10 Tips Persiapan Diri sebelum Menjalani Psikotes Kerja

Diperbarui 20 Mar 2024 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Meski terdengar mudah, nyatanya psikotes kerja membutuhkan persiapan yang matang supaya kamu dapat menjalaninya dengan lancar.

    Seperti yang kita ketahui, tes psikologi atau yang biasa disebut dengan psikotes adalah serangkaian pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis dan juga karakter seseorang.

    Nah, biasanya psikotes menjadi salah satu rangkaian proses yang dilakukan perusahaan untuk merekrut karyawan-karyawan baru.

    Psikotes kerja umumnya dilakukan sebelum kamu lolos ke tahap interview, tetapi tidak jarang juga perusahaan yang melakukan psikotes kerja setelah tahap interview.

    Semua tergantung pada prosedur dan kebutuhan perusahaan. Dilakukan sebelum ataupun sesudah interview, kamu wajib melakukan persiapan yang matang dalam menghadapi psikotes kerja.

    Oleh karena itu, agar tidak kesulitan dalam menjalaninya, Glints akan memberikan tips kepadamu untuk mempersiapkannya dengan sebaik mungkin.

    Baca Juga: Yuk, Kenalan Dengan 8 Jenis Psikotes Paling Umum

    1. Persiapkan fisikmu dengan baik

    Persiapan yang satu ini dinilai sangat penting dan harus dimaksimalkan dengan baik sebelum menghadapi psikotes kerja.

    Pasalnya, saat psikotes berlangsung, kamu harus meningkatkan titik fokus untuk mengerjakan setiap soal dengan batasan waktu yang telah ditentukan oleh perusahaan.

    Oleh karena itu, usahakan jangan sampai begadang di malam hari sebelum jadwal tes berlangsung. Pastikan, kondisi fisik benar-benar fit.

    Jangan lupa untuk sarapan terlebih dahulu di pagi harinya sebelum menjalani tes agar stamina tetap terjaga.

    2. Pelajari jenis pertanyaan yang biasanya muncul

    Meskipun psikotes kerja adalah tes yang unik, bukan berarti kamu tidak melakukan persiapan dengan mempelajari jenis-jenis pertanyaannya sama sekali.

    Beberapa psikotes kerja adalah gabungan dari beberapa metode psikotes yang tujuannya berbeda.

    Ada tes yang bertujuan mengetahui tingkat kecerdasan dan juga bakatmu, lalu ada juga tes yang bertujuan untuk mengetahui kepribadianmu.

    Misalnya, tes Wartegg, tes Pauli, dan jenis-jenis tes psikotes lainnya.

    Oleh karena itu, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan mengerjakan latihan soal psikotes.

    Cari tahu di internet ataupun buku-buku yang menyediakan contoh soalnya. Dari situ, kamu bisa mulai mempelajarinya satu per satu.

    3. Buat kelompok belajar

    Very Well Mind memberikan saran untuk membentuk kelompok belajar kecil agar bisa lebih memotivasi kamu sebelum melakukan psikotes kerja.

    Kamu bisa berbagi dengan teman-teman seperjuangan terkait review materi, konsep, dan diskusi lain yang mungkin tidak bisa kamu lakukan sendiri.

    Jika kamu tidak bisa mengikuti kelompok belajar, cobalah ikuti tes maupun tutorial secara online.

    4. Perbanyak latihan soal

    Selain harus memahami bentuk soal seperti apa yang biasanya keluar, sering latihan soal juga menjadi aspek penting sebelum menjalani psikotes.

    Memperbanyak latihan soal akan membuat kamu merasa familiar dengan bentuk dan pola soal. Hal ini akan membantu kamu memahami soal-soal tes dengan lebih cepat nantinya.

    5. Review materi dengan beberapa cara

    Jika kamu merasa tidak ada perubahan walaupun sudah belajar, kamu mungkin harus mencoba teknik belajar baru sebelum menjalani psikotes.

    Kamu bias review materi dengan cara yang berbeda untuk mendapatkan yang paling cocok. Jika kamu tidak segera mengambil tindakan, bukan tidak mungkin kamu akan kehilangan motivasi belajar.

    Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Tipe Kepribadian Penting untuk Perkembangan Kariermu

    6. Pergunakan alat yang diperbolehkan

    Jangan lupa untuk memahami apa saja alat yang sekiranya harus dibawa saat menjalani psikotes.

    Pertama, persiapkan alat tulis lengkap. Kamu mungkin tidak pernah mengetahui kapan diperbolehkan menggunakan pulpen atau pensil ketika psikotes kerja.

    Penting juga untuk mempersiapkan kertas kosong. Sebab, itu akan berguna sebagai catatan saat kamu mengerjakan jenis soal yang berkaitan dengan hitung-hitungan.

    Meski biasanya perusahaan sudah menyediakannya untuk peserta, tidak ada salahnya untuk membawa sendiri sebagai cadangan.

    7. Manfaatkan waktu sebaik mungkin

    Waktu adalah barang langka yang harus diperhatikan saat menjalani psikotes kerja.

    Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu jangan menyia-nyiakan waktu yang diberikan oleh perusahaan untuk mengerjakan psikotes kerja.

    Bagaimana caranya agar dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin?

    Jauh-jauh hari, kamu bisa mulai mengerjakan soal-soal psikotes, tetapi dengan menggunakan stopwatch untuk mengukur waktu pengerjaanmu.

    Dilansir dari Verywell Mind, pada umumnya seseorang bisa mengerjakan soal pilihan ganda dalam kurun waktu 30-60 detik.

    Kendati demikian, setiap soal pasti memiliki jenis yang berbeda-beda. Oleh karena itu, latihlah dirimu dalam mengerjakan psikotes kerja sesuai dengan waktu yang biasanya diberikan oleh perusahaan.

    Sebagai contoh, biasanya perusahaan memberikan waktu 2 jam untuk mengerjakan psikotes. Nah, kamu bisa mencari contoh soal psikotes, lalu mengerjakannya sembari memasang stopwatch.

    8. Bangun kepercayaan diri

    Kepercayaan diri dipercaya menjadi salah satu hal yang penting dalam mengerjakan psikotes kerja

    Bagaimana tidak, sering kali orang-orang merasa kecewa karena tidak dapat menjawab satu pertanyaan.

    Alhasil, saat mencoba untuk melangkah ke pertanyaan selanjutnya, ia terlihat tidak fokus dan tidak bisa berpikir logis.

    Dilansir dari Psychology Today, apa pun yang kamu lakukan, jangan pernah berkecil hati saat tidak bisa menjawab satu pertanyaan.

    Tetap percaya diri bahwa kamu dapat menyelesaikan semua pertanyaan, meski tidak berurutan.

    9. Jawab dengan jujur saat tes kepribadian

    Tes kepribadian menjadi salah satu rangkaian dalam psikotes kerja. Kamu mungkin akan diberikan ratusan soal yang bertujuan untuk mengenal kepribadian.

    Biasanya, serangkaian pertanyaan tersebut memiliki maksud dan tujuan tertentu, maka kamu tidak bisa menilai dari satu atau dua pertanyaan saja.

    Jadi, kamu harus selalu menjawab jujur dan apa adanya. Jangan pernah melebih-lebihkan ataupun menjawab dengan tidak seharusnya.

    10. Berdoa

    Setelah semua persiapan di atas, jangan lupa untuk berdoa sebelum menghadapi psikotes kerja.

    Ingat, usaha yang keras harus dibarengi dengan doa supaya mampu mendapatkan hasil yang maksimal.

    Baca Juga: Mengenal Tes Kraepelin, Tes Angka yang Sering Digunakan dalam Rekrutmen

    Itu dia tips yang bisa kamu lakukan sebagai bahan persiapan sebelum menghadapi psikotes kerja.

    Pada dasarnya, psikotes kerja memiliki nilai yang penting bagi perusahaan untuk memilih apakah akan melanjutkan proses perekrutan atau tidak.

    Untuk itu, tetap fokus, ya, dalam menghadapi rangkaian perekrutan dari perusahaan.

    Nah, untuk mendapatkan karier impian, kamu mungkin perlu persiapan lain selain memahami tips menghadapi psikotes.

    Kamu bisa semua itu dengan mengikuti Glints ExpertClass. Di kategori Personal Development, ada banyak kelas dari pembicara mumpuni yang siap membantumu menggapai karier.

    Yuk, pilih kelasnya sekarang juga!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 42

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait