5 Bacaan Wajib Tentang Manajemen Pemasaran Untuk Profesional

Diperbarui 17 Okt 2021 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Membaca buku adalah kebiasaan yang baik. Di dalam buku berkualitas terkandung banyak informasi dan pengetahuan.

    Siapa pun dapat belajar dari buku, tidak seperti di sekolah formal yang harus melalui sejumlah prosedur.

    Para profesional yang menggeluti bidang manajemen pemasaran juga wajib mengembangkan kebiasaan membaca.

    Pasalnya, ilmu tentang pemasaran terus berkembang dan sebagian bisa didapatkan melalui buku. manajemen marketing

    Nah, berikut lima rekomendasi buku manajemen pemasaran yang ditulis secara menarik dan mudah dipahami.

    Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku Inspiratif tentang Startup yang Wajib Dijadikan Bahan Bacaanmu

    Buku Manajemen Pemasaran

    1. Manajemen Pemasaran (2011): Philip Kotler & Kevin Lane Keller

    philip kotler

    © Shopee

    Buku pertama yang wajib kamu baca adalah tulisan Kotler dan Keller. Kotler merupakan salah seorang maestro pemasaran yang telah menulis banyak buku, di antaranya Manajemen Pemasaran.

    Dalam buku ini, kamu bisa belajar memahami konsep dasar pemasaran secara benar. Kotler juga membahas tentang pentingnya posisi pelanggan dalam rantai pemasaran.

    Kepuasan pembeli sangat berpengaruh terhadap kesetiaan pelanggan. Bahkan, kini semakin banyak perusahaan yang mengarah pada TCS (Total Customer Satisfaction).

    Selain itu, masih banyak hal yang dibahas Kotler dalam bukuyang terdiri dari 11 bab ini. Termasuk di antaranya strategi pemasaran yang efektif.

    Membaca buku ini, kamu bakal lebih paham tentang manajemen pemasaran lebih mendalam.

    2. Marketing 4.0 (2019): Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan

    buku marketing 4.0

    © Gramedia Digital

    Hermawan Kartajaya adalah pakar pemasaran yang aktif menulis buku-buku tentang dunia pemasaran.

    Salah satu bukunya yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama adalah Marketing 4.0.

    Buku manajemen pemasaran ini merupakan hasil kolaborasi dengan Philip Kotler dan Iwan Setiawan. Sebelumnya, menerbitkan Marketing 3.0 pada 2010.

    Dalam buku ini, tim penulis memaparkan tentang perbedaan signifikan antara marketing 1.0 hingga marketing 4.0. Ciri khas marketing 4.0 adalah memanfaatkan teknologi untuk memperlakukan pelanggan secara manusiawi.

    Internet dan media sosial kini menjadi penghubung efektif antara pemasar dengan pelanggan. Oleh karena itu, konektivitas menjadi kunci.

    Baca Juga: Apa Perbedaan Sales dan Marketing? Yuk, Simak di Sini!

    3. Marketing in Crisis (2013): Rhenald Kasali

    buku manajemen pemasaran

    © Gramedia Digital

    Selanjutnya, kamu juga bisa membaca buku karya Rhenald Kasali yang berjudul Marketing in Crisis.

    Secara khusus, Rhenald mengupas tentang krisis dan dampaknya terhadap kehidupan manusia, termasuk pada pasar, perilaku pembeli, daya beli, dan sebagainya.

    Rhenald mencoba memperlihatkan bahwa ada pasar yang bisa tiba-tiba muncul setelah krisis berlalu.

    Dalam buku manajemen pemasaran ini, Rhenald menulis pengalamannya dalam menggeluti dunia marketing yang penuh lika-liku.

    Ia juga membagikan pengetahuan, strategi, dan teknik marketing therapy yang bisa diterapkan di mana pun.

    Membaca Marketing in Crisis, kamu bakal semakin paham cara menghadapi situasi yang tidak mengenakkan dalam dunia pemasaran.

    4. Seni Negosiasi (2015): Roger Dawson

    buku manajemen pemasaran

    © Tokopedia

    Negosiasi adalah keahlian yang sangat penting dalam dunia pemasaran. Negosiasi akan membuat kepentingan kedua pihak terpenuhi sehingga transaksi tetap bisa dilakukan.

    Negosiasi harga, misalnya, adalah yang paling banyak dilakukan dalam transaksi penjualan. Untuk mengubah keputusan yang kaku dan tidak sesuai, negosiasi adalah jalan yang paling disarankan.

    Konsep inilah yang perlu dipahami oleh para sales ketika sedang menawarkan produk dan terbentur dengan calon pelanggan yang tidak membeli.

    Nah, buku manajemen pemasaran ini akan membantu kamu untuk belajar menjadi negosiator ulung.

    Baca Juga: Mengenal Marketing 4.0, Strategi Pemasaran Baru di Era Digital

    5. New Wave Marketing (2009): Hermawan Kartajaya

    buku manajemen pemasaran

    © Gramedia Digital

    Meskipun buku ini terbilang klasik, New Wave Marketing masih relevan untuk dibaca saat ini. Secara sederhana, penulis ingin menjelaskan perbedaan antara konsep pemasaran lawas dengan yang baru.

    Konsep ini terdiri atas 9 elemen menjadi 12C, yaitu co-creation, currency, communal activation, conversation, character, care, collaboration, confirmation, clarification, codification, dan communitization.

    Dengan konsep baru ini, strategi pemasaran juga tentu akan berubah. Siapa pun yang tidak bisa mengikuti gelombang perubahan akan tertinggal di belakang.

    Nah, lima buku manajemen pemasaran ini dapat semakin menambah wawasanmu.

    Namun, jika kamu ingin membaca seputar informasi pemasaran lainnya dan bisa ikut berdiskusi di forum komunitas Glints, sign up ya!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.4 / 5. Jumlah vote: 5

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait