Penting dalam Dunia Bisnis, Ketahui Karier Financial Analyst

Diperbarui 04 2020 - dibaca 9 mnt
Andre Oliver editor

Isi Artikel

    Dengan keadaan ekonomi yang akan terus berubah, financial analyst adalah mereka yang diperlukan untuk mengantisipasi risiko merugikan.

    Mulai dari cara mengatur keuangan hingga perencanaan strategi bisnis, keahlian analis finansial akan selalu dibutuhkan, lho.

    Penasaran dengan profesi satu ini? Yuk, simak rangkuman Glints mengenai financial analyst berikut ini

    Baca Juga: Financial Advisor: Pengertian serta Kelebihan dan Kekurangan dalam Menggunakan Jasanya

    Apa Itu Financial Analyst?

    financial analyst adalah

    © Freepik.com

    Bekerja untuk lembaga keuangan merupakan sesuatu yang didambakan banyak orang.

    Kendati demikian, lembaga finansial merupakan sebuah industri yang sangat kompetitif dan mungkin akan sulit bagi pemula untuk mulai berkecimpung di bidang tersebut. 

    Dalam industri jasa keuangan sendiri, salah satu karier yang paling diidamkan adalah profesi analis. 

    Peran utama mereka adalah meneliti data untuk mengidentifikasi peluang atau mengevaluasi hasil untuk keputusan bisnis serta rekomendasi investasi.

    Bisa dibilang pekerjaan satu ini adalah jenjang karier paling populer di industri yang penuh persaingan.

    Disadur dari Wayup, financial analyst adalah seseorang yang membuat rekomendasi keputusan bisnis untuk sebuah organisasi.

    Hal itu dilakukan berdasarkan analisis terhadap beberapa faktor yang imbasnya besar terhadap perkembangan bisnis.

    Aspek penting seperti tren pasar, status keuangan suatu perusahaan, dan hasil yang diperkirakan dari jenis transaksi tertentu adalah kudapan mereka setiap harinya.

    Selain itu, analis keuangan harus meneliti kondisi ekonomi makro dan mikro untuk membuat prediksi mengenai perubahan pada tren bisnis, kekuatan finansial sebuah sektor, dan industri.

    Mereka juga wajib merekomendasikan tindakan atau transaksi yang akan mendukung perkembangan bisnis, seperti membeli atau menjual saham perusahaan berdasarkan kinerja dan prospek keseluruhannya.

    Tidak semua analis keuangan menganalisis pasar saham atau obligasi, maupun membantu atasan mereka untuk berinvestasi. 

    Perusahaan juga dapat mempekerjakan seorang analis keuangan untuk mengolah data numerik agar dapat menunjukkan kualitas berbagai strategi pemasaran yang telah diterapkan oleh bisnis.

    Perusahaan dengan berbagai cabang waralaba biasanya memiliki financial analyst yang bertanggung jawab untuk mengamati kinerja masing-masing waralaba.

    Nantinya analis akan menentukan letak kelebihan serta kelemahan waralaba tersebut dan membuat perkiraan untung dan rugi.

    Tanggung Jawab Financial Analyst

    financial analyst adalah

    © Pexels.com

    Seperti yang sudah dijelaskan, tugas seorang financial analyst adalah memberikan perkiraan terhadap pendapatan dan pengeluaran sebuah perusahaan di masa mendatang.

    Deskripsi pekerjaan analis keuangan juga berkaitan dengan teknik penelitian dan pelaporan informasi finansial, serta pemantauan terhadap pergerakan tren di pasar.

    Menurut Robert Half, inilah tanggung jawab seorang financial analyst:

    • Menganalisis data keuangan perusahaan dari yang paling baru hingga paling lama.
    • Melihat dan mengidentifikasi perkembangan tren keuangan di pasar.
    • Mempersiapkan laporan tentang hasil analisis dan mempresentasikan hasil laporan tersebut kepada jajaran direktur.
    • Berkonsultasi dengan tim manajemen untuk mengembangkan rencana komersial jangka panjang.
    • Menyarankan perubahan anggaran dan peningkatan modal berdasarkan hasil penelitian.
    • Menjelajahi berbagai peluang investasi untuk perkembangan bisnis.
    • Mengembangkan model keuangan dan memberikan perkiraan pendapatan serta pengeluaran.
    • Mengembangkan inisiatif dan kebijakan yang dapat meningkatkan pertumbuhan keuangan.

    Skill dan Kualifikasi Financial Analyst

    financial analyst adalah

    © Pexels.com

    Melihat tanggung jawab dan peran mereka yang jauh dari kata sepele, tentunya profesi financial analyst adalah sebuah bidang yang memerlukan kandidat dengan kriteria tertentu.

    Tak hanya ahli ilmu ekonomi, calon analis keuangan juga harus mahir mengubah tren menjadi strategi yang dapat mengembangkan sebuah bisnis.

    Berikut ini adalah daftar skill dan kualifikasi yang harus dimiliki seorang financial analyst:

    Baca Juga: Risk Management: Definisi, Tanggung Jawab, dan Skill yang Diperlukan

    1. Latar belakang pendidikan

    Sebagai profesi yang bergerak di sektor keuangan, tentunya pekerjaan ini memerlukan individu yang terlatih di bidang ekonomi.

    Memiliki segudang pengetahuan mengenai konsep perekonomian dan strategi manajerial adalah kualifikasi utama untuk menjadi seorang financial analyst.

    Maka dari itu, lembaga keuangan dan perbankan hanya menerima kandidat yang memiliki gelar ekonomi, manajemen, atau statistika.

    2. Keahlian penelitian kuantitatif

    Sesuai gelarnya, tugas utama seorang financial analyst adalah untuk menganalisis perkembangan ekonomi dan melihat tren yang dapat merugikan perusahaan.

    Nah, teknik analisis yang sering digunakan adalah dengan mengadakan penelitian berbasis kuantitatif.

    Tak hanya itu, keahlian satu ini juga berfungsi ketika para analis harus mengolah data numerik sebelum memberikan keputusan terbaik bagi perkembangan bisnis.

    Dapat dikatakan, kehidupan analis finansial akan selalu berdekatan dengan angka. Oleh karena itu, tidak mungkin bila mereka tidak memiliki keahlian perhitungan kuantitatif.

    3. Kemampuan problem solving

    Sebagai garda utama lembaga keuangan dalam menghadapi risiko kerugian, melansir Investopedia, seorang financial analyst wajib memiliki keahlian problem solving.

    Tak jarang, rencana yang telah dibangun akan berubah karena adanya fluktuasi di pasar ekonomi.

    Begitu juga dengan salah perhitungan yang bisa saja merusak seluruh rancangan yang telah disediakan.

    Bekerja di bidang keuangan memiliki banyak risiko, masalah bisa datang kapan saja. Financial analyst yang baik mampu beradaptasi dan sukses memecahkan segala permasalahan.

    4. Kemampuan public speaking

    Sebagai seorang analis keuangan, laporan harus segera dipresentasikan pada jajaran direktur dan berbagai pihak lainnya yang memiliki kepentingan.

    Maka, salah satu skill yang wajib dimiliki financial analyst adalah kemampuan berbicara di ruang publik.

    Mereka harus percaya diri ketika hendak menyampaikan hasil penelitian agar semua detail analisis tersampaikan dengan baik kepada para atasan.

    Tak jarang, mereka juga harus mengadakan seminar pada staf lainnya di kantor mengenai perkembangan pasar ekonomi.

    Pastikan kamu memiliki kemampuan public speaking di atas rata-rata sebelum merintis karier menjadi analis keuangan.

    Baca Juga: Berkenalan dengan Chief Marketing Officer dan Tugas-tugasnya

    Itulah serba-serbi karier analis keuangan yang perlu kamu ketahui. 

    Melihat seluruh pemaparan mengenai tanggung jawab dan perannya di lembaga keuangan, profesi financial analyst adalah pekerjaan yang menantang di tengah industri yang penuh persaingan.

    Nah, di Glints Jobs, kamu bisa lho menemukan ratusan pekerjaan di bidang finance yang siap menerimamu.

    Jangan sampai ketinggalan, segera daftarkan akun profesionalmu di Glints!


      bisnis finance financial analyst

      Artikel Terkait

      Penting dalam Dunia Bisnis, Ketahui Karier Financial Analyst

      Diperbarui 04 2020 - dibaca 9 mnt
      Andre Oliver editor

      Isi Artikel

        Dengan keadaan ekonomi yang akan terus berubah, financial analyst adalah mereka yang diperlukan untuk mengantisipasi risiko merugikan.

        Mulai dari cara mengatur keuangan hingga perencanaan strategi bisnis, keahlian analis finansial akan selalu dibutuhkan, lho.

        Penasaran dengan profesi satu ini? Yuk, simak rangkuman Glints mengenai financial analyst berikut ini

        Baca Juga: Financial Advisor: Pengertian serta Kelebihan dan Kekurangan dalam Menggunakan Jasanya

        Apa Itu Financial Analyst?

        financial analyst adalah

        © Freepik.com

        Bekerja untuk lembaga keuangan merupakan sesuatu yang didambakan banyak orang.

        Kendati demikian, lembaga finansial merupakan sebuah industri yang sangat kompetitif dan mungkin akan sulit bagi pemula untuk mulai berkecimpung di bidang tersebut. 

        Dalam industri jasa keuangan sendiri, salah satu karier yang paling diidamkan adalah profesi analis. 

        Peran utama mereka adalah meneliti data untuk mengidentifikasi peluang atau mengevaluasi hasil untuk keputusan bisnis serta rekomendasi investasi.

        Bisa dibilang pekerjaan satu ini adalah jenjang karier paling populer di industri yang penuh persaingan.

        Disadur dari Wayup, financial analyst adalah seseorang yang membuat rekomendasi keputusan bisnis untuk sebuah organisasi.

        Hal itu dilakukan berdasarkan analisis terhadap beberapa faktor yang imbasnya besar terhadap perkembangan bisnis.

        Aspek penting seperti tren pasar, status keuangan suatu perusahaan, dan hasil yang diperkirakan dari jenis transaksi tertentu adalah kudapan mereka setiap harinya.

        Selain itu, analis keuangan harus meneliti kondisi ekonomi makro dan mikro untuk membuat prediksi mengenai perubahan pada tren bisnis, kekuatan finansial sebuah sektor, dan industri.

        Mereka juga wajib merekomendasikan tindakan atau transaksi yang akan mendukung perkembangan bisnis, seperti membeli atau menjual saham perusahaan berdasarkan kinerja dan prospek keseluruhannya.

        Tidak semua analis keuangan menganalisis pasar saham atau obligasi, maupun membantu atasan mereka untuk berinvestasi. 

        Perusahaan juga dapat mempekerjakan seorang analis keuangan untuk mengolah data numerik agar dapat menunjukkan kualitas berbagai strategi pemasaran yang telah diterapkan oleh bisnis.

        Perusahaan dengan berbagai cabang waralaba biasanya memiliki financial analyst yang bertanggung jawab untuk mengamati kinerja masing-masing waralaba.

        Nantinya analis akan menentukan letak kelebihan serta kelemahan waralaba tersebut dan membuat perkiraan untung dan rugi.

        Tanggung Jawab Financial Analyst

        financial analyst adalah

        © Pexels.com

        Seperti yang sudah dijelaskan, tugas seorang financial analyst adalah memberikan perkiraan terhadap pendapatan dan pengeluaran sebuah perusahaan di masa mendatang.

        Deskripsi pekerjaan analis keuangan juga berkaitan dengan teknik penelitian dan pelaporan informasi finansial, serta pemantauan terhadap pergerakan tren di pasar.

        Menurut Robert Half, inilah tanggung jawab seorang financial analyst:

        • Menganalisis data keuangan perusahaan dari yang paling baru hingga paling lama.
        • Melihat dan mengidentifikasi perkembangan tren keuangan di pasar.
        • Mempersiapkan laporan tentang hasil analisis dan mempresentasikan hasil laporan tersebut kepada jajaran direktur.
        • Berkonsultasi dengan tim manajemen untuk mengembangkan rencana komersial jangka panjang.
        • Menyarankan perubahan anggaran dan peningkatan modal berdasarkan hasil penelitian.
        • Menjelajahi berbagai peluang investasi untuk perkembangan bisnis.
        • Mengembangkan model keuangan dan memberikan perkiraan pendapatan serta pengeluaran.
        • Mengembangkan inisiatif dan kebijakan yang dapat meningkatkan pertumbuhan keuangan.

        Skill dan Kualifikasi Financial Analyst

        financial analyst adalah

        © Pexels.com

        Melihat tanggung jawab dan peran mereka yang jauh dari kata sepele, tentunya profesi financial analyst adalah sebuah bidang yang memerlukan kandidat dengan kriteria tertentu.

        Tak hanya ahli ilmu ekonomi, calon analis keuangan juga harus mahir mengubah tren menjadi strategi yang dapat mengembangkan sebuah bisnis.

        Berikut ini adalah daftar skill dan kualifikasi yang harus dimiliki seorang financial analyst:

        Baca Juga: Risk Management: Definisi, Tanggung Jawab, dan Skill yang Diperlukan

        1. Latar belakang pendidikan

        Sebagai profesi yang bergerak di sektor keuangan, tentunya pekerjaan ini memerlukan individu yang terlatih di bidang ekonomi.

        Memiliki segudang pengetahuan mengenai konsep perekonomian dan strategi manajerial adalah kualifikasi utama untuk menjadi seorang financial analyst.

        Maka dari itu, lembaga keuangan dan perbankan hanya menerima kandidat yang memiliki gelar ekonomi, manajemen, atau statistika.

        2. Keahlian penelitian kuantitatif

        Sesuai gelarnya, tugas utama seorang financial analyst adalah untuk menganalisis perkembangan ekonomi dan melihat tren yang dapat merugikan perusahaan.

        Nah, teknik analisis yang sering digunakan adalah dengan mengadakan penelitian berbasis kuantitatif.

        Tak hanya itu, keahlian satu ini juga berfungsi ketika para analis harus mengolah data numerik sebelum memberikan keputusan terbaik bagi perkembangan bisnis.

        Dapat dikatakan, kehidupan analis finansial akan selalu berdekatan dengan angka. Oleh karena itu, tidak mungkin bila mereka tidak memiliki keahlian perhitungan kuantitatif.

        3. Kemampuan problem solving

        Sebagai garda utama lembaga keuangan dalam menghadapi risiko kerugian, melansir Investopedia, seorang financial analyst wajib memiliki keahlian problem solving.

        Tak jarang, rencana yang telah dibangun akan berubah karena adanya fluktuasi di pasar ekonomi.

        Begitu juga dengan salah perhitungan yang bisa saja merusak seluruh rancangan yang telah disediakan.

        Bekerja di bidang keuangan memiliki banyak risiko, masalah bisa datang kapan saja. Financial analyst yang baik mampu beradaptasi dan sukses memecahkan segala permasalahan.

        4. Kemampuan public speaking

        Sebagai seorang analis keuangan, laporan harus segera dipresentasikan pada jajaran direktur dan berbagai pihak lainnya yang memiliki kepentingan.

        Maka, salah satu skill yang wajib dimiliki financial analyst adalah kemampuan berbicara di ruang publik.

        Mereka harus percaya diri ketika hendak menyampaikan hasil penelitian agar semua detail analisis tersampaikan dengan baik kepada para atasan.

        Tak jarang, mereka juga harus mengadakan seminar pada staf lainnya di kantor mengenai perkembangan pasar ekonomi.

        Pastikan kamu memiliki kemampuan public speaking di atas rata-rata sebelum merintis karier menjadi analis keuangan.

        Baca Juga: Berkenalan dengan Chief Marketing Officer dan Tugas-tugasnya

        Itulah serba-serbi karier analis keuangan yang perlu kamu ketahui. 

        Melihat seluruh pemaparan mengenai tanggung jawab dan perannya di lembaga keuangan, profesi financial analyst adalah pekerjaan yang menantang di tengah industri yang penuh persaingan.

        Nah, di Glints Jobs, kamu bisa lho menemukan ratusan pekerjaan di bidang finance yang siap menerimamu.

        Jangan sampai ketinggalan, segera daftarkan akun profesionalmu di Glints!


          bisnis finance financial analyst

          Artikel Terkait

          Scroll Up