Tes Wartegg: Apa Itu, Contoh, Cara Mengerjakan, dan Penilaian
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Apakah kamu baru mendapatkan undangan psikotes kerja? Nah, tes Wartegg atau Wartegg test adalah salah satu jenis tes karier yang patut kamu pelajari.
Wartegg test sendiri merupakan psikotes kerja yang tergolong populer dan sering dilakukan oleh perusahaan untuk menyaring karyawan baru.
Lantas, bagaimana uji itu dilakukan? Selain itu, informasi apa yang ingin diungkapnya?
Jawabannya ada dalam artikel ini. Simak selengkapnya, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu Tes Wartegg?
Mengutip Wartegg.com, tes Wartegg adalah salah satu jenis psikotes yang bertujuan untuk menilai kepribadian serta kondisi psikologis seseorang hingga melihat potensi kariernya.
Psikotes yang satu ini terdiri dari sebuah modul yang berisi 8 kotak, diberi nomor dari 1 hingga 8, yang disusun secara horizontal dalam dua baris (1 baris berisi 4 kotak).
Dari rangkaian gambar tersebut, kamu diminta mengembangkan gambarnya. Gambar inilah yang disebut dengan tes psikotes Wartegg.
Psikotes ini dikembangkan oleh psikolog Austria-Jerman bernama Ehrig Wartegg, yang berakar pada pandangan psikologi Gestalt Theory.
Berdasarkan teori tersebut, manusia dibentuk oleh berbagai pengalaman masa lalunya. Maka, ketika kamu menggambar sesuatu, itu juga merupakan responsmu atas sesuatu yang pernah dialami.
Hasil gambarmu kemudian akan diinterpretasikan atau dimaknai, sehingga tergambarlah kepribadian hingga potensi minat dan kariermu.
Penting untuk dicatat bahwa tidak ada jawaban yang benar atau salah dalam Tes Wartegg, karena penilaiannya bersifat subjektif dari orang yang dievaluasi.
Contoh Tes Wartegg
Berikut adalah contoh tes Wartegg psikotes:
Goresan atau gambar yang tersedia di dalam kotak dapat bervariasi di tiap tes, namun contoh di atas adalah gambar yang paling umum ditemui.
Setelah diberi gambar tes Wartegg tersebut, berikut adalah contoh proses pengerjaan ketika peserta tes mulai menggambar di kotak yang sudah tersedia:
Cara Mengerjakan Tes Wartegg
Berikut adalah gambaran langkah pengerjaan tes psikotes Wartegg:
- Saat tes, kamu akan diminta melengkapi seluruh gambar di 8 kotak tersebut.
- Apa saja boleh kamu gambar, asalkan dikembangkan dari gambar yang sudah ada.
- Kamu tak boleh menorehkan apa pun di luar kotak yang sudah tersedia.
Penilaian Tes Wartegg
Setelah tes selesai, gambarmu akan dianalisis oleh seorang psikolog profesional yang memiliki spesialisasi dalam psikologi projective.
Interpretasi didasarkan pada pengamatan beberapa aspek, seperti:
- Kualitas goresan pada gambar.
- Integrasi angka-angka dalam ruang gambar yang tersedia.
- Hubungan antara elemen-elemen yang digambar.
- Detail yang disertakan atau dibuat di setiap gambar.
Selain itu, ada aspek yang lebih subjektif yang diperhitungkan seperti emosi yang diungkapkan dalam gambar, kreativitas, hingga orisinalitas.
Interpretasi Tes Wartegg
Di gambar tes Wartegg, huruf A hingga H berfungsi sebagai keterangan saja dan tidak berarti apa-apa.
Namun, tiap kotaknya punya arti masing-masing, lho. Kombinasi dari mereka juga memunculkan interpretasi tertentu.
Dirangkum dari The American Society of Professional Graphologist, berikut adalah interpretasinya.
1. Analisis isi kotak
- kotak A: identitas, asal
- kotak B: fleksibilitas, keaktifan, ekspresi emosi
- kotak C, ambisi, tujuan
- kotak D, beban, kesulitan, masalah
- kotak E, ketegangan, agresi, dorongan
- kotak F, spektrum di antara integrasi dan keberpihakan
- kotak G, kelembutan, keramahan, kepekaan
- kotak H, perlindungan, pembelaan diri
2. Analisis kombinasi kotak
- kotak A dan H, harga dan citra diri
- kotak B dan G, pergaulan, sosialisasi, reaksi terhadap orang lain
- kotak C dan E, produktivitas, prestasi
- kotak D dan F, perspektif dan sikap terhadap masalah atau dunia secara umum
Aspek Kepribadian dalam Tes Wartegg
Sebelumnya telah disebutkan bahwa salah satu tujuan tes Wartegg adalah menilai kepribadian.
Nah, berikut merupakan gambaran aspek kepribadian apa saja yang bisa tergambar melalui tes Wartegg psikotes.
1. Emosi
Dua emosi yang diungkap uji Wartegg yakni:
- extraversion, mendapatkan energi dari dunia luar dan orang lain
- introversion, mendapatkan energi dari diri sendiri
2. Imajinasi
Profil imajinasi yang dibuka oleh gambar tes Wartegg di antaranya:
- combining, mengambil materi dan menghasilkan bentuk yang sesuai dunia luar
- creative, kerap menggunakan imajinasi, sering melihat dunia lewat pandangan berbeda
3. Intelektualitas
Dua spektrum intelektualitas yang bisa diungkap tes Wartegg adalah:
- practical, bertindak atas observasi, mengutamakan hal yang praktis dan nyata
- speculative, bertindak atas prinsip, mengutamakan hal yang kurang praktis dan teoretis
4. Aktivitas
Dalam uji Wartegg, profil aktivitas yang bisa tampak yaitu:
- dynamic, senang dengan hal baru, dinamis
- controlled, menyukai keteraturan, konsisten
Ingat, dua kubu tadi bekerja dengan intensitas yang berbeda-beda.
Dalam kepribadian manusia, dua aspek tadi bukan pilihan hitam-putih. Kamu bisa saja punya profil berupa kombinasi keduanya.
Misalnya, kamu tak sepenuhnya dynamic. Dalam kasus dan derajat tertentu, kamu bisa punya kepribadian controlled.
Tips Mengerjakan Tes Wartegg
Berikut adalah beberapa tips untuk mengerjakan Wartegg test dengan sukses.
- Berlatihlah sebelum hari tes. Hal ini dapat membantumu supaya tidak kaget ketika mengerjakan tes.
- Rencanakan dan visualisasikan gambar yang ingin kamu buat. Hal ini dapat membantumu untuk bisa menggambar dengan baik.
- Mengerjakan dari soal termudah. Hal ini supaya kamu bisa mengerjakan tes dengan cepat.
- Gunakan pensil 2B supaya gambar yang dibuat terlihat jelas.
- Jangan terlalu banyak coretan karena kamu akan dianggap sebagai orang yang kurang perencanaan.
- Hindari menggambar terlalu tipis karena kamu akan dilihat sebagai orang yang memiliki kepribadian lemah dan sering ragu-ragu.
- Di sisi lain, menggambar terlalu tebal pun akan membuatmu dianggap sebagai orang yang keras kepala. Jadi, jangan menggambar terlalu tebal, ya.
- Jangan menggambar bentuk serupa dari gambar yang telah dibuat. Tunjukkan kreativitas dan bersikap terbuka untuk ide-ide baru.
- Ketika menggambar, hindari menggambar secara berurutan. Hal ini akan membuatmu dianggap sebagai seseorang yang kaku.
- Sebaiknya, kerjakan setiap soal secara kombinasi namun tetap acak. Misal, mengerjakan dari soal nomor 4 > 3 > 2 > 1 lalu dilanjut dengan nomor 5 > 6 > 7 > 8. Hal ini akan membuatmu dianggap sebagai individu yang kreatif dan konsisten.
Demikian informasi dari Glints soal Wartegg test. Pahami semuanya sebagai bekal persiapan psikotes kerja, ya!
Wartegg hanya satu dari banyak tes psikologi. Perusahaan punya banyak jenis uji yang mereka gunakan untuk menyaring kandidat.
Selain psikotes Wartegg, masih ada berbagai tes lainnya yang akan kamu lalui saat rekrutmen, lho.
Namun jangan khawatir, Glints telah merangkum berbagai informasi seputar tes karier ini di blog Glints.
Yuk, baca informasinya di sini untuk mempersiapkan dirimu mengikuti tes karier!
Sudah siap untuk direkrut perusahaan top? Yuk, lihat berbagai lowongan kerja terbaru di Glints!
