6 Tips Atasi Stres Karena Corona agar Tetap Produktif

Diperbarui 24 2020 - dibaca 6 mnt
Khairina F. Hidayati editor

Isi Artikel

    Belakangan ini, virus corona (Covid-19) sedang mewabah di dunia, termasuk di Indonesia. Tak hanya penyakit fisik yang mengintai, ternyata stres karena corona juga kerap terjadi.

    Menurut American Psychology Association, stres ini timbul karena berbagai hal. Di antaranya adalah, besarnya arus informasi dari sosial media, banyaknya informasi yang kurang tepat sampai menutupi informasi yang benar

    Selain itu, perasaan bahwa kamu tidak sepenuhnya dapat mengontrol semuanya juga bisa memicu stres.

    Apabila stres karena corona ini dibiarkan, lama-lama bisa mempengaruhi produktivitas kerjamu, lho.

    Glints punya tips agar kamu dapat mengatasi stres karena corona, sehingga kamu tetap dapat menjalani hari dengan produktif.

    1. Fokus ke Pekerjaan Hari Ini

    fokus kerja

    © workplacehero.me

    Untuk mengalihkan perhatianmu sejenak, kamu bisa fokus pada pekerjaan hari ini. Buat rencana jangka pendek melalui to-do list.

    Selain itu, atur jadwal pekerjaanmu selama sehari hingga seminggu, meski harus bekerja di rumah.

    Di masa wabah, kamu mungkin khawatir dengan rencana jangka panjangmu. Apakah akan terganggu atau berubah karena penyebaran wabah ini?

    Kurangi frekuensi perencanaan jangka panjang, fokuslah dengan apa yang kamu bisa kerjakan sekarang.

    Memikirkan rencana jangka panjang terlalu sering dapat meningkatkan stres karena corona.

    2. Hentikan Informasi Sejenak

    fokus kerja

    © motherboard.vice.com

    Nah, salah satu cara yang juga dapat mengurangi beban stres karena corona adalah menekan arus informasi yang kamu terima, terutama dari media sosial.

    APA telah melakukan studi mengenai hal ini. Studi ini dilakukan pada tahun 2016 di Amerika Serikat, saat wabah zika sedang menyebar.

    Orang yang membaca lebih banyak informasi mengenai zika melalui media sosial memiliki beban persepsi mengenai zika yang lebih tinggi.

    Sedangkan yang mendapat informasi melalui media terpercaya, lebih mungkin untuk melakukan perilaku-perilaku pencegahan.

    Hal ini bukan berarti kamu tidak boleh membuka media sosial, namun imbangi dengan informasi melalui media dan kurangi arusnya agar kamu tidak mengalami stres.

    Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kesehatan Saat Masih Commuting Kerja

    3. Reaksi Psikomatik: Wajar

    mencegah penyebaran corona

    © Freepik

    Pernahkah kamu membaca bahwa salah satu gejala corona adalah sakit tenggorokan, lalu secara tiba-tiba, tenggorokanmu terasa kering dan sakit?

    Hal itu disebut dengan reaksi psikomatik. Dikutip dari Tirto, reaksi psikomatik juga sering disebut dengan “sakit pikiran”.

    Perasaan yang kamu rasakan, dalam hal ini perasaan takut, dapat memicu hal tersebut. Itu adalah hal yang normal.

    Jadi, apabila kamu baru merasakan gejala corona secara tiba-tiba, jangan terlalu dipikirkan.

    Lanjutkan aktivitas seperti biasa, dan gejala-gejala tersebut dapat hilang dengan sendirinya.

    4. Jaga Kesehatan Fisik

    menjaga kesehatan saat commuting kerja

    © Unsplash

    Jangan lupa untuk menjaga kesehatan, ya!

    CDC mengungkapkan, ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan fisik. Di antaranya adalah:

    • tarik napas yang panjang sesekali
    • meregang dan merentangkan badan agar tidak kaku
    • konsumsi makanan yang sehat dan seimbang
    • melakukan olahraga rutin di rumah
    • tidur cukup
    • menghindari konsumsi alkohol

    Selain mencegah stres karena corona, langkah-langkah di atas juga dapat meningkatkan kekuatan imun kamu, sehingga dapat mencegah penyakit corona itu sendiri.

    Baca Juga: Yuk, Sayangi Diri! Berikut 4 Hal Untuk Menjaga Kesehatan Mental Millenial

    5. Lakukan yang Kamu Suka

    stres karena corona

    © Pexels

    Saat sedang bekerja, kamu mungkin fokus dan pikiran cemas pun dapat dihindari.

    Namun, bagaimana dengan di akhir pekan, hari di mana kamu punya banyak waktu luang?

    Kamu bisa melakukan hobi atau hal-hal yang kamu sukai. Kalau kamu merasa tidak punya hobi, ini justru kesempatan yang bagus untuk kamu mengeksplorasi hal-hal yang baru sehingga bisa menemukan hobi yang baru.

    Hindari menggunakan waktu luang utuk berdiam diri, karena pikiran yang kosong dapat diisi oleh rasa cemas dan justru meningkatkan stres karena corona.

    6. Hubungi Orang Terdekat

    jam kerja

    © Savings

    Wabah corona memang menganjurkan kamu untuk melakukan social distancing. Tapi, tidak bertemu secara fisik bukan berarti tidak mengobrol sama sekali, kan?

    Kamu bisa menghubungi keluarga serta sahabat-sahabatmu dengan cara yang aman.

    Telepon maupun video call sebelum dan sesudah bekerja untuk sekadar mengobrol dan menanyakan kabar bisa membantumu menekan stres karena corona, lho.

    Baca Juga: Apakah Kamu Mudah Stress di Kantor?

    Glints berharap, setelah kamu membaca dan menjalankan poin-poin di artikel ini, kamu bisa menekan stres karena corona sehingga tetap dapat bekerja dan beraktivitas dengan produktif, ya!

    Apakah kamu punya pengalaman menangani stres karena corona? Kamu bisa membagikannya dan mendengar pengalaman dari pengguna lain dengan gabung ke komunitas. Sign up di Glints sekarang, yuk!


      corona (covid-19) kerja di rumah kesehatan mental stres

      Artikel Terkait

      6 Tips Atasi Stres Karena Corona agar Tetap Produktif

      Diperbarui 24 2020 - dibaca 6 mnt
      Khairina F. Hidayati editor

      Isi Artikel

        Belakangan ini, virus corona (Covid-19) sedang mewabah di dunia, termasuk di Indonesia. Tak hanya penyakit fisik yang mengintai, ternyata stres karena corona juga kerap terjadi.

        Menurut American Psychology Association, stres ini timbul karena berbagai hal. Di antaranya adalah, besarnya arus informasi dari sosial media, banyaknya informasi yang kurang tepat sampai menutupi informasi yang benar

        Selain itu, perasaan bahwa kamu tidak sepenuhnya dapat mengontrol semuanya juga bisa memicu stres.

        Apabila stres karena corona ini dibiarkan, lama-lama bisa mempengaruhi produktivitas kerjamu, lho.

        Glints punya tips agar kamu dapat mengatasi stres karena corona, sehingga kamu tetap dapat menjalani hari dengan produktif.

        1. Fokus ke Pekerjaan Hari Ini

        fokus kerja

        © workplacehero.me

        Untuk mengalihkan perhatianmu sejenak, kamu bisa fokus pada pekerjaan hari ini. Buat rencana jangka pendek melalui to-do list.

        Selain itu, atur jadwal pekerjaanmu selama sehari hingga seminggu, meski harus bekerja di rumah.

        Di masa wabah, kamu mungkin khawatir dengan rencana jangka panjangmu. Apakah akan terganggu atau berubah karena penyebaran wabah ini?

        Kurangi frekuensi perencanaan jangka panjang, fokuslah dengan apa yang kamu bisa kerjakan sekarang.

        Memikirkan rencana jangka panjang terlalu sering dapat meningkatkan stres karena corona.

        2. Hentikan Informasi Sejenak

        fokus kerja

        © motherboard.vice.com

        Nah, salah satu cara yang juga dapat mengurangi beban stres karena corona adalah menekan arus informasi yang kamu terima, terutama dari media sosial.

        APA telah melakukan studi mengenai hal ini. Studi ini dilakukan pada tahun 2016 di Amerika Serikat, saat wabah zika sedang menyebar.

        Orang yang membaca lebih banyak informasi mengenai zika melalui media sosial memiliki beban persepsi mengenai zika yang lebih tinggi.

        Sedangkan yang mendapat informasi melalui media terpercaya, lebih mungkin untuk melakukan perilaku-perilaku pencegahan.

        Hal ini bukan berarti kamu tidak boleh membuka media sosial, namun imbangi dengan informasi melalui media dan kurangi arusnya agar kamu tidak mengalami stres.

        Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kesehatan Saat Masih Commuting Kerja

        3. Reaksi Psikomatik: Wajar

        mencegah penyebaran corona

        © Freepik

        Pernahkah kamu membaca bahwa salah satu gejala corona adalah sakit tenggorokan, lalu secara tiba-tiba, tenggorokanmu terasa kering dan sakit?

        Hal itu disebut dengan reaksi psikomatik. Dikutip dari Tirto, reaksi psikomatik juga sering disebut dengan “sakit pikiran”.

        Perasaan yang kamu rasakan, dalam hal ini perasaan takut, dapat memicu hal tersebut. Itu adalah hal yang normal.

        Jadi, apabila kamu baru merasakan gejala corona secara tiba-tiba, jangan terlalu dipikirkan.

        Lanjutkan aktivitas seperti biasa, dan gejala-gejala tersebut dapat hilang dengan sendirinya.

        4. Jaga Kesehatan Fisik

        menjaga kesehatan saat commuting kerja

        © Unsplash

        Jangan lupa untuk menjaga kesehatan, ya!

        CDC mengungkapkan, ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan fisik. Di antaranya adalah:

        • tarik napas yang panjang sesekali
        • meregang dan merentangkan badan agar tidak kaku
        • konsumsi makanan yang sehat dan seimbang
        • melakukan olahraga rutin di rumah
        • tidur cukup
        • menghindari konsumsi alkohol

        Selain mencegah stres karena corona, langkah-langkah di atas juga dapat meningkatkan kekuatan imun kamu, sehingga dapat mencegah penyakit corona itu sendiri.

        Baca Juga: Yuk, Sayangi Diri! Berikut 4 Hal Untuk Menjaga Kesehatan Mental Millenial

        5. Lakukan yang Kamu Suka

        stres karena corona

        © Pexels

        Saat sedang bekerja, kamu mungkin fokus dan pikiran cemas pun dapat dihindari.

        Namun, bagaimana dengan di akhir pekan, hari di mana kamu punya banyak waktu luang?

        Kamu bisa melakukan hobi atau hal-hal yang kamu sukai. Kalau kamu merasa tidak punya hobi, ini justru kesempatan yang bagus untuk kamu mengeksplorasi hal-hal yang baru sehingga bisa menemukan hobi yang baru.

        Hindari menggunakan waktu luang utuk berdiam diri, karena pikiran yang kosong dapat diisi oleh rasa cemas dan justru meningkatkan stres karena corona.

        6. Hubungi Orang Terdekat

        jam kerja

        © Savings

        Wabah corona memang menganjurkan kamu untuk melakukan social distancing. Tapi, tidak bertemu secara fisik bukan berarti tidak mengobrol sama sekali, kan?

        Kamu bisa menghubungi keluarga serta sahabat-sahabatmu dengan cara yang aman.

        Telepon maupun video call sebelum dan sesudah bekerja untuk sekadar mengobrol dan menanyakan kabar bisa membantumu menekan stres karena corona, lho.

        Baca Juga: Apakah Kamu Mudah Stress di Kantor?

        Glints berharap, setelah kamu membaca dan menjalankan poin-poin di artikel ini, kamu bisa menekan stres karena corona sehingga tetap dapat bekerja dan beraktivitas dengan produktif, ya!

        Apakah kamu punya pengalaman menangani stres karena corona? Kamu bisa membagikannya dan mendengar pengalaman dari pengguna lain dengan gabung ke komunitas. Sign up di Glints sekarang, yuk!


          corona (covid-19) kerja di rumah kesehatan mental stres

          Artikel Terkait

          Scroll Up