7 Tanda Kamu Egois di Tempat Kerja dan Cara Mengurangi Sifatnya
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Hati-hati, jangan sampai kamu memiliki satu atau lebih tanda-tanda sifat egois di tempat kerja.
Membaca artikel ini merupakan langkah awal yang baik karena artinya kamu sudah terdorong untuk melakukan introspeksi atau evaluasi diri.
Sebelum sifat negatif ini semakin melekat, ayo segera pelajari pembahasan Glints berikut ini!
Tanda Kamu Egois di Tempat Kerja
1. Tidak memperhitungkan akibat perilaku bagi orang lain
Jika kamu sering melakukan sesuatu tanpa memperhitungkan dampaknya bagi orang lain, bisa jadi sebenarnya ada sifat egois dalam dirimu.
Misalnya,, menunda pekerjaan, sering memotong pembicaraan, atau perilaku negatif lainnya.
Idealnya, kita harus selalu memperhitungkan apa yang akan orang lain rasakan ketika kita melakukan sesuatu.
Akankah mereka merasa direndahkan? Akankah perilakumu menghambat pekerjaan orang lain? Perhatikan juga dampak-dampak lainnya.
Pada akhirnya, kamu pasti bekerja secara tim di suatu perusahaan. Jadi, kelalaian atau perilaku burukmu pasti akan mempengaruhi rekan kerja atau goal tim secara keseluruhan.
2. Tidak pernah membalas budi
Salah satu tanda bahwa kamu egois di tempat kerja adalah selalu menerima tapi tidak pernah memberi.
Contohnya seperti sering dibantu rekan kerja tetapi selalu menolak ketika mereka memerlukan bantuanmu tanpa memberi alasan yang valid.
Tentu kamu dapat menolak memberi bantuan jika hal tersebut diluar jobdesc, deadline yang tak masuk akal, atau mengharuskanmu untuk melakukan cara-cara yang kurang etis.
Namun, orang egois biasanya menolak untuk membantu orang lain hanya karena memang mereka tidak mau.
3. Bersikap manipulatif
Coba kenali juga ciri-ciri sifat manipulatif di tempat kerja karena itu juga termasuk ke dalam tanda sifat egois.
Tanpa disadari, bisa jadi kamu termasuk ke dalam orang yang sering memanipulasi orang lain.
Salah satu contoh yang mungkin sering ditemui adalah sering mengatakan sesuatu yang menyakiti hati.
Namun, saat korban merasa disakiti, kamu mulai memanipulasi perasaannya dengan berusaha meyakinkan bahwa mereka hanya bersikap berlebihan atau baper.
Sementara itu, kamu pasti tidak terima jika orang lain melakukan manipulasi kepada dirimu.
Kamu merasa bahwa hanya dirimulah yang diizinkan untuk bersikap semena-mena terhadap orang lain.
4. Mendominasi percakapan
Tanda bahwa kamu egois di tempat kerja selanjutnya adalah ketika kamu cenderung tidak pernah memberi kesempatan bagi orang lain untuk membagikan perspektifnya.
Dilansir dari Insider, sikap ini menunjukkan bahwa kamu sebenarnya tidak memiliki kemampuan untuk memposisikan diri sebagai orang lain.
Padahal, di dunia kerja, kemampuan untuk mendengarkan orang lain sangatlah penting.
Jika hal ini terus dibiarkan, tidak hanya konflik yang akan muncul, tetapi kamu juga akan kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain.
5. Merasa kebal akan aturan
Orang yang egois biasanya lebih berani untuk melawan aturan demi mencapai kepentingan pribadi.
Alih-alih merasa bersalah, kamu cenderung memberikan banyak pembelaan terkait perilaku tersebut.
Salah satu contoh yang sering ditemui adalah merokok di tempat yang sudah jelas tertera aturan pelarangan merokok.
Lebih parahnya lagi, kamu tidak hanya merasa boleh melanggar aturan, tetapi juga berhak melakukan hal tersebut karena tidak merasa merugikan siapa pun.
Selain karena egois, ini juga didasari oleh sifat-sifat lainnya, seperti:
- arogan
- sembrono
- empati yang rendah
- kurangnya integritas
- kurangnya profesionalitas
6. Tidak peduli dengan preferensi orang lain
Tanda sifat egois di tempat kerja yang satu ini dapat ditemui bahkan pada persoalan sederhana, seperti saat memilih restoran untuk makan siang bersama tim.
Sebagai orang yang egois, kamu cenderung akan berusaha keras untuk membuat semua orang terpaksa setuju untuk makan di restoran pilihanmu, meski ada rekan kerja yang mengusulkan tempat lain.
Padahal, mereka mungkin mengusulkannya atas alasan yang juga valid, seperti alergi makanan atau jarak yang terlalu jauh.
Selain memilih restoran untuk makan siang, apakah kamu sering memaksakan kehendak pribadi tanpa mempedulikan usulan dari orang lain?
Jika ya, berhati-hatilah karena kemungkinan besar rekan kerjamu sebenarnya merasa sangat tidak nyaman.
7. Sering memanfaatkan orang lain
Dilansir dari Psych Central, orang egois sering memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Coba temukan perbedaan antara meminta pertolongan dan memanfaatkan orang lain.
Beberapa perbedaannya terletak pada cara penyampaian, jenis tugas yang diberikan, hingga frekuensinya.
Saat memanfaatkan seseorang, biasanya kamu akan menyampaikannya dengan cara yang kurang baik, cenderung memaksa, dan tidak mau tahu akan kesulitan atau workload yang mereka punya.
Selain itu, kamu juga mungkin tidak akan terlalu peduli ketika tugas tersebut sebenarnya bukan merupakan jobdesc mereka dan hal ini sudah berulang kali terjadi.
Cara Mengurangi Sifat Egois di Tempat Kerja
Apa yang harus dilakukan jika kamu mulai menyadari tanda sifat egois di tempat kerja tersebut?
Beberapa cara yang dapat kamu praktikkan di antaranya adalah sebagai berikut:
- Selalu perhitungkan tindakan atau perkataan, jangan sampai merugikan atau menyakiti orang lain.
- Belajar mendengarkan secara aktif.
- Posisikan diri sebagai orang lain yang kamu rugikan dan coba lebih terbuka dengan perspektif yang berbeda.
- Berani mengakui kesalahan.
Demikian pembahasan mengenai tanda egois di tempat kerja dan beberapa tips sederhana untuk mengurangi sifat negatif tersebut.
Mengenali tanda-tandanya merupakan langkah awal yang cukup baik. Tinggal tunjukkan komitmen yang tinggi untuk benar-benar berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain sifat diri sendiri, ada banyak karakter orang di dunia kerja yang mungkin sering kamu temui. Mulai dari rekan kerja toxic, kasar, malas, dan lain sebagainya.
Nah, Glints punya kumpulan artikel mengenai bagaimana cara menghadapi rekan kerja atau atasan dengan berbagai karakter tersebut.
Tertarik? Temukan kumpulan artikelnya di sini sekarang juga!
