Mengenal Tes Kemampuan Kerja dan 3 Tips Mengerjakannya

Diperbarui 14 Apr 2024 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Tes apa saja yang kamu lalui dalam proses rekrutmen? Selain psikotes, tes yang umum diujikan kepada kandidat adalah tes kemampuan kerja.

    Tes ini sering juga disebut sebagai skill test. Bentuk dari skill test ini dapat berbeda-beda tergantung dari tujuan penggunaannya.

    Seperti apa tes kemampuan kerja dan bagaimana tips mengerjakannya? Simak selengkapnya dalam artikel berikut.

    Apa Itu Tes Kemampuan Kerja?

    Tes kemampuan kerja menurut Indeed digunakan untuk mengukur kemampuan dan keterampilan karyawan dan kandidat.

    Tes ini dirancang untuk menilai apakah seseorang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk melakukan berbagai aspek penting dari suatu pekerjaan.

    Perusahaan sering menggunakan tes ini untuk menyaring para kandidat sebelum mengundang mereka untuk interview.

    Selain untuk rekrutmen, tes ini juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan berikut.

    • Mengevaluasi karyawan untuk mutasi ke posisi yang berbeda.
    • Mengidentifikasi karyawan dengan potensi leadership yang tinggi.
    • Membandingkan bakat karyawan dengan tolak ukur industri atau geografis.
    • Memahami kekuatan dan kelemahan dari bakat yang dimiliki karyawan.
    • Mengembangkan nilai jangka panjang karyawan.

    Tes kemampuan kerja akan memberikan informasi yang relevan tentang kemampuan kandidat dan karyawan untuk bekerja di tempat kerja.

    Informasi ini dapat digunakan untuk membuat keputusan mengenai perekrutan kandidat, pelatihan, dan promosi karyawan.

    Baca Juga: Yuk, Kenalan Dengan 8 Jenis Psikotes Paling Umum

    Jenis-Jenis Skill Test

    © Unsplash.com

    Menurut Criteria, tes kemampuan kerja umumnya mengukur kemahiran di berbagai bidang.

    Hal ini misalnya keterampilan kesiapan kerja umum, pemahaman verbal dan matematika, literasi komputer dasar, dan Microsoft Office.

    Tes ini dirancang untuk menentukan apakah seseorang memiliki keterampilan yang sesuai untuk bekerja secara efektif pada sebuah pekerjaan.

    Berikut beberapa jenis skill test yang biasanya diujikan kepada kandidat.

    1. Hard skill assessment

    Jenis tes ini digunakan untuk mengukur keterampilan seseorang di bidang tertentu, seperti pengembangan perangkat lunak, matematika, atau mengetik.

    Bentuk tes yang diberikan kepada kandidat disesuaikan dengan hard skill yang dibutuhkan pada posisi yang dilamar.

    Seorang kandidat yang melamar pada posisi content writer akan mendapatkan tes yang berbeda dengan kandidat yang melamar pada posisi backend engineer.

    Hasil pengujian ini akan memberikan informasi berharga tentang kemampuan kandidat saat menyelesaikan aktivitas kerja yang sering dilakukan.

    2. Tes situasi kerja

    Tes ini dirancang menyerupai tugas-tugas tertentu yang diharapkan dilakukan oleh karyawan di posisinya. Contohnya tes penilaian situasional, presentasi studi kasus, dan tes pengkodean teknis.

    Hasil penilaian ini biasanya menunjukkan kinerja aktual seorang kandidat karena seberapa mirip mereka meniru tugas aktual yang terkait dengan posisi tersebut.

    Tes situasi ini dapat diberikan secara individu atau kelompok, tergantung dari kemampuan kerja yang ingin dinilai oleh recruiter.

    3. Tes kemampuan kognitif

    Berbeda dengan tes situasi kerja yang menguji kandidat pada situasi yang dapat diduga, tes kemampuan kognitif menilai bagaimana kandidat akan tampil dalam skenario yang lebih tidak terduga.

    Tes ini dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan seseorang untuk berpikir secara abstrak saat menggunakan keterampilan penalaran numerik dan verbal.

    Kemampuan kognitif ini dinilai menggunakan aptitude test.

    Baca Juga: Mengenal Wartegg, Psikotes yang Kerap Digunakan Perusahaan untuk Saring Kandidat

    Tips Mengerjakan Tes Kemampuan Kerja

    © Freepik.com

    1. Kenali job description dari pekerjaan yang kamu lamar

    Kemampuan kerja yang dibutuhkan satu pekerjaan dapat berbeda dengan pekerjaan lain. Oleh karena itu, tes yang diberikan kepada kandidat dapat berbeda pula.

    Sebelum mengikuti tes, kamu sebaiknya mempelajari apa saja tugas-tugas yang berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Perhatikan skill apa saja yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut dan kuasailah sebisamu.

    2. Kenali budaya kerja dari perusahaan tempatmu melamar kerja

    Selain memahami pekerjaan yang dilamar, kamu juga harus memahami budaya kerja dari perusahaan tersebut. Carilah sebanyak mungkin informasi seputar perusahaan dan industrinya.

    Informasi ini dapat membantumu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar gaya penanganan bisnis dan lingkungan kerja yang sesuai dengan perusahaan tersebut.

    3. Kenali dirimu sendiri

    Ini mungkin terkesan klise. Akan tetapi, dengan memahami dirimu sendiri, kamu dapat mengidentifikasi skill apa saja yang dapat membantu kariermu.

    Cobalah untuk mengeksplorasi minat dan sifatmu dan lihat bagaimana kamu dapat membangun karier darinya.

    Hal ini juga akan membantumu menguasai tes yang berhubungan dengan minat, bakat, dan kepribadian.

    Baca Juga: 7 Tips Mempersiapkan Diri sebelum Menjalani Psikotes Kerja

    Nah, itu dia hal-hal yang perlu kamu ketahui dari tes kemampuan kerja atau skill test. Untuk menguasai tes ini, kamu harus mempersiapkan diri dengan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

    Kamu bisa mengembangkannya dengan mengikuti berbagai workshop dan webinar seperti Glints ExpertClass.

    Glints ExpertClass adalah kelas yang menghadirkan berbagai profesional sesuai dengan bidang keahliannya. Kamu bisa belajar dan bertanya langsung kepada mereka sesuai dengan topik yang dibahasnya.

    Yuk, daftar sekarang! Kuotanya terbatas, lho!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 14

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait