangkan keduanya dengan baik serta melakukan riset dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu.

    Nah, untuk membantumu mendapatkan informasi tentang perbedaan business analyst dan finance analyst, berikut Glints berikan ulasannya untukmu.

    Apa Itu Business Analyst?

    business analyst vs financial analyst

    © Pexels.com

    Perbedaan antara business analyst vs finance analyst sendiri bisa terlihat dari definisinya.

    Business analyst adalah seorang profesional dalam bidang bisnis yang menggunakan keahlian dan pengalaman industrinya untuk membantu perusahaan mengembangkan solusi bisnis yang efisien.

    Sehingga, melansir dari Investopedia, seorang business analyst akan menganalisis data milik perusahaan dan menggunakan temuannya untuk membantu manajemen membuat keputusan bisnis.

    Data yang dianalisis biasanya berkaitan seputar operasi harian dari perusahaan.

    Tidak hanya itu, seorang business analyst pun akan mempelajari strategi, business model, proses dan workflow, meriset tren industri, serta mengawasi penerapan aturan atau prosedur di perusahaan.

    Hal tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi inefisiensi yang ada di perusahaan dan mencari solusi untuk membuat operasinya semakin baik serta efisien.

    Baca Juga: 5 Kunci untuk Memulai Karier sebagai Seorang Business Analyst

    Apa Itu Finance Analyst?

    business analyst vs financial analyst

    © Pexels.com

    Sedangkan, finance analyst adalah seorang profesional di bidang keuangan yang membantu individu atau perusahaan dengan kebutuhan finansialnya.

    Mengutip dari Corporate Finance Institute, hal inilah yang merupakan perbedaan dasar dari business analyst vs finance analyst.

    Seorang finance analyst akan membantu kliennya dalam menempatkan investasi, mengatur budget, dan mencari cara untuk menghemat uang.

    Tidak hanya itu, finance analyst juga bisa diminta oleh klien untuk membuat financial plan agar mengurangi utang atau meningkatkan pendapatan dalam jangka waktu tertentu.

    Sehingga, finance analyst akan mempelajari data finansial kliennya dan mencoba untuk melihat tren serta membuat financial forecast.

    Dari sana, ia akan memberi masukan ke individu atau perusahaan seputar apa saja tindakan yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan finansialnya.

    Baca Juga: 8 Pertanyaan Wawancara untuk Profesi Financial Analyst Plus Jawaban

    Perbedaan Business Analyst vs Finance Analyst

    business analyst vs financial analyst

    © Pexels.com

    Nah, dari pembahasan di atas saja sudah cukup tergambar bahwa business analyst dan finance analyst memiliki cakupan industri yang berbeda.

    Meski begitu, masih ada perbedaan lainnya yang mungkin tidak banyak orang ketahui.

    Menyadur dari Indeed, berikut adalah perbedaan lain dari business analyst vs finance analyst.

    1. Tugas dan tanggung jawab

    Berikut adalah perbedaan dalam segi tugas serta tanggung jawab umum dari business analyst dan funancial analyst.

    Business analyst

    • melakukan meeting dengan klien untuk memahami kebutuhan bisnisnya
    • me-review data perusahaan termasuk dokumen HRD, laporan keuangan, dan aturan operasional
    • mengumpulkan dokumentasi analisis bisnis untuk dibagikan ke klien
    • memberikan presentasi ke pemilik bisnis dan bagian upper-management untuk memberi highlight seputar penemuan dari analisis beserta solusinya
    • mengembangkan metrik untuk melacak progres dari perubahan baru
    • melatih ketua departemen tentang bagaimana mengimplementasikan dan melacak metrik ke karyawannya
    • menjaga komunikasi dengan business leader selama masa implementasi perubahan hingga setelah selesai
    • mengadaptasi perubahan yang asli untuk mengakomodasi kebutuhan baru atau respons karyawan
    • mengidentifikasi perkembangan teknologi yang dibutuhkan sebuah bisnis untuk bisa bersaing dengan kompetitor

    Financial analyst

    • melakukan meeting dengan business owner, CFO, dan kepala departemen keuangan serta akuntansi perusahaan
    • membantu individu dengan keputusan investasi dan menjawab pertanyaan finansial personal
    • me-review data finansial saat ini dan masa lalu perusahaan dengan melihat buku besar, utang dan piutang, laporan laba rugi, catatan pajak, serta laporan tahunan
    • menginvestigasi perbedaan di laporan keuangan dan mengoreksi kesalahan perhitungan
    • membantu tim akuntan dan keuangan dalam kegiatan persiapan pemeriksaan pajak
    • mengedukasi klien seputar manajemen risiko keuangan dan menuntunnya ke kesempatan atau praktik investasi yang lebih baik
    • memonitor investasi klien serta tetap up-to-date seputar informasi, pengetahuan, dan praktik finansial di industrinya
    • membuat forecast finansial dan perencanaan untuk memastikan klien memahami cara untuk mencapai tujuan finansialnya
    • mengatur strategi untuk mengakomodasi perubahan dalam pendapatan bisnis

    2. Skills

    Berikut ini adalah beberapa contoh skills yang dibutuhkan business analyst dan financial analyst untuk bisa melakukan tugasnya dengan baik.

    Glints membandingkan soft dan hard skills yang dibutuhkan business analyst dan financial analyst yang ada di sini merupakan.

    Business analyst

    • kemampuan presentasi
    • perhatian terhadap detail
    • komunikasi interpersonal
    • analisis stakeholder
    • riset pasar

    Financial analyst

    • perencanaan keuangan
    • literasi keuangan
    • budgeting
    • rasa ingin tahu yang tinggi
    • pemahaman mendalam seputar hukum dan peraturan keuangan
    Baca Juga: Ketahui Perbedaan Data Analyst dan Business Analyst di Sini

    Nah, itu adalah pemaparan singkat mengenai perbedaan dari business analyst vs financial analyst.

    Secara singkat, perbedaan utama dari business analyst dan financial analyst adalah seorang analis bisnis akan bekerja dalam bidang operasional serta manajemen. Sedangkan, financial analyst akan berfokus pada hal investasi.

    Ingin tahu lebih banyak tentang prospek karier dan perbedaannya dari sebuah bidang pekerjaan?

    Yuk, cek di sini sekarang. Glints sudah siapkan beragam artikel untuk menambah wawasanmu seputar profesi di industri teknologi.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait