SEO (Search Engine Optimization): Arti, Jenis-Jenis, Cara Kerja, dan Manfaatnya

Diperbarui 16 Mei 2024 - Dibaca 16 mnt

Isi Artikel

    Bagi kamu yang tertarik untuk mendalami dunia marketing, sudahkah memahami apa itu SEO? Nah, sejatinya, SEO atau search engine optimization adalah salah satu strategi terpenting yang wajib kamu pelajari.

    Mengapa demikian? Sebab, ia bisa mendorong website untuk muncul di hasil pencarian organik dan mendapatkan perhatian dari para pelanggan.

    Tak hanya itu, metode satu ini juga bisa meningkatkan kualitas dari berbagai upaya pemasaran yang sedang diterapkan oleh perusahaan.

    Uniknya lagi, marketer pun tak perlu mengeluarkan biaya yang banyak jika ingin memanfaatkan strategi tersebut.

    Maka dari itu, sekarang ini, hampir semua perusahaan yang meluncurkan kampanye marketing akan menggunakan metode SEO.

    Bahkan, market penyedia layanan SEO diperkirakan akan meraup untung hingga 83,7 miliar dolar AS pada tahun 2025 dengan CAGR sebesar 19,6%, sesuai hasil riset PR Newswire,

    Menanggapi hal tersebut, kali ini Glints akan paparkan serba-serbi SEO, mulai dari definisi hingga cara kerjanya. Yuk, simak pemaparan lengkapnya di bawah ini!

    Baca Juga: Beberapa Text Editor Terbaik untuk Para Programmer

    Apa Itu SEO?

    apa itu seo

    © Rawpixel.com

    Melansir laman Neil Patel, SEO atau search engine optimization, adalah praktik optimisasi guna meningkatkan visibilitas dan posisi sebuah website di dalam mesin pencarian (search engine).

    Mengapa perusahaan perlu meningkatkan posisi atau ranking situs dalam search engine? Sebab, dengan itu pelanggan dan para prospek bisa menemukan situs dengan lebih mudah.

    Awareness serta engagement dari  berbagai kampanye marketing perusahaan pun akan meningkat dan secara langsung berimbas pada misi penjualan bisnis.

    SEO sendiri merupakan sebuah strategi yang berfokus pada peningkatan ranking dalam hasil pencarian organik, alias tidak berbayar.

    Jika perusahaan memiliki situs web dan ingin mendatangkan lebih banyak traffic yang relevan, tidak diragukan lagi bahwa SEO harus menjadi bagian dari upaya pemasaran mereka.

    Jenis-Jenis SEO

    Seperti yang sudah Glints jelaskan, SEO adalah salah satu strategi paling efektif untuk tingkatkan jumlah traffic yang relevan dalam situs.

    Buktinya, hingga kini ia menjadi metode pemasaran yang paling sering dimanfaatkan perusahaan untuk keperluan pemasaran mereka.

    Meskipun demikian, strategi satu ini dapat dipilah menjadi empat kategori yang berbeda.

    Marketer dapat memanfaatkan praktiknya guna meraih pelanggan dan prospek baru dari berbagai channel yang dimiliki perusahaan.

    Apa saja jenis-jenis SEO itu? Berikut adalah keempat jenis search engine optimization yang wajib dipelajari oleh para marketer. Jangan lupa dicatat, ya.

    1. On-page SEO

    Jenis search engine optimization pertama yang sering dimanfaatkan oleh para marketer di bidang content marketing adalah on-page SEO.

    Menurut Sixth City Marketing, kategori SEO satu ini mengacu pada proses mengoptimalkan konten yang terdapat di situs web perusahaan.

    Inisiatif ini dapat mencakup optimalisasi copy, keyword, header, meta description dan titlefeatured image, dan lain-lain.

    Biasanya, dalam proses eksekusi metode on-page SEO, marketer perlu melakukan riset keyword, optimisasi metadata, dan melakukan internal linking.

    2. Off-page SEO

    Jenis metode SEO berikutnya yang sering dimanfaatkan oleh perusahaan ternama adalah off-page SEO.

    Strategi off-page SEO sejatinya mengacu pada proses optimisasi elemen yang biasanya tidak terdapat di dalam situs web.

    Metode ini mendorong marketer untuk menciptakan eksposur dan kredibilitas untuk perusahaan mereka, yang pada akhirnya bisa menghasilkan lebih banyak pengunjung dan penjualan.

    Sebagian besar inisiatif off-page SEO difokuskan pada proses link building atau praktik membuat situs web terkemuka lain menautkan link kembali ke situsmu.

    3. Technical SEO

    Technical SEO adalah jenis strategi search engine optimization lainnya yang bisa digunakan oleh para marketer profesional.

    Nah, apa itu yang dimaksud dengan technical SEO? Menurut Moz, strategi ini mengacu pada tindakan yang bisa membantu search engine merayapi situs web dan meningkatkan user experience (UX).

    Pada dasarnya, cara kerja dan algoritma search engine akan selalu berubah menjadi lebih kompleks. Maka dari itu, proses kerja dari jenis SEO ini biasanya akan terus berkembang.

    Sebagai contoh, inisiatif terbaru dalam metode technical SEO adalah memastikanbahwa tidak ada masalah dengan crawlability dan UX situs.

    Tak hanya itu, perusahaan juga bisa memperbaiki website speed, mobile friendliness, dan struktur situs saat menerapkan strategi technical SEO.

    4. Local SEO

    Jenis SEO terakhir yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan dan para marketer adalah local SEO.

    Kategori SEO ini merupakan variasi yang sifatnya lebih berfokus pada lokasi bisnis.

    Dalam arti, ia mengacu pada proses meningkatkan kehadiran online situs di komunitas daerah bisnis dan mempromosikan produk atau layanan kepada pelanggan lokal.

    Di sini, pihak marketer bisa memasukkan alamat, jam buka, deskripsi, ulasan, dan foto produk untuk meningkatkan kepercayaan dari pelanggan.

    Halaman hasil search engine juga akan melihat kedekatan, relevansi, dan keunggulan berdasarkan permintaan pencarian pengguna, dan memilih bisnis perusahaan jika mereka memenuhi persyaratan.

    Intinya, jenis SEO ini sifatnya lebih berfokus pada optimisasi elemen geografis ketimbang kategori-kategori lainnya.

    Baca Juga: Mengenal Digital Marketing dan Peran Vitalnya untuk Bisnis

    Bagaimana Cara Kerja SEO?

    seo adalah

    © Freepik.com

    Setelah pengguna mengetik keyword di search engine seperti Google, akan muncul hasil berupa daftar website dan halaman yang sesuai dengan pencarian.

    Hasil ini dipengaruhi oleh beberapa hal dalam algoritma mesin pencarian tersebut.

    Nah, SEO adalah strategi yang akan membuat website perusahaan muncul dan bahkan menduduki ranking teratas di search engine.

    Agar hal tersebut terjadi, marketer pun bisa mengikuti cara kerja dari masing-masing jenis SEO yang sudah Glints paparkan di atas.

    Nah, memangnya, seperti apa itu proses kerja dari masing-masing kategori SEO yang tersedia? Berikut Glints ringkas untukmu berdasarkan paparan Search Engine Land.

    • On-page SEO: Marketer berfokus pada optimisasi konten website yang bisa diubah dan dimaksimalkan, termasuk struktur, copy, keyword volume, hingga topik artikel.
    • Off-page SEO: Marketer meningkatkan kualitas SEO yang terdapat dalam luar situs. Misalnya jumlah dan kualitas tautan yang memuat link ke website perusahaan.
    • Technical SEO: Perusahaan dan developer meningkatkan kualitas teknis dari situs perusahaan, seperti kecepatan loading, struktur, dan UX website.
    • Local SEO: Marketer berfokus untuk memperbaiki kualitas SEO agar lebih ramah terhadap komunitas dan lokasi bisnis, seperti memberikan foto produk, alamat, serta ulasan pelanggan.

    Faktor yang Memengaruhi SEO

    Setelah mengetahui cara kerjanya, penting bagimu untuk tahu beberapa faktor yang memengaruhi SEO dan berdampak pada peringkat website di Google.

    Menyadur Wordstream, beberapa faktor yang memengaruhi SEO atau search engine optimization di antaranya adalah sebagai berikut;

    1. Kualitas konten

    Faktor utama yang dapat memengaruhi SEO dan juga peringkat website di Google adalah kualitas konten.

    Oleh karena itu, pastikan artikel yang kamu buat memiliki informasi yang relevan dan faktual serta dapat memenuhi kebutuhan atau menjawab pertanyaan user.

    Beberapa hal yang menjadi tolok ukur konten yang berkualitas masih mengutip Wordstream di antaranya yaitu;

    • dapat dipercaya karena memiliki informasi yang mendalam, akurat, berguna, dan bebas dari komentar atau link yang bersifat spam
    • mudah dibaca karena konten diorganisir secara rapi dan logis, ditulis dengan gaya bahasa percakapan, serta tidak menumpuk keywords
    • kontennya baru atau diperbarui secara berkala agar tidak kehilangan relevansinya
    • sesuai dengan intensi keyword yang digunakan oleh user

    2. Kecepatan halaman

    Faktor lain yang dapat memengaruhi search engine optimization adalah kecepatan halaman.

    Apabila website-mu terlalu lama atau sulit diakses oleh user, hal ini dapat membuat mereka kesal dan meninggalkan situs webmu sehingga meningkatkan angka bounce rate.

    Jika tingkat bounce rate dari website-mu tinggi, hal ini dapat menurunkan ranking-nya di Google.

    3. Ramah seluler atau mobile friendly

    Faktor selanjutnya yang memengaruhi SEO yaitu keramahan website-mu pada pengguna seluler atau mobile friendly.

    Pada tahun 2021 lalu, Google menerapkan peraturan bahwa seluruh website akan diindeks berdasarkan tingkat mobile friendly-nya.

    Jika website-mu tidak memiliki desain responsif sehingga halaman yang ditampilkan tak bisa disesuaikan ketika dibuka di layar HP, Google akan menganggap bahwa situsmu tidak mobile friendly.

    Hal tersebut dapat membuat Google menurunkan posisi website-mu di halaman pencariannya.

    4. Pengalaman pengguna di website

    Faktor lainnya yang harus diperhatikan adalah pengalaman pengguna saat mengunjungi website.

    Google menerapkan sistem Core Web Vitals yang mengukur pengalaman user di website-mu dan menentukan bagaimana mereka berinteraksi dengan situs webmu.

    Misalkan, seorang user membuka website lalu langsung menutupnya kembali, Google akan menganggap bahwa situs web tersebut tidak relevan.

    Beberapa hal yang termasuk dalam Core Web Vitals dari Google ini di antaranya seperti;

    • berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memuat elemen di website
    • berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memuat informasi setelah satu klik dari user
    • apakah website memiliki pop up yang mengganggu atau tidak

    5. Keamanan website

    Faktor selanjutnya yang memengaruhi SEO adalah keamanan sebuah website.

    Google akan memprioritaskan website yang memakai HTTPS yang menandakan bahwa website-mu aman sehingga risiko user terkena serangan siber menjadi kecil.

    Kamu bisa menggunakan HTPPS di website-mu dengan menambahkan sertifikat SSL.

    6. Backlink

    Faktor lainnya yang memengaruhi peringkat search engine optimization sebuah website adalah backlink.

    Backlink adalah sebuah tautan yang mengarah ke website-mu dari situs web lain. Hal ini menjadi indikator terhadap otoritas website-mu pada suatu topik.

    Apabila website lain memasukkan link ke situs webmu, hal ini menandakan bahwa kontenmu merupakan sumber yang relevan dan kredibel.

    Hal ini turut membantu peringkat website di Google menjadi meningkat.

    Tips Membuat Artikel yang Ramah SEO

    Apabila perusahaan ingin menerapkan, salah satu inisiatif terbaik marketer adalah untuk membuat artikel content marketing.

    Mengapa demikian? Sebab, dengan konten artikel yang tepat, website bisa menduduki peringkat yang tinggi di search engine.

    Selain itu, artikel yang informatif dan ramah SEO dapat menjadi cara bagi perusahaan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan mereka.

    Namun, bagaimana caranya, sih, untuk menciptakan konten artikel yang ramah terhadap SEO? Simak tips dan langkah-langkahnya di bawah ini.

    1. Lakukan riset keyword

    Untuk membuat artikel yang ramah SEO, hal pertama yang harus dilakukan para marketer adalah melakukan riset keyword.

    Inisiatif ini diperlukan agar penulis bisa mengetahui kata kunci yang digunakan oleh para audiens di search engine.

    Bila mereka menggunakan keyword yang tepat, artikel bisa menempati posisi yang tinggi di Google dan dibaca oleh banyak audiens.

    Untuk melakukan hal ini, marketer bisa menggunakan tool khusus seperti Ahrefs untuk mencari kata kunci yang sering digunakan audiens.

    Setelah itu, mereka bisa langsung menempatkannya dalam konten website.

    Keyword yang dimaksud pun tidak harus satu kata, melainkan bisa terdiri dari 2 kata atau lebih. 

    2. Pikirkan struktur artikel

    Menurut Neil Patel, hal berikutnya yang perlu dilaksanakan oleh marketer untuk membuat artikel yang ramah SEO adalah memikirkan struktur artikel.

    Sejatinya, artikel yang terstruktur dengan baik akan mempermudah Google untuk memahami konten dengan baik dan menduduki peringkat yang lebih tinggi.

    Untuk memiliki struktur yang baik, artikel bisa menggunakan paragraf yang singkat dan disertakan dengan heading.

    Artikel juga bisa dibentuk menjadi beberapa bagian agar tidak terkesan terlalu panjang dan sulit untuk dibaca.

    3. Ciptakan artikel yang tidak terlalu panjang

    Seperti yang sudah Glints jelaskan, konten merupakan salah satu kunci yang bisa menentukan posisi website di mesin pencarian.

    Artikel yang dimuat di blog atau website sifatnya haruslah orisinil. Marketer juga bisa membuat artikel berdasarkan topik dari hasil riset keyword yang sudah dilakukan.

    Namun, salah satu tips terpenting untuk membuat artikel yang ramah SEO adalah untuk membuat konten yang tak terlalu panjang

    Selain itu, pastikan juga konten yang dipublikasikan berkualitas dan mudah dibaca oleh semua kalangan. Hal ini terutama jika mengingat bahwa tidak semua orang memiliki kompetensi di bidang yang sama.

    Perhatikan struktur penulisan dan penyampaian pesan agar tulisan lebih mudah dicerna.

    4. Cantumkan link yang sesuai

    Melansir laman Yoast, untuk menciptakan artikel yang lebih ramah SEO, salah satu hal yang bisa dilakukan marketer adalah mencantumkan link yang sesuai.

    Nah, apa itu yang dimaksud dengan mencantumkan link dalam SEO? Proses ini mengharuskan marketer untuk memasukkan link dari konten blog situs internal maupun eksternal.

    Inisiatif ini akan membuat artikel blog dan posting yang ada lebih kuat karena perusahaan menunjukkan otoritas pada subjek.

    Selain itu, struktur link juga penting untuk peringkat situs di Google karena secara tak langsung berimbas pada kredibilitas konten.

    Saat menjalankan inisiatif ini, jangan lupa untuk sambungkan link ke konten lain tentang topik yang serupa.

    Hal ini cukup penting. Sebab, pelanggan mungkin tertarik untuk membaca posting-an yang berkaitan.

    5. Terbitkan artikel secara rutin

    Terakhir, hal yang perlu dilakukan marketer untuk membuat artikel yang SEO-friendly adalah dengan menerbitkan konten baru secara rutin.

    Menambahkan posting blog baru secara teratur dapat memberi tahu Google bahwa situs web perusahaan aktif.

    Hal ini penting karena jika situs tidak aktif, Google akan lebih jarang merayapinya dan ini dapat memengaruhi peringkat situs secara negatif.

    Akan tetapi, perusahaan tak bisa secara sembarangan menerbitkan konten.

    Mereka harus memastikan bahwa konten memiliki kualitas yang tinggi. Dalam arti, artikel harus informatif dan menghibur pembaca.

    Manfaat SEO

    Setelah membaca definisi dan berbagai cara kerjanya, jelas bahwa SEO adalah salah satu strategi pemasaran terbaik ini.

    Selain menempatkan situs di peringkat tinggi search engine, ia secara langsung juga bisa meningkatkan engagement konten perusahaan.

    Nah, selain kedua hal tersebut, strategi ini juga menawarkan berbagai manfaat lain yang bisa menguntungkan perusahaan.

    Penasaran apa saja manfaat SEO itu? Berikut daftar dan penjelasannya, dikutip dari Live Plan.

    • mendatangkan lebih banyak pelanggan melalui penelusuran organik
    • menciptakan pengalaman web yang dapat dipercaya bagi pelanggan
    • mendorong marketer untuk fokus pada pengalaman pengguna
    • meningkatkan brand awareness
    • mendorong perusahaan agar lebih sadar terhadap tren
    • semua bentuk inisiatifnya hemat biaya
    • memiliki tolak ukur keberhasilan yang jelas
    • menguntungkan bagi inisiatif pemasaran yang lain

    Baca Juga: Ingin Maksimalkan Content Marketing? Ini 7 Tipsnya!

    Itulah pemaparan singkat Glints mengenai apa itu SEO, mulai dari pengertian, jenis-jenis, hingga manfaatnya untuk perusahaan.

    Intinya, SEO atau search engine optimization, adalah proses optimisasi elemen konten dan situs supaya website bisa muncul di ranking tinggi dalam search engine.

    Sekarang ini, metode tersebut digadang-gadang sebagai salah satu strategi pemasaran paling efektif dan sering dimanfaatkan perusahaan.

    Hasilnya, kandidat yang ingin bekerja di bidang marketing wajib menguasai metode dan cara kerja SEO.

    Jika kamu sudah menguasai SEO, yuk, segera cari kerja di bidang marketing bersama Glints! Terdapat banyak lowongan marketing yang bisa kamu lamar secara gratis, lho.

    Jadi, kamu bisa bekerja di bidang karier impianmu. Menarik bukan? Klik tombol di bawah untuk sign up dan buat akun di Glints sekarang! Gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.1 / 5. Jumlah vote: 51

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait