×

Ini 7 Skill yang Harus Dikuasai oleh Seorang Sales Executive

November 25, 2017 | 1 Comment

Setiap perusahaan punya beberapa bagian yang punya fungsi sesuai dengan kebutuhannya.

Salah satu divisi di perusahaan yang punya peran penting adalah sales alias bagian penjualan yang timnya terdiri dari para Sales Executive.

Di perusahaan lainnya, seperti startup misalnya, posisi Sales Executive disebut Account Executive.

Sedangkan di beberapa perusahaan asuransi ada juga yang menyebut posisi Sales Excutive sebagai Financial Advisor. 

Karena fungsinya yang akan membantu nasabah mengelola keuangan saat ikut program asuransi perusahaan tersebut.

Baca juga: 3 Alasan Sales Merupakan Bidang Karier yang Menjanjikan

sales executive

Faktanya, fungsi Sales Executive di tahun-tahun mendatang bisa tergeser dengan posisi lain atau teknologi yang semakin canggih.

Meskipun tidak berarti profesi sales executive akan h, tapi hilang, hanya segelintir orang dengan karakter dan etos kerja terbaik yang bisa bertahan di bidang ini.

Itu sebabnya, ada skill yang harus dipertajam oleh kamu yang bekerja dan menekuni profesi sales executive.

Tepatnya ada 7 skill yang akan saya bahas kali ini. Apa saja ya?

Baca juga: 10 Keterampilan yang Harus Dimiliki seorang Marketing Executive

Sales executive perlu tekun, bukan ngotot

sales executive

Follow up sudah jadi menu rutin para sales executive yang tidak boleh ketinggalan setiap hari.

Calon-calon klien yang didapat datanya dari berbagai sumber harus segera diolah, yaitu dengan cara menghubungi nomor yang tertera, satu per satu.

Penolakan tentu juga jadi menu tambahan yang mau tidak mau harus ditelan oleh seorang sales executive, tapi itulah konsekuensi pekerjaanmu.

Jika sudah ditolak, kamu bisa berlanjut ke calon klien selanjutnya, tidak perlu memaksa supaya penawaranmu langsung diterima.

Jika ada tanggapan untuk minta dihubungi di jam atau hari lain, kamu bisa catat dan kejar lagi sesuai waktu yang calon klien tentukan.

Tekun harus tapi ngotot bukan cara yang tepat untuk bertahan di industri sales.

Baca juga: 8 Tips Meningkatkan Komunikasi Efektif bagi Introvert & Extrovert

Punya manajemen waktu yang rapi

sales executive

Punya satu buku atau catatan kegiatan harian adalah penting buat para profesional, terutama kamu yang harus follow up ratusan (calon) klien setiap harinya.

Sales Excutive yang cermat, akan membagi tiap nama dalam beberapa kategori sesuai kemajuan prosesnya.

Misalnya, bagian buku bertanda P untuk calon klien yang potensial, IP untuk calon klien yang sudah memasukin tahapan negoisasi, dan D untuk deretan klien yang sudah resmi menjadi tanggung jawab alias berhasil dijangkau.

Hal-hal sederhana tadi akan membantu kamu yang bekerja sebagai Sales Executive untuk menentukan kegiatan follow up setiap harinya, kelompok klien mana yang harus diusahakan lebih lagi dan yang sudah tinggal berjalan.

Kualitas seorang Sales Executive seperti ini tentu akan dicari dan jadi aset perusahaan karena punya time table yang jelas.

Baca juga: 8 Tips untuk Manajemen Waktu yang Lebih Efektif

Rasa peduli dan empati

sales executive

Jika kamu punya anak buah di kantor (staf sales), rasa kepedulian dan empati adalah hal yang membuat kamu disenangi oleh anak buahmu.

Seorang sales executive tentu sudah punya jam terbang lebih banyak dibandingkan stafnya.

Permasalahan dalam menghadapi tugas dan klien yang dialami staf juga sudah lebih dulu dirasakan Sales Executive.

Pengalaman kamu ini yang harusnya menjadikan kamu punya kepedulian dengan anak buah dan memberikan semangat agar dapat bekerja sama memenuhi target perusahaan.

Rasa peduli yang tinggi juga bisa kamu terapkan pada klien karena pada dasarnya, sales executive yang baik harus bisa juga memposisikan dirinya sebagai klien.

Kalau kamu punya dan sudah ahli dalam skill ini, tentu para klien akan merasa senang dan betah dibantu.

Kemungkinan jasa atau produk kamu direkomendasikan ke rekan-rekan klien juga akan terbuka karena kepuasan yang didapat dari layanan atau produk perusahaanmu.

Sales executive = pembawa cerita yang handal

sales executive

Menawarkan langsung produk atau jasa adalah metode yang paling harus dihindari oleh sales executive.

Alih-alih cepat mendapatkan klien, Sales Executive malah akan mudah ditolak karena cara pengenalannya yang tidak elegan.

Cara pengenalan atau penawaran produk yang baik adalah dengan bercerita.

Hal yang kamu ceritakan tidak harus langsung mengarah pada rencana calon klien untuk membeli atau memakai jasa kamu, tapi cari tahu dulu kesehariannya.

Kebutuhan keluarga atau klienmu sendiri, dan pekerjaannya secara garis besar.

Setelah bercerita, kamu harus menganalisis dengan cepat poin yang sekiranya bisa berhubungan dengan produk yang mau kamu tawarkan.

Baru kamu bisa menginformasikan kalau ada produk yang bisa bermanfaat bagi calon klien tersebut.

Di awal perkenalan, seorang Sales Executive harus berlaku juga sebagai pencerita yang memegang naskah dan bisa menguasai suasana.

Ketika calon klien sudah merasa nyaman untuk bercerita dan kamu mulai dipercaya, urusan penjualan akan lebih mulus juga nantinya.

Baca juga: Siapa Saja yang Cocok Berkarier di Bidang Sales?

Pendekatan yang personal di area profesional

sales executive

Skill ini bukan berarti kamu harus masuk ke ranah pribadi klien atau terlalu akrab dan dekat dengan mereka.

Sales executive perlu melakukan pendekatan yang beda pada tiap klien, sesuai dengan karakter dan kebutuhannya.

Cara berkomunikasi dengan klien yang profesinya seorang dokter dan klien lain yang adalah tentara tentu akan berbeda.

Supaya Sales Executive bisa bertahan dengan berbagai jenis klien, kamu harus fleksibel menggunakan berbagai metode.

Begitu juga ketika kamu memasuki jenis perusahaan lain namun masih berprofesi sebagai sales, cara menjajakkan komoditinya tentu tidak sama.

Untuk menjadi ahli dalam skill ini, Sales Executive memang harus melalui banyak pengalaman dan tidak mudah menyerah atau kapok.

Peka dan akrab dengan teknologi

sales executive

Era digital juga membawa dampak dalam tugas dan peran sales executive suatu perusahaan.

Dulu, mungkin calon klien bank cukup diajak berkomunikasi via telepon atau bertemu muka di kantor yang ruangannya nyaman.

Sekarang ini banyak klien yang lebih suka komunikasi praktis lewat aplikasi seperti WhatsApp, Telegram, atau bahkan bertegur sapa lewat akun media sosial seperti Instagram.

Meskipun pangsa pasarnya adalah orang tua, mereka seringkali lebih senang jika disapa lewat aplikasi pesan singkat karena bisa dibaca sambil melakukan kegiatan lain.

Aplikasi atau software yang bisa ditempelkan pada gadget kamu sebagai sales executive juga akan membantu untuk up to date dengan perkembangan di luar.

Portal berita, aplikasi untuk mengecek harga saham dan pergerakan mata uang adalah sedikit dari teknologi yang akan membantu pekerjaan kamu sebagai Sales Executive.

Untuk bertahan di era teknologi, tentu kamu tidak boleh gaptek.

Sales Executive harus bisa menulis

sales executive

Berhubungan dengan segala sesuatu yang sifatnya dipersonalisasi dan disukai oleh klien, tugas Sales Executive tidak berhenti di menawarkan produk saja.

Menulis adalah skill yang bisa bikin kamu sebagai Sales Executive mendapat perhatian dan minat klien lebih banyak lagi.

Lewat bahasa komunikasi yang optimal, kamu bisa menarik klien yang lebih tertarik dengan info pada website atau email dibanding mendengar penjelasan via telfon.

Ketika kamu menulis email juga dibutuhkan keahlian menulis yang singkat namun persuasif supaya berita yang ada di email dibaca sama klien kamu.

Kemampuan copywriting yang dulu tidak akrab di kalangan Sales Executive, kini jadi salah satu skill penting yang bisa dipakai bahkan ketika perusahaan memberi porsi lebih besar pada teknologi dibanding karyawannya untuk mengerjakan tugas dan mencapai target.

Masih banyak lagi skill yang harus dimiliki seorang sales executive, seperti pengalaman kerja di startup yang akan membuat kamu mampu bekerja independen, penuh gairah dan semangat karena kondisi kantor kamu benar-benar membutuhkan kontribusi yang nyata.

Setelah mengetahui skills apa saja yang membuat kamu bisa unggul dibandingkan Sales Executive lainnya,

Yuk, lihat perusahaan mana saja yang sedang membuka lowongan kerja untuk posisi Sales Executive di Glints.

Jangan lupa sign up agar selalu up-to-date dengan informasi terbarunya!

YOU MAY ALSO LIKE

One response to “Ini 7 Skill yang Harus Dikuasai oleh Seorang Sales Executive”

  1. Im very enthusiasm read telling about 7 skill ..its really push my motivation for job as finance advisor / sales ecxecutive..thank u

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll Up