Growth Mindset: Apa Itu, Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Melatihnya
Ditulis oleh : Trias Ismi
Growth mindset adalah salah satu pola pikir yang harus dimiliki jika ingin sukses dalam karier. Namun, apakah kamu sudah benar-benar paham apa artinya istilah satu ini?
Secara sederhana, growth mindset berarti pola pikir yang terus berkembang. Orang dengan pola pikir ini selalu ingin belajar dan tidak mudah puas dengan pengetahuan yang sudah dimiliki.
Mau tahu pembahasan mengenai growth mindset lebih dalam?
Berikut ini Glints persiapkan rangkumannya hanya untukmu. Yuk, disimak!
Isi Artikel
Apa Itu Growth Mindset?
Carol Dweck, seorang psikolog dari Stanford University, memperkenalkan konsep growth mindset dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success.
Menurut Dweck, growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan seseorang dapat berkembang melalui usaha, strategi yang tepat, dan pembelajaran terus-menerus.
Artinya, individu dengan growth mindset percaya bahwa bakat bukanlah sesuatu yang tetap, melainkan bisa diasah dan ditingkatkan.
Mereka selalu terbuka untuk belajar, menerima tantangan, serta menjadikan kegagalan sebagai kesempatan untuk berkembang.
Dengan pola pikir ini, seseorang tidak hanya terpaku pada apa yang sudah dimiliki, tetapi terus mencari cara untuk meningkatkan diri demi mencapai kesuksesan.
Perbedaan Growth Mindset dan Fixed Mindset
Berbeda dengan growth mindset, fixed mindset adalah keyakinan bahwa kecerdasan dan bakat adalah sifat bawaan yang tidak bisa diubah.
Dilansir dari Education Reform, Carol Dweck menjelaskan bahwa individu dengan fixed mindset lebih fokus menunjukkan kemampuan yang sudah dimiliki daripada mengembangkan potensi mereka.
Orang dengan fixed mindset cenderung menghindari tantangan karena takut gagal, sementara mereka yang memiliki growth mindset melihat kegagalan sebagai bagian dari proses belajar.
Selain itu, individu dengan fixed mindset percaya bahwa bakat alami saja cukup untuk mencapai kesuksesan, tanpa perlu usaha tambahan.
Dari perbedaan ini, dapat disimpulkan bahwa pola pikir seseorang sangat memengaruhi cara mereka berkembang.
Artinya, growth mindset membuka peluang untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, sedangkan fixed mindset bisa membatasi potensi seseorang dalam mencapai kesuksesan.
Pentingnya Memiliki Growth Mindset di Dunia Kerja
Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong seseorang untuk terus belajar, berkembang, dan menghadapi tantangan dengan positif.
Memiliki growth mindset bisa membawa banyak keuntungan dalam dunia kerja.
Menurut CareerOne, setidaknya ada lima manfaat utama yang bisa kamu rasakan jika memiliki pola pikir ini.
Dengan pola pikir ini, kamu tidak hanya lebih percaya diri tetapi juga lebih terbuka terhadap peluang baru. Berikut penjelasannya:
1. Meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan
Setiap orang tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, tidak sedikit yang justru merasa minder dengan kelemahannya.
Berbeda dengan mereka yang memiliki growth mindset, tantangan bukanlah sesuatu yang menghambat, melainkan kesempatan untuk berkembang.
Mereka lebih percaya diri karena tahu bahwa setiap kelemahan bisa diperbaiki dengan usaha dan pembelajaran yang terus-menerus.
2. Lebih mudah belajar keterampilan baru
Di dunia kerja, tidak selalu mungkin untuk memiliki semua keterampilan yang dibutuhkan sejak awal. Namun, growth mindset membuatmu lebih mudah beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan.
Rekruter sering kali mencari kandidat yang memiliki semangat belajar tinggi, bukan hanya mereka yang sudah ahli.
Dengan growth mindset, kamu akan terus mencari cara untuk meningkatkan keterampilan tanpa merasa cepat puas dengan ilmu yang sudah dimiliki.
3. Selalu terbuka terhadap tantangan baru
Setiap pekerjaan memiliki tantangannya sendiri, dan seseorang dengan growth mindset akan melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang.
Alih-alih merasa takut atau menyerah, mereka justru lebih termotivasi untuk mencari solusi dan meningkatkan kemampuan.
Sebaliknya, pola pikir tetap (fixed mindset) hanya akan membuat seseorang terjebak dalam zona nyaman dan sulit berkembang.
4. Memperbesar peluang mendapat kesempatan baru
Semakin kamu terbuka terhadap perubahan dan terus belajar, semakin besar pula kesempatan karier yang bisa kamu dapatkan.
Orang dengan growth mindset cenderung lebih proaktif dalam mengembangkan diri, sehingga lebih mudah menarik perhatian atasan atau rekan kerja.
Ini bisa membuka jalan untuk promosi, proyek menarik, atau bahkan tawaran kerja yang lebih baik.
5. Lebih mudah menerima dan memanfaatkan feedback
Feedback atau umpan balik merupakan bagian penting dari perkembangan profesional. Sayangnya, tidak semua orang bisa menerimanya dengan baik.
Mereka yang memiliki growth mindset akan melihat feedback sebagai kesempatan untuk belajar, bukan sebagai kritik yang menjatuhkan.
Dengan pola pikir ini, kamu bisa lebih mudah mengenali area yang perlu diperbaiki dan terus berkembang menjadi profesional yang lebih baik.
Ciri-Ciri Growth Mindset
Growth mindset bukan hanya tentang memiliki pemikiran terbuka, tetapi juga tercermin dalam sikap dan kebiasaan sehari-hari.
Seseorang dengan pola pikir berkembang akan menunjukkan beberapa karakteristik berikut:
1. Menyambut tantangan dengan positif
Individu dengan growth mindset tidak menghindari tantangan, justru merasa tertantang untuk menghadapinya.
Mereka melihat setiap rintangan sebagai peluang untuk belajar dan meningkatkan kemampuan diri.
2. Memandang kegagalan sebagai pelajaran
Bagi seseorang dengan growth mindset, kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses menuju kesuksesan.
Mereka akan mengevaluasi kesalahan, mencari solusi, dan menggunakan pengalaman tersebut untuk berkembang lebih baik di masa depan.
3. Selalu ingin belajar dan mengembangkan diri
Belajar tidak berhenti setelah lulus sekolah atau kuliah.
Artinya, mereka yang memiliki growth mindset selalu haus akan ilmu baru dan berusaha meningkatkan keterampilan, baik untuk karier maupun kehidupan pribadi.
4. Percaya pada usaha dan kerja keras
Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh bakat bawaan, tetapi juga oleh dedikasi dan ketekunan.
Orang dengan growth mindset memahami bahwa kerja keras dan konsistensi adalah kunci utama dalam mencapai tujuan.
5. Menghargai proses lebih dari hasil akhir
Alih-alih hanya fokus pada pencapaian, mereka menikmati perjalanan yang membawa mereka ke titik tersebut.
Setiap langkah dalam proses memberikan pengalaman dan pelajaran berharga yang membantu mereka terus berkembang.
Dengan memahami dan menerapkan ciri-ciri growth mindset ini, kamu bisa lebih siap menghadapi tantangan dan mencapai potensi terbaik dalam karier maupun kehidupan.
Cara Melatih Growth Mindset
Berikut ini adalah beberapa cara untuk melatih growth mindset sebagaimana dilansir dari Psychology Today:
1. Perhatikan pikiran dan ucapanmu
Langkah pertama dalam melatih growth mindset adalah berhati-hati dengan pikiran dan ucapanmu.
Keduanya adalah hal yang sangat berpengaruh untukmu. Jika ucapan dan pikiranmu negatif, hasilnya pun bisa negatif.
Gantilah pikiran dan ucapan negatif menjadi sugesti positif untuk melatih growth mindset.
2. Jadilah realistis
Terkadang, kita menentukan standar yang tidak realistis untuk diri sendiri. Standar seperti ini bisa mempersulitmu untuk berkembang, termasuk menerapkan growth mindset.
Coba turunkan standarmu dan lebih realistis bahwa setiap orang pasti melakukan kesalahan dan membutuhkan waktu yang berbeda untuk mencapai sesuatu.
3. Hadapi tantangan yang datang
Untuk bisa mempraktikkan growth mindset secara langsung, kamu harus siap menghadapi tantangan apa pun yang datang kepadamu dengan penuh keberanian.
Jika kamu mulai merasa takut, segera berusaha alihkan pikiranmu menjadi lebih positif.
Kamu adalah satu-satunya orang yang bisa mengendalikan pikiranmu dan memutuskan apa yang harus dilakukan.
4. Berhenti cari validasi
Validasi eksternal atau pengakuan dari pihak lain juga bisa menghalangimu untuk berkembang, lho. Yang kamu butuhkan hanyalah pengakuan dari dirimu sendiri.
Growth mindset adalah hal yang berkaitan erat dengan pikiran. Self-acceptance bisa bantu kamu untuk selalu berpikir positif dan percaya bahwa kamu bisa menjadi lebih baik.
5. Isi mindset assessment
Nah, jika memerlukan cara yang practical, kamu bisa temukan berbagai mindset assessment tools untuk membantu mengevaluasi pengembangan dirimu.
Salah satunya bisa kamu dapatkan di Mindset Kit. Dengan adanya panduan tersebut, semoga kamu lebih mudah untuk melatih growth mindset, ya.
Contoh Penerapan Growth Mindset di Dunia Kerja
Growth mindset adalah pola pikir yang percaya bahwa kemampuan dapat berkembang melalui usaha, pembelajaran, dan ketekunan.
Artinya, dengan menerapkan growth mindset, kamu bisa lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
Dilansir dari Develop Good Habits, berikut beberapa contoh growth mindset yang bisa kamu terapkan.
1. Selalu terbuka untuk belajar
Individu dengan growth mindset tidak pernah berhenti belajar, tidak peduli usia atau pengalaman mereka.
Mereka memahami bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengembangkan keterampilan baru, baik melalui pelatihan, membaca, atau berdiskusi dengan rekan kerja.
Jadi, jika kamu ingin terus berkembang dalam karier, jangan ragu untuk mempelajari hal-hal baru yang bisa meningkatkan kemampuanmu di dunia kerja.
2. Melihat kegagalan sebagai peluang
Kegagalan adalah bagian dari proses belajar.
Alih-alih merasa putus asa, seseorang dengan growth mindset akan melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk memahami kesalahan dan mencari cara agar bisa lebih baik di masa depan.
Jadi, ketika mengalami kegagalan dalam pekerjaan, jangan menyerah. Gunakan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga yang bisa membantumu tumbuh dan berkembang.
3. Menerima kritik dengan terbuka
Tidak semua orang nyaman menerima kritik, tetapi bagi individu dengan growth mindset, kritik adalah umpan balik yang bisa membantu mereka menjadi lebih baik.
Mereka tidak akan bersikap defensif, melainkan akan berusaha memahami dan menerapkan saran yang diberikan.
Jika kamu mendapatkan kritik dari atasan atau rekan kerja, coba lihat sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas kerja dan memperbaiki kekurangan yang ada.
4. Percaya bahwa keterampilan bisa diasah
Seseorang dengan growth mindset yakin bahwa mereka bisa semakin mahir dalam suatu bidang jika terus berlatih dan mencoba.
Mereka tidak mudah menyerah hanya karena merasa belum cukup baik dalam melakukan sesuatu.
Jika kamu menghadapi tugas yang sulit, jangan langsung merasa tidak mampu. Teruslah berlatih, cari referensi, dan mintalah bimbingan dari orang yang lebih berpengalaman.
5. Belajar dari orang yang sukses
Mengamati dan belajar dari mereka yang telah berhasil adalah salah satu cara terbaik untuk berkembang.
Daripada merasa iri terhadap pencapaian orang lain, seseorang dengan growth mindset akan mencari tahu bagaimana mereka bisa sukses dan menerapkan strategi yang sama dalam karier mereka.
Jadi, luangkan waktu untuk belajar dari mentor, membaca kisah sukses, atau mengikuti pelatihan yang bisa membantumu mencapai tujuan profesional.
6. Menganggap tantangan sebagai peluang
Tantangan dalam pekerjaan sering kali terasa menakutkan, tetapi bagi mereka yang memiliki growth mindset, tantangan adalah kesempatan untuk berkembang.
Mereka tidak takut mencoba hal baru dan menghadapi situasi yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
Jangan ragu untuk mengambil proyek baru atau keluar dari zona nyaman. Tantangan bisa membantumu meningkatkan keterampilan dan membuktikan bahwa kamu mampu berkembang.
7. Percaya diri
Kepercayaan diri adalah salah satu aspek utama dalam growth mindset.
Seseorang yang percaya pada diri sendiri tidak akan mudah merasa minder atau takut gagal. Mereka yakin bahwa dengan usaha dan ketekunan, mereka bisa mengatasi segala tantangan yang ada.
Bangun kepercayaan dirimu dengan terus belajar, mengambil inisiatif, dan tidak takut mencoba hal-hal baru.
Semakin kamu percaya pada kemampuan diri sendiri, semakin besar peluangmu untuk sukses di dunia kerja.
Demikian informasi mengenai growth mindset, mulai dari artinya, ciri-ciri, manfaat, contoh, hingga cara menerapkannya di dunia kerja.
Selain artikel ini, di Glints Blog, kamu bisa temukan banyak sekali pembahasan lain tentang skill penting di dunia kerja.
Mulai dari hard skill hingga soft skill penting di kantor, semuanya ada di sini!
Yuk, jangan ketinggalan tips dan insights terkini dengan baca artikel terbaru di sini!
