Waspada Harga Saham yang Meroket Akibat Unusual Market Activity

Diperbarui 06 Mar 2023 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : Alifia Seftin Oktriwina

Pernahkah kamu dengar kabar sebuah saham emiten yang terindikasi UMA atau unusual market activity? UMA dijadikan sinyal oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada para investor yang memiliki saham tersebut.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Bila kamu ingin belajar berinvestasi saham, maka, unusual market activity merupakan salah satu dari risiko yang harus dipahami.

Apa sebenarnya unusual market activity ini? Mengapa seorang investor perlu mewaspadainya? Yuk, cari tahu selengkapnya dalam artikel berikut!

Apa Itu Unusual Market Activity?

© Acehnews.net

Dilansir dari BEIunusual market activity adalah aktivitas perdagangan dan/atau pergerakan harga suatu Efek yang tidak biasa pada kurun waktu tertentu.

Sehingga, BEI menilai aktivitas tersebut dapat berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.

Istilah ini berbeda dengan Auto Rejection Atas (ARA) ataupun Auto Rejection Bawah (ARB).

Ketika saham mengalami auto rejection, sistem BEI secara otomatis menolak penawaran jual atau permintaan beli saham melewati batas kenaikan dan penurunan harga yang telah ditetapkan.

Sebaliknya, saat saham mengalami unusual market activity, investor masih bisa melakukan penawaran jual atapun permintaan beli saham tersebut.

Ini sebabnya, BEI tidak mengungkap berapa persentase harga saham yang mengalami unusual market activity.

Baca Juga: Pahami Siklus Bursa Saham agar Tahu Waktu yang Tepat untuk Investasi

Penyebab Saham Mengalami Unusual Market Activity

© Money.kompas.com

1. Volume aktivitas saham melebihi rata-rata

Menurut Bezinga yang dilansir melalui Yahoo Finance, salah satu penyebab sebuah saham mengalami unusual market activity adalah volume aktivitas saham yang melebihi rata-rata.

Baca Juga :  5 Hobi Menyenangkan yang Bisa Menjadi Penghilang Stres

Volume ini mengacu pada jumlah lembar saham yang diperdagangkan selama periode waktu tertentu.

Umumnya, ini terjadi ketika lembar saham telah diperdagangkan, tetapi belum ditutup oleh salah satu pihak, atau disebut sebagai open interest.

2. Peningkatan harga saham

Penyebab selanjutnya saham mengalami unusual market activity adalah peningkatan harga saham yang tidak wajar.

Terutama, jika saham tersebut baru saja memasuki initial public offering (IPO).

Biasanya, peningkatan harga ini terjadi akibat nilai aset dasar diperkirakan akan berubah secara dramatis di masa depan.

Sehingga, banyak investor yang memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan margin keuntungan yang lebih besar.

Baca Juga: Hati-hati dengan Bandar yang Buat Harga Saham seperti Roller Coaster

Tips Menyikapi Saham yang Mengalami Unusual Market Activity

© Cdn.gobankingrates.com

1. Prhatikan jawaban konfirmasi perusahaan

Ketika sebuah saham terindikasi mengalami aktivitas yang tidak wajar, BEI akan melayangkan permintaan konfirmasi kepada perusahaan saham tersebut. 

Sebagai investor, jawaban atas konfirmasi unusual market activity bisa menjadi salah satu hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membuat keputusan investasi.

2. Cermati kinerja dan keterbukaan perusahaan

Unusual market activity merupakan himbauan dari BEI bagi investor untuk mempertimbangkan kembali keputusan investasinya. Sehingga, kamu masih bisa melakukan transaksi saham.

Selain konfirmasi perusahaan terhadap BEI mengenai status unusual market activity, mencermati kinerja dari perusahaan tersebut adalah salah satu hal yang perlu kamu perhatikan.

Perusahaan dengan kinerja serta keterbukaan perusahaan yang baik memiliki potensi untuk berkembang dan menghasilkan profit yang bagus.

3. Kaji rencana aksi dan kinerja perusahaan

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan ketika saham mengalami unusual market activity adalah mengkaji kembali rencana aksi dan kinerja dari perusahaan tersebut.

Baca Juga :  5 Tips Menulis Headline Profil LinkedIn yang Memukau plus Contohnya

Perhatikan kebijakan-kebijakan perusahaan yang kemungkinan akan mempengaruhi pergerakan dari saham sebelum kamu memutuskan membeli atau menjual saham tersebut.

4. Pertimbangkan berbagai kemungkinan lainnya

Menurut Tempo, saham yang mengalami unusual market activity umumnya adalah saham yang memiliki kecenderungan untuk ‘menguap’.

Sehingga, berpotensi akan merugikan investor dan menurunkan kepercayaan terhadap pasar saham.

Untuk menghindari hal ini, kamu perlu memperhatikan faktor-faktor risiko lainnya sebelum membuat keputusan investasi.

Cermati segala informasi yang berkaitan dengan saham tersebut sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Tertarik Investasi Saham? Pelajari Analisis Fundamental dan Teknikal!

Unusual market activity bukanlah pertanda bahwa kamu tidak bisa melakukan investasi terhadap sebuah saham.

Melainkan, sebuah peringatan untuk mempertimbangkan kembali keputusan investasi yang akan kamu buat.

Perhatikan kembali setiap informasi yang kamu dapatkan sebelum mengambil keputusan investasi.

Nah, agar kamu bisa berinvestasi dengan cara yang lebih efektif, coba pelajari lebih banyak tips terkait investasi dan keuangan yang ada di Glints Blog.

Di sana, kamu akan menemukan topik bermanfaat seputar pengelolaan keuangan pribadi, mulai dari tips menabung, membayar utang, memulai investasi, dan masih banyak lagi.

Demi membentuk kebiasaan finansial yang lebih sehat, ayo baca kumpulan artikelnya di sini sekarang juga! Semuanya gratis.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon