6 Gejala Stres saat Puasa dan 8 Cara Mengatasinya

Diperbarui 16 Jan 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Tidak dapat dipungkiri, stres bisa saja datang saat kita melakukan puasa. Ketika puasa, emosi kita menjadi cenderung kurang stabil dan sistem kekebalan imun juga berpotensi melemah.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Menurut Emirates247, saat seseorang lapar, haus, dan kekurangan nikotin pada waktu yang bersamaan, maka sangat mungkin ia menjadi emosi.

Di sisi lain, menurut Hamad Medical Corporation, puasa saat ramadan merupakan hal yang baik bagi seseorang yang memiliki gangguan psikologis seperti stres, cemas, dan insomnia.

Puasa disebut dapat mengurangi rasa stres dan cemas.

Namun jika aktivitasmu padat dan puasa, kamu bisa saja stres jika tidak tahu cara mengatasinya.

Baca Juga: 5 Penyebab dan Cara Menghindari Pusing saat Puasa Ramadan

Gejala Stres saat Puasa

Dilansir dari Hello Sehat, terdapat beberapa gejala yang mungkin dialami seseorang ketika stres saat puasa. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  • merasa putus asa
  • sulit konsentrasi
  • merasa tidak semangat
  • merasa gelisah
  • mengalami perubahan pola tidur
  • merasa tidak berharga

Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, bisa jadi kamu mengalami stres ketika puasa.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan beberapa tips yang Glints berikan berikut ini.

Cara Mengatasi Stres saat Puasa

1. Tidur cukup

istirahat

© Freepik

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa ketika puasa, seseorang memiliki semangat yang tinggi pada siang hari, malam hari, dan setelah tengah malam.

Hal ini menyebabkan berkurangnya hormon melatonin atau hormon tidur pada malam hari.

Selain itu, porsi yang cukup banyak saat buka puasa dan minimnya pergerakan saat siang hari juga menyebabkan seseorang sulit tidur.

Meski dihadapkan dengan kondisi semacam itu, seseorang harus tetap tidur cukup untuk mengatasi stres saat puasa.

Kamu tetap bisa menjaga jam tidur malammu dengan cara melakukan aktivitas fisik selama 30 menit saat siang hari, berjemur, dan meminimalisir konsumsi karbohidrat dan kafein saat buka puasa.

Baca Juga: 7 Cara untuk Mengatur Jam Tidur saat Puasa Ramadan

2. Olahraga rutin

streaming olahraga work from home

© usnews.com

Lakukan olahraga pagi secara rutin sambil berjemur. Tidak perlu terlalu lama. Kamu bisa menyisihkan waktu 30 menit di pagi hari untuk olahraga ringan.

Baca Juga :  6 Museum Online di Seluruh Dunia yang Bisa Dikunjungi secara Virtual

Terdapat berbagai pilihan olahraga yang bisa kamu lakukan di rumah, antara lain yoga dan simple workout.

Kamu bisa melakukannya dengan bantuan aplikasi atau tutorial yang tersebar di YouTube dan media sosial.

3. Istirahat

teknik 20 20 20

© Freepik

Ketika kamu sedang lelah dengan pekerjaan atau urusan lainnya, beri waktu sebentar untuk dirimu beristirahat.

Kamu bisa rileks, duduk, atau tiduran ketika sedang lelah. Sebisa mungkin, lakukan hingga rasa lelah tersebut hilang.

Istirahat dipercaya dapat mengembalikan energi dan semangat untuk menjalani aktivitas kembali. Dengan begitu, risiko stres saat puasa bisa dikurangi.

4. Hindari kafein

mengurangi kafein terlalu cepat memicu pusing saat puasa

© Freepik

Dilansir dari Merdeka, penelitian Institute of Neuroscience of the Universitat Autònoma de Barcelona dan Karolinska Institutet (KI), Swedia menyebutkan bahwa kafein bisa memperburuk gejala neuropsikiatrik.

Setelah itu, hal yang muncul adalah kecemasan. 

Oleh karena itu, hindari konsumsi kafein pada saat sahur dan buka puasa karena akan memicu stres dalam dirimu.

5. Atur napas

atur napas

© Freepik

Saat stres, otot dan saraf menjadi tegang. Oleh karena itu, cobalah untuk mengatur napas dengan baik.

Mengatur napas dapat membuat kita lebih rileks. Kamu bisa menarik napas yang dalam dari hidung, tahan beberapa detik, kemudian hembuskan melalui mulut.

Ulang pernapasan tersebut beberapa kali sampai membuat kamu merasa lebih rileks.

6. Hindari dehidrasi

stres saat puasa

© Pexels.com

Melansir Los Angeles Times, cobalah untuk memperbanyak asupan cairan saat berbuka puasa.

Apabila kamu merasa dehidrasi ketika puasa, tentu beban pikiranmu akan turut membuatmu semakin rentan terkena stres.

7. Konsumsi makanan sehat

stres saat puasa

© Pexels.com

Mengonsumsi makanan sehat juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari stres saat puasa.

Mengutip dari Sakoon, setiap makanan yang dikonsumsi dapat memengaruhi mood-mu ketika puasa.

Baca Juga :  3 Waktu Terbaik untuk Olahraga saat Puasa dan Aturannya

Sehingga, memerhatikan apa yang kamu makan sangatlah diperlukan supaya tidak mudah terkena stres atau burnout.

Untuk melakukannya, kamu bisa mencoba untuk menghindari makanan berminyak dan meningkatkan asupan sayuran serta buah-buahan.

8. Hindari memasak terlalu banyak

stres saat puasa

© Pexels.com

Jika kamu sering memasak makanan untuk sahur atau berbuka, cobalah untuk menghindari memasak terlalu banyak.

Masih dilansir dari Sakoon, coba rencanakan menu makananmu sebelumnya. Bila kamu masih tinggal sendiri, pastikan cukup untuk satu orang.

Sementara kalau sudah berkeluarga, pastikan menunya pas untuk anggota keluargamu.

Hal ini supaya kamu tidak membuang banyak waktu dan tenaga menyiapakan makanannya.

Baca Juga: 7 Cara Menahan Lapar saat Puasa yang Paling Ampuh

Apakah kamu mengalami gejala seperti yang telah Glints sebutkan di atas? Jika ya, kamu bisa praktikkan cara mengatasi stres saat puasa.

Semoga kamu bisa menjalani ibadah puasa dengan baik tanpa stres, ya.

Jika kamu ingin mengetahui informasi dan tips-tips lainnya, kamu bisa membaca beragam artikel seputar puasa dan Ramadan di Glints Blog.

Yuk, klik di sini untuk menambah wawasanmu seputar Ramadan!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon