Welder: Apa Itu, Tanggung Jawab, Skill Penting dan Kualifikasi
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Welder atau tukang las adalah profesi yang mungkin belum begitu dikenal di kalangan para pencari kerja, padahal pekerjaan ini menawarkan peluang penghasilan yang tinggi.
Banyak perusahaan, dari nasional hingga multinasional, siap membayar welder dengan upah tinggi karena mereka sangat dibutuhkan dalam berbagai proyek konstruksi, baik skala kecil maupun besar.
Nah, penasaran apa saja tugas welder? Yuk, pelajari serba-serbinya dalam artikel di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Welder?
Dikutip dari Workable, welder atau tukang las, adalah profesional yang bertugas merakit bagian-bagian logam menggunakan berbagai teknik pengelasan agar menjadi bentuk yang diinginkan.
Pengelasan adalah proses yang melibatkan peleburan tepi dua atau lebih potongan logam dan menggabungkannya untuk membentuk ikatan yang kuat dan tahan lama.
Dalam pekerjaan sehari-harinya, welder menggunakan alat dan peralatan khusus, termasuk mesin las, obor, elektroda, logam pengisi, dan perlengkapan pelindung seperti helm dan sarung tangan.
Tugas dan Tanggung Jawab Welder
Career Explorer menyebut, tanggung jawab tukang las bisa berbeda-beda tergantung industri dan tempat kerja.
Namun, beberapa tugas umum yang dilakukan welder meliputi:
1. Membaca blueprint
Tukang las harus bisa menafsirkan dan mengerti cetak biru atau blueprint, gambar teknik, dan spesifikasi proyek.
Di samping itu, mereka juga harus memahami simbol las, ukuran, dan toleransi untuk memastikan hasil las yang akurat.
2. Persiapan material
Sebelum mulai mengelas, hal lain yang harus dilakukan welder adalah menyiapkan bahan-bahan yang akan disambungkan.
Ini termasuk membersihkan, memotong, menggiling, dan membentuk bagian logam sesuai ukuran yang dibutuhkan.
Mereka juga harus menghilangkan karat, cat, atau kontaminan lain yang bisa mempengaruhi kualitas las.
3. Memperhatikan lingkungan kerja
Tukang las wajib memperhatikan lingkungan kerja mereka.
Ini karena bekerja sebagai welder memiliki risiko tertentu tergantung pada lingkungan kerja dan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Mereka harus dapat mengatur dan merawat peralatan las, memilih mesin las, elektroda, kawat, gas pelindung, dan bahan lain yang dibutuhkan untuk proses pengelasan.
Welder juga harus memastikan setiap peralatan yang mereka gunakan dalam kondisi baik dan sesuai standar keselamatan.
4. Pelaksanaan pengelasan
Tukang las melakukan proses pengelasan dengan memanaskan bagian logam yang akan disambungkan dan menambahkan bahan pengisi jika perlu.
Mereka harus menjaga akurasi dan konsistensi selama mengelas, serta mengontrol parameter pengelasan seperti tegangan dan arus.
5. Kontrol kualitas
Setelah mengelas, tukang las harus memeriksa hasil las untuk memastikan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan.
Kontrol kualitas ini dapat dilakukan dengan memeriksa cacat seperti retak, porositas, atau percikan berlebih, dan sering menggunakan teknik inspeksi visual serta pengujian nondestruktif.
6. Keselamatan dan kepatuhan
Keselamatan adalah prioritas utama dalam pekerjaan pengelasan.
Oleh karena itu, tukang las harus mengikuti protokol keselamatan, memakai pakaian pelindung yang sesuai, dan memastikan ventilasi yang baik di tempat kerja.
Mereka juga harus tahu tentang peraturan dan kode keselamatan yang berkaitan dengan operasi pengelasan.
Skill yang Harus Dimiliki Welder
Dikutip dari Indeed, keahlian yang perlu dimiliki welder adalah:
Keahlian teknis
Tukang las harus mahir dalam berbagai teknik pengelasan, seperti:
- pengelasan busur logam terlindung (SMAW)
- pengelasan busur logam gas (GMAW)
- pengelasan busur inti fluks (FCAW)
- pengelasan busur gas tungsten (GTAW)
Di samping itu, seorang tukang las juga harus paham berbagai jenis bahan dan cara mengelasnya.
Keterampilan menafsirkan blueprint
Kemampuan membaca dan mengerti cetak biru, gambar teknik, dan spesifikasi adalah keterampilan penting bagi tukang las.
Dengan ini, mereka dapat memahami dan mengikuti desain proyek dengan akurat.
Keterampilan mekanik
Tukang las harus memiliki keterampilan mekanik yang baik untuk mengoperasikan, memelihara, dan memperbaiki peralatan pengelasan.
Ini termasuk pemahaman tentang mesin las, elektroda, gas pelindung, dan bahan habis pakai lainnya.
Problem solving
Skill lain yang penting dimiliki welder adalah problem-solving.
Ini karena seorang tukang las harus mampu mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang muncul selama proses pengelasan.
Contohnya mendiagnosis masalah peralatan, memperbaiki hasil las yang buruk, dan mengatasi tantangan teknis lainnya.
Teliti
Presisi dan perhatian terhadap detail sangat penting dalam pekerjaan pengelasan.
Tukang las harus teliti dan memastikan tiap las sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas yang ketat.
Gaji Welder
Gaji welder atau tukang las bergantung pada jenis dan ukuran perusahaan.
Hasil riset yang dilakukan Glints menunjukkan, kisaran gaji welder dengan pengalaman 1–3 tahun bekerja adalah Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000.
Besaran gaji tersebut bisa menjadi lebih tinggi jika kamu memiliki sertifikat, berpengalaman, dan bekerja di perusahaan asing.
Kualifikasi Welder
Latar belakang pendidikan
Dalam meniti langkah awal memulai karier sebagai welder, kamu perlu memiliki latar belakang pendidikan setidaknya SMA/SMK dengan fokus pada teknik pengelasan atau pendidikan yang relevan.
